Category: Berita

  • Peresmian Lapangan Itlay Ikinia akan di gelar bersamaan dengan pembukaan  Kompetisi Liga 4

    Peresmian Lapangan Itlay Ikinia akan di gelar bersamaan dengan pembukaan Kompetisi Liga 4

    Wamena – Stadion Pendidikan Wamena yang sekarang berganti nama Lapangan Pendidikan Itlay Ikinia kini telah selesai di benahi oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

    Ketua Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Papua Pegunungan yang juga merupakan Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH.,MH berterimakasih kepada Pj. Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP.,M.P.A  yang telah membenahi lapangan Pendidikan Itlay Ikinia dengan  rumput sintesis dengan klasifikasi Fifa dan merupakan stadion dengan menggunakan rumput sintesis yang pertama kali ada di wilayah Lapago.

    Pj. Gubernur Papua Pegunungan  Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP.,M.P.A bersama Bupati Jayawijaya selaku ketua Asprov PSSI Papua Pegunungan Atenius Murip, S.H.,M.H saat meninjau persiapan pegelaran liga 4 sekaligus peresmian lapangan Itlay Ikinia

    Foto : Protokoler

    Atenius Murip, SH.,MH  yang merupakan Ketua Asprov PSSI Papua Pegunungan mengatakan bahwa pembenahan stadion Pendidikan Itlay Ikinia ini rencananya akan di resmikan bersamaan dengan pembukaan liga 4 di Papua Pegunungan untuk melakukan sejumlah pertandingan.

    “Rencananya kami akan mengirimkan satu perwakilan dari Papua pegunungan hasil pertandingan dari 8 Kabupaten ke Liga 4 Nasional dengan harapan bisa meningkat ke level atas yaitu liga 3, 2 hingga ke liga 1 diharapkan sepakbola di Papua Pegunungan ini bisa kembali hidup” Ungkap ketua Asprov saat meninjau lapangan selasa, 11/03/25.

    Atenius Murip, SH.,MH berharap dengan adanya pertandingan liga 4 ini dapat melahirkan atlet nasional yang bisa bermain di liga-liga internasional, serta pihaknya bersama dengan Pj Gubernur Papua pegunungan telah melihat kondisi lapangan dan persiapan-persiapan yang sudah  dilakukan.

    Selain itu Atenius murip menjelaskan bahwa untuk tim dari  Kabupaten Jayawijaya tak bisa lagi menggunakan nama persiwa Wamena dalam pertandingan liga 4, karena untuk diketahui bersama ada masalah sehingga secara legalitas tidak bisa bertanding menggunakan nama tersebut.

    “Untuk diketahui bersama bahwa nama persiwa Wamena pernah bermain hingga ke tingkat AFC dan terdaftar di FIFA, namun dari catatan PSSI Kabupaten Jayawijaya dapat menggunakan nama lain yang dapat di daftarkan di Liga 4 ” Ungkapnya.

    Sementara itu, Pj Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP.,M.P.A  mengatakan bahwa lapangan pendidikan itlay ikinia ini merupakan aset dari pemda Jayawijaya, untuk itu peresmiannya akan dilakukan bersama pemda Jayawijaya dan bersamaan dengan pegelaran liga 4.

    “Kemungkinam akan ada pertandingan persahabatan antara pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya,serta akan di isi dengan pertandingan dari Allstar Persiwa dan Allstar Persipura, nanti kita akan mengatur ada pertandingan persahabatan dulu sebelum ada pertandingan Liga 4 pada 20 Maret mendatang,” Ucapnya. (AgW/MM)

  • Wakil Bupati Ronny Elopere, S.IP.,M.KP hadir dalam HUT YPK ke-63

    Wakil Bupati Ronny Elopere, S.IP.,M.KP hadir dalam HUT YPK ke-63

    Wamena – Dalam rangka memperingati HUT ke-63 Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Tanah Papua, Pemerintah turut memberikan apresiasi  kepada YPK atas eksistensinya dalam dunia Pendidikan.

    Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP hadir memberikan sambutan pada Ibadah Ucapan Syukur di GKI Lacharoi Hom-Hom, Sabtu (08/03/25).

    Sambutan Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,M. KP

    Foto : Protokoler Pemda

    Di kesempatan itu, Wabup Jayawijaya memberikan Apresiasi yang tinggi kepada Badan Pengurus YPK Kabupaten Jayawijaya yang tetap berjuang dalam menjalankan Yayasan selama 63 Tahun serta menghasilkan banyak pemimpin di Provinsi Papua Pegunungan terkhususnya di Kabupaten Jayawijaya.

    Selain itu, Ronny Elopere juga memberikan apresiasi dan ucapkan terimakasih kepada guru-guru yang juga bekerja keras dalam mendidik dan mengajar anak-anak muridnya yang siap menjadi generasi penerus bangsa.

     “YPK Hadir di Tanah Papua yaitu untuk mengajar, mendidik, dan memimbing orang asli Papua serta membentuk mental dan karakter yang baik sesuai dengan karakter Kristus, untuk itu mari kita dukung penuh penyelenggaran pendidikan melalui YPK di Tanah Papua” ucap Wabup Jayawijaya.

    Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,M. KP saat mengikuti ibadah syukur HUT YPK ke 63 di Gereja GKI Lacharoi Hom-Hom

    Foto : Protokoler Pemda

    Wabup berharap agar semangat perjuangan dan kerja keras tak akan habis dan juga di harapkan YPK di Tanah Papua dapat menjalankan tugasnya secara nyata dan mempersiapkan generasi penerus Gereja, Bangsa, dan Negara.

    “suatu keberhasilan diperoleh melalui kerja sama serta komunikasi yang baik, untuk itu saya berharap hal-hal ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan agar kinerja YPK di Tanah Papua menjadi semakin baik” ungkapnya.

    ’”Dengan Tema dan Sub tema yang bertajuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkarakter kristus, diharapkan YPK dapat melahirkan Budaya Baru berbasis Nilai Kesehatan, ketekunan, kesetiaan dan Ketaatan Iman” tutupnya. (AgW/MM)

  • Pansel menetapkan nama-nama yang lolos menjadi Calon Anggota DPRP 2024-2029

    Pansel menetapkan nama-nama yang lolos menjadi Calon Anggota DPRP 2024-2029

    Wamena – Panitia Seleksi (Pansel) Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan mengumumkan hasil seleksi calon anggota periode 2024-2029, rabu (05/03/25).

    Ketua Pansel, Prof. Dr. Drs. Nomensen Mambraku  membacakan nama-nama yang berhasil lolos menjadi anggota DPRP.

    Pansel DPRP saat melakukan press release mengumumkan nama-nama ynag lolos dalam anggota DPRP provinsi Papua Pegunungan

    Foto : Istimewa

    Menurut ketua pansel, panitia sudah bekerja semaksimal mungkin dengan hati yang mulia serta teliti, transparan, dan profesional.

    Ketua mengatakan bahwa ada  11 calon yang dinyatakan terpilih dan 33 calon lainnya dinyatakan menjadi calon tetap atau daftar tunggu,” katanya.

    Nomensen meminta agar calon yang belum terpilih atau tercover dalam keputusan ini,  dapat menerima hasil seleksi dengan lapang dada.

    “Kami sudah bekerja sesuai regulasi yang ada serta memastikan keterwakilan dari setiap daerah pengangkatan,” ucapnya.

    “Diharapkan para anggota terpilih yang namanya ada dalam surat keputusan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab” Tegasnya.

    Pada kesempatan itu dijelaskan oleh pihak Kejaksaan Apris Risman Ligua, SH mengatakan bahwa Pansel juga mengakomodasi calon yang merupakan pengurus partai atau masuk dalam daftar calon tetap Pemilu legislatif sebelumnya.

