Category: Lintas SKPD

  • Pimpin Apel Pasca Libur Panjang, Wabup Jayawijaya Soroti Disiplin ASN

    Pimpin Apel Pasca Libur Panjang, Wabup Jayawijaya Soroti Disiplin ASN

    WAMENA – Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, memimpin apel pagi yang berlangsung di halaman kantor Bupati Jayawijaya, Senin (30/03/2026).

    Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, saat memimpin apel pagi yang berlangsung di halaman kantor Bupati Jayawijaya, Senin (30/3/2026)

    Foto : Istimewa

    Apel perdana pasca libur panjang lebaran ini sekaligus untuk mengecek tingkat kehadiran ASN di lingkungan di pemda Jayawijaya.

    Saat beri arahan, Wabup Ronny Elopere, menyoroti kedisiplinan ASN, dimana menurutnya hal ini selalu ditekankan disetiap arahan apel namun belum banyak perubahan.

    “Kedisiplinan ASN ini sering disampaikan diapel tetapi begitu-begitu terus, tidak berkembang. Jadi saya minta kepada para pimpinan OPD mohon bertanggungjawab langsung, harus tegas. Sebagian besar ASN hari ini tidak hadir,” ungkapnya.

    Ia mengingatkan para ASN di lingkungan pemda Jayawijaya agar bekerja dengan sungguh-sungguh, karena setiap ASN digaji oleh negara sehingga wajib melayani dan menyelesaikan tugas yang diemban.

    “Saya sering lihat beberapa pimpinan OPD berangkat tanpa ijin, sehingga mungkin bawahannya juga sama keluar-masuk seenaknya saja. Jadi para pimpinan OPD tolong monitor bawahan,” tegasnya. (Vina Rumbewas/ Martina Matuan)

  • Pemda Jayawijaya Pastikan PKM Tetap Buka Selama Libur Nyepi dan Lebaran

    Pemda Jayawijaya Pastikan PKM Tetap Buka Selama Libur Nyepi dan Lebaran

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memastikan Puskemas yang ada di daerah pinggiran ataupun di wilayah kota Wamena akan tetapi membuka pelayanan selama libur hari raya Nyepi dan Labaran 1447 Hijriah.

    Hal ini diungkapkan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Esau Rudianto Aibesa. Menurutnya, Ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan selama libur panjang.

    “Puskesmas yang ada di pinggiran kota maupun yang ada di dalam kota dan di rumah sakit selama libur Lebaran kami pastikan ada petugas medis yang standby,” katanya kepada media, Rabu (18/03/2026).

    Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Esau Rudianto Aibesa

    Foto : Vina Rumbewas

    Menurutnya, ini untuk mempermudah pelayanan pasien terutama pasien yang perlu dirujuk atau mendapatkan pengobatan lanjut.

    Masyarakat Jayawijaya juga diminta menghubungi 119 jika sakit dan hendak dirujuk. Sementara untuk pelayanan dasar atau sakit biasa dapat terlayani di puskesmas terdekat.

    “Jadi selama libur lebaran kami harapkan untuk puskesmas-puskesmas yang ada di dalam dan pinggiran kota untuk tetap standby, selama libur lebaran kalau ada pasien boleh melayani dan kalau pasien perlu rujukan maka bisa merujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

    Pemda Jayawijaya telah menyiapkan dua unit ambulance yang akan digunakan untuk menjemput dan mengantar pasien rujuk, khusus bagi puskesmas yang tidak miliki ambulance. (Vina Rumbewas/ Martina Matuan)

  • Pemkab Jayawijaya Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Penyusunan RKPD tahun 2027

    Pemkab Jayawijaya Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Penyusunan RKPD tahun 2027

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) melakukan Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menjadi rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 yang melibatkan OPD dan Instansi Non OPD yang ada di Wilayah Itu Wio I Kantor Bupati Jayawijaya.

    Plt Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP Menyatakan Konsultasi publik dan forum perangkat daerah dalam rangka merencanakan pembangunan yang berkelanjutan. Ia berharap agar melalui forum ini, seluruh perangkat daerah dapat menyelaraskan program dan kegiatan yang akan direncanakan, sehingga tercipta sinergi dan keterpaduan antar sektor pembangunan.

    Forum Konsultasi Publik (FKP) dibuka oleh Plt. Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP di Sasana Wio Lantai 1 Kantor Bupati Jayawijaya.

