Category: Berita

  • Pemkab Jayawijaya memeriksa hewan kurban di 18 titik dalam keadaan baik

    Pemkab Jayawijaya memeriksa hewan kurban di 18 titik dalam keadaan baik

    Dalam perayaan Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Bidang Peternakan Dinas Pertanian memeriksa dan memastikan kesehatan hewan kurban di 18 titik pengumpulan hewan kurban memiliki kesehatan yang baik.

    Pemeriksaaan Hewan kurban oleh Petugas kesehatan hewan Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya

    Foto : Istimewa

    Hal ini dikatakan oleh Petugas kesehatan hewan Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya drh. Alvan Mehan katakan bahwa pihaknya bersama Karantina Wamena sudah dua Minggu sebelum perayaan hari raya kurban telah melakukan pemantauan dan pemberian obat cacing serta sehari sebelum perayaan Idul Adha 1446 Hijriah yakni hari Kamis juga sudah diperiksa kembali, begitupun saat penyembelihan hewan kurban dihari Jumat, instansi teknis pun turun mengecek kondisi hewan kurban baik sapi maupun kambing.

    “Dari hasil pemeriksaan sehari sebelum proses penyembelihan terlihat di beberapa titik pengumpulan hewan kurban berupa sapi dan kambing kondisi kesehatannya bagus” Kata drh. Alvan.

    Menurut drh Alavan, secara fisik dari luarnya di lihat sehat dan untuk dikonsumsi bisa, itu merupakan proses pemeriksaan fisik luar sapi sebelum penyembelihan.

    “Kami kembali melakukan pengecekan kembali terhadap kondisi hewan kurban khususnya bagian dalamnya seperti hati, paru, ginjal dan mata”ungkapnya.

    drh. Alvan katakan saat pemeriksaan Kesehatan hewan kurban tidak ada gejala sakit yang ditunjukkan oleh keberadaan cacing atau diare dan kotorannya encer, maka masyarakat dapat mengkonsumsinya dan tidak perlu khawatir tentang hewan kurban tersebut sehat atau tidak.

    “Kami harap ke depan untuk pembelian hewan kurban baik sapi maupun kambing untuk lebih memperhatikan kondisi Kesehatan hewannya serta proses pemeliharaan dan pakannya” Ujarnya.

    Selain itu, drh. Alvan juga berharap ke depan hindari pembelian sapi dari luar Wamena, karena Ketika hewan itu sakit maka dapat menyebarkan penyakitnya terhadap sapi lokal di sini, dan itu sangat berbahaya. (AgW/AR)

  • Pemda Jayawijaya adakan Rapat Rekonsiliasi bersama PGGJ

    Pemda Jayawijaya adakan Rapat Rekonsiliasi bersama PGGJ

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya  mengadakan rapat bersama pendeta-pendeta dari 17 denominasi Gereja yang masuk dalam Persekutuan Gereja-Gereja Jayawijaya (PGGJ) untuk melakukan Persiapan rekonsiliasi daerah.

    Pemda Jayawijaya mengadakan Rapat Rekonsiliasi bersama Hamba-Hamba Tuhan yang tergabung dalam PGGJ

    Foto : Kominfo Jayawijaya

    Rapat tersebut dilakukan di Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya pada hari Jumat 06 Juni 2025 yang di pimpin langsung oleh  Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H  dan di dampingi oleh Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,M.KP.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H mengatakan bahwa Pemerintah Daerah mengundang pendeta-pendeta PGGJ dan pimpinan PGGP serta 17 Denominasi Gereja  untuk Rapat Koordinasi  Rekonsiliasi Daerah Jayawijaya.

    “Puji Tuhan semua yang diundang hadir dalam rapat untuk melakukan tatap muka dengan Pemerintah Daerah bersama semua Pimpinan Gereja mulai dari pimpinan klasis, Pimpinan Sinode, dan pimpinan Wilayah dimana kami membahas konsep dan rencana rekonsiliasi yang direncanakan dalam bulan juni ini”ucapnya.