    “Berdasarkan amanat Peraturan Pemerintah (PP) No. 106 tahun 2021 dengan syarat mereka harus terlebih dahulu mengundurkan diri dari kepengurusan partai, Kami memiliki dasar hukum yang jelas untuk mengakomodir mereka dan hal itu sudah disetujui Kemendagri,” ungkapnya.

    Menutu Apris risman, sejak awal persyaratan ini telah disosialisasikan, termasuk dokumen pengunduran diri yang wajib dilampirkan.

    “Pengecualian ini disesuaikan dengan kondisi wilayah Provinsi Papua Pegunungan yang mana banyak potensi sumber daya manusia yang masih ada dalam struktur kepengurusan partai’ ucapnya.

    Seluruh  Panitia Seleksi yang terdiri dari Ketua Prof. Dr. Drs. Nomensen Membraku, Sekretaris Andrianus Huby, S.STP, MT, serta anggota-anggota Prof. Dr. Drs. Hyronimus Rowa, MSi, Dr. Meliana Ratana Pugu, S.IP, Apris Risman Ligua, SH, dan Yohanes Kayarmabin, SIP, MAP  seluruhnya sepakat menyatakan bahwa proses seleksi sudah dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (AgW/AR)

  • Pembukaan Festival Ramadhan

    Pembukaan Festival Ramadhan

    Wamena – Festival Ramadhan Papua Pegunungan tahun 2025 resmi dibuka oleh Pj. Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Wanggai, S.I.P.,M.P.A di Mall Wamena, Minggu (02/03/2025).

    Pj. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Velix Wanggai, S.I.P.,M.P.A saat memberikan sambutan di Ramdhan Festival 2025

    Foto : Agris Wistrijaya

    Kegiatan ini diperkasai oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan  dan bekerja sama dengan Dewan Kesenian Papua Pegunungan, MUI Kabupaten Jayawijaya, KKSS Papua Pegunungan, dan Gerakan Ekonomi Kreatif Papua Pegunungan.

    Festival Ramadhan 1446H ini dibuat dalam rangka mendukung jalannya ibadah puasa bagi umat muslim serta meningkatkan UMKM di Provinsi Papua Pegunungan, dimana tersedia Bazar Makanan, kuliner Nusantara, seni musik serta aksi sosial.

    Dalam Sambutannya, Pj. Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Wanggai, S.I.P.,M.P.A mengatakan bahwa kegiatan ini di rangkai selama 15 hari  dengan berbagai kegiatan serta berkolaborasi dengan  seni musik, dimana ada musik etnik yang akan di pandu langsung oleh Tim Kesenian Papua Pegunungan sebanyak hampir 30an musisi yang akan tampil mulai dari tanggal 2-15 Maret di panggung Festival Ramadhan.

    “ semua musik akan ditampilkan, mulai dari musik etnik, dan juga musik kasidah atau rohani muslim, ini merupakan acara gembira buat kita semua di bulan ramadhan” ucap Dr. Velix Wanggai, S.I.P.,M.P.A.

    Menurutnya, Acara musik ini rencananya akan dimulai dari jam 2 siang hingga sebelum magrib, pengunjung dapat menikmati kuliner khas Indonesia serta bisa saling berinteraksi satu dan yang lain dalam menghidupkan perekonomian di Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya.

    Di kesempatan yang sama, Pj Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Velix Wanggai, S.I.P.,M.P.A juga meluncurkan Wamena Digital Space yang di kelola oleh Dinas Kominfo Provinsi Papua Pegunungan dengan memberikan internet gratis berupa starlink di mall wamena dan taman kota papera wamena.

    “kita akan uji coba terus untuk meningkatkan pelayanan publik sehingga kegiatan ekonomi dan bisnis bisa jalan” tuturnya.

