Demikian disampaikan kepala Sekolah SD. Negeri Wamena, Lisna Hartati. S.Pd.SD. kepada Koran ini di sela-sela kegiatan selasa (10 /06) Dirinya mengatakan bahwa bahwa untuk kegiatan ini tidak jauh berbeda hanya konteksnya saja yang berbeda, untuk mutu pendidikan kami serahkan kepada masyrakat karena masyarakat yang menilainya, kami sendiri tidak bisa menilainya.
Sedangkan yang kami terapkan adalah 18 poin karakter yang harus dikembangkan seperti cinta tanah air, kemasyarakatan, cinta terhadap Tuhan yang maha esa, cinta lingkungan, berkarakter,budi pekerti sehingga dengan kurikulum 2013 nantinya lebih mudah dan dapat dijalankan dengan baik Dan untuk pameran ini meliputi, Manajerial Sekolah atau manajemen sekolah, alat peraga atau hasil rekayasa pendidikan, juga dari fabrikan,hasil karya siswa, miniatur,honai, yang terbuat dari bahan-bahan lokal dan dari limbah sehingga bisa menjadi karya tangan yang kreatif.
Kendala yang kami hadapi yaitu, cuaca, waktu dan juga partisipasi masyrakat yang belum ada, sehingga dengan kegiatan pameran kerajinan tangan siswa ini dapat mempererat persatuan siswa dan tidak ada tawuran antar siswa.
Dikatakan bahwa SD Negri mempunyai guru sebanyak 28 guru dan murid sebanyak 600 lebi9h dan diantaranya ada yang pindah sekolah sehingga pastinya kami belum ada informasi data. Untuk itu melalui Hut ke- 40 SD Negri di harapkan siap membntuk calon pemimpin bangsa yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.
Leave a Reply