Category: Kesehatan

  • Sekda Jayawijaya Sebagai Pejabat Sementara Bupati Jayawijaya Resmikan Puskesmas Wadangku

    Sekda Jayawijaya Sebagai Pejabat Sementara Bupati Jayawijaya Resmikan Puskesmas Wadangku

    Wamena – Sekretaris Daerah Jayawijaya Thonny M. Mayor,S.Pd.,MM sebagai Pejabat sementara Bupati Jayawijaya meresmikan Puskesmas Distrik Wadangku, Sabtu(27/01/2024).

    Sekretaris Daerah sebagai Pejabat sementara Bupati Jayawijaya menghadiri dan sekaligus meresmikan Gedung kantor puskesmas Distrik Wadangku yang dilaksanakan di halaman Gedung Puskesmas Wadangku Distrik Wadangku.

    Pejabat sementara Bupati Jayawijaya saat Menghadiri peresmian Puskesmas Wadangku

    Foto : Imanuel Sawaki

    Dalam Sambutannya Pejabat sementara Bupati Jayawijaya mengatakan bahwa Gedung yang dibangun telah memadahi tetapi kekurangan yang ada seperti Tenaga Medis dan tenaga lainnya seperti tenaga administrasi, air, dan listrik akan di sampaikan kepada Pimpinan.

    Lanjut Pejabat sementara Bupati Jayawijaya, Dinas Kesehatan sebagai Dinas Teknis yang ada di Pemerintah harus bisa melihat keperluan dan kekurangan yang ada di Puskesmas-puskesmas di distrik  agar dapat dimasukan di dalam perencanaan  sesuai dengan kebutuhan yang ada.

    Lanjut Pejabat sementara Bupati Jayawijaya Thonny M. Mayor,S.Pd.,MM terkait masalah keamanan yang ada, Pemerintah Daerah  berharap masyarakat wadangku selalu menjaga keamanan agar para petugas dalam menjalankan tugasnya dengan rasa aman, selain itu Pejabat sementara Bupati Jayawijaya juga mengapresiasi masyarakat Wadangku yang selalu menjaga keamanan di wilayah distriknya.

    Pejabat sementara Bupati Jayawijaya juga mengatakan bahwa terkait permohonan yang dimasukan kepada Pemerintah Daerah akan di bahas  dan dilihat sesuai dengan kemampuan Pemerintah Daerah.

    Sekretaris Daerah Jayawijaya sebagai Pejabat sementara Bupati Jayawijaya Saat Meresmikan Puskesman Wadangku

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selain itu Sekda sebagai Pejabat sementara Bupati Jayawijaya juga menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir Pemerintah Jayawijaya mendapatkan bantuan pembangunan beberapa Puskesmas, dan di tahun 2024 Jayawijaya mendapatkan 3 Bantuan Pembangunan Puskesmas.

    Pada akhir sambutannya Pejabat sementara Bupati Jayawijaya menjelaskan bahwa Pemda menyayangkan Kesempatan yang  diberikan oleh Pemerintah Pusat dalam bentuk P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang kurang mendapatkan respon oleh masyarakat terbukti dengan kurangnya jumlah pendaftar di dalam program P3K. (IS/AR)

  • Penjabat Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo,S.E.,M.M Bersama Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix V. Wanggai,S.IP.,M.PA Meninjau Pembangunan Rumah Sakit Pratama Kimbim

    Penjabat Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo,S.E.,M.M Bersama Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix V. Wanggai,S.IP.,M.PA Meninjau Pembangunan Rumah Sakit Pratama Kimbim

    Wamena – Penjabat Bupati Jayawjiaya Dr Sumule Tumbo,S.E.,M.M Bersama Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix V. Wanggai,S.IP.,M.PA Meninjau pembangunan Rumah sakit Pratama yang di bangun di Kimbim pada hari sabtu, (20/01/2024).

    Penjabat Bupati Jayawijaya bersama Penjabat Gubernur Papua Pegunungan dan Dandim 1602, saat Berdiskusi dengan Kepla Dinas Kesehatan Jayawijaya dan Direktur RSUD Wamena

    Foto : Imanuel Sawaki

    Penjabat Bupati Jayawijaya dalam sambutannya menyampaikan Kepada Penjabat Gubernur Papua Pegunungan dan Instansi yang datang langsung melihat pembangunan Rumah sakit Pratama Kimbim dan melihat kebutuhan Operasional Rumah sakit Pratama ini.