    Dalam pembukaan Festival tersebut, terlihat banyak pengunjung yang sangat antusias dalam mengikuti Festival Ramadhan serta banyak stand-stand yang dipadati oleh pengunjung, bukan hanya yang berpuasa tetapi umat beragama lain juga turut serta membeli makanan sambil menikmati musik. (AgW/MM)

  • Pembasmian Miras dipolres Jayawijaya

    Pembasmian Miras dipolres Jayawijaya

    Wamena – Polres Jayawijaya mengadakan acara pemusnahan barang bukti berupa Minuman Keras, Senjata Tajam dan Ganja di halaman Polres Jayawijaya, Rabu (26/02/2025).

    Pj Gubernur papua Pegunungan velix wanggai bersama sekda Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd.,MM saat membasmi minuman keras

    Foto : Agris Wistrijaya

    Kegiatan ini di hadiri oleh Pj. Gubernur Papua Pegunungan Dr. VelixWanggai, S.I.P.,M.P.A., Sekda Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd.,MM, serta Forkopimda Provinsi Papua Pegunungan.

    Dalam Sambutanya, Pj. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. VelixWanggai, S.I.P.,M.P.A mengatakan bahwa peredaran miras dan senjata tajam ini sering menjadi sumber konflik dan masalah sosial dan dengan upaya pemusanahan ini diharapkan dapat menyelesaikan Permasalahan tersebut.

    Dr. VelixWanggai, S.I.P.,M.P.A juga memberikan Apresiasi kepada Kapolres dan seluruh jajarannya yang berupaya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Wamena ini.

    AKBP Heri Wibowo, S.IK selaku Kapolres Jayawijaya mengatakan bahwa pemusanahan ini adalah bagian dari kegiatan rutin yang dilakukan setiap 3 bulan sekali  dan ini merupakan hasil tangkapan dari bulan desember hingga bulan februari dengan melakukan patroli razia gabungan skala besar bersama TNI dan unsur lain.

    Barang bukti yang dimusnahkan berupa beberapa bungkus Narkotika golongan satu jenis ganja, 11 batang pohon tanaman narkotika golongan satu jenis ganja, 12 galon ukuran 19 liter yang didalamnya berisi minum lokal jenis cap tikus, 45 jeregen ukuran 5 liter  yang didalamnya berisi minuman keras lokal jenis cap tikus, 613 botol minuman keras lokal jenis cap tikus, 480 botol minuman jenis Vodka, 90 botol minuman keras jenis Iceland, 58 botol dan masih banyak jenis lainnya, serta untuk senjata tajam sebanyak 179 parang panjang berbentuk samurai, 440 buah parang pendek, 402 buah pisau, 91 busur panah dan 800 buah anak panah, dan bebera­­­­pa bukti lainnya. (AgW/AW)

  • Rapat Persiapan Pemda Jayawijaya menyambut Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya

    Rapat Persiapan Pemda Jayawijaya menyambut Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya

    Wamena – Sekertaris Daerah Kabupaten Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd.,MM bersama Para Pimpinan OPD dan Kepala-Kepala Distrik melakukan Rapat Persiapan menyambut Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Periode 2025-2030 di Aula Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya, Selasa (25/02/25).

    Rapat persiapan menyambut Bupati dan wakil Buapti Jayawijaya

    Foto : Agris Wistrijaya

    Agenda Ucapan Syukur yang nantinya akan dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Jayawijaya ini sekaligus dengan serah terima dari Pj. Bupati Jayawijaya ke Bupati Defenitif Jayawijaya.

    “Sebagai Aparatur Sipil Negara yang mengabdi kepada Negara dan Melayani masyarakat, kita harus dukung dan loyal kepada pimpinanan serta tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab karena ini bagian dari tanggung jawab kita, sesuai dengan arahan Bupati Jayawijaya Athenius Murip, S.H.,M.H dan Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,MKP” ungkap Sekertaris Daerah.

    “Semua harus mendukung dan tidak ada perbedaan karena tugas kita adalah membangun Jayawijaya” ucapnya.

