Category: Pendidikan

  • Bupati Jayawijaya Resmi Launching Program Makan Bergizi di SMA NEGERI 1 Wamena

    Bupati Jayawijaya Resmi Launching Program Makan Bergizi di SMA NEGERI 1 Wamena

    Wamena – Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, SH.,MH resmi melaunching Program Makan Bergizi di Jayawijaya yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Wamena, Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan, pada Senin (17/03/25).

    Launching PMB ini ditandai dengan penyerahan kotak makan kepada perwakilan murid TK, SD, SMP dan SMA, yang disaksikan oleh forkompimda, pimpinan OPD dan para kepala sekolah serta guru.

    Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, SH.,MH, launching Program Makan Bergizi yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Wamena.

    Foto : Vina Rumbewas

    “Terima kasih kami ucapkan kepada pemerintah pusat yang sudah mencanangkan untuk pemberian makan bergizi kepada seluruh anak negeri,” ungkap bupati Jayawijaya.

    Menurutnya, anak-anak yang saat ini mendapatkan program makan bergizi saat ini merekalah yang nantinya 20 atau 30 tahun kedepan akan akan melanjutkan tongkat estafet dan akan mengisi pemerintahan yang semakin solid dan maju.

    Pada kesempatan itu, Bupati menekankan kepada penyelenggara dalam hal ini Badan Gizi Nasional untuk memperhatikan kebersihan dalam mulai dari pengolahan makanan hingga penyajian.

    “Kepada koordinator dan penyelenggara makan bergizi ini, kami dari pemda berpesan agar dilihat kebersihan dalam pengolahan, dan tenaga-tenaga yang dikontrak itu supaya bersih sesuai makanan dapur sehat,”katanya.

    Bupati juga memastikan bahwa pelaksanaan PMB ini nantinya akan didampingi oleh Dinas Kesehatan dan Badan Gizi Nasional, baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi. Sehingga mencegah adanya informasih-informasih miring.

    “Setiap kegiatan pengawasan dimaksimalkan, lalu tenaga yang mengerjakan bersih, itu pesan kami pemerintah. sehingga benar-benar tujuan mulia dari pemerintah pusat tercapai, yaitu anak-anak kita gizinya sehat,” tuturnya.

    Ia juga berpesan kepada para murid-murid yang akan menerima langsung program makan bergizi ini agar tidak khawatir karena makanan yang disalurkan dijamin kebersihan dan gizinya.

    “Makanan ini gratis, dijamin bergizi, dan bersih, oleh karena itu dengan senang hati dan bersuka cita nikmati makanan-makanan itu,” ujarnya.

    Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua guru-guru di sekolah dan SMA Negeri 1 Wamena yang merupakan tuan rumah sehingga dapat dilaunching PMB ini.

    Pada kesempatan yang sama, Wahyu Adi Pratama, Ketua Kelompok Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (KPPG BGN) menyampaikan bahwa pelaksanaan PMB ini akan dioperasikan dua dapur yang akan melayani tujuh ribu siswa, namun karena terkendala salah satu mitra maka kemungkinan akan dilanjut setelah hari raya lebaran.

    “Untuk sekarang kita melayani sekitar 3.500 siswa/i, dan kedepan akan kita distribusikan juga untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” terangnya.

    Lanjut Wahyu, nantinya bapak/ibu guru juga akan didistribusikan makanan tersebut sesuai usulan para guru beberapa waktu lalu dan telah disetujui kepala badan gizi, sehingga pembangian untuk guru juga diberikan.

    “Besok akan mulai di distribusikan di 9 sekolah, distribusi akan dilakukan selama 5 kali dalam seminggu, senin sampai jumat, kecuali hari libur,” jelasnya.

    Sementara untuk siswa-siswi yang berpuasa nantinya akan dibagikan paket ramadhan untuk berbuka puasa, sedangkan yang tidak berpuasa akan diberikan makanan bergizi yang telah disajikan pada tempat-tempat makan.

    “Tempat makan nanti setelah makan bersama tempat tersebut nanti akan kami ambil dan dicuci untuk digunakan besok kembali,” terangnya.