    Pj. Bupati Jayawijaya juga mengatakan bahwa Pemerintah Jayawijaya akan mengadakan pertemuan dengan DPRD pada hari senin mendatang untuk membahas  Rencana Anggaran Pemerintah Derah.

    “Siapapun yang datang kesini akan memahami bahwa ada kebutuhan dasar yang harus dipenuhi sebagaimana yang disampaikan  Bapak Gubernur tadi adalah tenaga medis, Dokter  dan juga perumahan yang harus kita siapkan agar nyaman” Sambung Penjabat Bupati Jayawijaya  Dr.Sumule Tumbo,S.E.,M.M.

    Penjabat Bupati juga mengatakan bahwa di tahun 2024 ini Pemerintah Daerah akan memperjuangkan alokasi anggaran untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang dibutuhkan.

    “Yang paling penting kita pastikan adalah dukungan anggaran untuk bisa memenuhi kebutuhan ini, sehingga bisa memenuhi standar pelayanan minimum dibidang kesehatan untuk warga kita” Kata Pj. Bupati.

    Penjabat Bupati Jayawijaya bersama Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, saat Memberikan Keterangan di depan RS. Pratama Kimbim

    Foto : Imanuel Sawaki

    Saat ditanya terkait Tenaga Medis, Pj. Bupati Mengatakan bahwa  untuk sementara tenaga medis belum tersedia sehingga akan di kolaborasikan apakah tenaga medis yang tersedia di Kabupaten Jayawijaya akan ada sebagian yang di  alihkan ke rumah sakit Pratama ini, dan sisanya akan di rekrut secara terbuka.

    “Keberpihakan Kepada layanan dasar  Masyarakat ini harus kita wujud nyatakan dalam dukungan alokasi anggaran di APBD 2024 Kabupaten Jayawijaya”, Kata Pj. Bupati Jayawijaya. (IS/AR)

  • Miliki Puskesmas Baru, Warga Muliama Diminta Jaga Fasilitas Kesehatan dan Tenaga Kesehatan

    Miliki Puskesmas Baru, Warga Muliama Diminta Jaga Fasilitas Kesehatan dan Tenaga Kesehatan

    WAMENA – Warga Distrik Muliama kini memiliki layanan kesehatan yang memadai yakni telah dibangunnya Puskesmas Muliama dan telah diresmikan pada Desember 2023 lalu.

    Untuk memulai pelayanan di puskesmas tersebut dilakukan ibadah sebagai ungkapan syukur atas pembangunan puskesmas ini.

    Mewakili Pemerintah Daerah Jayawijaya, Asisten I Sekda Drs.Tinggal Wusono M.AP berharap dengan dibangunnya puskesmas ini dapat membantu masyarakat Muliama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah dan cepat.

    “Saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh warga distrik Muliama, mulai dari Pemerintah Distrik hingga Kampung dan seluruh Masyarakat, atas keberadaan Puskesmas ini. terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada semua pihak, yang sudah turut terlibat hingga Fasilitas Kesehatan ini dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Distrik Muliama,” ungkapnya, Senin (22/01/2024).

    Mewakili Pemerintah Daerah Jayawijaya, Asisten I Sekda Jayawijaya Drs.Tinggal Wusono M.AP saat menghadiri syukuran dimulainya pelayanan di Puskesmas Muliama

    Foto : Brian Windesi

    Mewakili Pemerintah, Drs.Tinggal Wusono M.AP berharap pelayanan di puskesmas ini nantinya dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan mudah dan cepat.

    Menurutnya, kesehatan masyarakat merupakan salah satu prioritas penting yang selalu diperhatikan oleh Pemerintah Daerah, sebab tingkat Kesehatan Masyarakat yang baik tentu akan memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan yang sejahtera, dimana masyarakat yang sehat dapat melakukan berbagai aktivitas dengan baik, sehingga hal ini menjadi salah satu faktor penunjang produktivitas masyarakat.

    Untuk mewujudkan Layanan Kesehatan yang baik kepada Masyarakat, Pemerintah mendirikan Puskesmas yang berperan sebagai layanan kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera, yang memberikan pelayanan kesehatan dasar, menyeluruh, paripurna, dan terpadu bagi seluruh warga yang tinggal di wilayah kerja puskesmas.

