Category: Berita

  • Anggota GMKI Harus Jadi Agen Perubahan

    Anggota GMKI Harus Jadi Agen Perubahan

    WAMENA – Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH., M.Hum mengajak pemuda pemudi GMKI menjadi agen perubahan dan menyiapkan diri untuk bersaing menyambut DOB Provinsi Papua Pegunungan.

    Hal ini disampaikannya pada acara pembukaan Penerimaan Anggota Baru Ke-III dan Konfercab Ke-IV GMKI Cabang Jayawijaya yang berlangsung di gedung Soska Wamena, Kamis (22/09/2022).

    Cap : Pembukaan Penerimaan Anggota Baru Ke-III dan Konfercab Ke-IV GMKI Cabang Jayawijaya

    Foto : Vina Rumbewas

    “Anda (pemuda/i GMKI) harus jadi agen perubahan, jangan jalan di tempat, hindari hal-hal yang menyimpang, dan siapkan diri kita untuk bersaing. Kita harus siapkan kader untuk mengisi pembangunan,” ungkap Marthin Yogobi, SH., M.Hum.

    GMKI memiliki peran yang sangat penting dalam mengawal proses pembangunan. Oleh karena itu Marthin Yogobi berharap GMKI harus tampil dan ikut merumuskan sesuatu untuk kemajuan pembangunan Provinsi Papua Pegunungan. 

    “Kita harus siap untuk pembangunan Provinsi Papua Pegunungan ini kemana, mau bikin apa nanti. Kalau kita tidak siap, maka kita akan tergilas dengan perubahan,”.

    Oleh karena itu, kata Marthin Yogobi, SH., M.Hum mulai sekarang peran organisasi GMKI sebagai salah satu wadah dan juga gerakan yang harus memberikan kontribusi untuk pembangunan di DOB Provinsi Papua Pegunungan.

    “Kita butuh Pemimpin yang sedikit ekstrim kalau mau bangun Provinsi Papua Pegunungan, ekstrim dalam pikiran tapi intelektual, ekstrim dalam tindakan tapi sesuai dengan koridor hukum,” pungkasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Befa Yigibalom selaku Senior GMKI mengatakan organisasi  mahasiswa merupakan laboratorium untuk menciptakan SDM-SDM yang mumpuni.

    “Saya harap GMKI Wamena bagaimana mengkombinasikan atau berbuat sesuatu, sehingga akhirnya mahasiswa yang keluar ini sudah memiliki ilmu,” katanya.

    Lanjutnya, melalui berorganisasi mahasiswa/i akan banyak belajar tentang kepekaan terhadap lingkungan dan dinamika kehidupan  bangsa dan negara.

    “Melalui kegiatan-kegiatan seminar dan lainnya mereka akan memiliki pengetahuan dan bekal bagi masa depan. Mahasiswa hari ini akan menjadi pemimpin masa depan, itu sudah pasti tinggal menunggu waktu saja,”. (VIN/YUS)

  • Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan di Jayawijaya Libatkan Semua Stakeholder

    Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan di Jayawijaya Libatkan Semua Stakeholder

    WAMENA – Guna menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Jayawijaya pada tahun 2023-2028, seluruh stakeholder di Kabupaten Jayawijaya dilibatkan, baik Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, BUMN, BUMD, dunia usaha serta NGO.

    Hal ini diungkapkan Asisten I Sekda Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono, M.A.P.

    “Pertemuan ini seluruh OPD dan stakeholder lain kita libatkan untuk merencanakan terkait dengan pembangunan penanggulangan kemiskinan untuk  Kabupaten Jayawijaya pada Tahun 2023-2028,” ungkapnya, Selasa (20/09/2022).

    Cap : Pertemuan Seluruh Stakeholder terkait Pembangunan Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Jayawijaya Tahun 2023-2028

    Foto : Vina Rumbewas

    Dirinya berharap dengan pertemuan tersebut semua yang terlibat dapat bersama-sama memetakan kira-kira peran dari masing-masing sektor baik itu Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, BUMN, BUMD, dunia usaha termasuk NGO, sehingga saat rencana daerah ditetapkan semua memiliki peran.

