Category: Berita

  • Festival UMKM dan Peresmian Kantor RRI Wamena

    Festival UMKM dan Peresmian Kantor RRI Wamena

    Wamena – PJ Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P, M.P.A dan PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, M.M menghadiri Peresmian Gedung Kantor LPP RRI Wamena dan sekaligus Festival UMKM di depan Gedung Kantor LPP RRI, Senin (05/08/24).

    PJ Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P, M.P.A dan PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, M.M saat melihat kerajinan Noken mama-mama UMKM di salah satu Stand Festival UMKM.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam sambutannya, PJ Gubernur Papua Pegunungan mengatakan bahwa  dengan adanya RRI di Provinsi Papua Pegunungan membawa ridho, rakyat dan informasi serta hiburan bagi Masyarakat Papua Pegunungan.

    Dengan Rakyat, Ridho, dan Informasi yang disuguhkan memberikan fakta-fakta yang disampaikan tentang kebijakan pembangunan dan keseimbangan informasi, masukan, kritikan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan maupun Kabupaten Jayawijaya.

    “Rakyat rindu dengan hiburan-hiburan yang menyejukan dan kami juga melihat dengan berbagai jaringan FM yang ada di Radio saat ini semakin beragam, adanya program-program yang semakin beragam dan menarik baik dari pusat maupun daerah” ungkap PJ Gubernur Papua Pegunungan.

    Kegiatan ini menjadi terobosan penting bagi Provinsi Papua Pegunungan dan menjadi langkah inovasi baru karena tidak semua Kementerian memiliki  program yang langsung ada intervensi khusus terhadap UMKM ini, sehingga kami memberikan apresiasi kepada RRI sebagai penyelenggara Festival yang telah membuat kegiatan UMKM ini.

    Usai Peresmian Kantor LPP RRI Wamena, PJ Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P, M.P.A dan PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, M.M. bergerak menuju Stand-Stand Festival UMKM.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Festival UMKM ini berbasis budaya ekonomi, dimana untuk stand-stand yang ada menampilkan Produk dan kerajinan Asli Masyarakat Papua Pegunungan seperti Noken, Kain tenun khas Papua, Buah Merah, Kopi, Madu dan masih banyak lagi.

    Selain itu, PJ Gubernur juga mengatakan bahwa Program dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yaitu Festival Noken Street Fashion menjadi salah satu Event Nasional yang di akui di Indonesia, dan menjadi salah satu dari 3 Program di Papua Pegunungan.

    Pada kesempatan itu juga, PJ Gubernur Papua Pegunungan mengingatkan kepada Masyarakat untuk meramaikan salah satu Even Nasional yaitu Festival Lembah Baliem yang akan dilaksanakan pada tanggal 7-10 Agustus 2024 yang berlangsung di Distrik Usilimo-Kabupaten Jayawijaya. (AgW/AW)

  • Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Tiom – Lanny Jaya, Pemprov Papua Pegunungan hadirkan TPPS 8 Kabupaten

    Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Tiom – Lanny Jaya, Pemprov Papua Pegunungan hadirkan TPPS 8 Kabupaten

    Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melakukan Rembuk Stunting di Tiom-Kabupaten Lanny Jaya yang menghadirkan Tim Pengarah Percepatan Stunting (TPPS) 8 Kabupaten se-Provinsi Papua Pegunungan untuk melakukan evaluasi kegiatan percepatan penurunan Stunting semester I (satu) Tahun 2024 dan membuat rencana kegiatan percepatan penurunan Stunting semester II (dua) Tahun 2024, Kamis (01/08/24).

    Seluruh Peserta TPPS Provinsi Papua Pegunungan dan 8 Kabupaten Se-Provinsi Papua Pegunungan di Aula Nirimok Tiom, Kabupaten Lanny Jaya

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selain itu, agenda yang dilakukan di Tiom-Lanny Jaya adalah Meningkatkan Kapasitas TPPS sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah berdasarkan Indikator Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RANPASTI).