    “Hari ini, kita bersyukur karena masyarakat distrik Muliama sudah tidak perlu lagi pergi ke distrik lain atau ke kota dengan mengeluarkan banyak biaya hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan terjangkau, karena layanan puskesmas kini telah hadir di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

    Kembali lagi Drs.Tinggal Wusono M.AP berharap, kehadiran puskesmas dapat benar-benar dimanfaatkan oleh warga Muliama, tidak hanya dimanfaatkan untuk mendapat layanan kesehatan, namun juga diharapkan seluruh warga dapat menjaga keberadaan fasilitas kesehatan, dengan menjaga setiap sarana prasarana yang ada pada puskesmas, menjaga kebersihan lingkungan serta keamanan fasilitasnya dan juga tenaga kesehatan, dengan demikian, sarana serta tenaga kesehatannya, sama-sama dapat memberikan pelayanan yang optimal dan maksimal kepada seluruh warga.

    “Seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Muliama, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang tulus, ikhlas dan maksimal, sehingga masyarakat dapat benar-benar merasakan dampak kehadiran layanan puskesmas, yang dapat mengurangi angka kesakitan serta meningkatkan kesehatan masyarakat,”. (VIN/AR)

  • Bupati Jayawijaya Pastikan Seluruh Masyarakatnya Tercover BPJS

    Bupati Jayawijaya Pastikan Seluruh Masyarakatnya Tercover BPJS

    WAMENA – Guna mengcover Layanan Kesehatan bagi seluruh Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Wamena.

    Penandatanganan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Selasa (21/11/2023) dan dihadiri langsung Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua, SE., M.Si dan Pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Wamena, Dr. Freda Y. Imbiri, MM.

    Pemda Jayawijaya dan BPJS Kesehatan Cabang Wamena lakukan Penandatanganan Rencana Kerja Tahun 2024 terkait Penjaminan Masyarakat Jayawijaya ke dalam program JKN Foto :Vina Rumbewas.

    “Kerjasama ini untuk mengcover masyarakat kita terutama yang kurang mampu untuk dapatkan Pelayanan Kesehatan, yang belum punya BPJS tapi punya KTP maka bisa mendapatkan langsung kartu BPJS dan pelayanan kesehatan,” jelas Bupati Jayawijaya.

    Bupati Jayawijaya juga menambahkan bahwa Pemerintah menekankan kepada BPJS agar dalam proses Pembuatan Kartu agar dapat dilakukan secepatnya dan langsung diaktifkan sehingga Memudahkan Masyarakat Pengguna Layanan.

    “Jadi baik layanan di rumah sakit maupun puskesmas dapat langsung diproses dan terlayani. Link Dukcapil dan BPJS terkoneksi sehingga bisa langsung aktif,” kata Bupati.

    Hampir setiap Tahun Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 9,5 Milyar untuk memberikan Jaminan Kesehatan Gratis kepada Masyarakat Jayawijaya.

    “Kami juga berharap adik-adik kita yang mahasiswa yang ada di luar Wamena, silahkan laporkan ke kita agar dapat didaftarkan ke BPJS sehingga jika Sakit di kota studi maka dapat tertolong,” katanya.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Wamena menyampaikan bahwa penandatanganan Rencana Kerja Tahun 2024 terkait penjaminan masyarakat Jayawijaya ke dalam program JKN sebanyak 19.344 jiwa.

    “Kalau ada masyarakat yang belum tercover, maka per tanggal 1 Januari 2024 tetap bisa dilayani. Kami juga berkomitmen kepada pemda Jayawijaya bahwa pelayanan yang selama ini diterima oleh masyarakat Jayawijaya akan tetap jalan sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah daerah dan jaminan kesehatan ini pun berjalan dengan yang seharusnya,” jelas Freda.

    Lanjutnya, sesuai dengan rencana kerja tidak ada batasan atau pengurangan manfaat maupun peserta, yang mana tahun 2024 tetap berjalan sama seperti yang sudah dilaksanakan di tahun 2023. (VIN/YUS)

  • Bupati Jayawijaya Meresmikan Gedung Baru RSUD Wamena

    Bupati Jayawijaya Meresmikan Gedung Baru RSUD Wamena

    Wamena – Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, M.Si meresmikan Gedung Baru RSUD Wamena yang sudah selesai dibangun dan tepat pada hari senin tanggal 6 november 2023 diresmikan dengan pengguntingan pita. Di Gedung baru tersebut terdapat ruang bersalin, ruang perinatologi, ruang kebidanan dan kandungan, ruang perawatan intensif, dan ruang cssd.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, M.Si membacakan Sambutannya pada saat acara peresmian Gedung Baru RSUD Wamena. Foto : Imanuel Sawaki

    Dalam sambutannya, Bupati Jayawijaya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat Jayawijaya khususnya dalam meningkatkan percepatan dan pemerataan pembangunan di berbagai bidang, terutama di bidang kesehatan. tanpa dukungan dari seluruh masyarakat, maka pembangunan di Jayawijaya tidak akan terlaksana dengan baik.