    “Ketika rencana daerah telah ditetapkan, masing-masing tentunya punya peran sehingga hasil akhir dari pada dokumen yang sudah disepakati itu akan terwujud,”. (VIN/YUS)

  • Jelang Peresmian Provinsi Papua Pegunungan, Pokja III Satgas DOB Ingatkan 4 Kabupaten Segera Masukan Data ASN

    Jelang Peresmian Provinsi Papua Pegunungan, Pokja III Satgas DOB Ingatkan 4 Kabupaten Segera Masukan Data ASN

    WAMENA – Setelah melakukan rapat koordinasi bersama pemerintah dari di delapan kabupaten di wilayah Lapago yang berlangsung kurang lebih seminggu di Wamena, Tim II Kelompok Kerja (Pokja) III Satuan Tugas (Satgas) Pengawalan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Pegunungan memastikan beberapa poin penting yang nantinya akan menjadi bahan laporan kepada Mendagri terkait kesiapan peresmian DOB Provinsi Papua Pegunungan.

    Point-point tersebut yakni terkait hibah dana, pengalihan ASN dan hibah aset, pinjam pakai aset jelang peresmian dan pelantikan PJ Gubernur dan PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan.

    “Terkait penyerahan data ASN yang diusulkan dari 8 kabupaten untuk menjadi ASN di Provinsi Papua Pegunungan, yang baru masukan data 4 kabupaten, jadi masih ada 4 kabupaten lagi yang belum,” ungkap  Budi Arwan Kasubdit Provinsi Papua dan Papua Barat Dirjen Otda Kementrian Dalam Negeri, Jumat (16/09/2022).

    Cap : Sekda Jayawijaya Thony M. Mayor bersama beberapa pejabat di wilayah Lapago saat menyerahkan dokumen kepada Budi Arwan, Kasubdit Provinsi Papua dan Papua Barat Dirjen Otda Kemendagri

    Foto : Vina Rumbewas

    Diharapkan paling lambat hari minggu nanti semua data ASN yang diusulkan telah diserahkan kepada Tim Kemendagri yang selanjutnya akan di laporkan kepada Mendagri.

    “Sementara terkait Balai Pertanian yang akan menjadi kantor sementara OPD-OPD Provinsi Papua Pegunungan, yang tadinya aset dari Pemerintah Provinsi Papua tapi nanti akan dipinjam pakaikan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya karena masih bagian dari aset Pemda Jayawijaya,” jelasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Sekda Jayawijaya Thony M. Mayor menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa aset yang akan dipinjam pakaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan selain menyiapkan juga data ASN yang akan dialihkan.

    “Data ASN kami sudah kami siapkan, dan akan diserahkan ke Tim Kemendagri. Kami juga mengajukan 2 ASN Jayawijaya untuk menduduki jabatan eselon II di Provinsi Papua Pegunungan,” ucap Sekda.

    Dari delapan kabupaten, empat diantaranya telah menyerahkan data ASN untuk ditempatkan di Provinsi Papua Pegunungan yakni Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Yahukimo, dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

    Sementara empat kabupaten lain yang belum masukan data ASN yakni, Kabupaten Yalimo, Tolikara, Mamberamo Tengah dan Kabupaten Nduga. (VIN/YUS)

  • Sekda Jayawijaya Resmi Tutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan II

    Sekda Jayawijaya Resmi Tutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan II

    WAMENA – Sekda Jayawijaya Thony M.Mayor S.Pd.,MM secara resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Papua Tahun 2022, yang berlangsung di salah satu hotel di Wamena, Selasa (13/09/2022).

     

    Cap : Foto bersama Sekda Jayawijaya Thony M.Mayor S.Pd.,MM saat foto bersama mentor dan peserta Diklat PIM III Angkatan II

    Foto : Vina Rumbewas

    Pelatihan kepemimpinan yang berlangsung kurang lebih tiga bulan ini diikuti oleh 40 peserta dari lingkungan pemda Jayawijaya dan juga Kepolisian Polres Jayawijaya.

    Pada kesempatan itu, Sekda Jayawijaya berpesan kepada ASN peserta pelatihan agar proyek perubahan yang merupakan output dari pelatihan kepemimpinan yang diikuti dapat ditindak lanjuti pada unit kerja masing-masing.

    “Diharapkan bisa dilanjutkan karena proyek perubahan yang mereka lakukan ini kami nilai sangat membantu tugas pegawai dalam pelaksanan tugas-tugas, dan telah mendapat dukungan dari kepala OPD masing-masing,” ungkapnya.

    Menurut sekda, ada beberapa proyek perubahan yang dinilai sangat baik karena dapat menunjang dan memperlancar tugas pegawai apabila ini diaplikasikan.

    “Contoh, proyek perubahan milik kabag humas terkait dengan sambutan Bupati, dimana lewat aplikasi tersebut OPD bisa menyampaikan rencana kegiatan dan permohonan pembuatan sambutan. Mulai dari kegiatan yang direncanakan, tempat, waktu, langsung lewat aplikasi tersebut dan itu sangat mudah diaplikasikan,” terangnya.

    Lanjutnya, diklat kepemimpinan dan administrator ini setiap tahun harus dilakukan.

    Apabila terjadi perubahan-perubahan dalam jabatan, atau pegawai yang sudah memenuhi syarat untuk mengikuti diklat kepemimpinan administrator ini, maka pemerintah wajib mengalokasikan dana untuk kegiatan tersebut.

    “Ini bagian dari tanggungjawab kita dalam menata kepegawaian kita, dalam rangka meningkatkan kapasitas mereka di dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Hironimus Huby Kepala BKD Kabupaten Jayawijaya mengungkapkan 40 peserta dinyatakan lulus seratus persen.

    “Penilaian ada beberapa tahap, termasuk disiplin. Saat kita evaluasi dengan tim dari provinsi Papua, diberikan peringkat dan lulus kepada semua karena mereka memenuhi syarat,” (Vin/AR)

  • Kemendagri Bersama Satgas Rapatkan Barisan Dorong Percepatan Peresmian Provinsi Papua Pegunungan

    Kemendagri Bersama Satgas Rapatkan Barisan Dorong Percepatan Peresmian Provinsi Papua Pegunungan

    WAMENA – Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kementrian Dalam Negeri RI, Sumule Tumbo, menyatakan saat ini Pemerintah Pusat tengah mendorong percepatan peresmian Daerah Otonomi Baru Provinsi Papua Pegunungan.

    Hal ini disampaikannya usai Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pengawalan Daerah Otonomi Baru Provinsi Papua Pegunungan Kementrian Dalam Negeri, yang berlangsung di Gedung GKI Aithousa Wamena, Senin (05/09/2022).

    Cap : Dir. Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kemendagri RI, Sumule Tumbo saat rapat bersama Pemerintah Papua dan para Bupati se-Provinsi Papua Pegunungan di Wamena

    Foto : Vina Rumbewas

    “Mohon komitmen bersama dan kita melakukan identifikasi secara kongkrit terkait kesiapan-kesiapan, baik hibah aset, pinjam pakai aset, hibah uang yang nantinya akan digunakan dalam mendanai Pemerintahan pada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,” ungkapnya.

    Beliau berharap tim yang ada solid untuk mendukung percepatan peresmian DOB Provinsi Papua Pegunungan.

    “Untuk kesiapan-kesiapan sudah di komitmenkan dan ini kami akan laporkan secara bertahap kepada Pimpinan di Kementrian Dalam Negeri, dan akan memberikan penegasan terkait dengan dimana dilakukan peresmian. Tergantung kesiapan tim,” terangnya.

    Tim Percepatan Peresmian DOB ini merupakan tim terintegrasi yang terdiri dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah seluruh Kabupaten yang termasuk dalam Provinsi Papua Pegunungan, yang sudah merapatkan barisan dan solid medorong percepatan peresmian DOB.

    “Harapan kita semua berjalan baik untuk persemian DOB ini, jadi mari kita dukung sehingga kesiapan-kesiapan ini bisa kita capai sesuai waktu yang ditetapkan,” jelasnya.

    Sementara terkait kepastian waktu peresmian DOB Sumule Tumbo belum bisa memastikan kapan, menurutnya yang terpenting adalah satgas ini mendorong kesiapan peresmian Provinsi Papua Pegunungan.

    “Masalah kapan peresmian itu kewenangan Pimpinan. Kita harapkan peresmian langsung ditetapkan Karatekernya juga,” pungkasnya. (VIN/AR)

  • Provinsi Papua Pegunungan Resmi Miliki Kantor Gubernur

    Provinsi Papua Pegunungan Resmi Miliki Kantor Gubernur

    WAMENA – Pemerintah Jayawijaya resmi meminjamkan gedung Dinas Pendidikan dan Pengajaran untuk dijadikan sebagai kantor sementara PJ Gubernur Provinsi Papua Pegunungan.

    Hal ini terlihat jelas dengan pemasangan papan nama Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di halaman gedung tersebut, Selasa (06/09/2022).