    Program Makan Bergizi ini sebelumnya dijadwalkan akan di launching pada 17 Februari 2025 namun karena terkedala sehingga diundur hingga 17 Maret 2025. (VIN/AW)

  • PEMDA Jayawijaya Resmi Meluncurkan Program Makan Bergizi

    PEMDA Jayawijaya Resmi Meluncurkan Program Makan Bergizi

    Wamena – Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya, menghadiri kegiatan Launching Program Makan Bergizi, Badan Gizi Nasional Provinsi Papua Pegunungan Kabupaten Jayawijaya yang bertempat di Ruang Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Wamena, Senin (17/03/2025).

    Pemda Jayawijaya Resmi Meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis

    Foto : Brian Windesi

    Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H.,M.H dalam sambutannya menuturkan bahwa “Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Pusat yang sudah mencanangkan pemberian Makan Bergizi kepada seluruh anak negeri. Yang mana mereka-mereka ini kita beri makan bergizi, 20 sampai 30 tahun kemudian tongkat estafet akan mengisi pemerintahan kita yang semakin solid dan maju ke generasi seterusnya.

    Selanjutnya kepada koordinator dan penyelenggara makan bergisi ini kami dari Pemerintah Daerah berpesan agar dilihat kebersihan dalam pengelolaan. Tenaga-tenaga yang di kontrak itu supaya bersih baik mistingnya, makananya dapur sehat.

    Saya minta nanti pendampingan dari  Dinas Kesehatan juga dari Gizi Nasional Kabupaten atau Provinsi untuk mengawasi sehingga tidak di salahkan ataupun ada informasi-informasi atau berita yang kita tangkap di luar Papua di Jawa sana bahwa ada keracunan dan lain-lain.

    Setiap kegiatan pengawasan di maksimalkan. Itu pesan kami pemerintah sehingga tujuan mulia dari Pemerintah Pusat ini benar-benar tercapai yaitu anak- anak kita semua Gizi sehat, 4 sehat 5 sempurna, tiap hari bisa di konsumsi, kemudian anak-anak tingkat TK sampai SMA ini makanan bergizi jangan kawatir bahwa makanan ini menurut orang berita macam-macam dan lain sebagainya itu tidak benar dan ini gratis dan dijamin bersih oleh karena itu dengan senang hati bersukacita dan nikmatilah Makan Bergizi ini”.

    Lanjut setelah peluncuran Program Makan Bergizi  ini, Bupati Jayawijaya mengajak kepada semua perwakilan peserta dari TK, SD, SMP, SMA dan para Guru pengajar yang hadir untuk makan bersama-sama.

    Kemudian dalam kegiatan makan bersama, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH.,MH melakukan pengecekan kepada semua siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut dan Beliau memberikan motivasi kepada semua siswa, yang menuturkan bahwa “makan bergizi ini sudah ditakar sesuai Gizi, sehingga rasanya agak lain, mungkin karena kurang rica, atau kurang garam namun itu merupakan standar gizi yang sudah disesuaikan oleh negara, sehingga kita dapat menyesuaikan dengan apa yang kita makan, terus makan bergizi ini sama yang kamu anak-anak makan, saya Bupati juga makan para guru-guru semua juga makan, jadi mari kita sama-sama nikmati makanan bergizi yang sudah disediakan”.

    Dalam wawancara Bupati Jayawijaya juga mengatakan bahwa “Sesuai dengan agenda yang di buat oleh tim Program Pemerintah Pusat, pemberian Makan Bergizi bagi sekolah dari tinggkatannya TK, SD, SMP dan SMA, hari ini kami bersama-sama Pemerintah Daerah, Forkopimda melibatkan guru-guru launcing makan petama bersama di SMA 1 Wamena.