    Pada Kesempatan itu, PJ Gubernur Papua Provinsi Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P, M.P.A mengajak  8 Kabupaten untuk bersama-sama fokus memperkuat Gerakan Ekonomi unggulan pada masing-masing Kabupaten, serta berkolaborasi mulai dari Pusat, Provinsi, dan Kabupaten dalam Penanganan Stunting.

    Disaat yang sama, Pj Sekda Provinsi Papua Pegunungan selaku Ketua TPPS Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wosuok Demianus Siep mengungkapkan tujuan di lakukannya pertemuan ini adalah untuk mengevaluasi kegiatan yang sudah dilakukan pada Semester I, meningkatkan efektivitas Program, memastikan penggunaan sumber daya yang efesien untuk menghindari tumpah tindih program, memastikan pendekatan multi sektoral, serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang keberhasilan penanganan program stunting dan saling membagi pengalaman dalam hal kegiatan percepatan  penurunan stunting.

    “Dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kemajuan  yang telah di capai  dalam program  penanganan stunting, juga diharapkan dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan  dan tantangan yang terjadi, serta meningkatkan kerjasama  antara berbagai sektor Pemerintahan dan mitra dalam upaya Penanganan stunting” ungkap Ketua TPPS Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wosuok Demianus Siep.

    PJ Bupati Jayawijaya bersama Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya saat mengunjungi Stand Pemeriksaan Kesehatan Bayi dan Anak

    Foto : Imanuel Sawaki

    Pertemuan ini merupakan langkah penting dalam Upaya  untuk mengatasi masalah Stunting dan memastikan program-program yang diterapkan itu efektif,efesien, dan berkelanjutan dalam jangka panjang untuk kesejahteraan  anak-anak dan masyarakat secara keseluruhan.

    Kegiatan ini dihadiri dengan peserta dari TPPS Provinsi Papua Pegunungan dan TPPS 8 Kabupaten antara lain Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Nduga, Kabupaten Mamberamo Tengah, serta Kabupaten Lanny Jaya yang merupakan tuan rumah dalam Pertemuan Evaluasi Penangan Stunting. (AgW/AR)

  • Pj. Bupati hadiri  Panen raya ubi di Asologaima

    Pj. Bupati hadiri Panen raya ubi di Asologaima

    Wamena – Pj. Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd., MM ditemani kepala dinas Pertanian dan kepala dinas Perhubungan menghadiri panen raya ubi dan sekaligus penanman bibit ubi di Asologaima, Jumat (26/07/2024).

    Penjabat Bupati Jayawijaya saat menanam ubi

    Foto : Imanuel Sawaki

    Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Jayawijaya dalam sambutannya mengatakan  bahwa masyarakat harus bersyukur karena dengan adanya Provinsi Papua Pegunungan masyarakat Jayawijaya dapat merasakan  dampaknya secara langsung terutama pada bidang pertanian.

    Selain itu,  Pj. Bupati dalam sambutannya juga mengatakan bahwa dirinya sangat tidak setuju jika Kabupaten Jayawijaya dikatakan miskin extrim, karena menurutnya  masyarakat Jayawijaya pada umumnya memiliki tanah yang masih sagat luas. Namun dirinya menjelaskan bahwa jika dengan tanah yang luas ini  Jayawijaya masih tergolong miskin extrim, bisa terjadi karena masyarakatnya malas untuk bekerja.

    “Orang miskin berarti tidak punya tanah. Kita punya tanah luas, terus kalau dibilang miskin berarti salah dimana? berarti kita malas bekerja “Jelas Pj. Bupati.

    Pj. Bupati juga berpesan bahwa pendidikan merupakan kebutuhan yang sangat penting, pendidikan bukalah hanya pendidikan formal, tetapi juga bisa didapatkan melalui pengalaman, cerita dan lain-lain.

    Selanjutnya dirinya juga mengatakan bahwa  Masyarakat Jayawijaya seharusnya bersyukur, memiliki alam yang kaya dan subur, sehingga dapat  mendukung sektor ekonomi pertanian. Pj. Bupati berharap masyarakat dapat fokus meningkatkan ekonomi dari bidang pertanian.

