Category: Berita

  • Pemda Jayawijaya Gelar FGD bersama Satuan Pendidikan Tingkat SMA/SMK di Jayawijaya 2025

    Pemda Jayawijaya Gelar FGD bersama Satuan Pendidikan Tingkat SMA/SMK di Jayawijaya 2025

    Wamena – Pemerintah Jayawijaya melalui Plt. Sekretaris Daerah, Petrus Mahuse, AP.,M.Si menerima satuan pendidikan tingkat SMA/SMK yang datang dengan tujuan mengambil keputusan untuk menjaga pendidikan di Jayawijaya agar tetap aman, nyaman, dan damai, Selasa (16/09/25).

    Plt. Sekretaris Daerah dalam wawancaranya seusai memimpin FGD bersama satuan pendidikan yang juga dihadiri oleh para pengurus OSIS, menjelaskan pertemuan tersebut dilakukan paska terjadinya tindakan pengerusakan oleh oknum pelajar dari beberapa sekolah yang terprovokasi oleh Hoax yang tersebar melalui media seluler sehingga melakukan tindakan pengrusakan.

    Menurut Plt. Sekda, kejadian tersebut merupakan dampak dari Informasi yang belum terferifikasi kebenarannya, sehingga  dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawabkan, melalui anak-anak sekolah yang mudah terpancing untuk malakukan tindakan pengrusakan pada SMA Negeri 1 Wamena.

    Para peserta rapat sedang bersama-sama menandatangani deklarasi

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selanjutnya Plt. Sekda menjelaskan bahwa pada pertemuan yang dilaksanakan di ruang rapat Sekda terseubut, terdapat beberapa point yang telah dibuat dan merupakan kesepatakan, dan Plt. Sekda juga berharap agar pemerintah dan masyarakat dapat berama-sama menjadikan pendidikan sebagai candradimuka sehingga diharapkan anak-anak muda tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax yang disebarkan oleh pilah-pihak yang tidak bertanggung jawab.

    Plt. Sekda bersama Dinas Pendidikan dan para perwakilan Siswa dari beberapa sekolah

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selain itu, didalam deklarasi yang telah disepakati bersama oleh para guru maupun para siswa yang diwakili oleh para pengurus OSIS dari masing-masing sekolah yang hadir, perlu dibangun komunikasi yang baik antar sekolah sehingga dapat meminimalisir isu-isu yang bersifat hoax. (IS/AW)

  • Pemda Jayawijaya dan Bank Indonesia Bekerja Sama, Dukung Sektor Pertanian

    Pemda Jayawijaya dan Bank Indonesia Bekerja Sama, Dukung Sektor Pertanian

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H menyerahkan bantuan alat pertanian kepada 4 kelompok tani hasi kerjasama Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia dalam  Apel Pagi, Kamis (11/09/25).

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip,S.H., M.H dalam wawancaranya Menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan adalah hasil kerjasama Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia Perwakilan Papua yang beberapa waktu lalu telah menjalin kerja sama dan melakukan survei terhadap masayarakat untuk menentukan Jenis bantuan yang dapat diberikan oleh Bank Indonesia melalui penggunakan dana CSR (Corporate Social Responsibility).

    Selanjutnya jelas Bupati setelah melakukan survei, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian telah memilih 4 kelompok tani untuk mendapatkan bantuan kendaraan Motor roda 3 sebanyak 4 Unit, Mesin Babat rumput  gendong sebanyak 8 Unit, Cultivator sebanyak 4 Unit, hand sprayer sebanyak 8 buah, diperuntukan kepada kelompok tani.

    Bupati Jayawijaya saat menyerahkan bantuan alat pendukung pertanian kepada penerima manfaat

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selanjutnya bupati juga menjelaskan bantuan ini adalah hasil kerjasaam Pemerintah Daerah bersama BUMN dan BUMN, yang salah  satunya adalah penyaluran bantuan alat kerja pertanian yang telah dilakukan.

    Tidak semua diberikan, dalam artian bertahap nanti kita lihat usahanya sudah berjalan maka mana yang bisa dibantu akan  kita bantu untuk meningkatkan semangat petani untuk bekerja lebih giat lagi mengembangkan usaha yang hasilnya ya untuk masyarakat sendiri juga, pemerintah hanya melakukan pendampingan “ Jelas Bupati.