    Apa yang di makan oleh siswa itu juga yang dimakan Bapak Bupati, Bapak Dandim, Bapak Kapolres dan Bapak Sekda serta semua guru-guru kami makan, sehingga tadi penekanan kami kepada penyelenggara atau penyedia untuk memperhatikan kebersihan dalam proses sampai dengan tempat makan itu sampai pendistribusian, dari penyelenggara melaporkan saat ini rencana 7000 hari ini baru 3.500 untuk distirik wamena kota saja dan akan bertahap sesuai dengan tahapanya, kesedian dapur bisa  disiapkan dan lain – lainnya akan terus bertahap dari pekembangan saat ini besok dan selanjutnya” (BRIAN/AR).

  • Sosialisasi PMB dan Pembinaan LMA diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang Program Makanan bergizi

    Sosialisasi PMB dan Pembinaan LMA diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang Program Makanan bergizi

    Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan 8 Kabupaten hadir dalam Sosialisasi Program Pemberian Makanan Bergizi dan Pembinaan Lembaga Masyarakat Adat LMA di Provinsi Papua Pegunungan berlangsung di Aula Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya, Kamis (13/03/2025).

    Hadir dalam sosialisasi tersebut Staf Khusus Menteri Pertahanan Dr. Lenis Kogoya, S.Th.,M.Hum, Asisten staf Khusus Menhan Fajar Setiawan, Aspotwil Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Yudhi Prasetya, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd dan beberapa perwakilan dari Provinsi Papua Pegunungan serta perwakilan dari 6 Kabupaten Lainnya dan juga di dampingi oleh Tim ahli Badan Gizi Nasional RI.

    Sambutan PJ Gubernur Provinsi Papua Pegunungan yang di wakili oleh Asisten III Sekda Provinsi Papua Pegunungan Petrus Mahuse, AP, M.Si di Sosialisasi PMB dan Pembinaan LMA

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam Sosialisasi tersebut, Asisten III bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Pegunungan Petrus Mahuse, AP.,M.Si membacakan sambutan Pj Gubernur Papua Pegunungan, mengatakan bahwa  PMB merupakan Program Nasional yang telah dicanangkan sejak 6 Januari 2025 oleh Presiden RI Prabowo di Jakarta.

    “Program ini menyasar kurang lebih 26 Provinsi dengan penerima manfaat kurang lebih sekitar 17 juta anak di seluruh Indonesia” ungkap Asisten III Setda.

    “Program ini sebenarnya bukan program baru, yang dulu kita kenal sebagai program pemberian makanan tambahan anak sekolah, program stunting, dan program-program lainnya yang intinya memberikan Gizi kepada anak-anak”ucapnya.

    Foto bersama Staf Khusus Menteri Pertahanan Dr. Lenis Kogoya, S.Th.,M.Hum dan perwakilan Provinsi Papua Pegunungan serta perwakilan 8 Kabupaten.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Petrus Mahuse, AP.,M.Si  menungkapkan bahwa Pemrpov Papua Pegunungan telah melakukan uji coba sejak tahun 2024 bersama Pemda Jayawijaya di beberapa sekolah di Kabupaten Jayawijaya.

    “Diharapkan dengan sosialisasi ini dapat menambahkan wawasan dan pemahaman kita mengenai program PMB dan dapat berjalan dengan baik”tutupnya. (AgW/AR)

  • Deklarasi Pemberantas Buta Huruf disambut baik oleh Pemda Jayawijaya

    Deklarasi Pemberantas Buta Huruf disambut baik oleh Pemda Jayawijaya

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberi dukungan dalam deklarasi Pemberantasan Buta Huruf yang diselenggarakan oleh Yayasan Bantulah Usaha Pemberantasan Huruf Indonesia (YBUPHI) dengan metode mengajar Huruf a i u e o, Jumat (14/03/25).

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H saat memberikan sambutan di Deklarasi Pemberantas Buta Huruf

    Foto : Agris Wistrijaya

    Hadir dalam kegiatan ini Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H, Kadispora Parekraf Provinsi Papua Pegunungan Marthen Medlama, serta perwakilan dari guru dan pelajar Sekolah Dasar di Wamena.

    Dalam sambutannya, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H menyambut baik kegiataan ini yang bertema  “Bung Karno Penyulut Semangat Pemberantasan Buta Huruf Indonesia”.

