“Taptu merupakan salah satu bentuk wujud nyata kepedulian anak bangsa Indonesia terhadap jasa para pahlawan kusuma bangsa yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah dimasa lalu,” kata Jimmi. “Nilai-nilai perjuangan itu harus kita teruskan dan lestarikan kepada seluruh generasi muda penerus bangsa. “Ditangan generasi muda tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini akan diteruskan, seperti api obor yang terus berkobar seiring dengan derap langkah pembangunan.
Sementara itu, Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo SH,MH dalam kesempatan yang sama menuturkan, pelaksanaan malam taptu kali ini merupakan salah satu momen memperingati 72 tahun Indonesia merdeka dan memaknainya bahwa Republik Indonesia yang tercinta ini masih ada.
“Saya harap dengan usia yang ke 72 Republik Indonesia ini, kesadaran masyarakat kita makin tumbuh dan berkembang yang dibarengi dengan kerja nyata.” Wamena merupakan salah satu kota besar yang akan menjadi pusat pemerintahan, pembangunan, ekonomi dan budaya di wilayah pegunungan tengah Papua,” imbuhnya.
Leave a Reply