    Bupati saat foto bersama dengan penerima manfaat, didampingi Para Pimpinan OPD

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selain itu Bupati berharap dengan adanya bantuan alat kerja ini, masyarakat dapat meningkatkan hasil pertanian di daerah masing-masing sehingga dapat meningkatkan  taraf hidup masyarakat di kampung masing-masing. (IS/AW)

  • Bupati Jayawijaya Hadir dalam Panen Raya Padi dan Ikan Mas di Delekama

    Bupati Jayawijaya Hadir dalam Panen Raya Padi dan Ikan Mas di Delekama

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip,S.H., M.H Hadir dalam kegiatan panen raya Padi dan Ikan mas yang dilaksanakan oleh kelompok tani Persawahan  Delekama, distrik Muliama, Kamis (11/09/25).

    Dalam kesempatan tersebut, bupati Jayawijaya Atenius Murip S.H., M.H yang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Jayawijaya sekaligus mendengar langsung keluhan masyarakat terkait kebutuhan masyarakat  yang dibutuhkan untuk dapat menunjang  pengolahan persawahan di kampung delekama.

    Bupati Jayawiaya Atenius Murip,S.H., M.H saat memanen Padi di kampung Delekama

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selain itu dalam wawancaranya seusai memanen Padi dan Ikan Mas, Bupati jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H dalam wawancaranya menjelaskan bahwa gabungan kelompok tani yang ada  terdiri dari 5 kelompok tani besar yang ada dan bergerak di bidang pertanian yang sangat luas kurang lebih ada 80 Petak Sawah, dan masih terdapat puluhan petak sawah di lokasi lainnya.

    Selanjutnya Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah telah mendengar dan akan menindak lanjuti aspirasi masyarakat yang telah disampaikan berkaitan dengan pengelolahan persawahan, maupun paska panen.

    Selain itu Bupati juga menjelaskan bahwa pemerintah berharap masyarakat dapat meningkatkan persawahan untuk dapat membentuk 20.000 petak sawah, dan pemerintah akan mendukung dengan menjalin kerja sama dengan kementrian terkait agar dapat mengembangkan pertanian di Kabupaten Jayawijaya.

    “ Masyarakat Kita ini rajin-rajin dari dulu sudah bekerja, ditambahkan dengan alat maka kita yakin dan percaya pasti akan dikelolah perkebunan ini “ tegas Bupati. (IS/AW)

    Bupati Jayawiaya Atenius Murip,S.H., M.H saat memanen Ikan Mas di kampung Delekama

    Foto : Imanuel Sawaki

  • Bupati Jayawijaya Terima Dukungan Masyarakat 40 Distrik

    Bupati Jayawijaya Terima Dukungan Masyarakat 40 Distrik

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip,S.H., M.H Menerima Petisi mendukung pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati di halaman  kantor bupati Jayawijaya, Rabu (10/09/25).

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip,S.H., M.H dalam wawancaranya menjelaskan bahwa dirinya sangat menyayangkan aksi yang dilakukan oleh oknum kepala kampung yang menyampaikan aspirasi pada tanggal 8 September 2025 di halaman kantor bupati, yang sempat diwarnai pengejaran terhadap  Wakil Bupati, dan pengerusakan Fasilitas Kantor Bupati Sebagai Honai masyarkat Jayawijaya.

    “Atas kejadin itu masyarakat Kabupaten Jayawijaya,328 Kampung dan 40 distrik merasa Honai mereka, Honai masyarakat Jayawijaya yang ada baru ini dirusak, di hasut, dihancurkan sehingga memberikan suport kepada Pemerintah Daerah sebagaimana mereka secara tertulis ataupun secara lisan mewakili kepala distrik, kepala kampung kepada perwakilan  dalam hal ini kepada DPR: Tegas Bupati jayawijaya Atenius Murip,S.H., M.H.

    Bupati Jayawijaya saat wawancaa

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selanjutnya Bupati juga menjelaskan bahwa terkait SK Plt. Kepala Kampung yang diberikan adalah sah dan tidak akan ditarik kembali. Kemudian Bupati berpesan kepada Oknum Kepala kampung yang melakukan demo bahwa pemilihan kepala kampung yang lama tidak mengikuti proses Pemilihan, tetapi melalui kewenangan seorang bupati.

