Category: Berita

  • Pelantikan Pengurus Kwartir Cabang Jayawijaya Tahun 2025-2030

    Pelantikan Pengurus Kwartir Cabang Jayawijaya Tahun 2025-2030

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip hadir dalam Pengukuhan dan Pelantikan pengurus Kwartir Cabang Jayawijaya Periode Tahun 2025-2030 yang dilaksanakan di Sasana Wio I Kantor Bupati Jayawijaya, Kamis 18 Desember 2025.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip selaku Ketua Majelis Pembing Cabang Gerakan Pramuka Jayawijaya Bersama pengurus Kwarcab Jayawijaya 2025-2030.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam Sambutannya, Bupati Jayawijaya selaku Ketua Majelis Pembing Cabang Gerakan Pramuka Jayawijaya memberikan selamat kepada pengurus Kwarcab Jayawijaya periode 2025-2030 yang dilantik, serta memberikan apresiasi yang tinggi dan ungkapan terima kasih, kepada pengurus Kwarcab Jayawijaya periode sebelumnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa tantangan dan kondisi permasalahan generasi muda semakin hari semakin kompleks, sehingga diperlukan peran serta dari berbagai pihak termasuk di dalamnya peran gerakan pramuka, dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut.

    “Hal ini perlu dilakukan sesuai dengan satya dharma pramuka kedua, yang berbunyi “menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat“,ucapnya.

    Pada kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan tujuan mulia pendidikan kepramukaan adalah untuk membentuk kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mempunyai kecakapan, taat hukum dan disiplin, menjadi modal spirit untuk terus berkarya dan berbakti.

    “Oleh sebab itu, perlu upaya untuk meningkatkan inovasi kegiatan dan materi pelatihan, serta pemberdayaan kwartir cabang yang sistematis, terencana dan berkelanjutan, Saya harap pelantikan ini merupakan upaya untuk memantapkan organisasi, sistem manajemen dan sumber daya, yang mampu membangkitkan kembali gairah kegiatan kepramukaan di tingkat cabang” katanya.

    Menurutnya, melalui dedikasi dan perjuangan kakak-kakak pengurus, segala bentuk tantangan, hambatan dan rintangan akan dapat terselesaikan dengan baik, karena gerakan pramuka diharapkan dapat menjadi solusi pembangunan karakter dan watak pemuda, yang berkepribadian serta berbudi pekerti luhur, sehingga pemuda yang berjiwa nasional akan terwujud.

    “Saya mengajak kepada seluruh pengurus Kwartir Cabang Jayawijaya yang baru saja dilantik, untuk bergerak dan bekerja bersama demi pembangunan di Kabupaten Jayawijaya. Serta kepada para pembina pramuka, diharapkan untuk dapat menginisiasi kegiatan-kegiatan kreatif, yang membuat para peserta tetap bersemangat dalam mengikuti latihan-latihan maupun berbagai kegiatan kepramukaan lainnya”tutupnya. (AgW)

  • Bupati Jayawijaya tinjau langsung longsor yang terjadi di Kampung Pubiakma

    Bupati Jayawijaya tinjau langsung longsor yang terjadi di Kampung Pubiakma

    Wamena – Curah hujan yang tinggi di Kabupaten Jayawijaya menyebabkan terjadinya longsor di Kampung Pubiakma Distrik Asotipo dan 12 rumah tertimbun lumpur dan material longsor.

    Hal ini dikatakan oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murip setelah meninjau secara langsung menggunakan Helikopter dan bergegas mengunjungi Masyarakat yang terkena dampak tersebut, Senin, 8 Desember 2025.

    Bupati Jayawijaya persiapan menggunakan helikopter mengunjungi kampung pubiakma Distrik Asotipo.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Saat persiapan mengunjungi kampung Pubiakma di Helivida, Bupati Jayawijaya mengatakan bahwa informasi yang didapat dari kepala Distrik Asotipo bahwa terjadi longsor yang menyebabkan terputusnya jalan yang menghubungkan Kabupaten Jayawijaya dengan Kabupaten Yahukimo.

