Category: Budaya & Wisata

  • Noken Street Fashion menjadi salah satu Event Pariwisata Nasional dan untuk Pertama kalinya dibuka Oleh Kementerian Pariwisata

    Noken Street Fashion menjadi salah satu Event Pariwisata Nasional dan untuk Pertama kalinya dibuka Oleh Kementerian Pariwisata

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya saat ini sedang Menggelar Event Pariwisata Nasional di Kota Wamena yaitu Noken Street Fashion Tahun 2024, Rabu (15/5/2024).

    Dengan beragamnya Pesona Wisata di Indonesia yang menjadi daya tarik bagi pelancong baik Dalam Negeri maupun Luar Negeri menjadikan destinasi-destinasi di Indonesia sebagai tujuan wisata, demikian halnya dengan strategi antara Kamenparekraf dan setiap Kabupaten/Kota terutama saat ini kerjasama dengan Kabupaten Jayawijaya dalam Pengembangan Even Daerah yang dibutuhkan guna mendukung Promosi dan Pembangunan Pariwisata berkelanjutan.

    Pj. Bupati Jayawijaya Dr.Sumule Tumbo,SE.,MM dan Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas Bapak Restog Krisna Kusuma bersama Ketua DPRD Kabupaten Jayawijaya Dorlince Medlama dan Forkopimda Kabuptaen Jayawijaya Noken Street Fashion 2024

    Foto : Imanuel Sawaki

    Kegiatan ini di gelar untuk pertama kalinya di Hutan Kota Isakusa dan dibuka oleh Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas Bapak Restog Krisna Kusuma.

    Dalam sambutannya, Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas mengungkapkan bahwa KEN (Kharisma Event Nusantara) merupakan Program Unggulan dari Paregraf-Paregraf yang bertujuan untuk meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Event Daerah, Mempromosikan Potensi Destinasi Wisata, serta memberdayakan Potensi Lokal yang ada di Daerah masing-masing.

    “Potensi ini dapat didorong menjadi strategi promosi, salah satunya melalui penyelenggaran Even Kreatif yang berkualitas seperti  Noken Street Fashion yang di Padukan dengan Rumput Owasi-Owasika” Ungkap Staf Ahli Menteri.

    Restog Krisna Kusuma selaku Staf ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia berharap Noken Street Fashion ini dapat kembali masuk dalam KEN untuk di gelar Tahun depan, dengan adanya inovasi-inovasi baru dan Upaya-upaya Promosi yang lebih maju, sehingga keterlibatan masyarakat dan dunia usaha akan lebih maju.

    Pj. Bupati Jayawijaya Dr.Sumule Tumbo,SE.,MM dan Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas Bapak Restog Krisna Kusuma bersama Desainer-Desainer Lokal dan Model Catwalk Noke Street Fashion 2024.

    Foto : Imanuel Sawaki

    Pada Kesempatan itu juga dalam Sambutannya, Pj. Bupati Jayawijaya Dr.Sumule Tumbo,SE, ,MM mengungkapkan bahwa Kabupaten Jayawijaya saat ini bangga memiliki 2 Event Pariwisata yang telah lolos dan masuk dalam Katalog KEN Nasional yaitu Noken Street Fashion Show 2024 ke 3 dan Festival Lembah Baliem ke 32 yang merupakan Top 10 Event terkenal.

    “Noken Street Fashion merupakan Ajang Kreatifitas dan Kreasi para Desainer mode lokal yang menampilkan hasil karya mode berupa baju, tas, aksesoris wanita dan berbagai kreatifitas lainnya yang berbahan dasar Noken” ungkap Pj. Bupati Jayawijaya.

    Selain itu, Pj. Bupati Jayawijaya juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini di pilih pada bulan Mei karena bertepatan dengan Fenomena Alam di Kabupaten Jayawijaya, dimana berseminya Rumput Owasi-Owasika yang berwarna merah muda yang lebih dikenal dengan Rumput Mei karena hanya mekar pada bulan Mei.

    Pj. Bupati Jayawijaya juga memberikan Apresiasi kepada Desainer-desainer Lokal yang turut menunjukkan dan mempersembahkan hasil Noken sebagai Warisan Budaya Lembah Baliem dalam berbagai bentuk untuk diperkenalkan di Mata Dunia dan diharapkan hasil karya Noken ini dapat memberikan nilai Tambah, Khususnya bagi peningkatan Ekonomi Masyarakat Lembah Baliem. (AgW/AW)

  • Noken Street Fashion Siap jadi 1 lagi Ikon Jayawijaya

    Noken Street Fashion Siap jadi 1 lagi Ikon Jayawijaya

    Wamena – Sekretaris Daerah menghadiri Rapat Koordinasi yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jayawijaya, membahas persiapan pegelaran Noken Street Fashion di Kampung Wisata Isakusa 14 dan 15 Mei 2024, Selasa (07/05/2024).