    Gedung kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran milik Pemda Jayawijaya yang baru diresmikan pada April 2022 lalu ini diberikan dengan system pinjam pakai, sehingga nantinya setelah gedung Kantor Gubernur devenitif telah rampung dibangun maka gedung tersebut akan dikembalikan lagi kepada Pemda Jayawijaya.

    Cap : Tim Kemendagri bersama 8 Bupati Lapago saat foto bersama di halaman Kantor Sementara Gubernur Provinsi Papua Pegunungan

    Foto : Vina Rumbewas

    Pemasangan papan nama kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan ini disaksikan oleh semua Bupati dari 8 Kabupaten yang ada di wilayah Lapago dan juga tim persiapan peresmian DOB serta Dirjen Kemendagri, dan Forkopimda.

    “Kantor ini sekarang sudah mulai digunakan untuk semua proses administrasi, karena tim dari Kemendagri datang untuk proses verifikasi dalam rangka peresmian DOB Provinsi Papua Pegunungan,” ungkap Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH., M.Hum

    Beliau mengatakan, dari tiga DOB yang baru dimekarkan dari Provinsi Papua tersebut yang dinilai cukup siap adalah Provinsi Papua Pegunungan, dan hal ini dinilai langsung oleh tim Kemendagri.

    Selain mempersiapkan kantor Gubernur sementara, lanjut Marthin Yogobi, SH., M.Hum ada beberapa hal yang perlu dilengkapi lagi terutama menyangkut perkantoran biro-biro yang ada di Provinsi.

    “Oleh karena itu kami berharap teman-teman tim semua dan para Bupati yang ada di wilayah Lapago bersama-sama kerja untuk mendukung proses peresmian DOB Provinsi Papua Pegunungan,”.

    Wakil Bupati juga memastikan dengan digunakannya gedung kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran sebagai kantor sementara kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, tidak akan berpengaruh terhadap proses layanan Pendidikan di kabupaten Jayawijaya.

    “Kalau di bilang menggangu proses Pendidikan sebenarnya tidak,  karena proses belajar mengajar itu terjadi di sekolah-sekolah, Dinas Pendidikan hanya melaksanakan fungsi administrasi, sehingga kapan pun kita bisa pindahkan,”.

    Diakuinya, memang ada kesalah pahaman yang terjadi selama ini terkait penempatan kantor sementara Gubernur Provinsi Papua Pegunungan yang mana dikira dengan menyerahkan kantor tersebut kepada Provinsi akan menggangu semua hal yang berkaitan dengan layanan Pendidikan di Jayawijaya.

    “Kita hanya mempersiapkan kantor sementara nanti setelah kantor Gubernurnya jadi secara devenitif maka kantor itu akan dikembalikan fungsinya sebagai kantor Dinas Pendidikan, tidak mungkin diserahkan ke Provinsi. Jadi teman-teman yang selalu berkomentar di luar sana saya pikir harus lihat baik maksudnya, inikan kita berikan hanya bersifat sementara,” terang Wabup.

    Untuk melaksanakan fungsi administrasinya Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayawijaya akan ditempatkan di gedung Bethesda. (VIN/AR)

  • Penyerahan Kartu Elektronik Anak oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil

    Penyerahan Kartu Elektronik Anak oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil

    WAMENA – Penyerahan kartu elektronik Anak oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan pencatatan sipil kementrian dalam negeri dilaksanakan di depan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Jayawijaya, Kamis (25/08/2022).

    Dalam rangka peningkatan pelayanan Administrasi Kependudukan (adminduk) maka Direktorat Jenderal Kependudukan dan pencatatan sipil menyelenggarakan kegiatan layanan adminduk jemput bola penduduk wilayah JT (terdepan, terluar, dan tertinggal di kabupaten Jayawijaya.

    Cap : Penyerahan Kartu elektronik anak oleh Sekretariat Daerah dan Kasubid fasilitas pendataan penduduk terkait pendataan 3T

    Foto : Imanuel Sawaki

    Kegiatan tersebut bukan hanya dilaksanakan di Kabupaten Jayawijaya, tetapi seluruh wilayah Indonesia terutama wilayah JT.

    Dalam kesempatan itu hadir perwakilan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan pencatatan sipil kementrian dalam negeri Bapak Ahmad ridwan kasubid fasilitas pendataan penduduk terkait pendataan 3T.