    Foto : Agris (Kominfo)

    “RKPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode satu tahun, yang memuat arah kebijakan pembangunan daerah, prioritas pembangunan daerah, serta rencana program dan dalam melaksanakan program pembangunan.”ungkapnya Senin (16/3) di Wamena.

    Ia juga mengaku berdasarkan peraturan menteri dalam negeri nomor 86 tahun 2017, dijelaskan bahwa konsultasi publik dan forum gabungan lintas perangkat daerah merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan RKPD, yang dilaksanakan oleh badan perencanaan pembangunan riset dan inovasi daerah kabupaten jayawijaya, dengan melibatkan seluruh perangkat daerah.

    “Kita juga perlu memastikan bahwa arah pembangunan daerah tetap selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi, serta mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah.”kata Tinggal Wusono.

    Plt Sekda Jayawijaya mengharapkan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Jayawijaya dapat berjalan secara efektif, efisien, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat sehingga partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan.

    “Pasrisipasi ini perlu dilakukan dalam perencanaan pembangunan yang disusun agar benar-benar mampu menjawab permasalahan dan kebutuhan masyarakat di wilayah ini.”ujar Asisten I Setda Kabupaten Jayawijaya.

    Ditempat yang sama Kepala Plt Kepala Bapperinda Kabupaten Jayawijaya Ludya E Logo, S.STP , M, Si menyatakan Forum konsultasi publik ini merupakan tahapan dalam perencanaan, artinya sebelum melakukan forum ini, sudah diawali dengan musrembang di tingkat distrik dan jemputan pokok pikiran dewan yang ada dalam aplikasi SIPD.

    “Setelah melakukan penginputan, aspirasi itu akan ditarik oleh teman -teman di bidang perencanaan Bapperinda untuk dilakukan mapping (pemetaan) untuk diberikan kepada Pimpinan OPD sesuai dengan usulan dari distrik dan pokok pikiran dewan,”jelasnya.

    Ia mencontohkan kalau dalam hasil Musrembang tingkat distrik dan Pokir dewan itu tentang pembangunan jalan, maka dari pemerncanaan akan menyerahkan itu ke Dinas PU, kalau kalau berkaitan dengan Pendidikan ke Dinas Pendidikan artinya semua sesuai dengan OPD yang ada di lingkungan pemkab Jayawijaya dengan lokus yang lengkap.

    “Sesudah itu barulah akan dilanjutkan ke Forum OPD, dimana nantinya OPD akan memaparkan hasil mapping musrembang distrik dan pokir dewan dan didengar langsung oleh kepala distrik dan Anggota DPRK Jayawijaya, apabila semua itu sudah di asistensi barulah akan dirapatkan ditingkat TAPD,” kata Ludya Logo

    Setelah ranual ini dilakukan akan dilakukan penginputan oleh OPD, setelah itu barulah Bapperinda bisa maju ke tahaoan musrembang, ditahapan itu sudah dapam rancangan perpanjangan RKPD, sehingga ada masa persiapan yang sudah dilakui sejak Januari, Februari, tahapan rancanangan awal ini, dan masuk dalam rancanagan RKPD. (Deny/Martina)

  • Rapat Koordinasi Admin Pedasi sebagai Pengelola akun E-Walidata SIPD RI Kabupaten Jayawijaya Tahun 2026

    Rapat Koordinasi Admin Pedasi sebagai Pengelola akun E-Walidata SIPD RI Kabupaten Jayawijaya Tahun 2026

    Wamena – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Jayawijaya mengadakan Rapat Koordinasi Admin Pedasi sebagai Pengelola akun E-Walidata SIPD RI Tahun 2026 di ruang rapat Dinas Kominfo, Jumat 13 Maret 2026.

    Plt. Kadis Diskominfo Imanuel Herman Medlama, S.STP mengatakan bahwa Dinas Kominfo melaksanakan Rapat Koordinasi bersama Admin Pedasi Kabupaten Jayawijaya dalam rangka proses Pengelola akun E-Walidata SIPD RI Tahun 2026.

    Rapat Koordinasi Admin Pedasi sebagai Pengelola akun E-Walidata SIPD RI Tahun 2026 di ruang rapat Dinas Kominfo.