    Kabid Destinasi dan Promosi Objek Wisata Disbudpar Kabupaten Jayawijaya Naftali F. Rumbiak dalam wawancaranya mewakili Kepala Dinas menjelaskan, Kharisma Event Nasional merupakan salah satu ajang yang bertujuan untuk mengangkat potensi daerah yang didukung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pariwisata dan Kabupaten Jayawijaya berhasil memasukan penggelaran Noken Street Fashion ini dalam Kalender Nasional untuk menjadi salah satu Event Nasional.

    Sekretaris daerah Thony M. Mayor, S.Pd.,MM Memimpin jalannya Rapat Persiapan Noken Street Fashion

    Foto : Imanuel Sawaki

    “Jadi untuk waktu pelaksanaannya itu tidak akan bergeser lagi, kita di Jayawijaya ada dua agenda yang masuk Kalender Nasional yaitu yang pertama, tanggal 15 sampai 16 mei 2024 itu Penyelenggaraan Noken Street Fashion, dengan Thema The Beauty Of Oasi, Oasika (rumput mei) dan tanggal 07 sampai dengan 10 Agustus 2024 itu Festival Budaya Lembah Baliem,”ungkap Naftali F. Rumbiak.

    Menurutnya, Pemerintah Jayawijaya  bersyukur karena  FBLB (Festival Budaya Lembah Baliem)  masuk dalam 10 Event terbaik di Indonesia (Top Ten Indonesia) sehingga  ditahun ini Pemerintah akan menggelar dua Event ini dengan baik, dengan tujuan meningkatkan kunjungan wisatawan  sehingga perekonomian dari Masyarakat bisa terakomodir dan meningkat.

    “Untuk persiapan pelaksanaan Noken Street Fashion sendiri untuk desainer yang ingin terlibat sampai saat ini ada 12 orang dan masing-masing sudah memiliki prodak, sehingga untuk Fasion kita menampilkan mode yang menjadi trend bagi local dan diharapkan jadi trend nasional,”jelas Naftali F. Rumbiak.

    Ia juga mengaku dari 12 Desainer panitia membagi jadi tiga pertama desainer Khusus aksesoris yang terbuat dari noken, seperti membuat anyaman noken menjadi dompet, sandal, aksesoris riasan kepala, anting dan lain-lain, yang berikut adalah etnik Fashion atau baju dari rajutan noken seperti daster dan long dress.

    Suasana Rapat Persiapan Noken Street Fashion

    Foto : Imanuel Sawaki

    “Kategori ketiga ada modern Etnik , dimana fashion ini Mix antara pakian dari kain namun ada rajutan nokennya atau pakaian kain yang bernuansa noken atau digabungkan, namun tetap kita mengangkat noken itu menjadi kreasi,” beber Kabid Destinasi dan Promosi Objek wisata Disbudpar Kabupaten Jayawijaya.” Lanjut Naftali F. Rumbiak.

    Ia menyebutkan  menjadi tantangan nanti bagi para desainer apabila karya mereka diperlihatkan dan permintaan meningkat, mereka akan kualahan karena kita punya mama-mama pengrajin noken ini hanya membuat rajutan pada saat ada moment saja,  dan saat ini permintaan sudah banyak yang datang namun akan dimunculkan pada saat hari H nya.

    “Tujuan kami dalam Noken Street Fashion ini adalah meningkatkan pendapatan dari ekonomi kreatif di Jayawijaya, sehingga usaha noken ini selalu berkembang dan tidak mati sebab kita tahu bersama Noken ini telah diakui oleh UNESCO,” Tutup Naftali F. Rumbiak. (IS/AR)

  • Penjabat Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo,S.E.,M.M Menghadiri Ibadah syukur Lepas sambut Tahun 2023/2024 Ikatan Keluarga Batak Jayawijaya

    Penjabat Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo,S.E.,M.M Menghadiri Ibadah syukur Lepas sambut Tahun 2023/2024 Ikatan Keluarga Batak Jayawijaya

    Wamena – Penjabat Bupati Jayawjiaya Dr. Sumule Tumbo,S.E.,M.M Menghadiri Ibadah syukur lepas sambut tahun 2023/2024 Ikatan Keluarga Batak yang diadakan di Gedung Aithosa Wamena, Sabtu (09/03/2024).