    “Pagi ini kami segera bergegas menggunakan heli untuk memantau keadaan di Kampung pubiakma serta kunjungannya juga langsung memberikan bantuan awal kepada Masyarakat disana berupa beras dan logistik lainnya,” ungkapnya.

    Setelah meninjau Lokasi musibah, Bupati Jayawijaya mengungkapkan terdapat 12 rumah yang terkena dampak tersebut yang menyebabkan jalan menuju Distrik Asotipo dan Kabupaten Yahukimo terputus.

    Bupati Jayawijaya diwawancara setelah mengunjungi Kampung Pubiakma

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Kami sudah perintahkan OPD PUPR untuk segera mengecek Lokasi tersebut, jadi kami Sudah lihat bahwa alur longsornya berubah jalur, sehingga akses jalannya juga akan berubah dan diharapkan akses jalan bisa segera di kondisikan,”katanya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa jalan ini merupakan Jalan Provinsi yang menghubungkan dua Kabupaten, maka akan segera juga dilaporkan kepada Provinsi Papua Pegunungan untuk kolaborasi menangani bencana ini, sehingga Masyarakat dapat beraktifitas seperti biasanya. (AgW)

  • Pemkab Jayawijaya gelar pasar murah di Kampung Autakma Distrik Wamena Kota

    Pemkab Jayawijaya gelar pasar murah di Kampung Autakma Distrik Wamena Kota

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerindag) mengadakan pasar murah  di Kampung Autakma Distrik Wamena Kota, Senin 17 November 2025.

    Plt. Sekda Jayawijaya Petrus Mahuse AP,M.Si saat mengunjungi pasar murah di Kampung Autakma

    Foto : Pemda Jayawijaya

    Plt. Sekda Jayawijaya Petrus Mahuse dalam sambutan memberikan apresiasi atas terlaksanannya kegiatan pasar murah yang kembali diadakan di Distrik Wamena.

    “Terima kasih atas kerjasamanya dalam mensukseskan pasar murah hari ini yang diharapkan dapat memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya juga di Kampung Autakma,”pungkasnya.

    Menurutnya, kegiatan Pasar murah merupakan salah satu bentuk komitment nyata dari Pemerintah Daerah yang bekerja sama dengan Tim pengendalian Inflansi Daerah dan dengan berbagai mitra terkait.

    “Pemerintah dan tim hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goring,gula dan bahan pangan lainnya dengan harga yang lebih murah,”ucapnya.

    Selain itu, menurut Plt. Sekda Jayawijaya kegiatah pasar murah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok serta mengendalikan laju inflansi di Kabupaten Jayawijaya.

    “saya mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dalam memenuhi kebutuhan pokok di keluarga masing-masing,” katanya.

    Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat terus dilakukan secara merata di seluruh Distrik di Kabupaten Jayawijaya agar semakin banyak masyarakat mendapatkan hak dan manfaat yang sama dalam memenuhi kebutuhan Pokok. (AgW/AW)

  • BPBD Jayawijaya gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana

    BPBD Jayawijaya gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana

    WAMENA – Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengadakan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Kabupaten Jayawijaya di Gedung Sekolah Minggu Betlehem Wamena, Senin 17 November 2025.

    Dalam Sambutan yang disampaikan oleh Asisten II Sekda Jayawijaya Lekius Yikwa berharap kegiatan pelatihan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi usaha pencegahan dan mitigasi terhadap bencana alam.

    Asisten II Sekda Jayawijaya Lekius Yikwa, S.Pd,M.Si hadir dalam kegiatan pelatihan Pencegahan dan mitigasi Bencana Kabupaten Jayawijaya di Gedung Sekolah Minggu Betlehem Wamena.