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Terkait dengan Forum satu data Indonesia, untuk Pemda Kabupaten Jayawijaya bisa dilaksanakan sejak awal, maka Harapan kami penguatan untuk admin sistem E-Walidata SIPD RI di tahun 2026 ini bisa dapat bekerja lebih baik lagi dengan memperhatikan beberapa kendala di tahun lalu yang kurang optimal karena admin yang bertugas tidak tuntas dalam melakukan penginputan, sehingga tahun ini kami coba kordinasi dengan Kasubbag Program sebagai admin Pedasi, “ungkapnya.

    Menurutnya, Pertemuan awal sudah dilakukan dengan seluruh pimpinan OPD dan 40 Kepala Distrik pada hari senin dan selasa kemarin yang diharapkan peranan sebagai pimpinan perangkat daerah tidak terputus dan dapat memastikan bahwa setiap data yang ada, baik itu yang mulai dari tahapan perencanaan sampai dengan pelaporan nantinya, dipastikan dapat terinput sesuai dengan ketentuan mekanisme yang ada.

    Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Jayawijaya Imanuel Herman Medlama, S.STP saat memberikan tanggapan terkait Rapat Koordinasi Admin Pedasi

    Foto : Agris Wistrijaya

    Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfo Ibu Farida E. Fautngilyanan, S.Si mengatakan pertemuan ini sebagai pengarahan umum dan pengarahan teknis terkait dengan persiapan ke tahap pengumpulan data.

    “Kami tetapkan sebagai admin pedasi yakni Kasubag program yang mengelola E-Walidata SIPD RI di setiap OPD Kabupaten Jayawijaya, beberapa OPD kami ganti adminnya, kami alihkan ke Kasubag program karena pengalaman tahun lalu banyak data-data itu terhambat,”ucapnya.

    Menurutnya pergantian admin dilakukan karena antara admin dengan Kasubag Program dan semua bagian di OPD tersebut sulit berkoordinasi sehingga menghambat jalannya pengumpulan data, maka tahun ini di tetapkan Kasubag program sebagai pengelola data di setiap OPD sebagai admin pengelola akun E-Walidata SIPD RI.

    Farida E. Fautngilyanan juga menjelaskan bahwa Admin pedasi  merupakan walidata pendukung yang akan membantu walidata yaitu Dinas Kominfo dalam menyediakan data statistik Sektoral Daerah, yang mana tugas admin ini adalah merekap semua data dari produsen data dari semua bidang yang ada di dalam produsen data itu selaku walidata pendukung merekap dan akan menginput ke dalam aplikasi.

    “Ada pun walidata pendukung ini merupakan Admin Pengelola Data Statistik Sektoral yang berasal dari semua perangkat daerah tanpa terkecuali, dengan diperkuat dengan ketetapan Keputusan Bupati sebagai dasar untuk tugas mereka sebagai Admin Pedasi Pengelola Akun E-walidata SIPD RI,” bebernya.

    Ia juga menambahkan bahwa tugas utama Admin Pedasi ini yaitu menyediakan data dari semua bidang yang ada di produsen data, kemudian menginput ke dalam aplikasi e-Walidata SIPD RI.

    Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfo Ibu Farida E. Fautngilyanan, S.Si saat menjelaskan Rapat Koordinasi Admin Pedasi sebagai Pengelola akun E-Walidata SIPD RI Tahun 2026

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Data-data yang ter-input tentunya diharapkan data yang sebenarnya, sehingga data akurat itu nantinya akan terintegrasi ke bagian tahap perencanaan di BAPEDA, Bila mana mereka tidak melakukan penginputan data atau menginput data hanya sebagian saja, secara otomatis ketika mereka melakukan penginputan di bagian perencanaan di BAPEDA, akan ada warning bahwa mereka belum melakukan penginputan E-Walidata atau data E-Walidatanya belum dipublish, sehingga secara otomatis tidak bisa dilakukan,”tegasnya.

    Lanjut kata Kabid Statistik “terkait jadwal penginputannya, tahap perencanaan kita sudah lalui, yaitu jadwal tahap perencanaan kemarin kita jadwalkan tanggal 9 Maret sampai 11 Maret, kemudian kita buka tahap pengumpulan data, yaitu tanggal 12 Maret sampai tanggal 31 Maret. Ada pun mereka yang sudah menginput, tentu mereka harus melakukan pemeriksaan ulang kembali, karena pada hasil progres penginputan tahun lalu, yaitu kebanyakan data yang terisi per 8 Maret – 8 Desember 2025 kebanyakan data dengan angka 0, sehingga hal tersebut nanti akan direview ulang oleh para admin Pedasi” tutupnya. (Agris/Martina)

  • Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Gelar Forum Satu Data : Harap Penyajian Data Akurat dan Tepat Waktu

    Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Gelar Forum Satu Data : Harap Penyajian Data Akurat dan Tepat Waktu

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian yang berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya melakukan kegiatan Forum Satu Data yang dilaksanakan di ruang Rapat Sekda Jayawijaya, Senin 9 Maret 2026.

    Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan OPD beserta Kasubag Program selaku admin Pedasi dan pengelola E-Walidata SIPD dan dipimpin langsung oleh Plt. Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP dan di damping oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo Imanuel H. Medlama, S.STP serta Narasumber dari Kepala BPS Arther Ludwig Purmiasa, SP.

    Forum Satu Data Indonesia yang di gelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya di ruang Rapat Sekda Jayawijaya, dihadiri seluruh pimpinan Perangkat Daerah.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Tujuan kegiatan ini yakni untuk menyelaraskan persepsi dan pemahaman tentang Satu Data Indonesia Tingkat Daerah dan Pemanfaatan Data Sektoral untuk Perencanaan Pembangunan Daerah serta menyepakati Data Statistik Sektoral Daerah yang akan diinput ke dalam E-Walidata SIPD RI.

    Plt. Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP mengatakan bahwa dengan adanya forum satu data Indonesia ini, seluruh Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Jayawijaya mendapatkan pencerahan terkait data-data sektoral yang ada di Pemerintah Daerah dan meminta seluruh OPD dapat memberikan data-datanya sesuai dengan yang diminta oleh Bidang Statistik Dinas Kominfo.

    “Kami minta agar seluruh OPD dapat melakukan penyampaian data sesuai dengan bidang urusannya agar nantinya saat melakukan penginputan Data melalui E-Walidata SIPD, data tersebut dapat di akses oleh Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pemerintah Pusat serta Lembaga terkait,”ucapnya.

    Harapan Pemkab Jayawijaya dengan adanya Forum Satu Data ini, nantinya kasubag program yang bertanggung jawab terhadap data tersebut, sebelum dipublikasikan terlebih dahulu dapat dipahami dan diolah dengan baik, sehingga dapat menyuplai data secara baik.

    “Kami harap seluruh pimpinan OPD bertanggung jawab penuh sesuai dengan urusannya dan diharapkan juga secara tepat waktu  menyajikan Data yang memadai, karena data tersebut akan menjadi basic data dalam sesi kebijakan baik dari Daerah, Provinsi maupun Pusat,” ujarnya.

    Plt. Sekda juga harap agar seluruh OPD dapat menyediakan data-data sektoral sesuai dengan kebutuhan perencanaan Pembangunan daerah sesuai dengan kesepakatan bersama dalam Tim Forum Satu Data Kabupaten Jayawijaya.

    Disamping itu, Kepala Badan Pusat Statistik Arther Ludwig Purmiasa, SP mengatakan bahwa dengan adanya Forum Satu Data ini sangat penting untuk  melakukan pembinaan statistik sektoral di setiap wilayah untuk mendapatkan satu data Indonesia.

    “Jadi diseluruh Indonesia melaksanakan hal yang sama dengan tujuan untuk menghasilkan  data disetiap wilayah baik ditingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota mendapatkan satu data yang akurat, demikan juga dengan Kabupaten Jayawijaya dalam pelaksanaan forum satu data ini penting untuk menyampaikan laporan pada sistem E-Walidata SIPD, jika nantinya ada evaluasi maka Datanya bisa sama antara BPS dan Pemkab Jayawijaya,’ujarnya.

    Penginputan aplikasi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kinerja dari seluruh perangkat Daerah yang mana dibutuhkan hasil dan data-data yang dibutuhkan sesuai dengan bidang urusan masing-masing perangkat daerah.

    Selain itu, Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya Imanuel H. Medlama mengatakan kegiatan Forum satu data ini di harapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya data sectoral serta komitmen untuk menyediakan data sektoral yang akurat dan tepat waktu sehingga mendapatkan data yang berkualitas dan dapat meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan data di masing-masing OPD. (Agris Wistrijaya/ Martina Matuan)

  • Tanggapan BKD atas Pemberian SK Pelaksana Tugas pada beberapa OPD, Distrik dan Kelurahan di Pemkab Jayawijaya

    Tanggapan BKD atas Pemberian SK Pelaksana Tugas pada beberapa OPD, Distrik dan Kelurahan di Pemkab Jayawijaya

    Wamena – Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pius Wetipo saat di temui dikantor BKDPSDM menanggapi terakait Pemberian SK Pelaksana Tugas yang diberikan oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H Kepada beberapa Pimpinan Eselon II dan III Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Kantor Bupati Jayawijaya pada hari Rabu, 11 Februari 2026.