    Selain itu Pj. Bupati juga mengajak para keoala kampung agar dapat menggunakan dana kampung yang ada dengan sebaik-baiknya, agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di Distrik Asologaima. (IS/FE)

    Penjabat Bupati Jayawijaya saat menerima aspirasi paka kelompoktani

    Foto : Imanuel Sawaki

     

  • Dinas PMK & PTSP Kabupaten Jayawijaya mengadakan Pendampingan Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Pelatihan Sistem Aplikasi Pembukuan Keuangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil

    Dinas PMK & PTSP Kabupaten Jayawijaya mengadakan Pendampingan Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Pelatihan Sistem Aplikasi Pembukuan Keuangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil

    Wamena – Dinas Penanaman Modal, Koperasi dan PTSP Kabupaten Jayawijaya mengadakan Pelatihan Pembinaan dan Pendampingan bagi Keluarga dan Kelompok Masyarakat yang akan membentuk Koperasi dalam Pengembangan Ekonomi dan Pendampingan Pemanfaatan Sistem Aplikasi dan Pembukuan/Pencatatan Keuangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil di Gedung Sekolah Minggu Betlehem, Selasa (23/07/24).

    Kegiatannya di buka oleh Asisten I Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs Tinggal Wusono, M.A.P dan waktu pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 3 hari sesuai dengan Program Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dimana dalam Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi dan UMKM diharapkan dapat memenuhi Distribusi Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga yang terjangkau dan Murah.

    Kegiatan Pendampingan Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dibuka oleh Asisten I Sekda Jayawijaya  Drs Tinggal Wusono, M.A.P

    Foto : Agris Wistrijaya

    Pada Kesempatan itu juga, Asisten I Sekda Drs Tinggal Wusono, M.A.P mengharapkan untuk kegiatan penggunaan Dana DAK NonFisik ini dapat diarahkan untuk beberapa hal, antara lain : Pertama, untuk mendorong Transformasi Usaha Informal ke Formal bagi Usaha Mikro dan Usaha Kecil; Kedua, Mengakselerasi Digitalisasi Koperasi dan Usaha Mikro dan Usaha Kecil; Ketiga, Meningkatkan Akses Kredit Lembaga Keuangan Formal bagi Pelaku Koperasi, Usaha Mikro, dan Usaha Kecil; Kempat, Menumbuhkan Calon wirausaha dan Wirausaha Pemula; Kelima, Meningkatkan Kualitas Kelembagaan Koperasi; Keenam, Meningkatkan Kualitas Usaha Koperasi,Usaha Mikro dan Usaha Kecil.

    Selain itu, Drs Tinggal Wusono, M.A.P  mengungkapkan bahwa Dana tersebut juga diarahkan untuk Membiayai Pelatihan, Pendampingan Peserta Pelatihan, Layanan Bantuan dan Pendampingan Hukum bagi Perangkat Daerah Tingkat Provinsi, Inkubasi, dan Kegiatan lainnya yang menjadi arah Kebijakan Nasional.

    Pelatihan Sistem Aplikasi Pembukuan Keuangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil dibuka oleh Asisten I Sekda Jayawijaya  Drs Tinggal Wusono, M.A.P

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Di Kabupaten Jayawijaya terdapat 25 Unit Usaha Mikro Kecil dan 25 Unit Usaha Koperasi/ PRA Koperasi, yang berarti terdapat 50 Sasaran Pendampingan setelah kegiatan Pelatihan ini” ungkap Asisten I Sekda.

    Disamping itu, Asisten I Sekda Drs Tinggal Wusono, M.A.P  mengajak para peserta untuk menyatukan Komitment membangun Jayawijaya dari Sektor Ekonomi Kerakyatan.

    “Mari Pulihkan Kondisi Ekonomi melalui Koperasi dan UMKM yang di dukung oleh Dana Desa dan Tingkatkan Peranan Koperasi dan UMKM di Distrik dan Kampung, dimana selain melakukan kegiatan Distribusi, Koperasi Distrik dan Kampung, juga harus merancang kegiatan Pemasaran hasil-hasil Bumi setempat, sehingga Masyarakat dapat mempunyai uang dengan rajin dan setia bekerja agar Pasar Komoditi yang diHasilkan Jelas” ungkapnya. (AgW/AW)

     

  • Pelatihan Fasilitasi Desa dalam Pemanfatan Teknologi Tepat Guna Kabupaten Jayawijaya

    Pelatihan Fasilitasi Desa dalam Pemanfatan Teknologi Tepat Guna Kabupaten Jayawijaya

    Wamena – Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung mengadakan kegiatan berupa Pelatihan Fasilitasi Desa dalam Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna di Gedung Sekolah Minggu Betlehem, Senin (22/07/24).

    Kegiatan tersebut di buka oleh Assiten II Sekda Kabupaten Jayawijaya Lekius Jikwa, S.Pd, M.Si dan di ikuti oleh 24 orang Peserta dari 8 Kampung Distrik Wollo antara lain Kampong Wollo, Kampung Wunan, Kampung Wodloma, Kampung Pyrambot, Kampung Tegabaga, Kampung Wollo Timur, Kampung Alugi, dan Kampung Kugurima.

    Assisten II Sekda Lekius Jikwa, S.Pd, M.Si  bersama Peserta Pelatihan Fasilitasi Desa dalam Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam sambutan PJ Bupati Jayawijaya yang dibacakan Assisten II Sekda Lekius Jikwa, S.Pd, M.Si mengatakan bahwa dalam melaksanakan Pembangunan Jangka Menengah, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya tetap mengacu pada Visi, Misi Tujuan, Sasaran dan Strategi Pembangunan Daerah yang bertumpu pada Masyarakat Pedesaan/Kampung dengan Implementasi Undang-undang Nomor 1 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus di harapkan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi Masyarakat Asli Papua dalam hal meningkatkan Pertumubuhan Ekonomi Produktif Keluarga dengan target merubah Petani Tradisional menjadi Petani Modern.

    Pada Kesempatan itu, Ketua Panitia Sofia Kafiar,SE selaku Kabid Perekonomian DPMK juga menjelaskan bahwa maksud dan Tujuan pelaksanaan pelatihan ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan Masyarakat Petani khususnya peserta Pelatihan, memberikan bekal pengetahuan kepada para peserta untuk lebih berperan dalam pembangunan di Kabupaten Jayawijaya khususnya di Distrik Wollo, serta memberikan dan menambah ketrampilan kepada para peserta Pelatihan untuk mendukung Kesejahteraan Keluarga yang ada di Distrik dan Kampung.

    “Kegiatan ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus dan dilaksanakan selama dua hari mulai dari tanggal 22 s/d  23 juli 2024” ungakapnya. (AgW/AW)

  • Kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Provinsi Papua Pegunungan

    Kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Provinsi Papua Pegunungan

    Wamena – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Prof. (H.C) Dr. (H.C) A. Halim Iskandar,M.Pd mengunjungi Provinsi Papua Pegunungan dengan beberapa agenda penting yang dimulai dengan Pembukaan Rakornas Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal di Aula Silimo Kantor Bupati Jayawijaya, Rabu (17/07/24).

    Pak menteri Desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi bersama PJ Gubernur Papua Pegunungan, Ketua MRP Papua Pegunungan, Pj Bupati Jayawijaya, Bupati teluk wondama, Pj Bupati Tolikara dan PJ Bupati Lanny Jaya duduk bersama di Jembatan Pantau Distrik Walesi

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam Rakornas tersebut turut hadir PJ Gubernur Papua Pegunungan Dr Velix Wanggai,S.I.P, M.P.A, Bupati Teluk Wondama Ir. Hendrik S.Mambor,MM, PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, M.M, PJ Bupati Tolikara Marthen Kogoya, dan PJ Bupati Lanny Jaya Alpius Yigibalom,S.H,M.Si, Ketua MRP Provinsi Papua Pegunungan, PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan, dan Seluruh Forkopimda Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya.

