Category: Kesehatan

  • Mendaftar di Puskesmas, Warga Masyarakat Mudah Memperoleh Rujukan

    “Pihak Puskesmas harus mensosialisasikan program ini kepada masyarakat luas dengan tujuan untuk memperoleh data yang tepat dan akurat, sehingga warga masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas Puskesmas,” ujar Wusono.

    Menurutnya, kebenaran identitas diri masyarakat selaku pasien di Puskesmas mempermudah mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit untuk penanganan beberapa diagnosis penyakit tertentu.

    “Pihak Puskesmas harus bisa memilah dan memilih, untuk mendata semua warga yang sudah mendaftar atau belum, sehingga mudah bagi petugas untuk melakukan pengecekan kembali, terutama pada saat memberikan pengobatan tahap berikutnya,” ujarnya.

    Wusono juga minta kepada petugas di 13 Puskesmas yang ada di Kabupaten Jayawijaya dapat meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, disamping melakukan sosialisasi tentang pentingnya identitas diri. “Kita harapkan dimasa yang akan datang data warga masyarakat yang ada di Puskesmas semakin baik dan layanan kepada masyarakat semakin maksimal,” katanya.

    “Kepada 13 Puskesmas yang ada, dapat menekan angka rujukan bagi warga masyarakat ke rumah sakit, terutama bagi pasien dengan diagnosis yang bisa disembuhkan di Puskesmas,” pintanya. (Vin/jk)

  • Pentingnya Pemberian Makanan Tambahan Bagi Peningkatan Gizi Balita

     

    Melalui posyandu pemerintah kabupaten Jayawijaya terus berupaya untuk memberikan pemenuhan gizi terutama bagi ibu hamil, anak, dan balita, selain dari pada pelayanan kesehatan pada umumnya.

    Hal ini dikatakan Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua, SE., M.Si., saat melihat secara langsung pelayanan posyandu dari puskesmas Asologaima di kampung Piramid, distrik Piramid, Rabu (16/11/16). Kegiatan yang dilakukan sebulan sekali ini, selain pelayanan kesehatan, kepala puskesmas Asologaima, bidan beserta para kader juga memberikan makanan tambahan bagi bayi dan balita.

    Saat ini, distrik Piramid hanya memiliki pustu dan belum memiliki puskesmas, sehingga masih mendapatkan pelayanan kesehatan dari puskesmas Asologaima. Kedepan pemerintah akan mendorong pustu yang ada di distrik Piramid agar ditingkatkan statusnya menjadi puskesmas demi peningkatan pelayanan kesehatan.

    Wakil Bupati menekankan pentingnya makanan bergizi untuk ibu hamil, anak dan balita. 

    “Setiap kita anggarkan dana, saya minta supaya ada tambahan gizi untuk ibu hamil maupun anak bayi dan balita, karena kebutuhan gizi merupakan hal yang sangat penting,” kata Wakil Bupati.

    Menurutnya sudah menjadi komitmen dan prioritas pemerintah kabupaten Jayawijaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan. 

    Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada kepala distrik Piramid, para kepala kampung beserta Kepala Puskesmas Asologaima, perawat, bidan dan para kader yang wilayah kerjanya sampai ke distrik piramid yang selalu siap bekerja melayani masyarakat.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono, M.A.P., mengungkapkan bahwa pemberian makanan tambahan bagi balita ini dilakukan sebulan sekali dan telah dikoordinasikan dengan para kepala kampung untuk dialokasikan, dengan bekerja sama dengan TP PKK tingkat distrik.

    “Ada beberapa kampung yang telah melaksanakan tetapi ada beberapa kampung yang belum melaksanakan. Data ini kami peroleh dari laporan yang diberikan kepada kami dari masing-masing puskesmas,” ungkap tinggal wusono usai pelayanan posyandu.

    Menurutnya dari dinas sendiri ada program untuk makanan tambahan tetapi itu dikhususkan bagi ibu hamil dan anak-anak yang perlu diberikan intervensi untuk meningkatkan status gizinya, dan itu disalurkan melalui masing-masing puskesma, baik itu berupa susu maupun makanan tambahan lainnya.

    Disamping itu, Dinas Kesehatan juga mendapatkan alokasi makanan tambahan dari kementerian Kesehatan untuk para ibu hamil, dan sudah langsung disalurkan pada masing-masing puskesmas secara berkala.

    “Hanya memang karena cakupan kita luas dan banyak sehingga apa yang kita sediakan belum bisa menjawab dari seluruh kebutuhan yang mereka perlukan,” Tandasnya (Humas)

     

     

  • Pemda Gelar Aksi Donor Darah Jelang HUT Kota Wamena, DWP, dan Korpri.

     

    Ketua PMI Cabang Jayawijaya yang juga Sekda Jayawijaya, Yohanes Walilo, S.Sos, M.Si mengharapkan melalui kegiatan ini terkumpul darah yang cukup sehingga dapat menjawab kekurangan ketersediaan darah. Oleh karena itu partisipasi dari seluruh ASN, TNI/Polri dan masyarakat sangat diperlukan.

    Sekda juga mengharapkan kepada masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam aksi-aksi sosial, terutama aksi donor darah sehingga secara tidak langsung membantu ketersediaan darah di PMI. Selain itu, menurutnya donor darah juga baik untuk kesehatan jika dilakukan secara rutin per tiga atau empat bulan sekali.

    “Di rumah sakit, ada pasien yang membutuhkan pasokan darah. Jadi kalau kalau darah yang diberikan sesuai dengan pasien, maka kita ikut menolong pasien tersebut,” ungkap Sekda.

    Dari aksi donor darah yang dilakukan berhasil terkumpul sebanyak 59 kantong darah yang langsung disumbangkan ke PMI Cabang Jayawijaya.

    Aksi donor darah ini dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Kota Wamena yang ke-60, HUT Korpri ke-45 dan HUT DWP. (Humas)