    Rekonsiliasi ini rencananya akan dilakukan dengan melihat kondisi daerah  yang akhir-akhir ini diketahui bersama untuk kenyamanan dan ketentraman di Kabupaten Jayawijaya terganggu, oleh karena itu menurut Bupati Jayawijaya, rekonsiliasi sangat penting dalam melibatkan pemerintah dan Gereja.

    “Rekonsiliasi ini sudah masuk dalam agenda 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, sehingga untuk kondisi ini merupakan bagian dari program 100 hari yang sedang berjalan, baik karena kondisi keamanan terganggu ataupun sebelumnya, maka program Pemerintah Jayawijaya ini dipandang perlu untuk dilakukan rekonsiliasi besar-besaran di Kabupaten Jayawijaya”katanya.

    Menurutnya, Rekonsiliasi ini dipandang perlu dilakukan dengan harapan Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya bisa bangkit dan tetap menjadi kota Dani, Damai Aman Nyaman dan Indah sehingga Masyarakat juga dapat merasakan kenyamanan dan ketentraman. (AgW/AR)

  • BKDPSDM Jayawijaya Gelar Bimtek Penetapan Angka Kredit

    BKDPSDM Jayawijaya Gelar Bimtek Penetapan Angka Kredit

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) menggelar Bimbingan Teknis Penetapan Angka Kredit (Bimtek PAK) bagi Jabatan Fungional Tertentu selama dua hari dari tanggal 4-5 Juni 2025.

    Peserta Kegiatan Bimbingan Teknis Penetapan angka kredit

    Foto : Brian Windesi

    Bimtek PAK ini dibuka oleh Asisten II Sekda Jayawijaya Lekius Yikwa, S.Pd, M.Si dan dihadiri oleh peserta dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, RSUD, Dinas Pertanian dan Inspektorat serta narasumber dari BKN Jayapura.

    Dalam sambutan yang disampaikan oleh Asisten II Sekda, yang mengatakan bahwa Pembangunan SDM merupakan prioritas utama dalam strategi pembangunan di Kabupaten Jayawijaya dan salah satunya dengan dilaksanakannnya bimbingan teknis penetapan angka kredit bagi jabatan fungsional tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

    “Penilaian angka kredit bagi pejabat fungsional merupakan hal yang sangat penting, baik untuk kepentingan yang bersangkutan maupun untuk kepentingan institusi seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, maupun Inspektorat” ucapnya.

    Menurutnya, PAK sebagai hasil presentasi kerja bagi pejabat fungsional di Dinas-Dinas tersebut sebagai acuan ASN dalam menyelenggarakan dan melaksanakan pekerjaan sehingga dapat memperoleh hasil sesuai ketentuan.

    Selain itu, menurutnya bahwa Penilainan dan penetapan angka kredit harus tepat waktu karena angka kredit diberikan berdasarkan penilaian atas prestasi pekerjaan sehingga dapat  memperolah angka kredit yang objektif.

    “Angka kredit adalah suatu angka yang diberikan berdasarkan penilaian atas prestasi yang telah dicapai oleh seseorang dalam mengerjakan butir kegiatan dan dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan dan kenaikan jabatan atau pangkat,” ungkapnya.

    Asisten II Sekda Juga mengatakan bahwa tujuan Bimtek ini untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan, wawasan, pemahaman, dan kompetensi tentang tugas pokok dan fungsi sebagai tim penilai angka kredit jabatan fungsional tertentu di Kabupaten Jayawijaya.

    Lekius Yikwa juga berharap melalui Bimtek PAK ini, ASN dapat mengerti dan memahami prosedur dalam kenaikan jabatan atau pangkat sehingga tugas pokok dan fungsi dalam pekerjaan dapat berjalan sesuai arah.

