OJK Dorong ASN Untuk Bijak Berinvestasi

Written by

in

#

Maka Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat
menggelar Workshop Cerdas Berinvestasi. Kegiatan yang berlangsung di
Sasana Wio Kantor Bupati, Kamis (17/05) dan di ikuti oleh perwakilan
ASN di lingkungan pemkab Jayawijaya.

Misran Pasaribu, Kepala OJK Provinsi Papua dan Papua Barat bahwa dalam workshop ini OJK mencoba mengajak ASN untuk
mengenali investasi yang baik, agar tidak tertipu dengan berbagai
investasi bodong.

“Melalui workshop ini kami coba mengajak ASN untuk lebih mengenal
investasi yang ditawarkan, calon harus melihat mekanisme pengelolaan
keuangannya secara baik jangan sampai tertipu dengan iming-iming
keuntungan yang besar,”ungkapnya.

Dirinya juga mencontohkan adanya investasi bodong yang beberapa tahun
lalu sempat menggemparkan, yakni investasi Wondermine yang telah
berhasil merekrut banyak anggota namun tidak mampu membayarkan hak
anggota sehingga harus diproses hukum.

“Jadi kalau ada investasi -investasi seperti ini ASN jangan terlalu
terbius dengan keuntungan yang dijanjikan karena banyak investasi
seperti ini, yang membuat ASN itu menjadi korban,”jelasnya.

Lanjutnya, dalam pengawasan investasi keuangan ASN bisa melaporkan
kepada OJK dengan bentuk -bentuk investasi yang ditawarkan baik
melalui call center atau dengan mendatangi langsung kantor OJK di
Jayapura untuk ditindaklanjuti.

“Kami menyediakan sistem layanan pengaduan untuk melakukan pengawasan
jasa keuangan atau investasi agar, masyarakat tak tertipu,”katanya.

Sementara itu dalam sambutan Bupati Jayawijaya yang dibacakan Staf
ahli Bidang Bupati, Paulus Sarira, mengakui jika informasi di bidang
jasa keuangan dan ketidaktahuan membuat banyak masyarakat terperangkap
dalam zona kemiskinan, dikarenakan aset yang dimiliki tidak bisa
berkembang dan bahkan terdorong untuk bertindak konsumtif.

“Saya harap para ASN ini memiliki pengetahuan dan dapat mendorong
menata masa depannya yang lebih sejahtra,”jelasnya.

Ditambahkannya, pemahaman empiris membuktikan bahwa tingkat
kesejahtrahan hidup seseorang yang terlihat pada sektor swasta adalah
jauh lebih baik dari pada mereka yang bekerja  sebagai karyawan atau
pegawai.

Hal ini disebabkan karena perbedaan pemahaman dunia investasi modal
yang dapat melipatgandakan keuntungan yang didapatkan. (Vin/RS)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *