Category: Berita

  • Wakil Bupati Pimpin Razia, jaring minuman Beralkohol, Pelaku Judi dan Diduga PSK

    Wakil Bupati Pimpin Razia, jaring minuman Beralkohol, Pelaku Judi dan Diduga PSK

    Wamena – Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere,S.IP., M.KP Memimpin Razia Bersama Tim Pemberantasan Alkohol dan Sajam yang dilakukan di beberapa titik jalan di Kota Wamena. Jumat (18/07/25).

    Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere,S.IP.,M.KP bersama Ketua  Pemberantasan Miras dan Sajam, Theo Hesegem, serta di dukung TNI dan Polri melakukan Razia di beberapa titik lokasi diantaranya di jalan Ambon, Hom-hom, dan Safri darwin.

    Wakil Bupati saat memberikan pertanyaan kepada para pelaku dan Bandar Judi

    Foto : Imanuel Sawaki

    Pada  razia ulang dilakukan di Jalan Ambon, Wakil Bupati bersama tim berhasil mengamankan  9 orang  pelaku perjudian Rolet dan Togel dan diamankan bersama barang bukti. Para pelaku yang sebagian besar berasal dari luar Papua itu kemudian digiring ke Polres Jayawijaya untuk diperiksa.

    Sedangkan pada razia yang dilakukan di sebuah ruko di Jl. Hom-hom  ditemukan beberapa botol minumal beralkohol serta dua  orang wanita yang  berada di dalam ruko terebut, bersama seorang pria yang  menurut pengakuanya hanya mengantarkan makanan.

    Selain itu pada razia yang dilakukan di Jalan Safri darwin, Wakil Bupati beserta rombongan menemukan 1 ember minuman lokal yang kemudian disita.

    Wakil Bupati saat melakukan razia di sebuah ruko di Jl. Hom-hom

    Foto : Imanuel Sawaki

    Wakil Bupati dalam wawancaranya menjelaskan bahwa Pemerintah  Kabupaten Jayawijaya Tidak Tinggal diam dan terus melakukan patroli yang juga didukung oleh Pihak Keamanan baik TNI maupun Polri, Wakil Bupati menjelaskan bahwa telah mendapat keluhan namun baru sempat melakukan razia, Wakil Bupati menjelaskan bahwa masih terdapat beberapa titik menurut laporan yang masuk, dirinya bersama Tim tidak akan tinggal diam.

     Lanjut Wakil Bupati, sesuai dengan bukti yang ada  sebagian besar minuman beralkohol kemasan dari toko yang ada dijual oleh saudara kita non OAP sehingga dirinya sangat menyayangkan hal tersebut. karena akibat dari minuman beralkohol ini berdampak juga pada meningkatnya tindakan kriminal dikota Wamena.

    Wakil Bupati juga berharap kepada semua warga yang datang ke Kabupaten Jayawijaya agar dapat melukan usaha yang tidak  merugikan orang lain, khususnya masyarakat Jayawijaya. Selanjutnya Wakil Bupati juga menegaskan kepada pelaku penjual minuman keras agar segera mengentikan usahanya di Kota Wamena.

    Selanjutnya kepada semua pelaku yang diamankan dalam razia, menurut Wakil Bupati akan diproses dan dipulangkan ke daerah asal masing-masing. (IS/AR)

  • Bupati Jayawijaya Hadir Dalam Peresmian Gereja Kingmi Jemat Sumunekama

    Bupati Jayawijaya Hadir Dalam Peresmian Gereja Kingmi Jemat Sumunekama

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip,S.H.,M.H Hadir dalam peresmian Gedung Gereja KINGMI Jemaat Sumunekama, Distrik Itlay Hisahe, Kamis (17/07/25).

    Bupati Jayawijaya saat menghadiri Peresmian  Gedung Gereja  Kingmi Jemaat Sumunekama Distrik Itlayhisage

    Foto : Imanuel Sawaki

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip,S.H.,M.H bersama rombongan hadir dalam acara peresmian Gedung Gereja Kingmi Jemaat Sumunikama, Distrik Itlay Hisage, dalam Wawancaranya Bupati Jayawijaya mengatakan bahwa telah melihat sendiri kondisi jalan yang ada  antara Wamena sampai ke Distrik Itlay Hisage, sehingga Bupati berpesan kepada Kepala Distrik agar menghentikan pengangkutan bahan bangunan berupa kayu yang diambil dari Distrik Itlay Hisage menggunakan truk atau alat berat lainnya. Yang dapat  merusak jalan di Distrik Itlay Hisage.

    ”Jika Pemerintah Provinsi ataupun Kabupaten ditahun ini atau tahun depan melakukan perbaikan jalan, maka kami perintahkan untuk menghentikan pengangkutan kayu-kayu yang diambil dari sini mengakibatkan jalan ini rusak, sehingga Kepala Distrik, Kepala Suku, Kepala Kampung di wilayah ini kami perintahkan untuk  menghentikan sementara selama perbaikan Jalan” pesan Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H.

    Bupati Jayawijaya saat wawancara

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selain itu  dalam wawancaranya, Bupati Atenius Murip, S.H.,M.H juga menjelaskan terkait Sekolah Rakyat yang menjadi  Program Nasional, yang dimotori oleh kementerian sosial.menurut Bupati, Pemerintah Jayawijaya telah mendapatkan lahan seluas 7 Hektar yang menjadi salah satu syarat  agat dapat dibangun Sekolah Rakyat di Distrik Bpiri.

    Lahan yang telah disediakan di Distrik Bpiri dapat menjadi pintu bagi anak-anak yang ingin bersekolah, yang berasal dari distrik tetangga maupun kabupaten tetangga, karena sekolah yang akan dibangun adalah sekolah berpola asrama, sehingga semua anak-anak yang yang tidak mendapatkan pendidikan dapat bersekolah dengan baik. (IS/AR)

  • Resmikan Gereja Kingmi Sumunekama, Pemda Jayawijaya beri bantuan Rp. 100 Juta

    Resmikan Gereja Kingmi Sumunekama, Pemda Jayawijaya beri bantuan Rp. 100 Juta

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan bantuan hibah senilai Rp. 100 juta sebagai bentuk dukungan terhadap peresmian gedung  Gereja Kingmi Sumunekama Itlay Hisage.

    Bantuan ini diserahkan langsung Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H, kepada panitia pembangunan gereja di Distrik Itlay Hisage, Kamis (17/07/2025).

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H memberikan bantuan dana hibah Rp 100 Juta untuk mendukung peresmian gedung Gereja Kingmi Sumunekama di Distrik Itlay Hisage.

    Foto : Brian Windesi

    Saat memberikan sambutan Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H menyampaikan bahwa Pemerintah dan gereja merupakan mitra yang sama-sama melayani masyarakat sehingga dirinya berharap kerjasama terus terjalin dalam berbagai aspek.

    Ia juga mengingatkan agar dengan pembangunan gedung gereja yang megah dapat juga melahirkan generasi yang memiliki satu hati.

    “Dengan pembangunan gedung gereja yang megah yang dibangun selama 12 tahun maka di situ harus lahir generasi-generasi yang satu hati dan satu jiwa,” ungkapnya.

    Menurutnya, selain membangun rohani juga sangat penting membangun masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan membangun diri. Ia juga menilai, dengan gedung gereja yang bersih dan besar ini menunjukan Jemaat di Itlay Hisage ingin maju dengan hati yang baik, gembira, dan bersih untuk mewujudkan kebersamaan merajut tali kebersamaan.

    “Tidak ada perpecahan, perbedaan di Distrik Itlay Hisage dalam mengambil satu keputusan untuk kepentingan pembangunan daerah dari baik dari desa, distrik sampai diwujudkan di tingkat Kabupaten bahkan Provinsi Papua Pegunungan,” tuturnya.

    Lanjutnya, pemerintah tidak hanya dimiliki satu Distrik atau satu gereja tetapi Pemerintah dimiliki oleh 40 Distrik dan 17 denominasi gereja, sehingga sekecil apapun bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Pemerintah untuk bersama-sama masyarakat membangun Jayawijaya. (VIN/AR)

  • Mantapkan Sekolah Rakyat, Pemda Jayawijaya Siapkan Lahan 7 Hektar di Bpiri

    Mantapkan Sekolah Rakyat, Pemda Jayawijaya Siapkan Lahan 7 Hektar di Bpiri

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyediakan lahan seluas 7 Hektar di Distrik Bpiri guna pembangunan Sekolah Rakyat. Hal ini disampaikan langsung Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H.,M.H, saat melakukan kunjungan kerja ke Distrik Itlay Hisage, Kamis (17/07/2025).

    “Sekolah rakyat itu sebagai mana dengan keinginan Presiden melalui Kementerian terkait dan yang menjadi leadernya adalah Kementerian Sosial, kami sudah mendapatkan lahan 7 Hektar di Wilayah Distrik Bpiri,” ungkapnya.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H

    Foto : Brian Windesi

    Sekolah rakyat yang akan dibangun di Distrik Bpiri ini nantinya akan menampung siswa-siswi dari beberapa Distrik di Jayawijaya, selain dari Kabupaten lain seperti Mamberamo Tengah, Tolikara, dan Lanny Jaya.

    Sekolah yang akan dibangun ini nantinya akan diterapkan sekolah berpola asrama satu atap, dimana terdapat jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengan Atas (SMA).

    “Sekolah ini berpola asrama, mulai dari SD, SMP, dan SMA, sehingga anak-anak kami yang berkekurangan guru dan sekolah jaraknya jauh bisa tertampung di sana, tinggal nanti saat kuliah baru mereka bisa ke kota,” pungkasnya.

    Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang diinisiasi presiden Prabowo Subianto, sekolah ini bertujuan menyediakan akses pendidikan berkualitas secara gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. (VIN/AR)

  • Asisten II Sekda Jayawijaya Membuka Rakoor TPP Kabupaten Jayawijaya

    Asisten II Sekda Jayawijaya Membuka Rakoor TPP Kabupaten Jayawijaya

    WAMENA – Bupati Jayawijaya yang diwakili Asisten II Sekda Jayawijaya, Lekius Yikwa, S.Pd.,M.Si membuka Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Jayawijaya, Rabu (16/07/2025).

    Asisten II Sekda Jayawijaya, Lekius Yikwa, S.Pd.,M.Si saat foto bersama dengan para pendamping pada momen pembukaan Rakoor TPP Kabupaten Jayawijaya.

    Foto : Vina Rumbewas

    Dalam sambutan Bupati yang dibacakan asisten II sekda, diharapkan dalam rakoor ini dapat menyinkronkan tujuan bersama.

    “TPP Jayawijaya diharapkan mampu untuk melakukan pendampingan yang serius kepada aparat desa dan seluruh masyaraka, khususnya dalam pengelolaan dana desa secara langsung, dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan sosial,” ungkap Lekius Yikwa, S.Pd.,M.Si.

    Keberhasilan pembangunan suatu daerah sangat ditentukan oleh keberhasilan pembangunan suatu desa.

    “Saya mengajak kita semua yang bertugas untuk mensukseskan keberhasilan pembangunan masyarakat desa,” katanya.

    Sementara itu, Ayub Alua, selaku Tenaga Ahli dan juga Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Jayawijaya, menyampaikan bahwa rakoor ini merupakan kegiatan rutin yang selalu dilakukan per triwulan, guna melihat progress di lapangan dan juga kendala-kendala yang dihadapi para pendamping.

    “Jadi momen rakor adalah momen untuk kita bahas seluruh progres dari masing-masing distrik terkait dengan perencanaan maupun pelaksanaan di tingkat kampung,” jelasnya.