    “Aturan Kenaikan Jabatan atau pangkat khususnya fungsional tertentu, itu telah diatur dalam regulasi sehingga setiap ASN diharapkan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan aturan yang berlaku” tutupnya. (AgW/AR)

  • Memperingati Hari lingkungan Hidup sedunia, Pemerintah Daerah Jayawijaya dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan upacara bersama

    Memperingati Hari lingkungan Hidup sedunia, Pemerintah Daerah Jayawijaya dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan upacara bersama

    Wamena – Dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni ini juga di peringati oleh Pemkab Jayawijaya dan Pemprov Papua pegunungan dengan melaksanakan upacara bersama di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya dan dipimpin oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murip,S.H.,M.H.

    Upacara bersama memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya

    Foto : Pemda Jayawijaya

    Dalam Upacara tersebut, Bupati Jayawijaya membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Hanif Faisol Nurofiq dimana dalam sambutan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan aksi membersihkan sampah plastik yang menjadi bagian dari gerakan nasional.

    Dengan tema “Ending Plastic Pollution” yang berarti seruan global untuk menghentikan polusi plastik yang telah menjadi ancaman serius bagi bumi dan kehidupan masyarakat.

    Pada momen penting ini menyadarkan seluruh masayarakat untuk merefleksikan kembali hubungan dengan alam serta langkah-langkah nyata yang telah dan harus diambil untuk menjaga kelestarian alam kedepan.

    Dalam sambutan tersebut juga ada pernyataan yang mengatakan bahwa bumi sedang mengalami beberapa krisis global yaitu perubahan ikim, kehilangan keanekaragaman hayati dan penipisan sumber daya alam serta polusi.

    Pemberian pohon kepada beberapa pimpinan OPD salah satunya ada Kadis Lingkungan Hidup Amos Asso untuk di tanam bersama-sama di depan Kantor Bupati Jayawijaya

    Foto: Pemda Jayawijaya

    “Akibat krisis tersebut maka akan berdampak negatif pada berbagai aspek kehidupan seperti lingkungan,kesehatan, kehidupan masyarakat, dan laju pembangunan secara keseluruhan dan aktifitas yang sering dilakukan manusia dalam pengelolaan dan pemanfaatan SDA yang berlebihan maka kondisi bumi mengalami penurunan,” Kata Bupati saat membacakan sambutan.

    Usai melakukan Upacara bersama, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH.,MH dan Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,M.KP serta beberapa pimpinan Pemprov Papua Pegunungan dan pimpinan OPD Kabupaten Jayawijaya melakukan aksi Penanaman Pohon di Depan Kantor Bupati Jayawijaya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Amos Asso mengatakan bahwa dalam memperingati Hari Lingkungan Sedunia sekaligus dalam masa Program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, maka program prioritas yang akan dilakukan adalah penanganan pengolahan sampah plastik dan penanaman seribu pohon.

    “Kami akan melakukan sosialisasi dalam penanganan dan pelarangan membuang sampah sembarangan dan untuk penanaman pohon akan dilakukan di halaman sekolah,kampus, kantor-kantor, gereja dan diberbagai pinggiran jalan, “kata Amos Asso.

    Penanaman pohon di depan kantor bupati Jayawijaya oleh  Pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya

    Foto : Pemda Jayawijaya

    Menurutnya, program penanaman Seribu pohon ini sangat bermanfaat yakni dapat menghasilkan udara yang bersih, pengurangan pemanasan global, membantu menjaga kesimbangan oksigen serta mencegah resiko banjir. Beberapa pohon yang akan di tanam antara lain pohon pucuk merah, pohon kayu pinus, Pohon Cemara, dan lainnya. (AgW/AR)

  • Pengukuhan Pengurus TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jayawijaya

    Pengukuhan Pengurus TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jayawijaya

    Wamena – Pengurus Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jayawijaya resmi di lantik oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ dan Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H dan di saksikan oleh Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,M.KP dan Ny. Cepelina Tabuni Elopere, S.IP, Kamis 5 Juni 2025.

    Dalam Sambutannya, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H berharap dengan dilantiknya pengurus TP PKK dan Tim Pembina Posyandu dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab serta dapat memberdayakan dan mensejahterakan keluarga di Kabupaten Jayawijaya, juga melaksanakan fungsi pembinaan Posyandu dalam rangka menjaga kesehatan ibu dan anak.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H dan Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ saat melantik Pengurus Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jayawijaya.