    Foto : Agris Wistrijaya

    “dalam menghadapi berbagai bencana,pemerintah melakukan upaya penanggulangan bencana sesuai dengan UU nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana yang mengamanatkan bahwa dalam upaya penanggulangan hendaknya dilakukan secara komprehensif, menyeluruh dan terkoordinasi,”jelasnnya.

    Menurut asisten II, upaya penanggulangan bencana dilakukan melalui 3 tahapan yaitu tahapan prabencana (sebelum terjadi bencana), Tanggap darurat (saat terjadi bencana), dan tahapan pasca bencana (rehabilitasi dan rekonstruksi/pemulihan).

    “Semua tahapan dilakukan melalui sistem komando dan terkoordinasi antar lintas sektor yaitu Pemerintah, Dunia Usaha serta Masyarakat sehingga upaya penanggulangan bencana dapat dilakukan dengan benar dan tepat sasaran,”pungkasnya.

    Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka peningkatan kapasitas masyarakat dibeberpa distrik yang berada dibentaran sungai baliem untuk menyamakan persepsi upaya-upaya penanggulangan bencana terutama peran serta masyarakat pada saat terjai bencana.

    “edukasi dan pembelajaran penanggulangan bencana ini sangat penting, dimana dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana jika sewaktu-waktu terjadi,”jelasnya.

    Ia juga berharap agar melalui sosialisasi atau pelatihan ini dapat tercipta kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh elemen dan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta menghadapi berbagai jenis bencana.

    Peserta pelatihan Pencegahan dan mitigasi Bencana Kabupaten Jayawijaya saat melakukan praktek langsung di bentaran sungai baliem Distrik Pisugi

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dikesempatan yang sama, Kepala BPBD Kabupaten Jayawijaya Edison Wetipo mengatakan bahwa kegiatan ini melibatkan peserta dari  3 Distrik yaitu Distrik Kurulu, Distrik Witawaya, dan Distrik Pisugi.

    “hari ini setelah materi kami akan langsung turun lapangan untuk mempraktekkan secara langsung cara penanggulangan bencana di Distrik Pisugi di bentaran sungai baliem,”ucapnya.

    Ia juga mengungkapkan pembelajaran yang diberikan juga terkait pengenalan tanda-tanda awal bencana dan cara mengetahui tindakan yang tepat yang harus diambil.

    Setelah melakukan uji praktek di lapangan, peserta kembali melakukan presentasi di Gedung Sekolah minggu dari hasil yang telah dilakukan dilapangan. (AgW/AW)

  • 59 Atlet Siap Berlaga Di Kejuaraan Terbuka Tenis Meja Piala Bupati Jayawijaya 2025

    59 Atlet Siap Berlaga Di Kejuaraan Terbuka Tenis Meja Piala Bupati Jayawijaya 2025

    WAMENA – Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, SH.,M.H membuka secara resmi Kejuaraan Terbuka Tenis Meja Piala Bupati Jayawijaya 2025, yang berlangsung di gedung Basda Wamena, Kamis (30/10/2025).

    Pertandingan exhibisi antara Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH.,M.H melawan Ketua Panitia  Zebur Ozoma yang berlangsung penuh keakraban dan disambut antusias penonton pada pembukaan Kejuaraan Terbuka Tenis Meja Piala Bupati Jayawijaya 2025, yang berlangsung di gedung Basda Wamena, Kamis (30/10/2025)

    Foto : Vina Rumbewas

    Kejuaraan yang diikuti oleh 7 kabupaten di Tanah Papua ini rencanakan akan berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 2 November 2025 nanti.

    Dalam sambutannya, Bupati Jayawijaya Atenius Murip menyampaikan selamat datang dan selamat bertanding bagi seluruh atlet yang datang dari luar Wamena – Papua Pegunungan. Pemerintah Daerah juga sangat mengapresiasi kerja panitia dalam mensukseskan kegiatan ini.

    Diharapkan melalui kegiatan ini dapat melahirkan bakat-bakat atlet tenis meja yang akan berkiprah ditingkat Kabupaten, Provinsi, bahkan tingkat Nasional nanti.