    Sekda Jayawijaya Thony M. Mayor, S. Pd.,MM

    Foto : Agris Wistrijaya

    Rencannya acara serah terima ini akan di rangkaikan dengan Doa Syukur untuk Bapak Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya untuk pertama kali masuk Kantor Bupati untuk pertama kalinya.

    “Kami masih menunggu tanggal kepastian kedatangan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, antara tanggal 3 atau 4 Maret kami persiapkan tetapi yang mengambil keputusan adalah Pimpinan Pemda Jayawijaya yang baru” kata Thony M. Mayor, S.Pd.,MM.

    Himbauan Sekda Jayawijaya kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan bersyukur karena Bupati dan Wakil sudah dilantik, tinggal menunggu Gubernur dan Wakil Gubernur yang juga akan segera di tetapkan.

    Pesan Sekda juga untuk masyarakat agar mendukung Gubernur dan Wakil Gubernur yang sudah disah kan di Mahkamah Konstitusi serta masyarakat tetap menjaga keamanan agar tetap kondusif dan semua aktifitas bisa berjalan dengan segala baik.

    Sekda Jayawijaya juga berpesan kepada para pimpinan OPD untuk professional karena Jabatan adalah amanah dan tetap terus melayani masyarakat karena hal itu merupakan tugas utama sebagai ASN. (AgW/AR)

  • Masjid Jami Al-Ishan Polres Jayawijaya akhirnya dapat di Resmikan

    Masjid Jami Al-Ishan Polres Jayawijaya akhirnya dapat di Resmikan

    Wamena – Setelah beberapa tahun membangun, Masjid Jami AL-Ishan Polres Jayawijaya akhirnya di resmikan juga pada hari selasa 25 Februari 2025.

    Penandatanganan prasasti peresmian Masjid Jami Al -Ishan oleh AKBP Heri Wibowo, S.IK

    Foto : Agris Wistrijaya

    Peresmian tersebut ditandai dengan mengunting pita oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK bersama PJ Gubernur Papua Pegunungan Dr.Velix Wanggai, S.I.P.,M.P.A, Majelis Ulama Indonesia Papua Saiful Islam Payage, Kepala Kementrian Agama Jayawijaya Thinus Giban, S.Th, MM, Asisten I Sekda Jayawijaya Drs Tinggal Wusono, M.A.P, serta Rektor Universitas Yapis sekaligus Ketua Paguyuban KKSS H.Rudi Hartono.

    Dalam Sambutannya Pj Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Wanggai, S.I.P.,M.P.A mengatakan bahwa sesuai dengan namanya Masjid Jami Al-Ishan yang berarti penuh dengan kebaikan dan kemurahan hati.

    “Kami yakin bahwa masjid ini akan menjadi bagian dari keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia dan ini menjadi sebuah pendekatan sosial kepada masyarakat” ungkapnya.

    “Polisi membawa dua makna tugas-tugas secara struktural seluruh jajaran kepolisian sebagai pelindung masyarakat, memberikan keamanan, ketentraman masyarakat, dan itu merupakan pesan-pesan ilahia apapun ajarannya baik saudara-saudara dari Muslim maupun dari Nasrani, Hindu, Budha dan Katolik” ucapnya.

    Dr. Velix Wanggai, S.I.P.,M.P.A juga memberikan pesan bahwa polisi juga menjadi cahaya-cahaya terang di Papua Pegunungan, tugas polisi selain sebagai structural juga sebagai Cultural.

    “Polisi tentunya juga sebagai bagian dari Puzzle yang mana menjadi bagian dalam turut serta mengelola pembangunan Papua Pegunungan, didalamnya juga ada TNI, Perguruan tinggi, Tokoh Agama, Gereja-Gereja, Tokoh-Tokoh adat dan seluruh masyarakat turut sebagai bagian dari Puzzle untuk bersama-sama saling melengkapi dalam Pembangunan Papua Pegunungan” ungkapnya.