    Foto : Pemda Jayawijaya

    Bupati Jayawijaya juga menuturkan tugas utama dari Tim TP PKK yakni merencanakan, melaksanakan dan membina pelaksanaan program kerja PKK di tingkat Kabupaten, serta menggerakkan dan membina potensi masyarakat untuk mencapai tujuan PKK.

    “Tim TP PKK juga bertugas memberikan bimbingan, motivasi, dan fasilitasi kepada TP PKK di tingkat kecamatan dan Desa,”ungkapnya.

    Selain itu, Bupati Jayawijaya berharap dengan adanya pengurus TP PKK Kabupaten Jayawijaya dapat menghasilkan program kerja yang mumpuni, yang peka terhadap fenomena yang terjadi di masyarakat dan terlebih khususnya terjadi didalam kehidupan keluarga di Kabupaten Jayawijaya.

    “Saya percaya dengan kekompakan dan kebersamaan dalam Tim, maka berbagai permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik,”katanya.

    Ia juga mengajak seluruh pengurus yang sudah dilantik agar selalu berpedoman pada Visi, Misi dan tujuan organisasi dalam berkolaborasi membantu ketua dalam menyusun program kerja yang fokus pada peningkatan kualitas anggota dan kualitas keluarga dalam mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H bersama istri Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ dan Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,M.KP bersama istri Ny. Cepelina Tabuni Elopere, S.IP dan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya.

    Foto : Pemda Jayawijaya

    “Untuk pengurus TP Posyandu Kabupaten Jayawijaya yang menjadi mitra kerja Pemerintah Daerah berperan penting dalam mewujudkan posyandu yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khusunya bagi ibu dan anak,”ucapnya.

    Bupati Jayawijaya juga berharap untuk pengurus TP Posyandu dapat mensukseskan program Posyandu di Kabupaten Jayawijaya dengan membina dan memfasilitasi setiap kegiatan Posyandu di tingkat Desa/Kelurahan sehingga dapat meningkatkan kesehatan keluarga masyarakat terutama pada Ibu Hamil, Ibu menyusui, dan anak Balita.

    “Saya harap TP Posyandu dapat mengusahakan penurunan angka kematian Ibu dan Bayi, juga meningkatkan peran serta masyarakat dalam kegiatan kesehatan dan juga memantau tumbuh kembang anak,”bebernya.

    Pada Kesempatan itu, Bupati Jayawijaya  Atenius Murip, S.H.,M.H juga mengharapkan adanya kolaborasi dan kerja sama yang baik antara TP PKK dan TP Posyandu untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Jayawijaya yang sehat,mandiri, dan Sejahtera.

    “sangat penting untuk diingat bahwa tantangan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kedepan akan semakin berat dan kompleks sehingga diperlukan tenaga dan pikiran serta harmonisasi dalam melangkah agar dapat bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan yang ada,”pungkasnya.

    Menurutnya dengan adanya kerjasama yang sinergis dan saling mendukung yang dituangkan dalam program dan kegiatan kerja yang jitu, maka apapun masalah yang dihadapi bisa di cari solusi dan diselesaikan dengan baik.

    Acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Para Pimpinan OPD Kabupaten Jayawijaya, Anggota Dharma Wanita Kabupaten Jayawijaya, Anggota Tim TP PKK Provinsi Papua Pegunungan serta Tokoh Perempuan dan Tokoh Masyarakat. (AgW/AR)

  • Pesan Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ untuk pengurus TP PKK dan TP Posyandu

    Pesan Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ untuk pengurus TP PKK dan TP Posyandu

    Wamena – Ketua Tim Penggerak PKK Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ sangat bersemangat dengan adanya pengurus tim penggerak PKK, dimana dengan dilantiknya pengurus tersebut maka program dan kegiatan TP PKK dapat berjalan sesuai dengan agenda kerja yang telah disusun selama periode 2025-2030.