    “Kami sangat mengapresiasi apalagi jika olahraga ini bisa bisa diperkenalkan kepada anak-anak putra asli Lembah Baliem, yang mungkin belum tersentuh olahraga ini karena mungkin keterbatasan sarana prasarana dan pelatihan untuk  mereka,” ungkap bupati.

    Ia yakin kedepan jika sarana prasarana olahraga ini tersosialisasikan dengan baik maka akan sangat menarik minat anak muda, bahkan mungkin tidak hanya tenis meja tetapi cabang olahraga lainnya.

    “Dengan Event Bupati Cup yang pertama diharapkan dapat memancing semangat atlet-atlet untuk bisa bangkit lagi.  Saya ucapkan selamat bertanding kepada para atlet.  Jaga fairplay untuk olahraga ini, tegakan aturan  yang ada sehingga olahraga atau turnamen ini bisa berjalan dengan baik, dan bisa menghasilkan atau mendapatkan hasil yang terbaik. Yang patut untuk menjadi juara akan menjadi juara,” pungkasnya.

    Sementara itu. Ketua Panitia Zebur Ozoma, dalam laporannya menampaikan bahwa turnamen ini digelar untuk mengembangkan potensi olahraga tenis meja.

    Kegiatan ini juga bagian dari upaya memperkuat rasa persaudaraan, persahabatan, memupuk jiwa sportif, serta membangun sinergitas guna meningkatkan prestasi dan juga sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi antar pemerintah dan para atlet di seluruh Papua.

    “Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 2 November, dengan jumlah peserta 59 atlet dari Kota Jayapura 9 Atlet, Kabupaten Jayapura 4 Atlet, Merauke 12 Atlet, Biak Numfor 4 Atlet, Nabire 5 Atlet, Raja Ampat 3 Atlet , dan Jayawijaya sebagai tuan rumah sebanyak 26 Atlet,” bebernya.

    Sebagai Ketua Panitia, dirinya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan seluruh sponsor yang telah mendukung pelaksanaan pengembangan olahraga tenis meja di wilayah Papua.

    Sebagai pembuka, digelar pertandingan exhibisi antara Bupati Jayawijaya Atenius Murip melawan Ketua Panitia  Zebur Ozoma yang berlangsung penuh keakraban dan disambut antusias penonton. (VIN/AW)

  • Bupati Jayawijaya Hadir dalam Pembukaan Konfrensi Kingmi Klasis Pugima

    Bupati Jayawijaya Hadir dalam Pembukaan Konfrensi Kingmi Klasis Pugima

    Wamena – Bupati Jayawijaya, Atenus Murip, S.H., M.H hadir dalam pembukaaan Konferensi Ke III Kingmi Klasis Pugima, yang yang di laksanakan di kampung sumunekama, Distrik Itlay Hisage, Rabu (29/10/25).

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jayawijaya dalam sambutannya menyampaikan selamat melaksanakan Konferensi yang ke III  yang dilaksanakan di gereja Induk Sumunekama.

    Bupati Jayawijaya Saat membuka Konferensi dengan memakaikan kartu peserta kepada salah satu peserta konferensi

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selanjutnya Bupati menjelaskan bahwa perkembangan Gereja Kingmi di papua telah berkembang menjadi beberapa gereja dengan nama yang berbeda, sehingga menurut Bupati Nama yang paling cocok untuk merangkul semua gereja Kingmi yang ada adalah “Gereja Kemah Injil Indonesia Di Tanah Papua”.

    Selanjutnya Bupati  mengatakan bahwa Pemerintah telah berjanji dalam kunjungan sebelumnya untuk memberikan  satu set alat musik, sehingga dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan satu set alat musik lengkap yang diterima langsung oleh Pemuda  distrik Itlay Hisage, dengan harapan dari gunung dapat menampilkan puji-pujian ke kota wamena supaya masyarakat di berkati.