    Selain itu bupati menekankan bahwa proses pemilihan langsung akan dilakukan apa bila semua telah siap dengan memperhatikan juga kearifan lokal.dikarenakan untuk tanah papua diberikan kekhususan dengan daerah lain  sehingga bupati memiliki wewenang untuk melakukan pergantian  demi kepentingan daerah.

    Bupati dan Wakil Bupati saat menerima dukungan masyarakat 40 Distrik

    Foto : Imanuel Sawaki

    Bupati Jyawijaya juga berpesan kepada seluruh pihak yang telah menghasut masyarakat  untuk melakukan tindakan yang menentang pemerintah Jayawijaya agar berhenti menghasut masyarakat, dan memberikan dukungan kepada masyarakat karena Bupati dan Wakil Bupati telah dipilih oleh rakyat untuk membangnun masyarakat jayawijaya dan daerah jayawijaya lebih baik dari sebelumnya.

    Selanjutnya Bupati juga menegaskan bahwa masyarakat yang  ada bukanlah oposisi, karena oposisi hanya terjadi dipusat. Ketika masa pemilihan selesai maka masyarakat harus bersatu untuk membangun Jayawijaya dan mendukung pemerintahan yang berjalan.

    Menutup wawancaranya Bupati berpesan kepada seluruh masayrakat, pimpinan Partai Politik agar semua bersatu untuk mendukung dan menghormati pemerintahan yang ada agar dapat berjalan dengan baik bagi masyarakat Jayawijaya. (IS/AW)

  • Bupati Jayawijaya Hadir Dalam Panen Raya Ubi Di Kampung Hetuma

    Bupati Jayawijaya Hadir Dalam Panen Raya Ubi Di Kampung Hetuma

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H hadir dalam Panen raya Ubi di kampung  hetuma, distrik Hubikiak, Jumat (05/09/25).

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip,S.H., M.H dalam wawancaranya seusai menghadiri undangan panen raya ubi di kampung hetuma menjelaskan bahwa kegiatan panen raya Ubi  yang merupakan pangan pokok lokal masyarakat Jayawijaya  lanjutan dari kegiatan penanaman yang dilakukan sebelumnya.

    “ Hipere, Ubi,Hom, itu adalah kebutuhan pokok, primer Untuk Seluruh masyarakat terkhusus kita di jayawijaya baru nomor 2 beras, oleh karena itu siapapun masyarakat sudah tau pasti harus berkebun dan menanam “ jelas Bupati.

    Bupati saat panen Ubi di kampung Hetuma, Distrik Hubikiak

    Foto : Imanuel Sawaki 

    Selanjutnya bupati juga berharap hasil panen tersebut bisa menjadi berkat bagi  masyarakat kampung  Hetuma dan sekitarnya, menurut bupati Pemerintah hanya menghimbau dan mengajak  masyarakat agar dapat berkebun dan menanam untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat karena hasilnya akan kembali dirasakan oleh masyarakat baik dikonsumsi  sendiri ataupun dijual di pasar untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

    Bupati saat menyerahkan bantuan alat kerja kepada masyarakat

    Foto : Imanuel Sawaki

    Lanjut Bupati, Pemerintah mengapresiasi  usaha yang dilakukan oleh masyarakat kampung hetuma, tetapi juga telah mendengar aspirasi yang disampaikan langsung oleh kepala kampung mewakili masyarakat kampung Hetuma dan telah menawab secara langsung aspirasi masyarakat  kampung hetuma yang diantaranya adalah dengan memberikan alat kerja berupa sekop,dan parang.

    Selain itu  bupati juga berpesan bahwa pemerintah mendukung pengembangan yang dilakukan masyarakat sendiri sesuai dengan  potensi kampung yang dapat dikembangkan, baik di bidang pertanian maupun perikanan, dan hal ini menjadi perhatian dinas terkait sehingga jika terdapat bantuan dari dinas terkait akan disalurkan.

    Dalam akhir wawancaranya bupati berpesan kepada masyarakat kampung hetuma dan jayawijaya agar dapat terlibat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui perkebunan dan peningkatan ketahanan pangan daerah. (IS/AW)

  • Bupati Jayawijaya meresmikan Terminal Kargo Bandara Wamena

    Bupati Jayawijaya meresmikan Terminal Kargo Bandara Wamena

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H, M.H meresmikan Terminal Kargo baru di Bandara Kelas 1 Wamena pada hari Sabtu, 6 September 2025.

    Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian perhubungan, PT. Angkasa Pura, Kantor UPBU Kelas 1 wamena, beserta pihak swasta lainnya yang terlibat dalam pembangunan dan revitalisasi terminal kargo bandara wamena.

    Bupati  Jayawijaya Atenius Murip, S.H, M.H saat meresmikan Terminal Kargo di Bandara Wamena

    Foto : Vina Rumbewas

    “Terminal Kargo ini diharapkan dapat mempengaruhi kelancaran logistik dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jayawijaya terutama dalam meningkatkan efisiensi dan kelancaran distribusi logistik di kawasan Papua Pegunungan” ungkapnya.

    Bupati Jayawijaya juga menjelaskan bahwa terminal kargo merupakan fasilitas penting untuk memproses muatan udara domestik dan internasional yang berfungsi sebagai pusat pemrosesan barang, meliputi penerimaan dan pengiriman, penyimpanan sementara, penanganan dokumen dan bea cukai, konsolidasi, serta distribusi barang.

    “fasilitas ini menjadi titik pusat bongkar muat barang dari pesawat ke transportasi darat (atau sebaliknya), serta memastikan keamanan dan kelancaran proses logistik kargo,”pungkasnya.

    Menurutnya, terminal kargo sangat berperan dalam mendukung kelancaran logistik dan rantai pasok, serta dapat mempercepat distribusi barang, mendukung perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

    “untuk itu, saya berharap agar terminal kargo bandar udara wamena dapat beroperasi dengan lancar, dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kabupaten Jayawijaya, baik yang secara langsung membutuhkan pelayanan pengiriman dan penerimaan barang, pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat secara umum, serta dapat mendukung peningkatan efisiensi dan daya saing ekonomi,”jelasnya.

    “saya berharap agar terminal kargo ini dapat berkontribusi pada kemajuan sektor penerbangan dan logistik di Papua Pegunungan secara umum.

    Ia juga katakan bahwa pembangunan terminal kargo merupakan komitmen Pemerintah Daerah untuk memajukan infrastruktur transportasi udara.

    Bupati Jayawijaya saat meninjau langsung fasilitas terminal kargo yang siap beroperasi

    Foto : Vina Rumbewas

    “Terminal kargo ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan distribusi barang yang lebih baik,  Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan seluruh warga,”tuturnya. (VIN/AW)

  • Gubernur Papua Pegunungan dan Bupati Jayawijaya hadir mendukung kegiatan Reat-Reat Perkauan GKII Wilayah IV

    Gubernur Papua Pegunungan dan Bupati Jayawijaya hadir mendukung kegiatan Reat-Reat Perkauan GKII Wilayah IV

    WAMENA – Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo dan Bupati Jayawijaya Atenius Murip hadir dalam kegiatan  Reat Reat Biro Perkauan GKII Wilayah IV Papua yang berlangsung di Wamena, Rabu 3 September 2025.

    Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo, saat memberikan bantuan pribadi senilai Rp. 500 Juta dan membuka secara resmi Reat Reat Perkauan GKII Wilayah IV di Wamena

    Foto : Agris Wistrijaya

    Jhon Tabo secara resmi membuka kegiatan tersebut dan Atas nama pribadi dan keluarga memberikan bantuan senilai Rp. 500 Juta sebagai bentuk dukungan untuk menyukseskan kegiatan Perkauan GKII di Papua Pegunungan yang akan dilaksanakan selama tiga hari di Wamena, yakni mulai tanggal 3-5 September 2025.

    Gubernur John Tabo mengungkapkan bahwa Kegiatan Perkauan yang digelar tersebut sangat luar biasa dan berharap menjadi program gereja yang setiap tahun digelar.

    “Jadi saya selaku anak mereka saya bangga liat komitmen mama-mama, mereka harus jadi contoh seperti ajaran Kristus. Tadi kami berikan bantuan itu dari pribadi kami, bukan atas nama pemerintah,” ungkap Jhon Tabo kepada media usai acara pembukaan.

    Ia mengungkapkan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan spontanitas, dan berkat yang ada padanya merupakan pemberian Tuhan sehingga disumbangkan untuk kegiatan gereja.

    menurutnya, Kegiatan ini menjadi sebuah kekuatan iman di dalam pembinaan di dalam keluarga mama-mama, untuk generasi-generasi muda anak gunung kedepan.