    Hal ini di tegaskan Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ saat memberikan sambutannya usai pelantikan pengurus TP PKK dan TP Posyandu pada kamis 5 Juni 2025, ia mengatakan bahwa sebagai Tim Penggerak PKK dan merupakan mitra pemerintah patut untuk mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya yakni bergerak, bersama, maju yang berarti ajakan untuk bersinergi, saling mendukung, dan melangkah dengan satu tujuan yaitu mewujudkan keluarga dan masyarakat Kabupaten Jayawijaya yang mandiri, sejahtera dan tangguh.

    Ketua Tim Penggerak PKK Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ usai pelantikan pengurus TP-PKK dan TP Posyandu Kabupaten Jayawijaya.

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Tim Penggerak PKK dan TP Posyandu memiliki tugas mulia sebagai mitra strategis Pemerintah, kita bukan hanya pelaksana program, tetapi juga sebagai motor penggerak dilapangan yang menyentuh secara langsung kebutuhan masyarakat dan menyampaikan pesan-pesan pembangunan serta menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan keluarga dan sosial,” ucapnya.

    Menurutnya, pengukuhan tersebut merupakan awal dari amanat yang diberikan dan tanggung jawab yang besar tetapi dengan niat tulus dan semangat gotong royong diyakni pengurus mampu menjalankannya. “saya mengajak seluruh pengurus dan kader PKK maupun Posyandu agar dapat menanamkan prinsip kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja bersama-sama”ucapnya.

    Ia juga berpendapat bahwa pengukuhan tersebut bukan hanya sebagai bentuk penguatan struktur organisasi, melainkan yang lebih penting adalah sebagai penguatan semangat pengabdian.

    “kita bukan sekedar pengurus, kita adalah pelaku perubahan, oleh sebab itu saya mengajak semua pengurus PKK maupun Posyandu untuk menjadi teladan dalam keluarga dan masyarakat, serta menghidupkan kembali 10 program pokok PKK secara kontekstual dan kreatif,”ungkapnya.

    Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ juga mengajak pengurus TP PKK dan TP Posyandu untuk membangun sinergi dengan seluruh elemen baik dari OPD terkait, Tokoh Masyarakat, Gereja, dan lembaga lainnya serta Fokus pada Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, ketahanan keluarga dan penguatan ekonomi rumah tangga.

    “Sekali lagi mari kita hidupkan kembali 10 Program Pokok PKK dengan pendekatan yang inovatif, adaptif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Mari perkuat koordinasi hingga ke tingkat dasawisma dan jadikan PKK dan Posyandu sebagai rumah bersama yang hangat,terbuka, dan memberi manfaat nyata bagi keluarga diseluruh pelosok Kabupaten Jayawijaya,”ucapnya.

    Selain itu, Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ mengatakan bahwa kegiatan setelah pengukuhan akan segera melaksanakan penyususunan program kerja tahun 2025 dan pembagian tugas kerja, dan untuk kegiatan Posyandu menurutnya tetap berjalan sesuai dengan jadwalnya dan kegiatan-kegiatan PKK ini akan berkoordinasi dengan Dinas pemberdayaan Masyarakat dan Kampung. (AgW/AR)

  • DPD RI Dapil Papua Pegunungan Bantu 2 Ton Beras dan Bama Bagi Korban Banjir Wamena

    DPD RI Dapil Papua Pegunungan Bantu 2 Ton Beras dan Bama Bagi Korban Banjir Wamena

    WAMENA – Dewan Perwakilan Daerah (DPR) RI Dapil Papua Pegunungan mengantar dan menyerahkan langsung bantuan bahan makanan yang diperuntukan bagi warga terdampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di Jayawijaya.

    Penyerahan bantuan 2 Ton beras dan bahan makanan instan ini di diterima langsung Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP.,M.KP, di halaman kantor Bupati Jayawijaya di Wamena-Papua Pegunungan, Selasa (03/06/2025).