    Penjabat Bupati Jayawijaya Saat menyampaikan Sambutannya dalam acara Lepas Sambut Tahun 2023/2024 Ikatan Keluarga Batak

    Foto : Imanuel Sawaki

    Penjabat Bupati Jayawijaya, Dr. Sumule Tumbo,S.E.,M.M dalam sambutannya  menyampaikan apresiasinya terhadap Ikatan Keluarga Batak Jayawijaya atas keikut sertanya mendukung fokus Kinerja Pemerintah Daerah.

    Menurut Pj. Bupati seluruh Ikatan Keluarga yang ada di Jayawijaya adalah mitra Pemerintah Daerah, dan membuka pintu yang lebar bagi Ikatan Keluarga yang ada di Jayawijaya untuk dapat berkolaborasi, dan bersinergi bersama Masyarakat Jayawijaya untuk Membangun Jayawijaya.

    Dalam Sambutan Tersebut Pj. Bupati Juga menjelaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini di Jayawijaya yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Pusat  sebagai salah satu Daerah yang masuk dalam Status Miskin Ekstrim, dan generasi mudanya masuk dalam Katagori Stunting.

    Pada kesempatan itu juga Penjabat Bupati mengajak Ikatan Keluarga Batak agar bersama memberikan kontribusi aktif kepada Jayawijaya. “Pemerintah adalah Pelayan Masyarakat, bukan untuk dilayani, tetapi Pemerintah Daerah adalah Pelayan Masyarakatnya kami hadir Melayani Masyakarat Kabupaten Jayawijaya” Lanjut Pj. Bupati Jayawijaya.

    Penjabat Bupati Jayawijaya bersama Forkopimda yang mendapat cidera Mata berupa Kain Ulos Khusus batak

    Foto : Imanuel Sawaki

    Pada kesempatan itu juga Pj. Bupati  juga mengajak seluruh Ketua-Ketua Kerukunan yang ada di Kabupaten Jayawijaya agar hadir dalam Rapat Koordinasi terkait Perencanaan dan Launching Bantuan Pangan yang telah di tetapkan Pemerintah pusat yaitu 10 KG Per KK per Bulan yang akan menghabiskan sekitar 380 Ton beras per bulan.

    Mengakhiri sambutannya, Penjabat Bupati mengajak Seluruh Ikatan Keluarga Batak agar dapat  ikut berpartisipasi mengawasi  Program  Jembatan udara Wamena-Timika dan Timika-Wamena yang akan mengangkut Bahan Pangan dan Bahan Pokok lainnya, yang menjadi hasil kerja sama Pemerintah Jayawijaya dengan Freeport yang akan sangat menguntungkan Masyarakat Lokal karena hasil Kebunnya dapat dikirim ke Timika untuk di Pasarkan. (IS/AR)

     

     

  • Bakar Batu Bersama menutup Acara FBLB ke-31 tahun 2023

    Bakar Batu Bersama menutup Acara FBLB ke-31 tahun 2023

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sukses menggelar acara Festival Budaya Lembah Baliem ke-31 di Distrik Usilimo yang ditandai dengan acara bakar batu bersama, Rabu (9/8/23).

    Dalam rangkaian acara hari ke-3 sekaligus penutupan FBLB, Pemerintah memberikan atraksi-atraksi yang dilakukan oleh peserta  dari beberapa distrik di Kabupaten Jayawijaya.

    Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, S.H, M.H membacakan sambutan Bupati Jayawijaya dalam Penutupan FBLB Ke-31 di Distrik Usilimo

    Foto : Imanuel Sawaki

    Penututupan FBLB ke-31 dihadiri oleh Bupati Jayawijaya, Wakil Bupati Jayawijaya, Dandim 1702, Kapolres Jayawijaya,  Ketua DPRD Kabupaten Jayawijaya, dan Ketua TP-PKK Kabupaten Jayawijaya.

    Foto : Imanuel Sawaki

    Beberapa atraksi tradisional yang ditampilkan adalah atraksi perang-perangan, tarian-tarian perdamaian, karapan babi, musik tradisional pikon, permainan sikoko dan puradan, serta pameran UMKM.