    “Kegiatan gereja merupakan upaya pembinaan rohani dan karakter-karakter manusia dalam peningkatan sumber daya manusia, Saya bisa jadi gubernur ini karena ada mama-mama mereka, saya dipelihara mama-mama di kampung, tapi saya bisa  jadi orang hebat karena Tuhan Yesus itu baik, itulah sebuah kebanggan,” pungkasnya.

    Gubernur juga menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh peserta Reat Reat Biro Perkauan GKII Wilayah IV Papua, dan berharap semoga hasil reat-reat tersebut membawa kabar baik ini ke kampung halaman dan keluarga  masing-masing peserta yang ada di tiga wilayah IV yakni Yahukimo, Ndugama, dan Jayawijaya, khusus jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia.

    “Saya sangat mengapresiasi dan melihat kemajuan-kemajuan mama-mama orang gunung ini luar biasa. Saya bangga karena saya bagian dari mereka, saya lahir dari mereka. Setiap saat selalu saja ada kemajuan, berawal dari iman, berawal dari gereja dengan persekutuan-persekutuan ini membawa perubahan kehidupan kita orang gunung. Kedepan adik-adik dan anak cucu kita akan lebih berkualitas dari kami yang sekarang,” tuturnya.

    Bupati Jayawijaya saat memberikan sambutan di pembukaan reat reat perkauan GKII Wilayah IV

    Foto : Agris Wistrijaya

    Di kesempatan yang sama, Bupati Jayawijaya Atenius Murip juga mengapresiasi Reat Reat Biro Perkauan GKII Wilayah IV Papua.

    Menurutnya, sebagai kader gereja maka semua gereja yang ada Pemerintah Daerah Jayawijaya wajib memberikan support dalam segala hal, melalui dukungan dana, kegiatan, dan lainnya.

    “pada kegiatan ini sudah pasti ada bantuan sebagai bentuk dukungan kami pemerintah Kabupaten Jayawijaya” ungkapnya.

    menurutnya, Sesuai dengan tema reat-reat kali ini yakni Perempuan Berkarakter Kristus, maka semua mama-mama perkauan GKII bergerak dan berpartisipasi dalam kegiatan kerohanian, mulai dari wilayah IV Ndugama, Yahukimo, dan Jayawijaya.

    “Mama-mama sangat luar biasa, inilah pergerakan-pergerakan rohani di pegunungan, sehingga Pemerintah daerah wajib menyuport dan mensukseskan kegiatan-kegiatan pembangunan rohani di Papua Pegunungan. (AgW/AW)

  • Pemkab Jayawijaya Gelar Ujian Kompetensi dan Evaluasi Kinerja bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    Pemkab Jayawijaya Gelar Ujian Kompetensi dan Evaluasi Kinerja bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jayawijaya mengadakan kegiatan Uji Kompetensi Dan Evaluasi Kinerja bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dengan dasar surat dari Badan Kepegawaian Negara nomor : 04589/R-AK.02.03/SD/K/2025 pada tanggal 05 Mei 2025 dengan hal : Persetujuan Rencana Pelaksanaan Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kabupaten Jayawijaya dan Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 100.2..2.6/3623/OTDA, tanggal 23 Juni 2025 dengan hal : Persetujuan Pelaksanaan Uji Kompentensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya yang digelar diruang Pertemuan Lantai 1 Baliem Pilamo Hotel. Dan turut hadir Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep dalam Kegiatan tersebut, Selasa (02/09/25).

    Foto Bersama Saat Pembukaan Kegiatan Uji Kompetensi Dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    Foto : Istimewa

    Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilaksanakan selama 2 hari yang dimulai hari ini, selasa, 02 September sampai 03 September 2025 dengan nama pejabat sebagai peserta yang turut dalam surat pemanggilan untuk mengikuti Uji kompetensi dan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang turut dalam surat pemanggilan untuk mengikuti Evaluasi Kinerja yaitu :