    Selain itu Bupati juga dalam kesempatan tersebut memberikan bantuan sebesar 100 Juta Rupiah untuk mendukung kegiatan Konferensi yang akan  dilaksanakan oleh Jemaat Sumunekama. (IS/AW)

    Bupati saat memberikan secara simbolis satu set alat musik kepada pemuda distrik itlayhisage

    Foto : Imanuel Sawaki

     

  • Bupati Jayawijaya hadiri HUT ke 26 Gereja GIDI Tiranus Hom-Hom

    Bupati Jayawijaya hadiri HUT ke 26 Gereja GIDI Tiranus Hom-Hom

    Wamena –  Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H,M.H hadiri Hari Ulang tahun Gereja GIDI Jemaat Tiranus yang ke 26 tahun, Jumat 24 Oktober 2025.

    Acara tersebut juga dihadiri oleh Asisten II Sekda Jayawijaya Lekius Jikwa, Kadis Perpustakaan dan arsip Kabupaten Jayawijaya  Thony mayor, serta para Gembala GIDI se Jayawijaya dan para jemaat.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H, M.H saat menghadiri HUT ke -26 GIDI Jemaat Tiranus Hom-Hom

    Foto : Agris Wistrijaya

    Pemkab Jayawijaya memberikan dukungan dengan dana sebesar Rp 500.000.000 kepada Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Jamaat Tiranus Hom-Hom. Penyerahan tersebut dilakukan dalam upaya membantu mendirikan Gereja GIDI Jemaat Tiranus yang sudah berpondasi.

    Dalam sambutannya, Bupati Atenius Murip menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah menguatkan dan meningkatkan kolaborasi dengan gereja-gereja yang ada di Jayawijaya.

    Menurutnya Bukan hanya GIDI, tetapi semua gereja akan didukung oleh Pemerintah Daerah. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada dan bertujuan untuk mendukung pembangunan gereja.

    “Kami ingin memastikan bahwa semua gereja di Jayawijaya dapat berkembang dengan baik dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

    Ia juga berharap agar pondasi yang sudah berdiri bisa dilanjutkan dan dengan Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Pemerintah Daerah dan Gereja-gereja di Jayawijaya, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (AgW/AW)

  • Talk Show Pemda Jayawijaya Bersama IKB-BOMTA

    Talk Show Pemda Jayawijaya Bersama IKB-BOMTA

    Wamena – Ikatan Keluarga Besar Bolakme Molagalome Tagime dan Tagineri (IKB-BOMTA) bersama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyelenggarakan kegiatan Talk Show dengan Pembahasan Arah Kebijakan dan Strategis Pembangunan Daerah yang berkaitan dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, kegiatan tersebut dilangsungkan di Baliem Pilamo Hotel. (24/10/25).

    Foto Bersama Saat Pembukaan Kegiatan Talk Show

    Foto : Brian Windesi

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengapresiasi, bangga dan hormat untuk kegiatan ini yang tentunya sebagaimana Visi Misi dan keinginan dari Ikatan Keluarga Besar BOMTA dalam kontestasi memajukan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan taraf hidup masyarakat dan juga meningkatkan pola Pendidikan dari tingkat terendah sampai kepada akhirnya Universitas yang sekarang dipimpin oleh putra daerah pak medlama, itu bisa diisi dan ada berperan aktif didalamnya dan sekarang sudah tidak cukup lagi lulusan SD,SMP,SMA harus minimal sarjana dan sarjana tapi berkompeten didalam bidang masing-masing di semua bidang baik dibidang pertanian, peternakan, juga tidak kalah pentingnya di Lembaga Pendidikan menjadi Guru di tingkat SD, SMP, SMA bahkan jadi Rektor dan Pengajar Dosen-dosen di Universitas. Semua untuk Pembangunan Masyarakat Jayawijaya.” tutup Beliau dalam Sambutan Bupati Jayawijaya.