    Dalam sambutan Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, M.Si yang dibacakan oleh Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, S.H, M.H mengatakan bahwa dari pembukaan, hari kedua dan hari ke tiga, para wisatawan lokal maupun manca Negara sudah di suguhi atraksi-atraksi budaya lembah baliem yang unik.

    Marthin Yogobi juga memberikan apresiasi kepada  seluruh masyarakat Jayawijaya yang telah menjaga keamanan dan ketertiban sehingga acara dapat berjalan dengan baik.

    Tradisi masyarakat balim yaitu bakar batu bersama dalam penutupan FBLB di Distrik Usilimo

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selain itu, Marthin Yogobi juga menuturkan bahwa dengan berjalananya kegiatan ini secara kondusif, maka festival selanjutnya dapat dilaksanakan kembali di Distrik Usilimo secara berkelanjutan.

    Pada kesempatan itu juga di tutup dengan penyerahan cinderamata oleh ketua TP-PKK Yustina Yeni Banua kepada perwakilan wisatawan asing.

    Dengan berakhirnya acara Festival Budaya Lembah Baliem, Pemerintah menyajikan Bakar batu bersama yang merupakan makanan khas lembah balim, dimana panitia menyiapkan 4 Kolam Wam dan 2 Kolam Ayam yang dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung yang hadir dalam penutupan FBLB ke- 31. (AW/AR)

  • Pembukaan FBLB ke-31 diselenggarakan di Usilimo

    Pembukaan FBLB ke-31 diselenggarakan di Usilimo

    Wamena – Pemerintah Jayawijaya kembali mengadakan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke -31 di Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya, Senin (7/8/23).

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si memberikan ucapan selamat datang bagi seluruh pengunjung dan tamu yang hadir dalam pembukaan Festival tersebut.

    Dalam sambutannya, Bupati Jayawijaya menyampaikan bahwa pelaksanaan FBLB yang merupakan agenda tahunan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya sempat Vakum selama 2 tahun akibat pandemi covid-19 dan pada tahun 2022 dilaksanakan dengan lingkup kecil yang disebut mini Festival Lembah Baliem.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si saat memberikan Plakat kepada Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo, S.H.,MH

    Foto : Imanuel Sawaki

    Festival Budaya Lembah Baliem kembali dilaksanakan secara mewah dan besar-besaran seperti tahun 2019 sebelum terjadinya covid-19, dimana Festival ini merupakan festival yang sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat kota wamena maupun wisatawan mancanegara.

    Bupati juga mengucapkan terimakasih karena Festival akan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang diwakili staf ahli menteri Bidang Birokrasi dan Regulasi dan PJ Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo, S.H.,MH yang juga hadir dalam Festival tahunan tersebut.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si saat memasangkan kalung kerang kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang diwakili staf ahli menteri Bidang Birokrasi dan Regulasi

    Foto : Imanuel Sawaki

    Bupati Juga berharap agar para wisatawan dapat membantu mempromosikan keberadaan dan keunikan Budaya Lembah Baliem ke seluruh Dunia agar menjadi daya tarik bagi Dunia Pariwisata.

    Selain itu, Bupati juga mengharapkan para peserta dari semua Distrik dapat memberikan atraksi budaya yang terbaik dan menarik bagi penonton, sehingga para wisatawan dapat mengenal Budaya Lembah Baliem.

    Selain atraksi budaya ada juga pameran UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat jayawijaya hingga  berbagai kuliner khas jayawijaya. (AW/AR)

  • FBLB Masuk Dalam 110 KEN Kemenparekraf

    FBLB Masuk Dalam 110 KEN Kemenparekraf

    WAMENA – Festival Budaya Lembah Baliem termasuk dalam 110 Kharisma Event Nusantara atau KEN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

    Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Birokrasi dan Regulasi, Kurleni Ukar disela-sela pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) Ke-31, yang berlangsung di kampung Wosiala Kabupaten Jayawijaya, Senin (7/08/2023).

    “Event ini (FBLB) termasuk ke dalam Kharisma Even Nusantara (KEN) bersaing dengan 110 event lain se Indonesia. Selamat untuk kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya.

    Atraksi Tarian Kolosal pada pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem ke-31 Tahun 2023

    Foto : Vina Rumbewas

    Kharisma Event Nusantara atau KEN, merupakan strategi kolaborasi Kemenparekraf bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder pariwisata untuk menaikan citra pariwisata Indonesia dan penggerak kebangkitan sektor pariwisata dan kreatif.

