Category: Produk Daerah

  • Usai Tinjau PSU di 3 Distrik, Pj. Bupati Hadiri Panen Kedele di Distrik Hubikosi

    Usai Tinjau PSU di 3 Distrik, Pj. Bupati Hadiri Panen Kedele di Distrik Hubikosi

    Wamena – Pj. Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd., MM menghadiri Panen kedele yang dilaksanakan di Distrik Hubikosi, Kampung Pupukmo, Sabtu (13/07/2024)

    Penjabat Bupati Jayawijaya saat Memanen Kedele bersama Kepala Dinas Pertanian, Hendri Tetelepta

    Foto : Imanuel Sawaki

    Pj. Bupati Jayawijaya Dalam wawancaranya menjelaskan bahwa dirinya sebagai Pj. Bupati Sangat mendukung kelompok-kelompok tani, khususnya kelompok tani yang menanam kedele, menurutnya walaupun kedele adalah prodak dari luar Jayawijaya yang dibudidayakan oleh para petani, namun saat dicoba di Kabupaten Jayawijaya cukup mempunyai potensi yang baik, sehingga jika dicoba kedepan diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kelompok tani yang ada.

    “Ini bahan baku untuk membuat tahu dengan tempe, tempe dengan tahu ini kan komsunsi kita semua, orang walaupun beli ikan, makan daging tapi pasti juga  masih beli tahu tempe, yang bahan bakunya dari kedele, sehingga kita minta untuk  para petani yang mau mengembangkan kacang kedele   lebih meningkat lagi dengan lahan yang luas sehingga produksinya bisa memadahi” Jelas Pj. Bupati.

    Menurut Pj. Bupati kedele juga bisa menjadi salah satu  prodak yang potensial untuk dibudidayakan, tetapi selain itu ada beberapa unggulan-unggulan lain yang  dapat ditingkatkan seperti jagung, sayur sayuran, sehingga menurutnya warga masyarakat sangat beruntung karena diberikan tanah yang subur oleh Tuhan. (IS/AR)

    Penjabat Bupati Jayawijaya saat memberikan bantuan alat kerja kepada kelompok tani

    Foto : Imanuel Sawaki

  • Pj. Bupati Jayawijaya Minta Pemerintah Distrik Proaktif Kembangkan Potensi Daerah Masing-masing

    Pj. Bupati Jayawijaya Minta Pemerintah Distrik Proaktif Kembangkan Potensi Daerah Masing-masing

    WAMENA – Penjabat Bupati Jayawijaya, Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M, meminta para Kepala Distrik dan Kepala Kampung untuk proaktif mendata setiap potensi yang ada di daerah masing-masing.

    Hal ini disampaikannya saat melakukan panen madu bersama Pj. Gubernur Papua Pegunungan di Kampung Pugima Distrik Walelagama Kabupaten Jayawijaya, Jumat (9/02/2024).

    Pj. Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M saat mendampingi Pj. Gubernur Papua Pegunungan memanen madu di Kampung Pugima

    Foto : Vina Rumbewas

    “Kepala Distrik dan Kepala Kampung mohon proaktif memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan juga pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mumpung saat ini kita belum menetapkan perda APBD, sehingga alokasi anggaran untuk berpihak kepada kepentingan masyarakat seperti ini harus kita prioritaskan,” tutur Pj. Bupati.

    Pesan ini diperuntukan juga bagi 40 Kepala Distrik yang ada di Jayawijaya, yang mana Kepala Distrik dan Kepala Kampung harus aktif melihat setiap potensi-potensi di daerah masing-masing agar dapat ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

    “Potensi-potensi daerah kita seperti petani, peternak dan lainnya, ini yang harus kita prioritaskan untuk memberikan bantuan yang penting semuanya real dan mengajak masyarakat kita untuk terlibat bersama,” kata Beliau.

    Sebagai Pj. Bupati dirinya mengapresiasi Kepala Distrik Walelagama dan para Kepala Kampung yang berhasil melakukan pembinaan bersama kelompok peternak lebah madu di kampung Pugima.

    “Semoga kedepan usaha ternak lebah madu bisa memberikan contoh wirausaha bagi warga lainnya, dan medorong peningkatan hasil yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan peternak itu sendiri”. (VIN/AR)

  • SEKDA Jayawijaya Hadiri Panen Raya Kedelai Bersama Kelompok Tani Jilikama

    SEKDA Jayawijaya Hadiri Panen Raya Kedelai Bersama Kelompok Tani Jilikama

    Wamena – Sekretaris Daerah Jayawiaya Thonny M. Mayor, S.Pd., MM menghadiri panen raya Kedelai Bersama kelompok tani Jilikama, Kampung Temia Distrik Musatfak, Sabtu, (04/11/2023).