    Pada kesempatan itu juga, Bupati Jayawijaya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar RSUD wamena yang telah berjuang dan bekerja keras dalam memberikan pelayanan yang terbaik.

    “Saya beharap semoga RSUD wamena yang dalam waktu dekat akan mengikuti survey akreditasi nasional dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan bermutu” ungkapnya.

    Dalam kesempatan itu Bupati mengungkapkan bahwa gedung baru yang dibangun tersebut menggunakan dana alokasi khusus (DAK) APBD tahun 2021 dengan total anggaran sebesar 55 (lima puluh lima) milyar rupiah.

    “Dengan dana sebesar ini, diharapkan keberadaan gedung baru ini dapat menjadi salah satu simbol kemajuan pada dunia kesehatan di daerah ini, seiring dengan komitmen pembangunan kesehatan di Kabupaten Jayawijaya” ungkap Bupati.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, M.Si meresmikan Gedung Baru RSUD Wamena bersama Forkopimda Jayawijaya. Foto : Imanuel Sawaki

    Menurutnya Pemerintah terus berupaya agar jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi lebih singkat dan cepat.

    Di samping itu, dengan keberadaan gedung baru ini, Bupati berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan lagi.

    Selain itu, Bupati Jayawijaya berharap kepada manajemen dan semua staf, agar dapat terus termotivasi dan tetap semangat dalam menjalankan tugas, bekerja secara maksimal, profesional dan bersungguh-sungguh dalam melayani masyarakat. (AgW/AR)

  • Bupati Jayawijaya berharap RSUD Wamena dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik

    Bupati Jayawijaya berharap RSUD Wamena dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik

    Wamena – Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, M.Si berharap pelayanan kesehatan di Kabupaten Jayawijaya dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Hal ini diungkapkannya pada saat peresmian Gedung Baru RSUD Wamena, Senin (6/11/23).

    Bupati Jayawijaya saat mengecek Gedung RSUD Baru. Wamena. Foto : Imanuel Sawaki

    Bupati Jayawijaya mengungkapkan bahwa dengan diadakannya syukuran peresmian Gedung baru RSUD lebih di fokuskan pada pelayanan yang disore hari itu harus segera beroperasi, sehingga pada pengakreditasian pada tanggal 11 November 2023 dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

    Bupati Berpesan kepada seluruh masyarakat Jayawijaya sebagai pengguna layananan di RSUD Wamena, agar senantiasa menjaga dan memelihara sarana prasarana rumah sakit ini dengan sebaik-baiknya, terutama menjaga kebersihan dengan tidak merokok, makan dan meludah pinang di area rumah sakit.

     “Tidak diperbolehkan ada pengunjung yang dibawah pengaruh minuman keras, kerena dapat mengganggu kenyamanan pasien dan petugas, serta merusak sarana prasarana rumah sakit” ungkapnya.

    Selain itu, Bupati juga berharap keterlibatan dan kesadaran dari semua pihak untuk menjaga dan memelihara sarana yang ada, agar dapat terus bermanfaat secara optimal dan berkesinambungan.

    Bupati Jayawijaya didampingi Direktur RSUD dan salah Dokter RSUD saat memasuki ruangan baru di Gedung RSUD Wamena. Foto : Imanuel Sawaki

    “Pengunjung juga harus memperhatikan waktu kunjungan yang sudah diatur dalam tata tertib rumah sakit, yang sering diabaikan oleh pengunjung sehingga sangat mengganggu pasien dan petugas” kata Bupati Jayawijaya.

    Bupati Jayawijaya mengatakan harapan bahwa dengan adanya Gedung baru ini dapat benar-benar menyentuh kepada masyarakat umumnya, secara khusus lebih difokuskan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Jayawijaya. (AgW/AR)

  • Pemkab Jayawijaya mengadakan Jalan Santai Berhadiah

    Pemkab Jayawijaya mengadakan Jalan Santai Berhadiah

    Wamena – Pemerintah Daerah  Kabupaten Jayawijaya mengadakan jalan santai bersama masyarakat. Acara ini diadakan dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78, Sabtu (5/8/23).