    Pemberian SK Pelaksana Tugas Oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murip Dan Didampingi Oleh Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere Di Ruang Kerja Bupati.

    Foto : Istimewa

    Kepala BKDPSDM Kabupaten Jayawijaya mengatakan bahwa ada 7 Pimpinan Eselon II, 2 Orang Eselon III, dan 1 Orang Eselon IV yang mendapatkan SK Pelaksana Tugas, dimana Pemberian SK. Plt. ini merupakan Rotasi Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

    Berikut daftar Pemberian SK Pelaksanan Tugas Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, antara lain :

    1. Drs. Tinggal Wusono, M. AP menjabat sebagai Plt. Sekertaris Daerah Kabupaten Jayawijaya.

    2. Petrus Mahuse, AP., M.Si menjabat sebagai  Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

    3. Lekius Yikwa, S.Pd., M.Si menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag).

    4. Liberius Mabel, S.Sos menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja.

    5. Esau Rudianto Aibesa menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Kesehatan.

    6. Ludya Eruleka Logo, S.STP., M.Si menjabat sebagai Plt. Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERINDA).

    7. Isak Huby, S.Sos., M.M menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMP dan PTSP).

    Sedangkan untuk Eselon III, Plt. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) dijabat oleh Wahyudi dari Provinsi dan untuk Plt. Kepala Distrik Popukoba dijabat oleh Rasman Wamu dan untuk Pejabat Eselon IV yakni Geri Tenouye menjabat sebagai Plt. Kelurahan Wamena Kota.

    Plt. Kepala BKDPSDM Pius Wetipo saat memberikan tanggapan terkait pemberian SK Pelaksana Tugas.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Plt. Kepala BKDPSDM Pius Wetipo mengatakan bahwa pergantian Kepala OPD sudah sesuai dengan arahan Pimpinan Daerah yang diperuntukan untuk kemajuan Kabupaten Jayawijaya.

    “Bupati Jayawijaya menginginkan agar Pergantian atau Rotasi Pimpinan dapat memberikan semangat dan motivasi kerja kepada penjabat yang baru menerima SK Pelaksana Tugas, dan diharapkan mereka harus menunjukkan kinerja demi kemajuan daerah” ungkapnya.

    Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa Bupati memberikan pesan agar Para Kepala OPD dapat memajukan OPDnya untuk menghasilkan PAD bagi Daerah dan memaksimalkan semua daya dan potensi yang ada di OPD masing-masing. (Agris Wistrijaya/ Martina Matuan)

  • Rakornas Jadi Momen Penting Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat Dan Daerah

    Rakornas Jadi Momen Penting Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat Dan Daerah

    BOGOR – Bupati  Jayawijaya, Atenius Murip dan Wakil Bupati Ronny Elopere, hadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, yang diselenggarakan pada Senin (2/2/2026), di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.

    Bupati  Jayawijaya, Atenius Murip dan Wakil Bupati Ronny Elopere, hadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, yang diselenggarakan pada Senin (2/2/2026), di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.

    Foto : Istimewa

    Rakornas yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” ini dihadiri oleh 4.453 peserta, yang terdiri dari menteri dan pimpinan lembaga, gubernur beserta Forkopimda, serta bupati dan wali kota bersama Forkopimda dari seluruh Indonesia.

    Kehadiran Bupati Jayawijaya dalam forum nasional ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam mendukung dan menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan program prioritas pemerintah pusat.

    Dalam wawancara, Bupati Atenius Murip, menyampaikan bahwa Rakornas ini sangat strategis sebagai wadah penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

    “Rakornas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pelaksanaan program-program prioritas Presiden. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya siap mendukung dan mengimplementasikan kebijakan nasional agar dapat berjalan selaras dengan kebutuhan dan kondisi daerah,” ungkap Bupati.

    Lanjut Bupati Jayawijaya, melalui forum ini, pemerintah daerah dapat memperoleh arahan yang jelas terkait kebijakan strategis nasional, sekaligus menjembatani berbagai tantangan dalam pelaksanaan pembangunan di daerah, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.