    Sekda Jayawijaya Saat Panen Raya Kedelai Bersama Kelompok Tani Jilikama, kampung Temia,Distrik Musatfak

    Foto : Imanuel Sawaki

    Sekda Jayawijaya Dalam Wawancaranya Mengatakan bahwa “ Pengembangan kacang kedelai di Wamena ini ada prospek karena ada pasar. Kita di Wamena ini ada beberapa pabrik tahu dan tempe, karena selama ini kan kita masih impor dari luar”.

    “Kita di Jayawijaya rata-rata makan tahu dan tempe sehingga kalau pengembangan kedelai kedepannya saya kira akan menunjang kalau memang petani sudah bisa produksi, Selain kedelai di Distrik Musatfak ini kita lihat untuk pengembangan pertanian cukup bagus” Lanjut Thonny M.Mayor, S.Pd., MM.

    Sekda Jayawijaya Bersama Kepala Dinas Pertanian saat Mengunjungi Kelompok Tani Kopi Temia,

    Foto : Imanuel Sawaki

    Pada kesempatan tersebut, Sekda Jayawijaya yang dampingi Kepala Dinas Pertanian Hendri Tetelepta, SP., M.AP, Juga mengunjungi kelompok tani kopi yang ada di Kampung Temia dan mendengarkan keluhan, serta kendala-kendala yang dihadapi oleh Kelompok Tani Kopi Temia.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Hendri Tetelepta, SP., M.AP mengatakan “ Kedelai ini termasuk dalam komoditi pangan  utama nasional tetapi di Jayawijaya komoditi pangan utama lokal itu kan ubi jalar, tetapi tidak menutup kemungkinan pengembangan untuk komoditi utama nasional seperti padi, jagung dan kedelai”.

    “Pengembangan kedelai di Jayawijaya saat ini ada ada di beberapat lokasi yang bibitnya baru kita sebar  di bulan oktober, salah satuya bibit  itu ada di kampung Tamia ini, dan semua itu dari dana OTSUS“ Lanjut Hendri Tetelepta, SP., M.AP. (IS/AR)

  • Bupati Jayawijaya hadir dalam Panen Raya Nenas di Distrik Asologima

    Bupati Jayawijaya hadir dalam Panen Raya Nenas di Distrik Asologima

    Wamena – Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, M.Si bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melakukan Panen Raya Nenas di Kampung Tikawo, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (02/9/23).

    Turut hadir dalam panen Raya Nenas Ketua TP-PKK Kabupaten Jayawijaya Ibu Yustina Yeni Banua, Para Kepala OPD, tokoh Gereja, tokoh Agama, tokoh Pemuda, tokoh Perempuan dan Mayarakat Distrik Asologaima.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, M.Si bersama istri yang juga ketua TP-PKK Jayawijaya melakukan Panen Raya Nenas di Kampung Tikawo

    Foto : Imanuel Sawaki

    Bupati  Jayawijaya berjanji untuk tahun ini akan memberikan bantuan mobil tapi bukan untuk satu orang tetapi khusus untuk kelompok-kelompok nanas yang ada di wilayah ini.

    Bupati juga mengatakan untuk mama-mama yang selama ini punya kesulitan membawa nenas yang biasanya ikut mobil dari Lanny Jaya atau mobil dari Piramid yang lewat dan kadang tidak dapat membawa nanas kepasar karena tidak ada angkutan,untuk itu Bupati menjanjikan mobil angkutan khusus membawa nenas ke kota.

    “Perlu saya sampaikan bahwa kepala kampung dan kepala Distrik bahwa tahun ini kita masih dalam proses pengadaan barang pada APBD Perubahan, nanti kalau sudah kita akan serahkan” Ungkap Bupati Jayawijaya.

    Bupati Jayawijaya bersama rombongan mengunjungi Kampung Tikawo, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya untuk panen Raya Nenas

    Foto : Imanuel Sawaki

    Pada kesempatan itu juga Bupati menyampaikan kepada Tokoh Gereja agar dapat memberikan proposal, sehingga Bupati Jayawijaya dapat memberikan Bantuan untuk perbaikan gedung gereja sesuai proposal yang disampaikan/ diajukan.