    Wakil Bupati Jayawijaya  Ronny Elopere saat menerima langsung bantuan bahan makanan yang diberikan para anggota DPD RI Dapil Papua Pegunungan

    Foto : Vina Rumbewas

    “Ini bantuan beras 2 ton, selain beras ada mie instan, gula, dan bahan makanan lain. Harapan kami bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak,” kata Aryanto Kogoya, anggota DPD RI.

    Selain Aryanto Kogoya, juga terdapat tiga anggota lainnya yang ikut mengantar bantuan tersebut.

    “Apa yang teman-teman di Jayawijaya rasakan kami juga rasakan, sebagai orang asli Papua yang dari dapil Papua Pegunungan,”ungkapnya.

    DPD RI mengapresiasi pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang sudah mengambil langkah-langkah tepat dan cepat untuk menangani bencana banjir yang melanda Jayawijaya pada bulan April lalu. Kami sangat apresiasi dan kami sampaikan terimakasih.

    Selain pemerintah daerah, DPD RI juga mengapresiasi kementrian terkait yang mengambil langkah cepat dalam ikut menangani bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu.

    “Jangan lihat dari apa yang kami bawa tapi ini lah bentuk kepedulian kami DPD untuk masyarakat, bahkan untuk ikut membackup pemerintah daerah yang ada di Kabupaten Jayawijaya,” tuturnya.

    Usai menerima langsung bantuan dari DPD RI, Ketua Satgas Tanggap Darurat yang juga Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP.,M.KP, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Jayawijaya menyampaikan terima kasih dengan bantuan yang diberikan untuk bersama melayani masyarakat, khususnya warga terdampak.

    Ia juga memastikan bahwa dalam waktu dekat tim akan kembali menyalurkan bantuan-bantuan yang sudah terkumpul ke titik-titik lokasi banjir.

    “Dalam waktu dekat kami akan menyalurkan bantuan sesuai dengan sumbangan-sumbangan yang masuk di titik-titik yang kami harus bantu, tidak semua tapi tempat-tempat seperti bantaran kali Baliem,” jelas Ronny Elopere, S.IP.,M.KP.

    Meskin pun SK tim tanggap darurat sudah berakhir namun pemerontah daerah menyampaikan terimakasih karena bantuan bagi para konran banjir terus berdatangan.

    “Meski SK sudah berakhir namun bantuan datang terus sehingga tidak lama lagi bantuan ini akan kami lanjutkan kepada masyarakat yang benar-benar mambutuhkan,” pungkasnya. (VIN/AR)

  • Pasca Penembakan, Ini Himbauan Bupati Jayawijaya

    Pasca Penembakan, Ini Himbauan Bupati Jayawijaya

    Wamena – Pasca Kejadian Penembakan yang dilakukan oleh OTK terhadap anggota Satlantas Polres Jayawijaya di depan IGD RSUD Wamena pada hari Rabu kemarin, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya segera mengadakan Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk menyikapi masalah yang terjadi di Kota Wamena, Kamis 29 Mei 2025.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H bersama PJ. Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus dan di hadiri oleh Dandim 1702 Letkol Arh Reza Ch. A Mamoribo, S.E., M.Han, Polres Jayawijaya, Ketua MRP Papua Pegunungan, Ketua LMA saat memberikan Himbauan terkait insiden penembakan

    Foto : Agris Wistrijaya

    Rapat tersebut dipimpin oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H bersama PJ. Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep dan di hadiri oleh  Dandim 1702 Letkol Arh Reza Ch. A Mamoribo, S.E.,M.Han, Polres Jayawijaya,  Ketua MRP Papua Pegunungan, Ketua LMA, Pembela HAM dan Forkopimda Provinsi /Jayawijaya.

    Kejadian penembakan yang menimpa salah satu anggota polres jayawijaya tersebut saat ini sudah berada di Jayapura untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, diketahui bahwa korban ditembak oleh OTK sebanyak 3 kali di bagian dada kiri.