    Bapak Kasubid fasilitas pendataan penduduk terkait pendataan 3T mengatakan bahwa terkait pelayanan perekaman untuk umur 16 tahun keatas bisa direkam tetapi umur 17 baru bisa dicetak berdasarkan sistem. Untuk kondisi jaringan sudah ditambahkan bandwidth dari 1,3 Mbps menjadi 3 Mbps.

    Cap : Foto Bersama Sekretariat Daerah, Kasubid fasilitas pendataan penduduk terkait pendataan 3T, Asisten 1 setda, dan para pimpinan OPD  saat Penyerahan Kartu elektronik Anak

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selain itu dalam permasalahan perekaman dan pencetakan sudah bagus, tetapi terkait pelayanan lain seperti pindah penduduk, pindah data, akte nikah, akte lahir itu memakai persyaratan yang harus dilampirkan dan diupload langsung ke server pusat mengalami sedikit kendala pada jam-jam tertentu dikarenakan seluruh Indonesia juga mengupload pada jam yang bersamaan, maka agak lama dalam penguploadtan. Tetapi secara teknis sudah mempunyai trik sendiri agar seluruh pelayanan dapat berjalan dengan baik.

    “Saya datang untuk melihat langsung, kondisi pelayanan dan bagaimanan masyarakat, siswa-siswi pelajar yang datang untuk membuat ktp,akta kelahiran, dan lainnya, maka untuk itu dalam 3 hari kedepan bandwidth dapat ditambahkan, kita akan membenahi secara perlahan-lahan karena bukan hanya wamena saja yang kami harus turun langsung tetapi di kabupaten lain juga” pungkasnya. (AW/HA)

  • Launching KTP anak 17 Tahun di Kabupaten Jayawijaya

    Launching KTP anak 17 Tahun di Kabupaten Jayawijaya

    WAMENA – Penyerahan KTP kepada siswa-siswi yang sudah 17 tahun keatas di serahkan secara simbolis oleh perwakilan Direktorat Jenderal Kependudukan dan pencatatan sipil dan Sekertariat Daerah Thony M.Mayor, S.Pd.,MM., Kamis (25/08/2022).

    Administrasi kependudukan merupakan rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penertiban dokumen dan Data Kependudukan, untuk itu pemerintah menyelenggarakan kegiatan Layanan Adminduk jemput Bola penduduk Wilayah JT (terdepan,terluar dan tertinggal di Kabupaten Jayawijaya).

    Cap : Sekda Jayawijaya Thony M.Mayor, S.Pd.,MM. menyerahkan E-KTP secara simbolis kepada pelajar di kabupaten Jayawijaya

    Foto : Imanuel Sawaki

    Dalam kegiatan tersebut Sekda Jayawijaya mengatakan bahwa dalam permasalahan pelayanan KTP adalah bandwidth yang sudah ditambahkan dan juga pada saat penguploadtan pada jam-jam tertentu seluruh Indonesia juga mengupload data yang menyebabkan keterlambatan, tetapi jika diupload pagi bisa cepat. Untuk itu setelah dievaluasi oleh perwakilan Direktorat Jenderal Kependudukan dan pencatatan sipil dengan cara menyurat langsung ke pusat dan kemudian ditambahkan bandwidth sehingga jaringan agak lebih cepat dari sebelumnya.

    Sekda Jayawijaya juga Berharap proses pelayanan e-Ktp ini dan pelayanan lainnya bisa berjalan dengan lancar agar masyarakat tidak lama mengantri.

    Dalam proses pelayanan terdapat loket yang berbeda yang sudah dibagi oleh Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya sehingga tidak mengalami pengantrian yang lama, seperti loket KTP, Akta dan lainnya.

    Selain itu juga Sekda mengatakan bahwa Untuk Pembuatan KTP siswa-siswa dibuka setiap hari agar tidak mengganggu pembelajaran disekolah. (AW/HA)

  • Bupati Jayawijaya Serahkan 354 SK PNS dan Buku Mulok Bahasa Daerah Pada Perayaan HUT Proklamasi

    Bupati Jayawijaya Serahkan 354 SK PNS dan Buku Mulok Bahasa Daerah Pada Perayaan HUT Proklamasi

    WAMENA – Upacara bendera memperingati HUT Proklamasi RI Ke-77 Tahun yang di gelar di halaman gedung Otonom Wenehule Huby berlangsung hikmat, Rabu (17/08/2022).

    Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE., M.Si. Pada kesempatan itu juga sekaligus dilakukan penyerahan 354 SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi CPNS di lingkungan Pemda Jayawijaya Formasi 2018, oleh Bupati Jayawijaya yang didampingi langsung Wakil Bupati.