    1. NATALIS MUMPU, A.Ma.Pd., S.Sos (Uji Kompetensi (Job Fit))

    2. HANDRY KINDANGEN, SE, MM ( Uji Kompetensi (Job Fit))

    3. NIKOLAS ITLAY, SKM ( Uji Kompetensi (Job Fit))

    4. KENIUS TABUNI ( Uji Kompetensi (Job Fit))

    5. ARKLAUS WINDESI, S.Sos, M.Si ( Uji Kompetensi (Job Fit))

    6. ENGELBERT CH.W. SURABUT. SE, M.Si ( Uji Kompetensi (Job Fit))

    7. RUSTAM HAJI, SE ( Uji Kompetensi (Job Fit))

    8. TINGGAL WUSONO, M.AP ( Evaluasi Kinerja)

    9. RAMLIA SALIM, SE ( Evaluasi Kinerja)

    10. KAREL TEHUPURING, MM ( Evaluasi Kinerja)

    11. FATAH YASIN, S.Sos, M.AP ( Evaluasi Kinerja)

    12. PRIMUS OAGAY, S.Pd ( Evaluasi Kinerja)

    13. JOHANES H. TETELEPTA, SP, M.AP ( Evaluasi Kinerja)

    14. HIRONIMUS E. HUBY, S.Sos ( Evaluasi Kinerja)

    15. WILLY E. MAMBIEUW, Sp.B ( Evaluasi Kinerja)

    Foto Saat Peserta Kegiatan Uji Kompetensi Dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Pratama Sedang Berlangsung

    Foto : Brian Windesi

    Dalam kegiatan tersebut Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H, M.H memberikan sambutan dan membuka kegiatan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara resmi. Dalam sambutan Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H menjelaskan bahwa “Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam upaya kita menegakan prinsip profesionalisme, objektivitas, dan akuntabilitas dalam tata Kelola pemerintahan. Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, jabatan pimpinan tinggi harus diisi oleh pejabat yang memiliki kualifikasi, kompetensi, integritas, dan kinerja terbaik, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.” lanjut dalam sambutan Bupati Jayawijaya, Beliau mengharapkan agar “Peserta dapat mengikuti seluruh tahapan ini dari awal sampai akhir, dan Hasil kegiatan ini dapat menjadi dasar yang kuat untuk peningkatan kualitas birokrasi serta pelayanan publik.”  tutupnya. (BW/AW)

  • Wakil Bupati Jayawijaya Kunjungi Perkebunan Kopi Warga Distrik Bolakme, Kampung Bandua

    Wakil Bupati Jayawijaya Kunjungi Perkebunan Kopi Warga Distrik Bolakme, Kampung Bandua

    Wamena – Wakil Bupati jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP., M.KP mengunjungi Distrik Bolakme untuk melihat langsung perkebunan Kopi warga yang ada, Senin (25/08/25).

    Wakil Bupati jayawijaya Ronny Elopere, S.IP., M.KP dalam sambutannya saat berkunjung ke kampung Bandua, Distrik  Bolakme mengapresiasi sambutan yang diberikan oleh Kepala Distrik dan warga  masyarakat yang hadir, menurut wakil Bupati Jayawijaya, tujuan kunjungan yang dilakukan adalah hanya untuk melihat perkembangan budi daya Kopi milik warga yang ada, tetapi mendapat sambutan yang luar biasa dari warga masyarakat.

    Selanjutnya Wakil Bupati Juga menjelaskan bahwa Kopi juga telah menjadi bagaian yang tidak terlepaskan dari Visi dan Misi Bupati serta Wakil Bupati  yang merupakan hasil usaha pertanian. Selain itu Wakil Bupati juga mengatakan bahwa Gudang penyimpanan hasil panen yang menjadi salah satu  keluhan para petani juga telah dibangun oleh Pemerintah Jayawijaya untuk medukung kerja para petani kopi.

    Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere,S.IP.,M.KP saat melihat hasil panen Kopi milik warga

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selail itu Wakil Bupati Jayawijaya yang ditemani oleh Kepala Dinas Pertanian Jayawijaya mengatakan bahwa pemerintah akan mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan  para petani guna mendukung  kinerja para petani Kopi yang ada di Jayawijaya.

    “Sebenarnya  kopi ini banyak peminat hanya sampai saat ini kopi yang ada dari kabupaten jayawijaya dan Lanny jaya, Kopi Tiom, itu yang diincar” jelas Wakil Bupati Jayawijaya. Selain itu menurut Wakil Bupati dirinya pernah mendapat tawaran dari konsumen Kopi untuk membeli kopi dari Jayawijaya dalam jumlah besar, namun dirinya akan bernegosiasi terkait harga jual yang diberikan oleh para petani kopi terlebih dahulu.