    “Ini merupakan salah satu metode mempercepat anak-anak kita  bisa segera mengenal huruf dan bisa membaca, sebagai contoh saya sendiri sebelum SD saya sudah bisa membaca yang diajarkan oleh guru-guru sekolah minggu yang dibawakan juga oleh Misonaris ke gereja, hal itu sangat efektif pada Zaman dahulu” ungkapnya.

    Bupati Jayawijaya memberikan apresiasi kepada Bertus asso dan tim yang sudah membuat buku, kemudian akan di kaji apakah metode ini dapat dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dari TK dan SD.

    Upaya Pemberantasan Literasi menjadi Pergerakan Nasional telah di canangkan oleh Ir. Soekarno sebagai Presiden Pertama Republik Indonesia dengan awal pergerakan adalah langkah yang penting dari sebuah kalimat ajakan yang telah di cantumkan dan di tuliskan yaitu Bantulah usaha pemberantasan buta huruf dan menuliskan lima huruf vocal a i u e o.

    Bertus Asso Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Pegunungan

    Foto : Agris Wistrijaya

    Untuk itu, Bertus Asso telah menemukan metode belajar dan jhon asso menyusun serta menulis buku untuk mengajar anak-anak sekolah dasar dari lima huruf vocal a i u e o dengan sebutan metode belajar huruf bung karno yang asyik dan menyenangkan.

    Disamping itu  Bertus Asso yang juga merupakan Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Pegunungan mendeklarasikan 6 poin antara lain

    1. Yayasan Bantulah Usaha Pemberantasan Buta Huruf Indonesia (YBUPBHI).

    2. Metode mengajar Huruf Bung Karno a i u e o.

    3. Buku Pelajaran Tingkat Pendidikan Dasar: Buku Huruf Bung Karno a i u e o.

    4. Buku 75 Tahun Bertemu Kembali.

    5. Nama museum Agung Huruf Bung Karno a i u e o.

    6. Mengusulkan setiap tanggal 14 Maret adalah Hari Huruf Bung Karno

    Foto bersama Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H bersama  bertus asso dan perwakilan Pemprov Papua Pegunungan, guru-guru dan Pelajar

    Foto : Agris Wistrijaya

    Bertus asso sangat bersyukur kegiatan ini dapat dilaksanakan serta bertus juga mengatakan bahwa selama 75 tahun bungkam, akhirnya Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H yang menyambut dengan sangat baik metode ini.  (AgW/MM)

  • Rapat koordinasi Pemprov Papua Pegunungan dan Pemda Jayawijaya untuk Launcing Program Makanan Bergizi

    Rapat koordinasi Pemprov Papua Pegunungan dan Pemda Jayawijaya untuk Launcing Program Makanan Bergizi

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dipastikan akan melakukan program makanan bergizi (PMB), hal ini menjadi agenda penting yang di rapatkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Pemda Jayawijaya di aula Pemprov Papua Pegunungan, selasa, (11/03/25).

    Dalam pembahasan rapat tersebut di hadiri oleh Pj. Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP.,M.P.A  bersama Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H, M.H dan Dandim 1702/Jayawijaya  Letkol Arh. Reza Ch. A Mamoribo dan pimpinan OPD Pemprov Papua Pegunungan.

    Pj. Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP.,M.P.A  bersama Bupati Jayawijaya Atenius Murib, S.H.,M.H dan Dandim 1702/ Jayawijaya  Letkol Arh. Reza Ch.A Mamoribo dan OPD Pemprov Papua Pegunungan melakukan pertemuan di Aula Pemprov Papua Pegunungan

    Foto : Protokoler

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H, M.H mengatakan Rencananya sekolah yang berada di Distrik Wamena Kota akan menjadi percontohan untuk launcing bersama Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya untuk Program Makanan Bergizi (PMB).

    “untuk launcing PMB ini akan dilakukan dalam waktu dekat, terlebih dahulu akan dilakukan di sekolah -sekolah yang ada di distrik Wamena Kota, karena dari laporan yang diterima sudah ada dua dapur yang dibuka untuk menyediakan makanan sebanyak 7000 untuk siswa” Ungkap Bupati Jayawijaya.