    “Selain merayakan HUT kemerdekaan, hari ini kami juga menyerahkan 354 SK PNS, para penerima SK pegawai ini mereka yang beberapa waktu lalu sudah menjalani prajabatan,” ungkap Bupati.

    Cap : Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua didampingi Wakil Bupati Marthin Yogobi saat menyerahkan SK PNS

    Foto : Vina Rumbewas

    Selain penyerahan SK, pada kesempatan itu juga sekaligus dilakukan penyerahan Buku Muatan Lokal Bahasa Daerah yang pada bulan Mei lalu telah resmi diluncurkan dan diterapkan di tingkat TK, SD, dan SMP di Jayawijaya.

    “Penyerahan buku muatan lokal yang sudah dicetak ini sebagai upaya Pemerintah untuk mempertahankan dan melestarikan bahasa daerah atau bahasa ibu. Dengan buku ini para murid dapat belajar menggunakan bahasa daerah di masing-masing tingkatan,”.

    Cap : Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua didampingi Wakil Bupati Marthin Yogobi saat menyerahkan Buku Mulok Bahasa Daerah

    Foto : Vina Rumbewas

    Disamping itu, peringatan HUT RI Ke-77 Tahun ini menurut Bupati juga menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat di Tanah Papua, dimana Pemerintah Pusat memberikan hadiah berupa pembentukan tiga Provinsi baru.

    “Hari ini kita juga mendapat kado dari Bapak Presiden dimana kita diberikan tambahan tiga Provinsi baru di Papua. Ini satu kebanggaan kita dan kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Presiden,” ujar Bupati.

    Bupati mengajak seluruh masyarakat Jayawijaya untuk memaknai HUT Proklamasi ini dengan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Jayawijaya.

    “Mari kita jaga Daerah ini dengan baik, jaga situasi kamtibmas, ini yang sangat penting,” kata Bupati.

    Usai upacara bendera peringatan HUT Proklamasi dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan oleh seluruh forkopimda di Jayawijaya.

    Memeriahkan HUT kemerdekaan kali ini digelar lomba panjat pinang, yang menjadi hiburan warga kota Wamena, dengan hadiah utama dua unit sepeda motor. (VIN/AR)

  • Meyambut HUT RI Ke-77 di Wamena Gelar Lomba Tari Kreasi, Yospan, dan Moderen Dance

    Meyambut HUT RI Ke-77 di Wamena Gelar Lomba Tari Kreasi, Yospan, dan Moderen Dance

    WAMENA – Memeriahkan HUT RI Ke-77 di gelar even Seni Tari Kreasi, lomba Yosim Pancar, dan Modern Dance yang diprakarsai oleh komunitas pemuda yakni Broken Boys Family (BBS), berlangsung di gedung Ukumiarek Asso, Jumat (12/08/2022).

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka langsung oleh Bupati Jayawijaya yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayawijaya, Fatah Yasin.

    Cap : Tari Kreasi Yang Ditampilkan Salah Satu Peserta

    Foto : Vina Rumbewas

    “Mewakili Pemerintah saya memberikan apresiasi kepada komunitas BBS yang menghimpun berbagai komunitas di Jayawijaya untuk menampilkan talenta melalui even hari ini, dalam memupuk rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan,” ungkapnya.

    Sesuai tema even ‘Merdeka Negeriku, Merdeka Kreatifitasku’, menunjukan bahwa masyarakat Jayawijaya mulai pulih dari tekanan pandemi Covid-19, dan mulai bangkit dengan mengembangkan kreatifitas seni tari, baik melalui tari kreasi, yosim pancar, dan tari modern.

    “Saya berharap kepada semua pihak yang terlibat dalam even ini baik penyelenggara maupun peserta agar dapat memaknai even ini sebagai suatu kesempatan untuk berkomitmen, berkreatifitas serta bangkit dan kuat dalam menghadapi tantangan,” katanya.

    Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupatem Jayawijaya Yustina Yeni Banua juga yang hadir dan memberikan apresiasi kepada penyelenggara atas terlaksananya kegiatan seni tersebut.

    “Kami mendukung kegiatan ini dan partisipasi semua peserta, diharapkan even seperti ini tidak hanya digelar hari ini saja tetapi dapat digelar berkelanjutan,” kata Beliau.

    Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya juga memberikan dukungan dana pelaksanaan even bagi panitia penyelenggara. (VIN/HA)