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si mengungkapkan bahwa jalan santai yang diadakan ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT RI.

    Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekda Kabupaten Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, MM, ForKopimda dan para Pimpinan OPD serta petinggi lainnya.

    Bupati Jayawijaya bersama para undangan turut hadir memeriahkan Jalan santai berhadiah

    Foto : Agris Wistrijaya

    Untuk jalan santai tersebut terdapat hadiah yang akan diundi, hadiah utamanya adalah tiga sepeda motor, satu sepeda listrik, enam sepeda, kulkas dua pintu, kulkas satu pintu, TV LCD, Kompor Listrik, Dispenser, Mesin Cuci, serta hadiah menarik lainnya.

    Masyarakat kota wamena sangat antusias mengikuti jalan santai bersama, hal ini dapat disaksikan dengan banyaknya jumlah peserta jalan santai yang ikut serta memeriahkan kegiatan yang diadakan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78.

    Antusias masyarakat mengikuti jalan santai berhadiah untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI

    Foto : Agris Wistrijaya

    Jalan santai yang di ikuti masyarakat dibuka oleh Bupati Jayawijaya, start dimulai dari depan Menara Salib menuju jalan Yos sudarso, belok kiri ke jalan Trikora dan belok ke jalan Patimura dan kemudian belok menuju jalan Ahmad Yani dan belok kanan ke Jalan Irian atas dan belok kiri ke Jalan Sudirman sebagai tempat pembagian kupon berhadiah oleh panitia dan kembali finish ke depan menara salib. (AW/AR)

  • Pemda Jayawijaya dan BPJS akan Lakukan Evaluasi Layanan Faskes

    Pemda Jayawijaya dan BPJS akan Lakukan Evaluasi Layanan Faskes

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama BPJS Kesehatan akan melakukan evaluasi tehadap layanan Fasilitas Kesehatan (Faskes).

    Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya penumpukan pasien di RSUD Wamena.

    “Kami (Pemerintah) sudah sepakat dengan BPJS akan lakukan evaluasi terhadap faskes agar layanan bisa dimaksimalkan,” ungkap Asisten I Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono,M.AP, Kamis (21/06/2023).

    Forum Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan Utama Kabupaten Jayawijaya Bersama BPJS

    Foto : Vina Rumbewas

    Sehingga, dana kapitasi yang diterima seiring dengan pertanggungjawaban pelayanan yang dikerjakan ditingkat faskes.

    “Terkait dengan penumpukan di RS ada banyak faskes yang tidak melakukan pelayanan secara maksimal, mungkin ada banyak hal yang menjadi hambatan mereka,” ungkapnya.

    Namun menurut Drs. Tinggal Wusono,M.AP, tidak ada alasan karena  kapitasi diberikan setiap bulan oleh BPJS.

    Sehingga harapan Pemda puskesmas bisa melakukan pelayanan secara maksimal dan rujukan juga dilakukan secara berjenjang.

    Pada kesempatan yang sama, Dr. Freda Imbiri, MM mengatakan bahwa terkait dengan penggunaan dana kapitasi, kebutuhan obat yang menjadi permasalahan akan menjadi perhatian BPJS.

    “Tidak hanya BPJS Kesehatan tetapi pihak fasilitas kesehatan sama-sama mencari solusi, sehingga tidak menjadi beban kepada masyarakat atau peserta JKN untuk bisa membeli obat secara pribadi, karena secara sistem itu tercover dalam program JKN atau pembiayaan dari BPJS Kesehatan,” jelasnya.

    BPJS juga akan melakukan rekonsiliasi data karena hal tersebut telah menjadi komitmen dan kewajiban BPJS untuk bisa menyamakan data dengan Dukcapil, DPMK, dan Dinas Sosial. Sehinga nantinya data yang terdaftar di BPJS merupakan data sesuai NIK dan real. (VIN/AR)

  • Penetapan KLB, Bupati Jayawijaya turun Distrik Gencarkan Imunisasi Campak

    Penetapan KLB, Bupati Jayawijaya turun Distrik Gencarkan Imunisasi Campak

    Wamena – Kasus Campak di Kabupaten Jayawijaya semakin meningkat, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menetapkan Kasus Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Jayawijaya. Hal ini disampaikan oleh Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si saat memberikan imunisasi Massal di Kantor Distrik Wesaput , Jumat (16/6/23).