    Selain itu, momen rakoor ini juga kata Ayub, sebagai momen untuk membahas pembentukan Koperasi Merah Putih. (VIN)

  • TPP Jayawijaya Koordinasi Dorong Pembentukan Badan Hukum Koperasi Merah Putih

    TPP Jayawijaya Koordinasi Dorong Pembentukan Badan Hukum Koperasi Merah Putih

    WAMENA – Pembentukan Koperasi Merah Putih menjadi salah satu syarat pencairan dana desa tahap dua, hal ini disampaikan, Ayub Alua, selaku Tenaga Ahli dan juga Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Jayawijaya.

    Hal ini disampaikannya saat pembukaan Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Jayawijaya, yang berlangsung di gedung Siloam Betesda Wamena, Rabu (16/07/2025).

    Ayub Alua, selaku Tenaga Ahli dan juga Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Jayawijaya.

    Foto : Istimewa

    “Pembentukan koperasi merah putih jadi salah satu syarat pencairan dana desa tahap dua,” ungkapnya.

    Menurut Ayub, ini menjadi topik utama yang dibahas dalam rapat koordinasi TPP yang berlangsung selama sehari ini.

    “Kalau pembentukan koperasi merah putih ini tidak dilakukan maka pencairan dana desa tahap dua kemungkinan tidak akan dilakukan,” jelasnya.

    Sejauh ini kata Ayub, pembentukan koperasi merah putih di 328 kampung yang ada di kabupaten Jayawijaya telah dilakukan, sehingga diperlukan kerjasama para pendamping untuk mendorong diterbitkannya badan hukum koperasi merah putih.

    “Dari hasil pembentukan ini kita dorong ke akta notaris untuk diterbitkan sebagai badan hukum, ini yang sementara kita dorong,” tambahnya.

    Dibeberkannya, saat ini di kabupaten Jayawijaya baru tujuh distrik melaporkan pembentukan koperasi merah putih yang memiliki badan hukum.

    “Pertemuan hari ini kita manfaatkan untuk lengkapi segala persyarakat untuk pembentukan sampai dengan badan hukum dan akan kita siapkan dalam beberapa hari kedepan agar kita dorong supaya badan hukumnya terbentuk,” pungkasnya.

    Sementara itu, Lekius Jikwa S.Pd.,M.Si selaku Asisten II Sekda Jayawijaya mengingatkan para TPP agar menerjemahkan dengan baik program pemerintah pusat ini.

    “Ini harus terus disosilisasikan di tingkat distrik dan kampung serta masyarakat, sehingga penggunaan dana digunakan dengan baik,” ungkapnya.

    Saat ini pemerintah Jayawijaya tengah mendorong percepatan pelaksanaan program presiden dalam hal ini pembentukan koperasi merah putih dan Distrik Welesi menjadi lokus.

    “Sesuai instruksi Kementrian Desa, pembentukan koperasi merah putih di 328 kampung yang ada di 40 distrik di Jayawijaya ini wajib,” jelasnya.

    Namun kata Lekius Yikwa, SDM di tingkat kampung dan distrik masih menjadi kendala sehingga perlu dilakukan sosialisasi melalui pelatihan dan bimbingan khusus. (VIN)

  • Bupati Jayawijaya Menutup Secara Resmi Pelatihan Fisik Dan Wawasan Kebangsaan Satpol Baliem

    Bupati Jayawijaya Menutup Secara Resmi Pelatihan Fisik Dan Wawasan Kebangsaan Satpol Baliem

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip,S.H.,M.H Bersama Wakil Bupati jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,M.KP menutup Secara resmi  Pelatihan Pementukan Fisik dan Karakter Kebangsaan Satuan Polisi Baliem yang diadakan di Gedung Sekolah Minggu Gereja GKI Lacharoi Hom-Hom Wamena, (Sabtu 12/07/2025).

    Dalam wawancaranya, Bupati Jayawiaya Atenius Murip, S.H.,M.H menjelaskan bahwa  Pelatihan Pembentukan Fisik dan Karakter Kebangsaan ini diikuti oleh 80 personil Satuan Polisi Baliem  yang teah direkrut dari 40 distrik  dimana setiap distrik diwakili oleh 2 orang.