    Kemenparekraf sendiri menyambut baik terselenggaranya kembali event ini setelah sempat terhenti akibat pandemic Covid-19, menurutnya event ini adalah even kebanggaan masyarakat Jayawijaya yang sangat terkenal dan ditunggu-tunggu.

    “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah kabupaten jayawijaya baik provinsi papua pegunungan, dinas pariwisata kabupaten dan provinsi, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi demi kesuksesan event ini,” ujarnya.

    Lanjutnya, FBLB merupakan event yang melestarikan budaya suku-suku asli di kabupaten jayawijaya berupa atraksi perang suku, tari-tarian, permainan ketangkasan tradisional, serta atraksi memasak makanan secara tradisional seperti Bakar Batu.

    Hal ini juga ditunjang dengan historinomik yang mengedepankan narasi dan konten kreatif dipadukan dengan pola perjalanan wisatawan dengan interpretasi yang sangat menarik, sehingga berhasil menarik minat wisatawan baik lokal maupun manca negara.

  • Launching Pondok Wisata dan Homestay Air Terjun Tinggilma Distrik Bpiri

    Launching Pondok Wisata dan Homestay Air Terjun Tinggilma Distrik Bpiri

    Wamena – Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si didampingi Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, S.H, M.Hum, Ketua PKK, Ketua GOW dan beberapa Pimpinan OPD menghadiri Lounching Pondok Wisata dan Homestay Air Terjun Tinggilma Kampung Walakma, Distrik Bpiri, Selasa (9/5/23).

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si  bersama wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, S.H, M.Hum, Ketua PKK, Ketua GOW dan Beberapa Pimpinan OPD dan Tokoh Masyarakat dalam Launching Pondok Wisata dan Homestay air terjun tinggilma Distrik Bpiri

    Foto : Imanuel Sawaki

    Bupati Jayawijaya memberikan apresiasi kepada masyarakat Distrik Bpiri yang sudah bekerja keras dalam melaksanakan pembangunan Pondok Wisata dan Rumah Singgah/Homestay air terjun tinggilma Kampung Walakma, Distrik Bpiri.

    Bupati juga mengatakan dengan adanya pariwisata di Distrik Bpiri ini merupakan kesempatan untuk pengunjung wisata untuk dapat berkunjung dan melihat  alam yang masih asri dan sejuk.

    “Jalan yang dibuka tidak sampai ke air terjun, masih ada hutan yang asri sekitar 20-30 menit kearah air terjun, hal ini dilakukan agar kondisi alam masih terlihat sangat alami’, ungkap Bupati Jayawijaya.

    Terkait retribusi dalam hal Pondok Wisata dan Homestay, Bupati mengatakan bahwa akan dibuatkan Peraturan Bupati yang akan dikoordinasikan antara Dinas Pariwisata, Dinas Keuangan dan Pendapatan Daerah dan OPD terkait mengenai aturan yang dibagi untuk Pemerintah dan Hak wilayat dan Masyarakat setempat. (AWAR)

  • Setelah Tiga Tahun Vakum, FBLB Siap Digelar Kembali Tahun Ini

    Setelah Tiga Tahun Vakum, FBLB Siap Digelar Kembali Tahun Ini

    WAMENA – Setelah mati suri selama kurang lebih tiga tahun akibat pandemi  Covid-19 yang melanda Indonesia bahkan dunia, kini pariwisata Jayawijaya siap bangkit kembali.

    Dipastikan Festival Budaya Lembah Baliem yang merupakan  festival budaya tertua di Papua ini siap digelar kembali.

    Cap : FBLB Tahun 2019

    Foto : Vina Rumbewas

    Digelarnya festival budaya oleh Pemda Jayawijaya ini untuk membangkitkan kembali dunia pariwisata yang sempat lesu selama tahun-tahun pandemi.

    “Anggaran pelaksanaan FBLB tahun ini telah kami siapkan dalam DPA, dan ini bukan lagi mini FBLB, tapi FBLB seperti sebelum-sebelumnya karena sudah dianggarkan,” ungkap Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, Jumat (03/02/2023)

    Pemerintah Daerah melalui Dinas Priwisata bahkan telah mengalokasikan anggaran untuk melakukan promosi di luar Kabupaten Jayawijaya.