    Untuk menyikapi keadaan tersebut, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH.,MH berkumpul bersama Pemprov Papua Pegunungan, Aparat keamanan, dan tokoh-tokoh penting lainnya merumuskan langkah-langkah strategis kedepan menghadapai gangguan keamanan tersebut dan diharapkan untuk masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa karena situasi Kota Wamena sudah aman terkendali.

    Selain itu Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH.,MH memberikan Himbauan juga untuk elemen masyarakat di 328 Kampung dan 40 Distrik bahwa tidak ada tempat untuk melakukan kejahatan, serta memberikan peringatan keras kepada pernyataan yang di sampaikan oleh Kelompok Egianus dan Sebby Sambom yang menyatakan mereka yang bertanggung jawab atas kejadian semalam.

    “Saya sudah membaca pernyataan tersebut, pada kesempatan ini saya sampaikan kepada kelompok Egianus Kogoya ataupun Sebby Sambom sebagai juru bicara TPNPB dimanapun berada, di kota Wamena ini tidak ada tempat untuk melakukan kejahatan, di kota ini merupakan kota pendidikan orang-orang yang layak untuk hidup dan damai” tegas Bupati.

    Rapat Koordinasi Terkait Situasi dan Kondisi Kota Wamena, Ruang Rapat Bupati, Kamis, 29 Mei 2025.

    Foto : Pemda Jayawijaya

    Bupati Juga menyampaikan kepada Kelompok Egianus untuk segera keluar dari Kota Wamena, karena Kota Wamena ini merupakan Kota Pembangunan, Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan dan jangan membawa masalah baru di Kabupaten Jayawijaya maupun Provinsi Papua Pegunungan.

    Pada Kesempatan itu juga, Bupati Harap kepada Masyarakat yang berada di Kampung, Distrik, maupun di Kota Wamena agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban bersama di Kabupaten Jayawijaya ini dan apabila ada kelompok-kelompok yang membawa senjata dan masuk ke kampung-kampung bisa dilaporkan segera  kepada Pemerintah maupun Aparat Keamanan. (AgW/AW)

  • Kerjasama Pemkab Jayawijaya dan PT. Taspen dalam Pengelolaan Gaji Berbasis Sistem Informasi

    Kerjasama Pemkab Jayawijaya dan PT. Taspen dalam Pengelolaan Gaji Berbasis Sistem Informasi

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bekerjasama dengan PT. Taspen Cabang Papua mengadakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Gaji berbasis Sistem Informasi.

    Hadir membuka kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari ini 22-23 mei 2025, Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP memberikan apresiasi kepada Narasumber dari PT. Taspen yang akan membagikan wawasan dan Pengetahuan tentang pengelolaan Gaji yang lebih efisien menggunakan Aplikasi Sistem Informasi (SI).

    Peserta Bimtek Pengelolaan Gaji Berbasis Sistem Informasi

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan Aparatur Pemerintah dalam menggunakan Sistem Informasi Manajemen penggajian”pungkasnya.

    Menurut Wabup, Sistem ini membantu pengelolaan gaji secara lebih berstruktur dan efisien serta mengurangi risiko kesalahan dalam perhitungan Gaji.

    “Bimtek ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari perjanjian kerjasama yang sudah ditandatangani oleh Pemerintah Daerah dengan PT. Taspen cabang Papua yang melibatkan Peserta Bimtek yakni Bendahara Pengeluaran, PPK-SKPD maupun Kasubbag Keuangan OPD” ucapnya.

    Selain itu, kata Wabup bahwa Bimtek ini juga dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kapasitas aparatur diantaranya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan penggajian, mencegah kesalahan dalam perhitungan Gaji, memperbaiki kualitas data penggajian, mempermudah proses pengajuan dan pembayaran gaji, serta meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran.