    Dalam sambutannya, PJ Gubernur Papua Pegunungan mengungkapkan bahwa dengan kehadiran Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi merupakan suatu kebanggaan bagi Masyarakat Provinsi Papua Pegunungan.

    Pada Kesempatan itu, PJ Gubernur Provinsi Papua Pegunungan membeberkan beberpa usulan mengenai komitmen dari Kesepakatan 6 Gubernur Se Tanah Papua untuk Daerah Tertinggal Tahun 2025-2029 yang tentunya sangat diharapkan dapat di penuhi oleh Kemendes PDTT. Beberapa usulan tersebut antara lain : Pertama, Usulan Strategi besar Afirmasi dalam Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dalan RAPJMN 2025-2029, kedua Usulan Afirmasi Sektroal (Kementrian/Lembaga) ke Daerah tertinggal sesuai konteks kewilayahan dan kearifan lokal, Ketiga Usulan Skema Afirmasi Pembiayaan untuk Daerah Teringgal, Keempat Usulan Memantapkan Sistem Logistik dan Konektivitas terpadu untuk Daerah Tertinggal, dan yang ke lima adalah Usulan Memantapkan International Parteners For Underlevelloper Regional in Indonesia dari berbagai Negara untuk  mendukung Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal.

    Rombongan Kemendes PDTT, para  Bupati, dan  Forkopimda Provinsi papua Pegunungan bersama Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengunjungi Gereja katolik St paulus Distrik Walesi

    Foto : Agris Wistrijaya

    Selain usulan dari 6 Gubernur tersebut, Dr Velix Wanggai,S.I.P,M.P.A juga berharap selama dua hari kedepan, Para Bupati-Bupati juga dapat mengemukakan usulan maupun gagasan yang dapat di Pertajam di Kegiatan Rakornas Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal.

    Setelah sambutan PJ Gubernur Provinsi Papua Pegunungan dilanjutkan dengan Sambutan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Prof. (H.C) Dr. (H.C) A. Halim Iskandar, M.Pd yang mengungkapkan Kolaborasi antar Kementrian dan Lembaga perlu dilakukan secara maksimal, terutama kesenjangan-kesenjangan dibeberapa Daerah perlu diperkecil dalam Mempercepat Pembangunan Daerah Tertinggal.

    Usai memberikan Sambutan, Prof. (H.C) Dr. (H.C) A. Halim Iskandar, M.Pd memberikan plakat penghargaan kepada PJ Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, PJ Bupati Jayawijaya, dan Bupati Teluk Wondama.

    Selain itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memberikan bantuan Dana Sebesar 4,2 Miliar untuk setiap kampung di beberapa Distrik di Kabupaten Jayawijaya yang masing-masing akan diberikan 100 juta.

    Dana tersebut diberikan dengan Tujuan untuk mengembangkan usaha budidaya baik dibidang Pertanian, Perkebunan untuk usaha kopi dan madu, dan juga.Perikanan.

    Hal yang sama sudah dilakukan pada tahun 2023, dimana Kemendes PDTT memberikan bantuan kepada 10 Kampung di 3 Distrik di Kabupaten Jayawijaya yang hasilnya telah di lihat pada Pameran Hasil Demplot Program Tekad Kabupaten Jayawijaya.

    Setelah agenda Pembukaan Rakornas, Prof. (H.C) Dr. (H.C) A. Halim Iskandar, M.Pd lanjut mengunjungi salah satu tempat Pariwisata di Megapura dan lanjut mengunjugi Masyarakat Kampung Assoyelipele yang di Sambut oleh Kepala Suku Sadik Asso dan juga menyaksikan secara langsung Budaya Bakar Batu dan tidak lupa juga mengunjungi Masyarakat  Distrik Walesi di Gereja Katolik St. Paulus Walesi untuk berdiskusi dan memperingati 100 Tahun Wanita Katolik Republik Indonesia.