    Bupati Jayawijaya mengatakan bahwa PMB ini dilakukan bertahap mulai dari Distrik Wamena Kota hingga nanti tersebar ke 40 Distrik yang lain dan untuk teknisnya akan diatur seperti apa pelaksanaannya oleh  tim dari SPPG- BGN.

    Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG-BGN) di harapkan dapat berkoordinasi dengan baik dalam memberikan makanan bergizi kepada 15.000 pelajar dari 20 sekolah serta dapat di data sekolah mana yang mau dan tidak untuk memperoleh PMB.

    Pada kesempatan yang sama Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Arh. Reza Ch. A Mamoribo menyatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan langsung ke dua dapur yang di Distrik Wamena Kota.

    “Dua dapur ini yang akan mensuplay makanan bergizi kepada penerima manfaat yakni siswa sekolah mulai dari TK, SMP dan sampai dengan tingkat SMA/SMK yang sudah didata oleh Staf Teritotial Kodim 1702/ Jayawijaya,” Tuturnya. (AgW/MM)

  • 15.000 Pelajar di Kota Wamena akan mengikuti program MBG

    15.000 Pelajar di Kota Wamena akan mengikuti program MBG

    Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H dan Pengurus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG-BGN) bertemu membahas pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di ruang rapat Bupati Jayawijaya, Senin (10/03/2025).

    Rapat Pembahasan MBG antara Bupati Jayawijaya dan pengurus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi dan  Nasional (SPPG-BGN)

    Foto : Media Pemda

    Dalam pertemuan tersebut pengurus SPPG-BGN meyakinkan bahwa 15.000 pelajar di Wamena-Kabupaten Jayawijaya akan menerima Makan Bergizi Gratis atau MBG.

    Kepala SPPG Provinsi Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama mengungkapkan bahwa jumlah siswa yang akan memperoleh MBG adalah kurang lebih 15.000 siswa dari 20 sekolah di Kabupaten Jayawijaya.

    “Program MBG akan mulai di fokuskan di Distrik Wamena kota dengan 20 sekolah  mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK yang terdata  kurang lebih 15.000 pelajar,” ucapnya.

    Diungkapkan oleh Wahyu Adi Pratama selaku kepala SPPG bahwa dapur umum yang telah dipersiapkan di Wamena sebanyak 2 dapur umum.

    “Dapur tersebut terletak di Jalan Bhayangkara Wamena, beda tempat tetapi masih satu jalur” Ungkapnya.

    Menurutnya satu dapur umum mampu menangani MBG sebanyak 3.500 penerima MBG, maka untuk dua dapur pihaknya baru mampu mengakomodir MBG 7.000 penerima manfaat.

    “pembagian MBG akan dilakukan secara bertahap hingga mengakomodir jumlah penerima manfaat di Kabupaten Jayawijaya khususnya untuk di Distrik Wamena kota “ucapanya.

    Pada kesempatan itu, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H,M.H menyambut baik program Makan Bergizi Gratis ini.

    “diharapkan kepada tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG-BGN) dapat berkoordinasi dengan baik, untuk 15.000 pelajar dari 20 sekolah ini, di data sekolah mana yang mau dan tidak untuk memperoleh MBG, nanti didata ulang supaya tidak ada masalah ketika sudah berjalan,” ungkapnya.

    Bupati Jayawijaya juga mengingatkan tim  SPPG-BGN agar dapat mengakomodir atau melibatkan tokoh-tokoh Gereja terlebih khususnya tokoh perempuan untuk terlibat di dalam proses memasak MBG.

    Atenius mengatakan bahwa tim SPPG harus melibatkan unsur denominasi Gereja di Provinsi Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya agar  tidak ada masalah yang timbul, karena di Kabupaten Jayawijaya situasi agak sedikit berbeda dengan daerah lain.

