Hal ini diungkapkan Bupati Jayawijaya dalam sambutannya yang dibacakan Sekda kabupaten Jayawijaya, Yohanes Walilo, S.Sos., M.Si., saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Analisis Jabatan yang berlangsung di Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya, Senin 17 Oktober 2016.
“Menjawab kebutuhan akan perubahan kebijakan pemerintah di bidang kelembagaan, salah satu strategi yang kita lakukan adalah dengan melakukan bimbingan teknis analisis jabatan,” ungkap sekda saat membacakan sambutan.
Sekda menambahkan saat ini pemerintah kabupaten Jayawijaya sedang melakukan restrukturisasi kelembagaan dan diharapkan pada tahun 2017, pemerintah kabupaten Jayawijaya sudah menggunakan struktur organisasi perangkat daerah yang baru.
Dengan demikian perlu dilakukan analisis kembali terhadap tugas pokok dan fungsi kelembagaan sehingga nomenklatur jenis pekerjaan benar-benar berdasarkan kebutuhan, kemampuan dan beban kerja yang ada.
Selain itu dirinya berharap agar penempatan Aparatur pada stuktur kelembagaan yang baru akan dilakukan berdasarkan syarat jabatan terutama untuk pejabat eselon dua yang akan melalui seleksi jabatan yang akan dilakukan melalui tim seleksi.
“Ini sudah dilakukan di beberapa kabupaten dan kita juga diwajibkan tahun depan sudah harus lakukan, kalau ada pejabat yang mau dilantik harus melalui tim seleksi,” paparnya.
Oleh sebab itu Sekda mengharapkan seluruh ASN yang sudah ditugaskan sebagai analisis dari masing-masing SKPD untuk mengikuti bimbingan teknis analisis jabatan tersebut agar dapat menerima dan mengimplementasikan semua materi yang diberikan oleh narasumber. (Vin).
Leave a Reply