    Rakornas Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal ini rencananya akan di berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 17 sampai dengan 19 Juli 2024 sesuai dengan beberpa Agenda yang sudah di Rencanakan. (AgW/AR)

  • PJ Bupati Jayawijaya Hadiri HUT Ke-50 GKII SOLAVIDE AROGOLIK

    PJ Bupati Jayawijaya Hadiri HUT Ke-50 GKII SOLAVIDE AROGOLIK

    Wamena – PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,M.M menghadiri peringatan ulang tahun ke – 50 Jemaat GKII Solafide Arogolik Desa Tulem Distrik Witawaya, Senin (15/07/24).

    Dalam sambutannya, PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,M.M mengatakan bahwa Peringatan HUT Pekabaran Injil merupakan suatu momen yang penting bagi Jemaat Tuhan, sebagai pengingat tujuan dari para Misionaris hadir di tempat ini dan membawa kabar sukacita bagi warga Tulem dan sekitarnya.

    PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd.,M.M saat memberikan sambutan di peringatan ulang tahun ke – 50 Jemaat GKII Solafide Arogolik Desa Tulem Distrik Witawaya.

    Foto : Imanuel Sawaki

    “Sesuai tema di hari ini, ‘Betapa Indahnya Kedatangan Mereka Yang Membawa Kabar Baik’, hendaknya momen ini merupakan momen wajib bagi Jemaat untuk mengucap syukur kepada Tuhan, karena kasih-Nya bagi kita, sehingga 50 Tahun yang lalu, Tuhan mengirimkan Hamba-Hamba-Nya datang untuk memberitakan kabar baik ini” ungkap PJ Bupati.

    Pada Kesempatan itu juga, Penjabat Bupati Jayawijaya mengajak kepada Para Pelayan Jemaat Solafide, serta seluruh Hamba Tuhan GKII yang ada di wilayah Tulem untuk terus bersama-sama bergandengan tangan dalam melanjutkan karya para Misionaris ini, yaitu dengan terus memberitakan kabar baik kepada Masyarakat yang belum pernah mendengarNya, hingga seluruh Masyarakat di wilayah Papua Pegunungan dapat mendengar dan menerima Injil sebagai kabar baik.

    Disisi lain, Thony M.Mayor,S.Pd.,M.M mengajak kepada warga GKII di seluruh wilayah Tulem untuk memperhatikan dan memaknai Sub Tema Perayaan tersebut yaitu, ‘Injil Adalah Kekuatan Allah Yang Menembus Perbedaan’, yang mengingatkan kita Injil atau kabar baik itu sendiri, tidak terbatas oleh perbedaan, seperti tata cara dan aturan beribadah, namun tujuannya adalah satu, yaitu untuk Menyembah Tuhan Yesus Kristus.

    PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd.,M.M bersama Pelayan Ibadah di peringatan ulang tahun ke-50 Jemaat GKII Solafide Arogolik Desa Tulem Distrik Witawaya.

    Foto : Imanuel Sawaki

    untuk itu, Penjabat Bupati Jayawijaya berharap agar GKII dapat berkolaborasi dengan Denominasi gereja lainnya di seluruh wilayah Tulem untuk bersama-sama memberitakan Injil dan membangun Pelayanan, karena sekali lagi tujuan Pelayanan yang dilakukan oleh semua Gereja di tanah ini adalah sama.

    Usai memberikan sambutannya, PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,M.M juga memberikan bantuan secara Pribadi untuk Pelayanan Anak Sekolah Minggu di GKII Solavide Arogolik Tulem, Distrik Wita Waya. (AgW/AR)

  • Pj Bupati Jayawijaya Ingatkan Pemuda GMNI untuk Jadikan Organisasi Sebagai Tempat Belajar

    Pj Bupati Jayawijaya Ingatkan Pemuda GMNI untuk Jadikan Organisasi Sebagai Tempat Belajar

    WAMENA – Penjabat Bupati Jayawijaya, Thony M.Mayor mengingatkan para mahasiswa/i dan juga pemuda yang tergabung dalam Gerekan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jayawijaya untuk menjadikan organisasi sebagai wadah untuk belajar.