    Bupati Jayawijaya menegaskan pada prinsipnya Pemda Jayawijaya sangat setuju dengan program nasional Makan bergizi gratis untuk diterapkan di Kabupaten Jayawijaya. (AgW/MM)

  • Aplikasi Bahasa Balim akan segera di terapkan pada Sekolah Dasar di Kabupaten Jayawijaya

    Aplikasi Bahasa Balim akan segera di terapkan pada Sekolah Dasar di Kabupaten Jayawijaya

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Bappeda Jayawijaya mengadakan Seminar akhir Hasil Penelitian Gamifikasi Multiplatform Muatan Lokal Baliem Inane untuk Sekolah Dasar di Kabupaten Jayawijaya, Jumat (07/02/25).

    Seminar ini bekerja sama dengan Universitas Baliem dan beberapa LSM di Kabupaten Jayawijaya dan turut hadir beberapa pimpinan OPD seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, Dinas Olahraga & Pemuda dan Dinas BP3AKB Kabupaten Jayawijaya.

    Seminar akhir Hasil Penelitian Gamifikasi Multiplatform Muatan Lokal Baliem Inane untuk Sekolah Dasar di Kabupaten Jayawijaya

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam Sambutan Pj Bupati Jayawijaya yang di wakilkan oleh Asisten I Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.A.P menyampaikan bahwa Pendidikan di Kabupaten Jayawijaya masih menghadapi berbagai tantangan yang menjadi permasalahan bersama, untuk itu beberapa kondisi umum terkait pelaksanaan Pendidikan di Kabupaten Jayawijaya yang perlu diperhatikan antara lain akses pendidikan, kendala geografis, dan pemahaman bahasa.

    Asisten I Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.A.P mengungkapkan bahwa untuk mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan mengembangkan potensi peserta didik, maka Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Universitas Balim berkolaborasi membuat Aplikasi Edukasi sebagai Sarana Pembelajaran di Sekolah Dasar.

    “Game Edukasi ini membuat Proses Belajar lebih menarik, interaktif dan sesuai dengan perkembangan Teknologi masa kini” ungkapnya.

    Diungkapkannya juga bahwa penggunaan Aplikasi ini mendukung penggunaan Bahasa Daerah, dalam hal ini Bahasa Balim yang sangat berpengaruh pada proses pembelajaran muatan lokal di Sekolah Dasar dan berguna untuk penguatan identitas budaya, serta memperkaya kosakata dan kemampuan berbahasa daerah dan juga meningkatkan kemampuan akademik siswa.

    “Kami berharap setelah aplikasi ini selesai akan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dan tentunya Pemerintah Daerah merencanakan bagaimana Aplikasi ini nantinya akan digunakan untuk pembelajaran pada tingkat TK dan Sekolah Dasar” ucap Asisten I Sekda Jayawijaya.

    Drs. Tinggal Wusono, M.A.P  juga berharap kedepannya aplikasi ini tidak hanya di gunakan untuk anak-anak Sekolah Dasar melainkan untuk SMP maupun SMA/SMK.

    “Harapan kami dengan adanya aplikasi ini nantinya kualitas terhadap pemahaman Bahasa Balim akan semakin meningkat, begitu juga untuk Guru-guru yang notabennya belum memahami secara baik terkait dengan bahasa balim juga dapat mengikutinya dengan baik sehingga harapan kami sinergritas dalam pembelajaran bahasa tidak hanya di pahami oleh anak-anak, tetapi juga dipahami oleh Guru-guru” tuturnya.

    Asisten I Sekda Jayawijaya juga mengatakan bahwa sebelum aplikasi ini diterapkan, terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi dan pemberitahuan terlebih dahulu kepada guru atau sekolah yang nanti akan diberlakukan. (AgW/AW)

  • Pelatihan Metode Pembelajaran GASING Sukses dilaksanakan di Kabupaten Jayawijaya

    Pelatihan Metode Pembelajaran GASING Sukses dilaksanakan di Kabupaten Jayawijaya

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Yayasan Institut Teknologi Indonesia Jaya mengadakan Kegiatan berupa Metode Pembelajaran GASING yang berlangsung mulai dari tanggal 15 Januari hingga pada tanggal 1 Februari Resmi di tutup oleh Pj Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, MM, Sabtu (01/02/24).