    Doa syukur dalam Acara Peresmian Masjid Jami Al-Ishan Polres Jayawijaya

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam Kesempatan itu juga, Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK sangat berterimakasih kepada pihak-pihak yang sudah memberi bantuan, baik bantuan dalam bentuk Dana maupun dalam bentuk tenaga untuk bersama-sama menyelesaikan Masjid Jami Al-ishan ini.

    “Pembangunan masjid ini bukan hanya umat muslim saja tetapi umat Kristen dan agama lainnya juga turut membantu” Kata Kapolres Jayawijaya.

    “Saya tidak mau pembangunan masjid ini terputus, pokoknya ada dan tidak ada kita harus tetap gas hingga masjid ini dapat di selesaikan” ucapnya lagi.

    Walaupun masjid ini masih 80 persen penyelesaiannya dan sisanya adalah pembuatan pagar dan lainnya, tidak mengurangi semangat umat muslim di kota wamena untuk menyelesaikannya hingga berdiri kokoh sempurna. (AgW/AR)

  • Asisten I Sekda Jayawijaya Buka Diskusi Hasil Pemantauan Pilkada 2024

    Asisten I Sekda Jayawijaya Buka Diskusi Hasil Pemantauan Pilkada 2024

    WAMENA – Bupati Jayawijaya yang diwakili Asisten I Sekda, Drs.Tinggaal Wusono, M.A.P membuka Diskusi Hasil Pemantauan Pilkada 2024 Provinsi Papua Pegunungan yang digelar Aliansi Demokrasi untuk Papua di salah satu hotel di Wamena-Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (20/02/2025).

    Asisten I Sekda Jayawijaya, Drs.Tinggaal Wusono, M.A.P membuka Diskusi Hasil Pemantauan Pilkada 2024 Provinsi Papua Pegunungan yang digelar Aliansi Demokrasi untuk Papua di salah satu hotel di Wamena-Provinsi Papua Pegunungan

    Foto : Vina Rumbewas

    Pada kesempatan itu mewakili Pemerintah Daerah Tinggal Wusono mengapresiasi Penyelenggraan Pemilu kali ini yang menurutnya lebih baik dari sisi penyelengara dan juga partisipasi masyarakat.

    “Pada saat penyelenggaraan tentunya kita semua punya peran yang penting sehingga proses-proses itu bisa dilaksanakan dengan secara baik,”ungkapnya.

    Pemerintah juga sangat berterimakasih karena semua proses itu (diskusi) bisa memberikan informasi yang akan dilihat bersama.

    Namun yang terpenting kata Tinggal, bagaimana kita baik pemerintah maupun penyelenggara berperan memberikan edukasi yang positif kepada masyarakat, sehingga peran serta masyarakat juga lebih baik. Masyarakat juga sudah paling tidak bisa mendapatkan informasi-informasi yang positif dalam menggunakan peran sertanya.

    “Memang di diskusi ini kita sama-sama lihat ada beberapa masalah, kendala tetapi itu menjadi bagian penting untuk sama-sama kedepan menjadi perbaikan. Saya yakin dan percaya sepanjang komitmen bersama itu kita lakukan pasti perbaikan itu bisa kita wujudkan,”ujarnya.

    Pemerintah berharap, dari diskusi ini menjadi bagian dari informasi bersama dan harapannya juga dari sisi ini nanti bisa memperoleh suatu kebaikan yang akan ditebarkan kepada masyarakat dan lingkungan, sehingga apapun itu akan menjadi suatu pembelajaran untuk kita bersama dan apapun itu menjadi tanggungjawab kita bersama untuk dilakukan perbaikan.

    “Diskusi ini diharapkan menjadi hal positif kepada semua penyelenggara sehingga semua pelaksanaan selanjutnya bisa sama-sama kita pantau kembali dan terpenting itu bagian evaluasi baik penyelenggara maupun pemerintah secara luas untuk kedepan kita wujudkan pemilu yang lebih adil,” pungkasnya.