    “Lokasi pelaksanaan nanti kami akan melihat kembali lokasi FBLB yang benar-benar benar-benar bagus, agar menarik minat wisatawan baik lokal maupun manca negara untuk mengunjungi Lembah Baliem.” Pungkasnya. (Vin)

  • Acara Peresmian Proyek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya

    Acara Peresmian Proyek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya

    WAMENA – Bupati Jayawijaya Jhon R.Banua SE., M.Si meresmikan beberapa proyek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dibangun pada Tahun Anggaran 2022. Peresmian dipusatkan di objek Wisata Mumi Aikima, Selasa (31/01/2023).

    “Saya ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang bekerja keras melaksanakan berbagai program dan kegiatan dalam rangka mengembangkan serta meningkatkan kesadaran maupun kecintaan masyarakat terhadap budaya dan wisata di Kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya.

    Cap  : Bupati Jayawijaya Jhon R.Banua SE., M.Si meresmikan proyek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TA Anggaran 2022 di Objek Wisata Mumi Aikima

    Foto : imanuel Sawaki

    Bupati berharap Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dapat bekerja lebih ekstra dalam menyiapkan berbagai program kegiatan kerja, serta melaksanakan program yang mengutamakan kebudayaan lokal, sesuai dengan tema kegiatan, ‘Membangun Pariwisata Jayawijaya Berbasis Kebudayaan Lokal’.

    “Hari ini kita akan meresmikan beberapa proyek fisik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2022, yaitu Revitaliasasi Kampung Adat, pembangunan homestay, pondok wisata dan MCK di sekitar destinasi objek wisata. Selanjutnya, kegiatan nonfisik seperti penulisan buku, penyusunan ripparda dan pembuatan website pariwisata,” ungkap Bupati Jayawijaya.

    Dirinya berharap, setiap proyek tersebut dapat dilaksanakan dengan baik, dipertahankan bahkan dilestarikan dan diabadikan agar dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.

    “Perlu saya ingatkan bahwa bantuan yang dialokasikan Pemerintah Daerah untuk menunjang peningkatan kebudayaan dan pariwisata, tidak selamanya tersedia, sehingga dinas juga perlu meningkatkan pendampingan kepada pengelola objek wisata dalam mengelola usahanya, agar dapat dimanfaatkan dengan baik, terlebih untuk melestarikan budaya dan wisata,” tuturnya. (vin)

     

  • Pemilihan Putera-Puteri Parawisata Kabupaten Jayawijaya Tahun 2022

    Pemilihan Putera-Puteri Parawisata Kabupaten Jayawijaya Tahun 2022

    Wamena-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, M.Si yang di wakili oleh Assisten II Lekius Yikwa, S.Pd.,M.Si Kabupaten Jayawijaya dalam rangka Pemilihan Putera-Puteri Parawisata Kabupaten Jayawijaya Tahun 2022 di Gedung Akumiarek Asso, Sabtu 15/10/2022.

    Dalam Pemilihan Putera-Puteri Parawisata yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Se-Indonesia setiap tahun dan merupakan bentuk promosi dan pemasaran pariwisata Indonesia, baik dalam negeri maupun diluar negeri.

    Kegiatan ini memiliki Thema “Lestarikan Budayamu, Tingkatkan Kreatifitasmu” yang dihadiri oleh anggota Forum koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Jayawijaya.

    Dalam sambutannya Assisten II Lekius Yikwa, S.Pd.,M.Si berharap melalui kegiatan ini dapat menghasilkan Duta-Duta Pariwisata Kabupaten Jayawijaya yang mampu dan Handal untuk meningkatkan peran serta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai salah satu sumber perngasilan Daerah.

     

    Cap : Para Peserta Putera-Puteri Pariwisata Tahun 2022

    Foto : Imanuel Sawaki

    Cap : Dewan Juri dalam Pemilihan Putera-Puteri Pariwisata Tahun 2022

    Foto : Imanuel Sawaki

     

    Selain itu assisten II Lekius Yikwa, S.Pd.,M.Si juga berharap kepada peserta agar dapat berlomba dengan baik dan dapat menunjukkan kemampuan yang dimiliki dengan tetap mengedepankan Kompetensi Diri, Jujur, dan Sportif.

    Assisten II juga sangat mendukung dan memberikan Apresiasi yang tinggi pada kegiatan ini, yang bertujuan membina, menggali dan memupuk bibit-bibit muda berbakat dan berprestasi untuk mengembakan diri dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

    Sebagai penutup dalam sambutannya, Assisten II mengajak kepada semua peserta dan hadirin yang hadir terkhususnya Generasi Muda Daerah agar senantiasa Optimis dalam meraih cita-cita di Masa Depan. (AW/EF)