    “Harapan kami, hasil Rakornas ini dapat ditindaklanjuti secara konkret di daerah, sehingga program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta dapat mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.

    Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini diharapkan mampu mendorong percepatan implementasi program prioritas nasional melalui penguatan sinergi lintas sektor, peningkatan koordinasi, serta penyelarasan kebijakan pusat dan daerah demi terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Vina Rumbewas/Martina Matuan)

  • Majalah 100 Hari Kerja Bupati & Wakil Bupati Jayawijaya Telah Terdistribusi

    Majalah 100 Hari Kerja Bupati & Wakil Bupati Jayawijaya Telah Terdistribusi

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, melalui Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya, Imanuel Herman Medlama, S.STP sebagai Plt. Kepala Dinas Kominfo bersama dengan TIM mendistribusikan Majalah 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawjaya ke Organisasi Perangkat Daerah yang berada dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya dan beberapa pihak yaitu kepada Kantor Cabang Mandiri Wamena, PT. Bank Nasional Indonesia (BNI) Wamena, PT. Bank Papua Wamena, PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) kemudian ke Maskapai Trigana Air dan Maskapai Wings Air pada Kamis, 29 Januari 2026 mulai pukul 10.34 WIT sampai selesai. (29/01/26).

    Tim Kominfo Kabupaten Jayawijaya mendistribusikan Majalah 100 Hari Kerja Bupati & Wakil Bupati Jayawijaya kepada Kantor Cabang Mandiri Wamena

    Foto : Brian Windesi

    Pertemuan bersama dengan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Wamena, Sheldon Herbet Sendoh selaku Kepala Kantor Cabang Bank Mandiri Wamena menyampaikan bahwa “terkait dengan 100 Hari Kerja Pak Bupati & Pak Wakil Bupati, kami sangat bertrimakasih banyak karena sangat didukung sekali dengan kinerja – kinerja yang sudah dilakukan oleh Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati terutama yang kami rasakan itu terkait penyaluran dana desa dimana jika sebelum-sebelumnya itu kami di pihak perbankan rasa kurang nyaman pada saat penyaluran dana desa itu tetapi tahun kemarin tahap 1 dan tahap 2 boleh berjalan dengan lancar dimana komunikasi antar pemerintah daerah dan juga kami di pihak Bank bisa berjalan dengan baik. Semoga Pak Bupati & Pak Wakil Bupati bisa seterusnya bisa lebih baik lagi membangun Kabupaten Jayawijaya kedepannya” Ungkap Kepala Cabang Bank Mandiri Wamena.

    Tim Kominfo Jayawijaya mendistribusikan Majalah 100 Hari Kerja Bupati & Wakil Bupati Jayawijaya kepada Maskapai TRIGANA AIR

    Foto : Brian Windesi

    Lanjut dalam pembagian majalah 100 Hari kerja Bupati & Wakil Bupati Jayawijaya, Tim Kominfo Jayawijaya melakukan kunjungan ke Maskapai Trigana Air & Wings Air di Lokasi Bandara Udara Wamena, dalam wawancara bersama dengan Pimpinan Trigana Air Wamena, Pak Maikel Biduri mengungkapkan bahwa “Pada Prinsipnya kami PT. Trigana dan Managemen Pusat ataupun Papua pasti mendukung dan membantu mengsosialisasikan Program Pemerintah Daerah atau Program Bupati yang bisa kita lakukan, seperti hari ini kami bisa membantu mempromosikan Program Pemerintah dalam bentuk menempatkan Buku yang dibuat oleh Pemerintah Daerah akan kita tempatkan di Pesawat kita”.

    Tim Kominfo Jayawijaya mendistribusikan Majalah 100 Hari Kerja Bupati & Wakil Bupati Jayawijaya kepada Maskapai WINGS AIR

    Foto : Brian Windesi

    Lanjut Beliau “Semoga masyarakat yang mengikuti pesawat Trigana bisa membaca buku ini sehingga mempunyai Gambaran tentang Program Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya”. Tutup beliau dengan harapan yang diberikan dalam wawancara dengan Media Pemda Jayawijaya. (29/01/26). (Brian Windesi/ Martina Matuan)

     

  • Bupati Jayawijaya Tinjau Perkembangan Media Center di Dinas Kominfo

    Bupati Jayawijaya Tinjau Perkembangan Media Center di Dinas Kominfo

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, H.H., M.H. melakukan kunjungan kerja ke kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Jayawijaya untuk memonitor langsung kondisi dan kesiapan Room Media Center sebagai pusat informasi dan pelayaan komunikasi pemerintah daerah.