    Diskusi yang berlangsung selama sehari ini diikuti langsung oleh para penyelenggaran pemilu baik KPU maupun Bawaslu Tingkat Kabupaten dan Provinsi, Perwakilan Pemerintah Daerah, dan berbagai Perwakilan Organisasi Kepemudaan yang ada di Jayawijaya. (VIN/AW)

  • Pemda Jayawijaya gelar FGD Penyusunan KHLS – RPJMD 2025-2029

    Pemda Jayawijaya gelar FGD Penyusunan KHLS – RPJMD 2025-2029

    Wamena – Pemda Jayawijaya melalui Bappeda mengadakan Focus Group Diskusi 2 tentang Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 di Hotel Baliem Pilamo, Selasa (19/02/25).

    Focus Group Diskusi 2 tentang Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029

    Foto : Agris Wsitrijaya

    Dalam FGD 2 tersebut Asisten I Sekda Kabupaten jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.A.P memberikan penjelasan mengenai periode pertama Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Jayawijaya yang akan di mulai pada tahun 2025-2045, dimana kebutuhan Dokumen Perencanaan untuk melaksanakan Pembangunan pada Periode RPJMD 2025-2029 pada saat ini harus sudah mulai di siapkan.

    Menurutnya Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) merupakan Rangkaian Analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan Kebijakan, Rencana dan Program (KRP).

    Dijelaskannya juga bahwa Berdasarkan Peraturan Menteri dalam Negeri No.67 Tahun 2012 Proses KLHS dibagi menjadi 3 bagian utama yaitu mengkaji pengaruh kebijakan rencana dan program, Merumuskan Alternative kebijakan rencana dan program, dan Rekomendasi perbaikan kebijakan rencana dan program.

    “Fokus Grup Diskusi ini adalah untuk menyatukan persepsi, menggalang masukan dari berbagai  pihak untuk memperkaya Data dan Informasi, membangun Tim Kerja yang solid dan memetakkan kerangka kerja teknis tentang RPJMD Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2029 yang terintegrasi dengan KLHS sebagai salah satu proses perencanaan pembangunan secara partisipatif, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan” ungkap Asisten I Sekda Jayawijaya.

    “KHLS ini menjadi Landasan Operasional pelaksanaan pembangunan dan dimanfaatkan sebagai alat kajian pada tingkat stratejik dalam penyusunan rencana program pembangunan” jelasnya.

    “Harapan saya agar penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis ini mengarahkan kita kepada perencanaan pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam yang arif dan bijaksana bagi kemakmuraan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya” tutupnya. (AgW/MM)

  • Tanggapan Pemerintah tentang Demo Damai Tolak MBG di Kota Wamena

    Tanggapan Pemerintah tentang Demo Damai Tolak MBG di Kota Wamena

    Wamena – Aksi demo tolak Makanan bergizi Gratis ditanggapi langsung oleh  Pj. Gubernur Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P.,M.P.A dengan menerima beberapa aspirasi yang yang disampaikan oleh pelajar se kota wamena di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Senin (17/02/25).

    Pj. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan didampingi oleh Pj. Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep, Pj. Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,MM, MRP, DPRK,  DPRD Jayawijaya, serta turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya.

    Pj. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan saat menerima Aspirasi yang sudah ditandatangani oleh perwakilan pelajar se-kota wamena

    Foto : Agris Wistrijaya

    Pj. Gubernur memberikan apresiasi kepada pelajar karena lebih dari setahun menjabat sebagai Pj. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan baru pertama kali ini menerima aspirasi langsung dari pelajar tentang masa depan tanah Papua Pegunungan.

    ‘”Ini merupakan aspirasi yang luar biasa terlepas dari apa yang disampaikan oleh anak-anaku semua tentang makanan bergizi gratis, hal ini bisa kita diskusi panjang mengenai hal positif, negative, kelebihan dan kekurangan bisa di bahas bersama dengan waktu khusus bersama.” Ungkapnya.