    Selain itu, Bupati juga menjanjiikan akan memberikan bantuan alat pengelola nenas dan untuk nenas-nenas yang tidak laku dijual dapat di manfaatkan menjadi selai atau bahan lainnya. (AgW/ AR)

  • Bupati Jayawijaya memberikan Apresiasi kepada Petani Kopi di Pyramid

    Bupati Jayawijaya memberikan Apresiasi kepada Petani Kopi di Pyramid

    Wamena – Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E., M.Si bersama Ketua PKK Jayawijaya Ibu Yustina Yeni Banua dan beberapa pimpinan OPD hadir dalam acara syukuran Petani kopi di Distrik Pyramid, Selasa (18/7/23).

    Acara tersebut merupakan Acara Doa Syukuran bersama penerima piagam penghargaan yang telah diberikan pada peringatan hari kartini bulan april lalu, sehingga Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan Apresiasi kepada para petani kopi di Distrik Pyramid yang setia mengembangkan Produksi Kopi Arabika.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E., M.Si menghadiri Acara Doa Syukuran bersama penerima piagam penghargaan Petani Kopi di Distrik Pyramid

    Foto : Brian Windesi

    Dalam Sambutannya, Bupati Jayawijaya berharap pengembangan Kopi bukan hanya di Distrik Pyramid atau khususnya di petani kopi yang bernama ibu Torsina saja, melainkan juga di tempat lain yang disertai dengan dukungan Kepala-Kepala Kampung.

    Bupati Juga menjelaskan bahwa dengan adanya bantuan kepada pengemban Usaha melalui Dana Kampung, dapat membantu usaha seperti usaha petani Kopi Ibu Torsina dan Pak Dani.

    Selain itu, Jhon Richard Banua, S.E, M.Si juga mengatakan bahwa usaha yang dikembangkan oleh pak dani dan ibu Torsiana sudah lama di geluti, semenjak ia masih menjabat sebagai Wakil Bupati Jayawijaya sampai dengan saat ini usahanya masih tetap berjalan.

    Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga pernah memberikan bantuan berupa kendaraan roda empat untuk membantu kelancaran usaha mereka, namun pada kejadian tahun 2019 kebetulan mobil tersebut sedang di bengkel ikut terbakar karena bengkelnya dibakar, sehingga Pemerintah menganggarkan kembali bantuan Roda Empat termasuk di Distrik Taginer.

    “Saya berharap Bapak/Ibu jangan merasa bahwa Bapak Bupati Paling sering ke tempat Pak Dani dan Ibu Torsina, tetapi hal ini merupakan perhatian dan dukungan agar masyarakat yang lain juga melihat dan melakukan hal yang sama seperti itu” tutur Bupati Jayawijaya.

    “Pemerintah melalui Dinas Pertanian selalu mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok Tani yang aktif baik itu petani Kopi maupun Petani sawah atau kelompok usaha lainnya di 40 Distrik” ungkap Bupati.

    Di akhir Sambutannya Bupati berharap kepada Kepala Distrik dan Kepala-Kepala Kampung untuk memberikan pendekatan kepada Kelompok-Kelompok yang lain agar dapat mengembangkan usaha-usaha lainnya. (AW/AR)

  • Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE., M.Si didampingi para kepala OPD saat memanen padi

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE., M.Si didampingi para kepala OPD saat memanen padi

    WAMENA – Jayawijaya merupakan daerah dengan potensi pertanian yang menjanjikan untuk itu Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE., M.Si, meminta kerjasama dari para kepala distrik dan kepala kampung untuk bersama merangkul masyarakat membuka lahan pertanian padi di Jayawijaya.

    Hal ini disampaikannya usai melakukan panen padi di lahan persawahan milik warga di Distrik Silokarnodoga dan Distrik Piramid, Rabu (16/02/2023).

    “Saya harap para kepala distrik dan kepala kampung bisa merangkul masyarakat atau kelompok-kelompok tani untuk bagaimana kita kembangkan pertanian padi di Jayawijaya,” ungkap Beliau.

    Menurutnya Beliau, potensi pertanian sangat menjanjikan di Jayawijaya jika masyarakat ingin mengembangkan lahan tidur yang ada, dan pemerintah tinggal memberikan dukungan.

    Padi yang dipanen di Distrik Silokarnodoga merupakan hasil dari penanaman padi perdana oleh kelompok tani, sedangkan di distrik Piramid merupakan lahan pertanian padi yang cukup luas yang ditanami padi secara konsisten.