    Kegiatan Talk Show Berlangsung

    Foto : Brian Windesi

    Saat kegiatan talk show berlangsung Bupati Jayawijaya Atenius Murip sebagai Narasumber menyampaikan bahwa “dalam 100 Hari kerja yang sudah kita wujudkan bersama-sama Pimpinan OPD dan dukungan seluruh Masyarakat telah tuntas 100% dan berakhir pada tanggal 13 Agustus yang lalu, dan selanjutnya kita akan melakukan yang selanjutnya yaitu Visi Misi yang tercermin masuk didalam RPJMD selama 5 tahun kedepan” saat pembahasan berlangsung, Beliau menegaskan ada 4 Pilar Pembangunan sebagai Program Prioritas selama 5 tahun kedepan  “yaitu yang pertama Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kreatif, dan Infrastruktur inilah kami sebut 4 tiang, yang lain-lain juga tidak kalah penting tetapi 4 inilah yang menjadi fondasinya.” tutup Bupati Jayawijaya sebagai Narasumber di Talk Show. (BW/AW)

  • Robert Rouw : Pemda di Papua Harus Ambil Kesempatan Miliki Sekolah Rakyat

    Robert Rouw : Pemda di Papua Harus Ambil Kesempatan Miliki Sekolah Rakyat

    WAMENA – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Robert Rouw, berharap setiap Kabupaten/Kota di Papua dan di Provinsi Papua Pegunungan khususnya harus miliki Sekolah Rakyat.

    Menurutnya setiap Kepala Daerah harus bisa mengambil kesempatan dengan menyediakan lahan yang legal seluas 6 hektar untuk pembangunan sekolah, karena ia menilai program sekolah rakyat yang berpola asrama ini sangat cocok diterapkan di Papua.

    Robert Rouw, Wakil Ketua Komisi V DPR RI saat diwawancarai di Wamena.

    Foto : Istimewa

    Hal ini disampaikannya kepada wartawan disela-sela kunjungan kerja di Kabupaten Jayawijaya-Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (22/10/2025).

    “Sebagai Wakil Rakyat dari Papua Pegunungan dan juga tanah Papua yang ada di Komisi V DPR RI, saya ingin disetiap Kabupaten yang ada di tanah Papua di 6 provinsi ini harus mengambil program ini, karena program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kita,” ungkapnya.

    Dikatakannya, sumber daya manusia yang baik hanya akan diperoleh melalui pendidikan. Sekolah rakyat yang dulu pernah dilakukan pada zaman belanda memberikan dampak yang sangat baik dan diakui.

    “Pemerintah Daerah harus segera mengambil inisiatif untuk bisa mendapat sekolah berpola asrama ini di tiap-tiap kabupaten, syaratnya tidak susah karena syarat utama itu adalah kesediaan tanah yang legal minimal 6 hektar,” jelasnya.

    Lanjutnya, tanah atau lahan di Papua masih cukup luas sehingga menurutnya Pemerintah Daerah hanya perlu membangun komunikasi yang baik dengan para tokoh masyarakat untuk pembangunan sekolah berpola asrama ini.

    “Ini demi masyarakat kita, jadi siapkan tanah yang terbaik untuk pengembangan SDM generasi muda kedepan, itu yang perlu diambil oleh teman-teman Pimpinan Daerah,” ujarnya.

    Sementara untuk Kabupaten Jayawijaya, Robert Rouw mengingatkan pemerintahnya agar memastikan legalitas tanah, karena menurutnya jika belum ada legalitas maka akan menimbulkan masalah dikemudian hari.

    “Kalau sudah dibangun baru dipalang kan bagaimana nanti penggunaannya, maka ini perlu diperhatikan. Saya kira pemda perlu betul-betul bisa menyelesaikan itu dan mengambil program ini, kami akan mendukung penuh karena dari syarat-syarat itu masuk ke kementerian sosial dan penganggaran semua di kami komisi V DPR RI,” terangnya.