    Hal ini disampaikannya, saat memberikan sambutan sebelum membuka kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru GMNI, yang berlangsung di gedung Sekolah Minggu GKI Betlehem Wamena, Jumat (12/07/2024).

    Pj. Bupati Jayawijaya Thony Mayor saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan PPAB GMNI di Wamena

    Oleh : Vina Rumbewas

    “Saya senang sekali dengan kegiatan-kegiatan organisasi kepemudaan dalam hal ini mahasiswa/i karena kita mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan bangsa. Jadi melalui organisasi ini kita belajar bagaimana menata kehidupan kita kedepan,” ungkapnya.

    Kata Thony Mayor,S.Pd.,MM tidak dipungkiri saat ini telah terjadi dualisme dalam beberapa organisasi kepemudaan, sehingga dirinya menegaskan bahwa dirinya tidak ingin organisasi kepemudaan yang saat ini ada terjadi perpecahan, baik GMNI maupun organisasi kepemudaan lainya yang ada di Jayawijaya.

    “Saya secara pribadi tidak mau memecah belah organisasi-organisasi yang ada, saya selalu menghimpun karena saya juga belajar lewat organisasi,”  katanya.

    Menjurutnya, jika dalam sebuah organisasi terjadi perbendaan pendapat itu adalah hal yang biasa. GMNI adalah organisasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata untuk itu lewat organisasi ini para mahasiswa/i dan pemuda yang terlibat di dalamnya harus banyak belajar berbagai hal positif di dalam organisasi.

    “Ketika kita salah jangan berkecil hati karena kita belajar, tujuan untuk menduduki sebuah jabatan dalam organisasi apa sih selain mencari pengalaman,” tuturnya.

    Penjabat bupati juga mengingatkan para organisasi kepemudaan jangan memanfaatkan organisasi untuk mendapat keuntungan.

    “Jangan manfaatkan organisasi untuk mendapat keuntungan, saya tidak mau itu!,” tegasnya.

    Namun terlepas dari itu, sebagai penjabat bupati Jayawijaya dan atas nama Pemerintah dirinya sangat mendukung penuh kegiatan-kegiatan kemahasiswaan seperti yang digelar oleh GMNI.

    Kegiatan yang berlangsung selama sehari ini diikuti oleh berbagai perwakilan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang ada di Jayawijaya-Papua Pegunungan, seperti GMKI, PMKRI, HMI, dan lainnya. (VIN/AR)

  • Peresmian dan Pemberkatan Gedung SMK Santo Fransiskus Asisi Yabula Kimbim

    Peresmian dan Pemberkatan Gedung SMK Santo Fransiskus Asisi Yabula Kimbim

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Plt Sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan,SE menghadiri Peresmian dan Pemberkatan Gedung Baru SMK YPPK Santo Fransiskus Asisi Yabula Kimbim Distrik Asologaima, Sabtu (13/07/24).

    Dalam Upacara Pemberkatan tersebut Plt Sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan,SE memberikan Apresiasi kepada Uskup Jayapura Monsiyur Yanuarius Theopilus Matopai You yang berkenan hadir secara Langsung untuk melaksanakan Upacara Pemberkatan Pada Gedung Baru SMK YPPK Santo Fransiskus Asisi Yabula Kimbim.

    Uskup Jayapura Monsiyur Yanuarius Theopilus Matopai You saat memberkati Gedung Baru SMK YPPK Santo Fransiskus Asisi Yabula Kimbim Distrik Asologaima.

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Kehadiran Uskup di Tempat Ini Sebagai Bentuk Dukungan dari Keuskupan Jayapura Terhadap Perkembangan Pendidikan Katolik Di Daerah ini” Ungkap Pilatus Lagowan,SE.