    Bupati Jayawijaya  meninjau Media Center dan Command Center Diskominfo, Jayawijaya, Selasa(21/1).

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau fasilitas yang tersedia di Media Center serta melihat langsung aktivitas kerja tim kominfo dalam mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat. Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah terhadap penguatan sistem komunikasi dan publikasi di Kabupaten Jayawijaya.

    Bupati Jayawijaya juga berdiskusi singkat dengan jajaran kominfo terkait pemanfaatan Media Center sebagai sarana dokumentasi, peliputan kegiatan pemerintah, serta penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan transparan kepada publik.

    Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya, Imanuel H. Medlama, S.STP, mengatakan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan master plan lima tahun kedepan melalui program Jayawijaya Smart City.

    “Saat ini kami sedang mempersiapkan master plan lima tahun kedepan, yaitu Jayawijaya Smart City. Command Center merupakan salah satu ruang strategis untuk menyiapkan data-data pelayanan umum, seperti kesehatan, pendidikan, dan kependudukan yang bersifat publik. Harapannya seluruh data dapat terintegrasi langsung ke otoritas pimpinan, sehingga dalam pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara terukur,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pengembangan Command Center diharapkan mampu menjadi pusat kendali data daerah yang mendukung pelayanan publik secara cepat, tepat, dan akurat.

    Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap Media Center dan Command Center dapat semakin optimal sebagai sarana komunikasi publik serta pengambilan keputusan berbasis data demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (FE/MM)

  • RAP Penyesuaian Dana Otsus Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2026

    RAP Penyesuaian Dana Otsus Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2026

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Bappeda melakukan Forum Grup Discussion membahas RAP Penyesuaian Dana Otsus (1% dan 1,25%) Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Setda, Rabu (07 Januari 2026).

    Rapat yang dilakukan melalui Zoom Meeting dimulai jam 9.30 yang dihadiri oleh Pimpinan OPD pengampu Dana Otsus dan tiap OPD dievaluasi sesuai hasil penilaian RAP.

    Kabid Fispra Bappeda Jayawijaya Elieser Tabuni saat ditemui mengatakan bahwa kegiatan ini difasilitasi oleh Evaluator dari Bappeda Provinsi Papua Pegunungan dalam mengevaluasi RAP Otsus Tahun 2026.

    Evaluasi RAP Penyesuaian Dana Otsus Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2026

    Foto : Bappeda Jayawijaya

    Menurutnya ada beberapa catatan penting yang perlu perbaikan dalam Perencanaan Anggaran dan Program Otsus, diantaranya  belanja operasional kantor seperti Makan minum Rapat dan ATK harus di sesuaikan presentase atau Rasionalisasi yang sudah di tentukan.

    “RAP yang disusun ini harus di rasionaliasikan serta untuk beberapa Belanja Kegiatan yang seharusnya tidak menggunakan Dana otsus termasuk pembayaran Honorium ASN yang pada dasarnya tidak bisa dimasukkan kedalam kegiatan tersebut,”ujarnya.

    Untuk itu, menurutnya Tim Evaluator dari Provinsi melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah Pemkab Jayawijaya Laksanakan pada Tahun 2025 dan akan diperbaiki di tahun 2026 ini.

    “Dari 26 OPD Pengampu Otsus ada beberapa OPD yang tidak hadir mengikuti Evaluasi ini, padahal kami telah memberikan undangan, dan kmi minta untuk beberapa OPD yang tidak hadir bisa proaktif untuk menyesuaikan perbaikan RAP Dana Otsus,”katanya.

    Menurut Kabid Fispra, jika satu OPD tidak melakukan perbaikan sesuai dengan catatan dari Tim Evaluator Provinsi akan berdampak pada Penetapan APBD Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2026.

    “Untuk itu kami harap dari 26 OPD ini dapat proaktif untuk memperbaiki catatan dari Tim evaluator Bappeda provinsi dan senantiasa melaksanakan dengan sepenuh hati melayani Masyarakat sehingga Dana otsus ini bisa tereliasasikan  dengan baik dan dirasakan oleh Masyarakat Kabupaten Jayawijaya,” tuturnya. (AgW/MM)