    “Saya harap seluruh peserta bimtek dapat memahami dan mengerti agar pengelolaan penggajian lebih teratur, akurat dan efisiensi serta tidak ada lagi keterlambatan pembayaran gaji aparatur, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja pemerintahan secara keseluruhan” tuturnya. (AgW/AW)

  • Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan melantik 8 Ketua TP PKK Kabupaten

    Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan melantik 8 Ketua TP PKK Kabupaten

    Wamena – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Pegunungan Ny. Yuliana Kobak, S.E.,M.M melantik 8 Ketua TP PKK Kabupaten di Hotel Baliem Pilamo, Kamis 22 Mei 2025.

    Dalam pelantikan tersebut hadir Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Ones Pahabol, S.E, MM, Bupati Tolikara Wilem Wandik, Bupati  Lanny Jaya Aletinus Yigibalom dan seluruh pengurus TP PKK di Provinsi Papua Pegunungan dan 8 Kabupaten.

    Ketua TP PKK  Provinsi Papua Pegunungan Ny. Yuliana Kobak saat melantik 8 Ketua TP PKK Kabupaten

    Foto : Pemprov Papua Pegunungan

    8 Ketua TP PKK yang dilantik diantaranya Ketua TP PKK Jayawijaya : Ny. Dr. Idawati Waromi, Sp.KJ, Ketua TP PKK Kabupaten Yahukimo: Ny. Ami Yikwa, S.Kep, Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara: Ny. Elisabet Y. Flassy,S.E.,MM, Ketua TP PKK Kabupaten Pegunungan Bintang: Ny. Susana Maria Apaseray, S.IP, Ketua TP PKK Kabupaten Mamberamo Tengah: Ny. Ponco Wahyu Putri Utami, S.Sos, Ketua TP PKK Kabupaten Lanny Jaya: Ny. Helena Tabuni, S.Pd, Ketua TP PKK Kabupaten Nduga: Ny. Onna Mince Mofu, dan Ketua TP PKK Kabupaten Yalimo: Ny. Matam Kepno, S.AK.

    Usai dilantik, Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan memberi pesan kepada 8 Ketua TP PKK Kabupaten untuk segera bergerak melaksanakan tugas sebagai ketua TP PKK dan Pembina posyandu.

    “Tugas sebagai ketua merupakan tugas yang mulia yang akan menjadikan ibu-ibu sebagai panutan dan figure bagi keluarga” ucap Ny.Yuliana Kobak.

    Dalam sambutannya juga, Ny. Yuliana  Kobak mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan PKK merupakan salah organisasi yang besar dan diharapkan para ketua-ketua yang sudah dilantik dapat melayani masyarakat di masing-masing Kabupaten.

    “Beberapa kabupaten memiliki kondisi geografis yang sulit, hal tersebut tidak menjadi halangan melainkan kita semua dapat bergandengan tangan membantu masyarakat yang ada di Kabupaten-Kabupaten tersebut”ucapnya.

    “Sebagai contoh di Kabupaten Yahukimo terdapat 517 Kampung, 51 Distrik, dan 1 kelurahan kondisi Geografisnya sulit dijangkau tetapi karena untuk melayani masyarakat maka Tim Penggerak PKK akan selalu melakukan tugas-tugas tersebut,”pungkasnya.

    Ny. Yuliana Kobak mengatakan bahwa PKK memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakan ekonomi dan membina keluarga serta meningkatkan kesejahteraan  keluarga serta pemberdayaan perempuan.

    Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Ones Phabol bersama Ny. Yuliana Kobak dan 8 Ketua TP PKK Kabupaten

    Foto : Pemprov Papua Pegunungan

    Menurutnya, Tim Penggerak PKK butuh kerja sama dan komunikasi yang baik antara TP PKK Provinsi dan  TP PKK Kabupaten dan Tanggung jawab sebagai Ketua Tim penggerak PKK selain membantu pelayanan masyarakat juga melayani  Posyandu anak-anak mulai dari PAUD,TK,SD,SMP,dan SMA/SMK.

    Selain itu, Ny. Yuliana Kobak mengatakan bahwa tanggung jawab sebagai Pembina Posyandu, bertugas juga memberantas Stunting dan meningkatkan Gizi Anak. (AgW/AW)