    Lanjut Bupati , anggota Polisi Baliem yang telah mengikuti pelatihan selama seminggu dan telah menunjukan perubahan yang baik dari aspek Pribadi maupun kebersaman, serta telah siap untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh kabupaten Jayawijaya dan masyarakat.

    Bupati Saat Melepas Atribut tanda Peserta Pelatihan Satpol Baliem

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selanjutnya Bupati berharap setelah melihat semangat para personil Polisi baliem, Satpol Baliem diharapkan dapat membantu Pemerintah dalam menjaga Keamanan kota wamena, dan membantu pihak keamanan di Kabupaten Jayawijaya. (IS/AW)

    Bupati saat menyampaikan sambutannya

    Foto : Imanuel Sawaki

  • Hadiri Even Reggae di Jalan, Bupati Jayawijaya “Saya Sangat Support”

    Hadiri Even Reggae di Jalan, Bupati Jayawijaya “Saya Sangat Support”

    WAMENA – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H, resmi membuka acara musik Reggae di Jalanan yang berlangsung di kawasan Taman Salib Kota Wamena, Kamis (10/07/2025).

    Acara yang berlangsung sehari ini tidak hanya menampilkan grup-grup band reggae tetapi juga menampilkan fashion show anak dan remaja yang menampilkan berbagai kreasi fashion bertemakan rasta yang terbuat dari noken.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H saat membuka acara music Reggae di Jalan, dan foto bersama dengan para pengusaha UMKM

    Foto : Vina Rumbewas

    Selain itu, ada juga deretan booth UMKM mama-mama Papua yang menjual berbagai kerajinan tangan dan berbagai pangan lokal.

    Saat memberikan sambutan, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H menyampaikan dukungannya terhadap berbagai kegiatan kesenian seperti yang digagas komunitas reggae ini.

    “Saya sangat support, kita bersama-sama bergandengan meningkatkan atau menciptakan jiwa senin yang ada, bakat-bakat yang ada kita kembangkan atau munculkan,” kata Bupati Jayawijaya.

    Ia juga membeberkan bahwa pada bulan agustus nanti akan digelar Lomba Music Akustik, menurutnya hal ini perlu disampaikan pada momen ini sebagai langkah awal untuk menggaungkan even tersebut meskipun panitia pelaksana belum terbentuk.

    “Bulan agustus kita adakan lagi lomba musik akustik. Itu bagian dari menciptakan dan meningkatkan jiwa-jiwa seni. Saya ingin dari Jayawijaya lahir pencipta-pencipta lagu dan pemain musik yang bisa membawa nama baik Jayawijaya, selain menghibur kita juga mengharumkan nama daerah,” tuturnya.

    Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan para pengunjung untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah dan meludah pinang di sembarang tempat, mengingat lokasi tempat digelarnya even music reggae ini berada di kawasan perkantoran.

    “Saya tidak melarang makan pinangnya tetapi saya melarang buang ludahnya. Wajah kota Wamena ada di sini sehingga jika kotor dilihat kurang baik,” katanya.

    Usai memberi sambutan, Bupati Jayawijaya meninjau langsung booth UMKM-UMKM disepanjang lokasi acara. (VIN/AW)

  • Upacara Pembukaan Pembentukan Fisik, Mental dan Karakter Kebangsaan Saruan polisi baliem Kabupaten Jayawijaya

    Upacara Pembukaan Pembentukan Fisik, Mental dan Karakter Kebangsaan Saruan polisi baliem Kabupaten Jayawijaya

    Pemkab Jayawijaya menggelar upacara pembukaan pembentukan fisik, mental dan karakter kebangsaan satuan polisi Baliem Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Depan Halaman Kantor Bupati Jayawijaya guna penguatan karakter kebangsaan bagi generasi muda melalui program Polisi Baliem.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H,M.H mengatakan kegiatan pembentukan karakter kebangsaan generasi muda Jayawijaya melalui program Polisi Baliem sangat bermanfaat dalam menumbuhkan semangat cinta Tanah Air.