    Wakil Bupati Jayawijaya saat menyerahkan bantuan alat-alat kerja kepada ketua kelompok Tani

    Foto : Imanuel Sawaki

    Lanjut Wakil Bupati, kerja sama antara pembeli dan petani kopi akan sangat baik untuk membantu perekonomian masyarakat karena usaha pertanian menjadi salah satu motor penggerak perekonomian di kabupaten Jayawijjaya.sehingga wakil bupati berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha pertanian yang ada.

    Menanggapi masukan dari ketua kelompok tani yang meminta adanya bantuan  bibit Kopi, wakil bupati menjelaskan bahwa kopi di kabupaten jayawijaya telah mendapatkan sertifikat, dan tidak perlu mendatangkan bibit dari luar karena  memiliki rasa yang berbeda.

    Dalam Kunjungan tersebut, Wakil Bupati Ronny Elopere, S.IP., M.KP juga memberikan bantuan alat kerja berupa Parang, dan Sekop kepada para petani kopi yang ada. (IS/AW)

  • Wabup Jayawijaya : Pergantian Kepala Kampung Berkaitan Dengan Tata Kelola Pemerintahan

    Wabup Jayawijaya : Pergantian Kepala Kampung Berkaitan Dengan Tata Kelola Pemerintahan

    WAMENA – Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP.,M.KP, mengungkapkan akan ada pergantian kepala kampung di 328 kampung yang ada di Jayawijaya, menurutnya hal ini berkaitan dengan tata kelola pemerintahan.

    “328 kampung itu serentak, ada juga yang tetap tetapi ada beberapa kampung juga diganti,” beber Wakil Bupati kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (22/08/2025).

    Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP.,M.KP

    Foto : Diskominfo Kab. Jayawijaya

    Menurutnya, hal ini masih dalam rangkaian 100 hari kerja bupati dan wakil bupati yang berkaitan dengan Tata Kelola Pemerintahan, karena selama ini banyak terjadi penyalahgunaan dana desa dan berbagai masalah lainnya yang mengorbankan kepentingan masyarakat sehingga dirasa perlu untuk dilakukan perbaikan.

    “Jadi tidak semua diganti, ada beberapa distrik tetap. Untuk jumlah pasti saya lupa, namun sebagian besar. Tapi tidak semua diganti,” beber Ronny Elopere, S.IP.,M.KP.

    Pergantian kepala kampung ini kata Ronny Elopere, S.IP.,M.KP sama sekali tidak berkaitan dengan politik, menurutnya memang sudah seharusnya dilakukan demi pembangunan di Jayawijaya.

    “Bukan karena politik tapi ini harus kami lakukan demi pembangunan, supaya yang selama ini jalannya tidak berimbang, atau hak-hak masyarakat yang harus dikasi tetapi tidak dikasi, bawa kabur uang, ini kan banyak terjadi. Ini yang ingin diperbaiki,” katanya.

    Tambahnya, pergantian ini juga wajib dilakukan mengingat SK. pejabat kepala kampung sebagian besar telah berakhir di tahun 2024, sedangkan sebagian lagi ada yang SKnya diperpanjang hingga tahun 2026, namun kata Ronny Elopere, S.IP.,M.KP ini adalah SK. PLT. dan wajib dilakukan pergantian.

    “Yang diganti rata-rata yang tidak laksanakan tugas dengan baik, banyak penyalah gunaan dana, tidak pernah di kampung, dan banyak lagi. Jadi hak-hak masyarakat yang sesungguhnya harus dikasi tapi tidak dikasi, malah gunakan uang untuk bayar utang dan habiskan di kota,” tuturnya.

    Lanjutnya, terkait pergantian kepala kampung pemda Jayawijaya telah mengkoordinasikan hal tersebut dengan Dirjen Kementerian Desa, dan memang harus diberhentikan karena SK. yang digunakan adalah SK. PLT.

    Mengantisipasi gelombang protes dari pejabat kampung yang kemungkinan akan diberhentikan, menurut Ronny Elopere, S.IP.,M.KP, silahkan saja jika ada yang ingin menyampaikan aspirasi.

    “Silahkan mau demo, demo saja. Kita biasa saja, tidak ada yang luar biasa. Mau demo silahkan, saya siap terima mereka,” tandasnya. (VIN/AW)