    Untuk diketahui, Sekolah Rakyat adalah program pendidikan yang diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia, untuk memberikan aksen pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrim. Program ini dirancang untuk membantu mengurangi angka putus sekolah serta mengingkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

    “Sekolah Rakyat yang diusung Presiden ini merupakan program yang mengena skali untuk kami di Papua, karena kami ingin ada sekolah berpola asrama di Papua,” pungkasnya.

    Sementara itu, dikesempatan yang sama Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, memastikan bahwa pemda Jayawijaya telah menyediakan lahan di dua lokasi untuk pembangunan sekolah rakyat ini.

    “Kami Pemerintah Daerah sudah siap  dua lokasi, di Distrik Bpiri dan Distrik Pelebaga.  Kami siapkan lokasi lebih dari enam hektar. Kami akan usahakan mendorong untuk percepatan, kan mereka minta syarat utama sertifikat dan lokasi. Kami sementara usahakan dan pertanahan sudah ukur dan dalam proses sertifikat. Rencana tahun depan sudah mulai pembangunan,” tutupnya. (VIN/AW)

  • Pemkab Jayawijaya dukung Workshop Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan pada Bencana Banjir

    Pemkab Jayawijaya dukung Workshop Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan pada Bencana Banjir

    Wamena – Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere hadir dalam Workshop Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan pada Bencana Banjir yang dilaksanakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura, Rabu 22 Oktober 2025.

    Wabup Jayawijaya bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI Robert Rouw, Deputi Bina Tenaga dan Potensi Basarnas M. Barokna Hawlah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura Anton Sucipto saat membuka Workshop Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan pada Bencana Banjir.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Pembukaan workshop tersebut juga di hadiri oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Robert Rouw, Deputi Bina Tenaga dan Potensi Basarnas M.Barokna Hawlah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura Anton Sucipto, Dandim 1702 Jayawijaya, Para Kepala OPD Pemkab Jayawijaya dan seluruh Peserta Workshop.

    Dalam sambutannya, Wabup Jayawijaya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Kelas A Jayapura atas penyelenggaraan kegiatan ini, untuk membantu pemahaman masyarakat Jayawijaya maupun pemangku kepentingan lainnya dalam hal Penanganan Banjir di Kabupaten Jayawijaya.

    Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta workshop yang dengan penuh antusias menghadiri kegiatan tersebut dan berharap agar semangat dan antusias untuk belajar tetap ada selama dua hari agar tujuan dari pelaksanaan workshop dapat tercapai.

    Ia juga menjelaskan tujuan utama dari pelaksanaan workshop tersebut yakni untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi, merespons, serta memulihkan diri dari dampak bencana banjir, dan secara khusus untuk mencetak relawan-relawan handal dari tengah-tengah masyarakat itu sendiri. dengan demikian, penanganan awal saat terjadi bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif, sebelum tim bantuan utama tiba di lokasi.

    “Saya menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini, sebagai bentuk kolaborasi antara Basarnas, Pemerintah Daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dan menjadi wujud komitmen nyata untuk mempersiapkan Masyarakat Kabupaten Jayawijaya dalam menghadapi potensi bencana banjir yang sering terjadi di daerah ini,”ujarnya.

    Ia juga mengajak kepada seluruh peserta workshop untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan menyerap setiap ilmu serta keterampilan yang akan diberikan oleh para instruktur.

    “Saya harap agar semangat dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti workshop ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dilatih dan disebarluaskan kepada warga lainnya, terutama dalam hal mengidentifikasi potensi sumber daya yang dimiliki masyarakat dan cara mengelolanya untuk penanggulangan bencana, serta mengedukasi masyarakat tentang langkah-langkah untuk mengurangi risiko banjir, seperti menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

    Ia juga berharap agar pelaksanaan workshop tersebut selama dua hari ini bisa sukses dan juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim basarnas yang selalu siap siaga, menjalankan tugasnya untuk menangani berbagai musibah, dalam rangka mencari dan menyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau menghadapi bahaya dalam kecelakaan, bencana, maupun kondisi darurat lainnya. (AgW/AW)