    Dalam sambutan PJ Bupati Jayawijaya yang dibacakan oleh Plt Sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan,SE mengungkapkan bahwa Kabupaten Jayawijaya Saat Ini Menjadi Salah Satu Tempat Tujuan Untuk Menuntut Ilmu Bagi Kabupaten-Kabupaten yang ada Di Provinsi Papua Pegunungan, Terutama Untuk Sekolah Tingkat Menengah, Sehingga Dibutuhkan Sekolah-Sekolah Yang Lebih Banyak Serta Berpotensi Baik, Untuk Dijadikan Sekolah Tujuan Menuntut Ilmu Bagi Anak-Anak Lokal Di Provinsi ini.

    Pada Kesempatan itu, Plt Sekda Jayawijaya juga memberikan Apresiasi kepada YPPK Kabupaten Jayawijaya, yang telah membuka Peluang bagi Anak-Anak Lokal untuk Belajar Sesuai dengan Bakat dan Cita-Cita Mereka.

    Selain itu, SMK ini merupakan Sekolah Kejuruan Pertama Dibawah YPPK, namun Dipilih untuk tidak di dirikan di Kota, Karena di Kota Sudah Banyak Pilihan Sekolah, Baik Sekolah Umum maupun Kejuruan, Sehingga Memberikan Peluang bagi Anak-Anak Lokal, baik dari Distrik Asologaima, maupun Distrik-Distrik Sekitarnya, Hingga Kabupaten-Kabupaten Yang Memiliki Akses Dekat dengan Distrik Asologaima, untuk dapat Bersekolah sesuai dengan Jurusan yang mereka inginkan.

    Plt Sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan,SE saat memberikan sambutan di Gedung Baru SMK YPPK Santo Fransiskus Asisi Yabula Kimbim Distrik Asologaima.

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Diharapkan agar dengan dibangunnya SMK di Distrik Asologaima Ini, dapat menjadi Batu Loncatan bagi Pemerintah serta Yayasan-Yayasan Pendidikan Lainnya di Daerah ini, untuk Giat Mengusahakan dan Mengutamakan Peningkatan Sarana Pendidikan, Juga Meningkatkan Minat bagi Masyarakat Lokal untuk mau Menyekolahkan anak mereka dan belajar lebih tinggi lagi.” Ungkap Pilatus Lagowan,SE.

    Diungkapkannya juga bahwa Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, akan selalu membantu Kebutuhan Yayasan dalam urusan Pendidikan, mulai Dari Konsultasi dan Koordinasi, hingga pemenuhan sarana pendidikan, yang sesuai dengan prosedur serta aturan yang sudah ditentukan Oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat, Karena Tugas Pemerintah adalah mengusahakan pemenuhan Pendidikan yang baik bagi Masyarakat di seluruh wilayah tanah air dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. (AgW/AR)

  • Pj. Bupati Tinjau Pelaksanaan PSU di 3 Distrik

    Pj. Bupati Tinjau Pelaksanaan PSU di 3 Distrik

    Wamena – Pj. Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd., MM meninjau pelaksanaan PSU di 3 Distrik Yaitu Pupukoba, Maima dan Assolokobal, Sabtu (13/07/2024).

    Penjabat Bupati Jayawijaya saat meninjau pelaksanaan PSU di distrik Maima

    Foto : Imanuel Sawaki

    Penjabat Bupati Thony M. Mayor,S.Pd.,MM Mengatakan bahwa  menurut pengamatannya, pelaksanaan PSU yang sedang dilaksanakan di 3 distik tersebut berjalan dengan aman dan tenang.

    Selain itu Pj. Bupati Juga menjelaskan bahwa dirinya berharap hasil perhitungan nantinya akan dapat diterima sehingga siapapun yang dipilih oleh rakyat nantinya harus bisa diterima karena semua yang  maju merupakan anak-anak  kita sendiri.

     Selain itu dirinya juga berharap kepada setiap peserta juga harus dapat berbesar hati untuk mengakui siapapun yang nantinya akan dipilih oleh rakyat sehingga dapat menjaga keamanan bersama-sama. (IS/AR)

    Penjabat Bupati Jayawijaya saat meninjau pelaksanaan PSUdi distrik Pupukoba

    Foto : Imanuel Sawaki