#
“Dengan kekuatan 36 orang peserta, Kabupaten Jayawijaya mengikuti 6 cabang lomba yaitu tartil (tingkat anak, remaja dan dewasa), Hifdzil (1 jus dan tilawah, 5 jua dan tilawah dan 10 jus), fahmil Quran Putra dan Khoth Quran,” jelas Eko Hariyanto, SE, MM selaku ketua kontingen saat ditemui redaksi.
Dari ke 6 cabang yang diikuti, kontingen MTQ Kabupaten Jayawijaya berhasil meraih 3 gelar juara masing-masing terbaik 2 cabang tilawah tingkat anak-anak putra atas nama Amar Samsuryadi Rumoning , terbaik 3 cabang tilawah tingkat anak-anak putri atas nama Ilmiyah Syamsul Bahri dan terbaik 3 cabang Khoth atas nama Sutar,” kata Eko lagi.
Menurut Eko yang juga menjabat Kepala seksi pendidikan dan bimas Islam di Kemenag Jayawijaya ini dalam pelaksanaan rapat kerja (Raker) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) se Papua telah diputuskan tuan rumah pelaksanaan MTQ 28 tahun 2020 yang akan datang di Kabupaten Jayawijaya, Mimika dan Kota Jayapura. “Ketiga daerah ini menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ,” kata Eko.
“LPTQ Kabupaten Jayawijaya sendiri dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan organisasi islam yang ada untuk melakukan pertemuan awal dalam rangka membahas pelaksanaan MTQ 28,” ujarnya.
Semua itu butuh persiapan yang matang dan kerja keras dari semua stake holder yang ada, karena dalam penyelenggaraan MTQ ke 28 tahun 2020 yang akan datang dibutuhkan biaya sekitar 8 Milyar,” pungkasnya. (agus/JK)