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si saat memberikan Imunisasi massal di Distrik Wesaput

    Foto : Imanuel Sawaki

    Sebelum melakukan imunisasi Campak, Bupati Jayawijaya terlebih dahulu menjelaskan tentang kasus campak yang sedang terjadi di Kabupaten Jayawijaya, dimana kasus campak yang sudah terkonfirmasi ada 9 Orang Positif Campak dari 144 suspek yang sudah dikirim ke laboratorium di Surabaya dan masih menunggu hasil suspek lainnya.

    Untuk itu Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dengan gencar melakukan pencegahan dan penanggulangan Campak dengan cara turun Distrik melakukan Imusisasi massal yang dilakukan mulai dari hari jumat tanggal 16 Juni 2023 sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat oleh Tim Pencegahan dan penanggulangan Kasus campak.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Jayawijaya menyampaikan bahwa masyarakat atau Bapak dan Ibu yang memiliki anak untuk tidak terlambat memberikan imunisasi campak kepada anak-anaknya, agar anak-anak tidak terkena penyakit yang sedang merajalela di Kabupaten Jayawijaya.

    Suasana antusias masyarakat di distrik wesaput saat mengikuti Imunisasi campak

    Foto : Imanuel Sawaki

    Imunisasi campak secara massal di distrik wamena kota

    Foto : Imanuel Sawaki

    Bupati memberikan Apresiasi kepada Bapak/Ibu orang tua yang dengan antusias datang mengantarkan anaknya untuk diberikan imunisasi Campak dan vitamin.

    Menurut Bupati untuk anak-anak yang sudah pernah di berikan imunisasi campak harus mengulang kembali untuk diberikan imunisasi campak, karena status campak di Jayawijaya ini merupakan KLB yang mana wabah ini harus segera di cegah agar tidak menyebar luas.

    Selain di Distrik Wesaput, Bupati Jayawijaya juga mengunjungi imunisasi massal yang dilakukan di 4 titik di wamena kota antara lain Kantor Kampung Wouma, Pasar putikelek, pasar sinakma, dan Kantor Distrik Wamena kota. (AW/AR)

  • 9 Kasus Campak ditemukan di Kabupaten Jayawijaya

    9 Kasus Campak ditemukan di Kabupaten Jayawijaya

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dengan tanggap melakukan penanganan Kasus Campak di Kabupaten Jayawijaya. Kepala Dinas Kesehatan mengungkapkan bahwa hal ini dikarenakan adanya laporan penemuan kasus terindikasi 9 Postif dari 144 Suspek yang telah dikirim ke Laboratorium Surabaya dan sisanya sementara menunggu status indikasi, Selasa (13/6/2023).

    Kepala Dinas Kesehatan dr. Willy Mambieuw menjelaskan tentang kasus campak yang semakin meningkat di Kabupaten Jayawijaya

    Foto : Imanuel Sawaki

    Menurut Kepala Dinas Kesehatan dr. Willy Mambieuw, kasus ini mulai meningkat sejak bulan Mei 2023 dengan kasus pertama ada 3 suspek dan berkembang sampai dengan saat ini yang sudah ditemukan 144 suspek.

    dr. Willy Mambieuw juga menyampaikan bahwa gejala yang timbul dari kasus Campak ini adalah bintik-bintik merah, batuk, flu, demam, lemas dan nafsu makan berkurang.

    “Penyakit ini menular, jika salah satu sudah terkonfirmasi positif maka Potensi secara endemik dapat menyebar ke 9 atau 10 orang disekitarnya”, ungkap dr. Willy Mambieuw.

    “Kasus campak yang terjadi paling banyak tersebar di Distrik Wamena kota, tetapi kami tetap imbangi di 14 Distrik untuk dilakukan imunisasi Campak agar tidak menyebar ke Distrik-Distrik lainnya”, ungkap dr. Willy Mambieuw.

    Langkah teknis yang dilakukan pemerintah dimulai dari pertemuan oleh Tim dinas Kesehatan dengan memberikan instruksi-instruksi untuk memberikan pelayanan dan penyuluhan di setiap Distrik.

    Solusi dari kasus campak ini adalah dilakukan imunisasi campak kepada anak-anak 9 bulan – 12 tahun dan juga memberikan vitamin agar daya tahan tubuh anak kuat, selain itu memberikan makanan yang bergizi kepada anak. (AW/AR)