    Menurutnya, terdapat 80 orang yang akan mengikuti pembentukan fisik, mental dan karakter kebangsaan selama sepakan yang dibina oleh aparat TNI-Polri.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip saat mengecek kesiapan 80 Orang Polisi Baliem  di Halaman  Kantor Bupati Jayawijaya

    Foto : Kominfo Jayawijaya

    “80 Orang Polisi Baliem yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan dari setiap distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya” Ucapnya.

    Sejumlah 80 Orang Polisi Baliem merupakan perwakilan dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya, dimana setiap distrik mewakili dua orang.

    Ia juga berharap Polisi Baliem dapat membantu Pemerintah Daerah dan pihak keamanan bisa mewujudkan keamanan dan kenyamanan di Jayawijaya.

    “Keberadaan Polisi Baliem akan membantu pemerintah daerah dan aparat keamanan TNI-Polri dalam menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat di Jayawijaya,” jelasnya.

    Menurutnya, pembentukan dan perekrutan Polisi Baliem merupakan salah satu program dalam pelaksanaan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya.

    “Kami ulangi, Polisi Baliem akan  bertugas membantu Satuan Polisi Pamong Praja (Sarpol PP) untuk menjaga keamanan dan ketertiban Kota Wamena dengan fokus kepada penegakan peraturan daerah atau Perda dan tidak mengesampingkan tugas-tugas dari TNI-Polri,” katanya.

    Perekrutan anggota Polisi Baliem telah dilaksanakan oleh  OPD terkait pada bulan April 2025 serta tiap distrik mengutus dua orang terbaiknya mewakili distrik masing-masing dan secara tidak langsung akan mengharumkan nama distrik tersebut dan diharapkan dapat membantu menjaga situasi daerah. (AgW/AW)

  • Gelar HUT ke -79, Polres Jayawijaya optimis tingkatkan pengamanan guna menciptakan situasi yang kondusif

    Gelar HUT ke -79, Polres Jayawijaya optimis tingkatkan pengamanan guna menciptakan situasi yang kondusif

    Wamena – Polres Jayawijaya menggelar hari ulang tahun ke-79 Bhayangkara tahun 2025 dengan penuh suka cita dan dihadiri sejumlah Pejabat dari Provinsi Papua Pegunungan serta Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H, M.H dan Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M. KP.

    Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara mengatakan bahwa pihaknya tidak akan pernah putus asa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Jayawijaya.

    Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara bersama Bupati Jayawijaya Atenius Murib dan Ketua TP PKK setempat dr Idawati Waromi saat puncak peringatan HUT ke-79 Bhayangkara di Mapolres Jayawijaya.

    Foto : Istimewa

    Hal ini dikatakannya saat memberikan sambuatan pada perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara di Mapolres Jayawijaya di Wamena, Selasa 1 Juli 2025.

    “Kami tidak akan pernah lelah untuk berusaha, tidak akan pernah putus asa menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Jayawijaya,” katanya.

    Menurutnya, Kabupaten Jayawijaya saat ini sudah menjadi ibu kota Provinsi Papua Pegunungan sehingga membutuhkan sumber daya yang cukup guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

    Ia juga mengatakan bahwa sebagai provinsi yang baru, pembangunan akan tetap berjalan dengan baik apabila pondasi utama yakni keamanan benar-benar dapat tercipta.

    “Untuk menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Jayawijaya kami tidak bisa bekerja sendiri, melainkan mendapatkan dukungan dari masyarakat dan TNI” Ujarnya.

    Menurutnya, situasi kamtibmas dapat terkendali dengan baik di Kabupaten Jayawijaya karena sinergitas yang dibangun antara Polres Jayawijaya dan Kodim 1702 Jayawijaya sangat solid.

    Selain itu, ia juga katakan bahwa Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat akan terus menciptakan rasa aman, damai dan tenteram di wilayah hukum Polres Jayawijaya.

    Kapolres juga sangat berharap dukungan dari masyarakat untuk sama-sama menjaga daerah ini untuk tetap damai sehingga seluruh aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan dapat berjalan baik, juga kesejahteraan bagi masyarakat terwujud. (AgW/AW)