    Cap : Bupati Jayawijaya Jhon R.Banua didampingi para kepala OPD saat memanen padi

    Foto : Vina Rumbewas

    “Saya berharap agar ketua kelompok supaya merangkul anak-anak muda untuk membuka lahan padi lebih luas lagi, karena pemerintah telah menganggarkan untuk mensuport kegiatan pertanian. Pemerintah akan mendorong itu terus agar padi di Jayawijaya benar-benar berkembang,” tuturnya.

    Untuk mendukung pengembangan pertanian padi di Jayawijaya khususnya di Distrik Piramid, pemerintah telah beberapa kali memberikan bantuan bagi empat kelompok tadi di daerah itu, diantaranya dengan pembangun gudang penyimpanan, pemberian bantuan handtraktor, dan pemberian pelatihan-pelatihan bagi petani.

    Dalam kunjungan ini pemerintah juga memberikan bantuan dana senilai Rp 100 juta kepada empat kelompok tani di Distrik Piramid untuk mengembangkan lahan persawahan. (VIN/YUS)

  • Kelompok Tani Okesa Kampung Yagara Kembangkan Kawasan Agrowisata

    Kelompok Tani Okesa Kampung Yagara Kembangkan Kawasan Agrowisata

    WAMENA – Selain pengembangan pertanian kopi yang selama ini telah berjalan, Kelompok Tani Okesa Kampung Yagara juga kini membuka lokasi Agrowisata.

    Agrowisata ini para pengunjung nantinya dapat melihat langsung mulai dari proses pembibitan  tanaman kopi, penanaman, panen, hingga menjadi biji atau bubuk kopi yang siap dinikmati.

    Kelompok tani yang dipimpin Maximus Lani ini juga bahkan telah menyiapkan lahan seluas hampir dua puluh hektar untuk pengembangan kawasan Agrowisata yang baru dirintis ini.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE,M.Si yang diundang kelompok tani untuk melihat lokasi tersebut mengatakan lokasi tersebut sangat potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan Agrowisata.

    “Lokasinya sangat bagus untuk dikembangkan menjadi kawasan Agrowisata, dan Saya juga sudah berkoordinasi kepada Dinas Pariwisata untuk dapat melihat lokasi tersebut, agar bagaimana kita kembangkan,” ungkapnya di Kampung Yagara, Rabu (06/04/2022).

    Cap : Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE,M.Si saat berkesempatan memanen kopi di kebun kopi Kampung Yagara

    Foto : Vina Rumbewas

    Untuk lebih menarik minat pengunjung kata Bupati dapat dibangun danau buatan atau membangun sarana olahraga seperti padang golf sehingga pecinta olahraga tersebut tidak hanya mengunjungi Timika namun bisa juga mengunjungi Wamena untuk menikmati olahraga itu.

    “Potensi lahan jika dikembangkan menjadi lapangan golf juga sangat bagus bisa menjadi sumber pemasukan bagi masyarakat yang mempunyai wilayah. Sehingga kami akan coba lihat pengembangan Agrowisata ini kedepan,” kata Beliau.

    Pada kesempatan yang sama, Dir Pam Obvit Polda Papua Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly S.IK mengungkapkan bahwa Polri memiliki program Operasi Rasaka Cartens atau Operasi Rastra Sewakotama Kasih Cartens yang salah satu programnya di bidang pertanian.

    “Polri sudah mengusulkan itu kepada departemen keuangan namun anggarannya masih belum turun. Jadi program operasi ini dalam rangka untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Papua,” bebernya.

    Lanjutnya, saat ini sudah dilakukan pendataan, dirinya memastikan bahwa kelompok tani milik Maximus Lani sudah didata.

    “Pak Maximus nantinya menjadi orang pertama yang mendapat bantuan, tapi kami masih menunggu realisasi dari kementrian keuangan RI dan ini anggarannya cukup besar,” katanya.

    Di tempat yang sama, Kelompok Tani Okesa Kampung Yagara, Maximus Lani meminta Pemerintah bersama TNI/Polri dan aparat kampung bersama-sama membina para pemuda sehingga dapat mengembangkan lahan tidur salah satunya seperti lahan Agrowisata yang mulai saat ini akan dikembangkan.

    “Dengan membina pemuda maka potensi-potensi lahan tidur bisa menghasilkan seperti kopi sawah dan lainnya. Kita bina pemuda untuk Jayawijaya,” katanya.

    Pada kesempatan itu juga Ia meminta agar pemerintah mengupayakan bagaimana penjualan hasil pertanian kopi milik kelompok tani ini. (Vin/AR)