    Dalam penutupan Kegiatan tersebut dihadiri juga Asisten 1 Sekda Drs. Tinggal Wusono, M.A.P, Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ludya E. Logo, S.STP, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu,A.Ma.Pd.,S.Sos, dan Guru-guru yang mengikuti Pelatihan Gasing serta Anak-anak sekolah Dasar di Kabupaten Jayawijaya.

    Dalam Sambutannya, Pj Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd,MM mengatakan bahwa Pelatihan Gasing ini di cetus dan dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya dan merupakan Metode Pembelajaran Matematika yang menyenangkan dan asyik untuk anak-anak Sekolah Dasar terutama di Kabupaten Jayawijaya.

    Pj Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, MM, bersama Asisten 1 Sekda Drs. Tinggal Wusono,M.A.P, Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ludya E. Logo, S.STP, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu, A.Ma.Pd.,S.Sos, dan Para Pelatih dari Yayasan  Institut Teknologi Indonesia Jaya.

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Metode Gasing yang singkatan dari Gampang, Asik dan Menyenangkan ini disusun sedemikian rupa agar anak-anak dengan mudah memahami materi yang disampaikan oleh Guru-guru” ucap Pj Bupati Jayawijaya.

    Thony M. Mayor,S.Pd,MM berharap dengan Metode ini, Guru-Guru dapat menggunakan Metode Gasing ini kepada Murid-muridnya agar lebih mudah dan cepat memahami Materi Pembelajaran serta adanya interaksi antar Guru dan Murid sebagai Teman dan Sahabat dalam belajar.

    Selain itu, Pj Bupati Jayawijaya juga berharap agar Kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin di tahun-tahun berikutnya, karena kegiatan ini sangat membantu anak-anak Sekolah Dasar dan Guru-guru dalam proses belajar mengajar.

    Pj Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd, MM  Foto bersama Seluruh Peserta Pelatihan Gasing dan Panitia Yayasan Institut Teknologi Indonesia Jaya

    Foto : Agris Wistrijaya

    Untuk diketahui bahwa Jumlah Peserta Kegiatan Pelatihan Gasing ini berjumlah 169 anak-anak Sekolah Dasar di Kabupaten Jayawijaya serta sebanyak 75 Guru-guru SD di Kabupaten Jayawijaya.

    Dalam Kesempatan itu, Pj Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd,MM juga mengucapkan terimakasih kepada Orang Tua Peserta yang memberikan ijin anak-anaknya untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Gasing, serta juga kepada seluruh Panitia, baik dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya maupun dari Yayasan Institut Teknologi Indonesia Jaya yang sudah Membantu mengambil bagian dalam Pelatihan Gasing di Kabupaten Jayawijaya. (AgW/AW)

  • Pelatihan Berbasis Kompetensi dari Nakerindag Kabupaten Jayawijaya

    Pelatihan Berbasis Kompetensi dari Nakerindag Kabupaten Jayawijaya

    Wamena – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya melakukan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi di Gedung Sekolah Minggu Betlehem, Rabu (13/11/2024).

    Kegiatan ini dibuka oleh Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Pilatus Lagoan, SE dan diikuti oleh 40 peserta dengan berbagai kejuruan, antara lain : Kejuruan Barista, Kejuruan Telepon seluler, Kejuruan Las, Kejuruan BKRI, Kejuruan Komputer dan lainnya.

    Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Pilatus Lagoan, SE bersama peserta pelatihan yang diberikan beberapa peralatan pelatihan.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam sambutannya, Plt Sekda Jayawijaya Pilatus Lagoan, SE mengungkapkan bahwa Tenaga Kerja Terampil dan kompeten sangat dibutuhkan dalam mendukung program Prioritas Pemerintah. Untuk itu, Pemerintah terus berupaya menyiapkan tenaga kerja lokal untuk bersaing menghadapi peluang kesempatan kerja yang ada dan nantinya akan menjawab tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Jayawijaya.

    Kegiatan ini dimaksudkan agar para pencari kerja dapat menciptakan lapangan kerja dalam dunia usaha yang terbagi dalam 5 kelas pelatihan yaitu pelatihan welding (Pengelasan), Pelatihan Barista (Kopi), Pelatihan Bakery (Pembuatan Kue), Pelatihan Teknik Komputer dan Pelatihan Teknisi Seluler.

    Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Pilatus Lagoan, SE bersama peserta pelatihan berbasis kompetensi yang diadakan oleh Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam kesempatan itu, Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya mengatakan bahwa Tingkat Pengangguran pada tahun ini berkisar pada angka 2,74 perbulan agustus 2024 yang artinya Tingkat pengangguran masih sangat Tinggi, dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat mengurangi Tingkat Pengangguran.

    Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Pilatus Lagoan, SE juga berharap agar peserta pelatihan dapat menjaga kebersamaan bersama para instruktur dan kegiatan ini dapat menambah wawasan serta ketrampilan kompetensi bagi peserta. (AgW/FE)

  • Pemda Jayawijaya memberikan Apresiasi kepada STIPER Petra Baliem yang menamatkan 58 Sarjana Studi Agribisnis dan Argoteknologi

    Pemda Jayawijaya memberikan Apresiasi kepada STIPER Petra Baliem yang menamatkan 58 Sarjana Studi Agribisnis dan Argoteknologi

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ibu Ludya Eruleka Logo, S.STP, M.Si bersama Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Bapak Suriel Semuel Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil hadir dalam Acara Wisuda Sarjana Angkatan XV Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Petra Baliem Wamena di Aula Yudha, Jumat (26/07/24).

    Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena merupakan Sekolah Tinggi Pertanian Swasta yang didirikan oleh Bapak Fredrik Rumbiak, SE.,MM sebagai wujud peduli serta sumbangsih kepada Masyarakat Papua Pegunungan dengan Visi “ Menjadi Perguruan Tinggi Unggul dalam Penguasaan Penerapan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam Bidang Pertanian Organik di Wilayah Pengunungan Tengah Papua”.

    Wisudawan/Wisudawati STIPER Petra Baliem Wamena bersama Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ibu Ludya Eruleka Logo, S.STP, M.Si, Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Suriel Semuel Mofu, S.Pd, M.Ed, TEFL., M.Phil dan Ketua dan Wakil Rektor STIPER Petra Baliem.

    Foto : Agris Wistrijaya

    STIPER Petra Baliem Wamena melaksanakan Wisuda bagi 58 orang Wisudawan/Wisudawati dengan Program Studi Agribisnis sebanyak 27 Orang dan Program Studi Agroteknologi sebanyak 31 orang.

    Dalam Sambutan Pj Bupati Jayawijaya yang dibacakan Kepala Bappeda Ibu Ludya Logo, memberikan ucapan selamat dan sukses kepada segenap wisudawan/wisudawati yang telah berhasil menempuh proses pembelajaran dengan baik hingga mendapatkan gelar Sarjana sesuai bidang studi masing-masing.

    “Pendidikan Tinggi merupakan Aset terpenting dalam Pembangunan Masa Depan Bangsa dan tanpa pendidikan yang bermutu, tidaklah mungkin kita dapat mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang profesional serta menciptakan karya-karya akademik yang monumental untuk membangun Bangsa ini menjadi Unggul” ungkap Kepala Bappeda.

    Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ibu Ludya Eruleka Logo, S.STP, M.Si, saat memberikan Sambutan pada Acara Wisuda  Angkatan XV STIPER Petra Baliem Wamena

    Foto : Agris Wistrijaya

    Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ibu Ludya Eruleka Logo, S.STP, M.Si juga mengatakan bahwa STIPER Petra Baliem Wamena merupakan salah satu dari 70 Perguruan Tinggi yang ada di Wilayah LLDIKTI XIV yang turut berperan penting dalam pembangunan manusia, serta mempersiapkan diri untuk mensukseskan Program Generasi Emas 2045.

    Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya juga berharap agar STIPER Petra Baliem Wamena dapat terus berkembang dan berjuang dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyediaan sarana prasaran pembelajaran, meningkatkan kualitas tenaga pendidik, serta memperbaiki SOP Akademik yang dapat mempermudah mahasiswa dalam mencapai cita-cita mereka. (AgW/FE)