“Jadikan peringatan kali ini sebagai momentum sejarah bagi para pendeta dan pelayan hamba Tuhan untuk meingkatkan pelayanan iman kepada masyarakat,” kata Kondar. “Dengan kasih dan iman akan membentuk kepribadian diri yang senantiasa takut akan Tuhan dalam melaksanakan rutinitas sesuai profesi masing-masing,” kata Kondar lagi.
Menurutnya pengucapan syukur atas anugerah yang diberikan oleh Tuhan itu pantas dilakukan, hal itu bertujuan untuk memperkokoh dan mempererat kerukunan beragama dikalangan umat Kristiani, juga dengan umat beragama yang lain. “Kalau persatuan dikalangan umat Kristiani dan umat beragama yang lain kokoh dan kuat dapat dipastikan rasa persatuan dan kesatuan Bangsa akan semakin kokoh dan kuat berakar bagi semua umat di wilayah NKRI,” ujarnya.
Dengan memahami makna HUT Gereja Kingmi ke -76, Kondar mengajak kepada umat Kristiani yang hadir untuk menumbuhkan sikap saling mengasihi dan mengabdi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada sesama umat Tuhan. “Di mata Tuhan kita semua sama, mahluk ciptaanNya yang punya kekurangan dan kelebihan,” kata Kondar bijak.
Dalam sambutan tertulisnya yang lain Bupati Wempi mengharapkan kepada Gereja Kingmi beserta seluruh umat Kristiani di wilayah Pegunungan Tengah dapat membantu pemerintah dalam ikut menjaga kebersamaan dan kerukunan antar sesama umat beragama sehingga terbina dan terjaga keharmonisan dengan baik.
Sementara itu ketua Panitia Sami Tabuni melaporkan perayaan HUT gereja Kingmi ke 76 di Wamena dilaksanakan dengan swadaya masyarakat dan para donatur serta dihadiri Ketua Gereja Kingmi pusat sekaligus melakukan pemotongan kue ulang tahun.
Leave a Reply