    “Kami sudah mendengar banyak aspirasi dari  pelajar tentang kekurangan dan kelebihan makanan gratis, tentang pentingnya pendidikan gratis, tentang kesehatan gratis, tentang honai besar yang penuh damai dan aman di tanah ini, hal ini tentunya menjadi pergumulan panjang bagi kita”ucapnya.

    “Kita menyadari bahwa memang tidak ada sesuatu yang mudah, banyak kita yang berasal dari anak petani termasuk saya dan beberapa bapak-bapak pejabat disini, kami meyadari pembanguan ini tidak mudah dan dalam 2 tahun Provinsi baru ini baru berdiri kita sama-sama bisa melihat pendidikan yang baik dan ada beberapa sekolah pendidikan yang sudah gratis, dan yang mana sekolah-sekolah swasta yang dikelola oleh gereja dan yayasan agar lebih murah lagi dan kalau bisa gratis, dan kalaupun sekolah gratis yang dikelola oleh pihak swasta kira-kira peran Pemerintah bagaimana melalui APBD Provinsi dan APBD Kabupaten, sehingga semuanya ini lebih murah yang dijangkau oleh orang tua-orang tua kita semua” jelasnya.

    “Karena kita juga ingin semuanya maju, tapi kita juga harus tau bahwa kita ingin ilmu pengetahuan  dan perubahan yang lebih baik yang bisa kita raih” ucapnya lagi.

    Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P., M.P.A mengungkapkan bahwa Pemerintah juga tidak tinggal diam, hampir 600 anak-anak beasiswa Papua Pegunungan yang di bantu, ada yang diluar negeri dan ada yang di dalam negeri, tetapi dari semuanya itu masih banyak yang membutuhkan biaya, sehingga Pemerintah berharap apa yang di lakukan ini bertahap, mana yang bisa gratis dikuliah, mana yang bisa gratis di SMA, SMK, SMP dan juga SD baik sekolah negeri maupun swasta, itu yang harus di perjuangakan bersama.

    Pj Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P., M.P.A saat memberikan tanggapan aksi Demo tolak MBG

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam kesempatan itu, Pj. juga mengingatkan bahwa dalam beberapa hari kedepan akan ada pelantikan untuk Kepala Daerah di masing-masing Kabupaten yang mana mereka juga memiliki Visi dan Misi yang besar tentang Pendidikan, kesehatan yang gratis kita akan titipkan ini.

    “Sebelum kita bawa aspirasi ini ke Jakarta kita akan bahas dulu bagaimana aspirasi ini dibahas ditingkat Provinsi dibahas dengan para pejabat, dibahas dengan DPRP dan MRP dan tentunya dibahas dengan para Bupati-Bupati dan Gubernur yang baru yang nanti akan mengisi 5 tahun Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kedepan” ucapnya.

    Pj. Gubernur juga mengungkapkan bahwa akan ada waktu khusus untuk berdiskusi tentang aspirasi-aspirasi yang ada, karena kalau sekarang waktunya tidak cukup, aspirasi ini harus di bedah satu persatu.

    Menurutnya untuk saat ini di Provinsi Papua Pegunungan belum ada program Makanan Bergizi gratis, dari seluruh 38 Provinsi di Indonesia baru 26 Provinsi yang  mendapatkan program ini.

    “Hari ini kami dengar Badan Gizi Nasional sedang datang kewamena untuk menjelaskan kira-kira kebijakan  makanan Gizi gratis ini bagaimana, Polanya, makannnya, masaknya siapa yang dapat, itu semua kitorang akan dengar, karena kami di Provinsi Papua Pegunungan belum mendapatkan program ini” Jelasnya.

    “Tetapi kami dari Provinsi Papua Pegunungan sempat uji coba satu sekolah di SD dikota wamena dan satu SD inpres dekat disini dan juga ada TK, kami coba menggunakan nasi ada yang pakai ubi dan keladi dan juga pakai sayur mama-mama dipasar, semua program ini ada kelebihan dan  juga pastinya ada kekurangan”ucapnya.

    Pj Gubernur juga menjelaskan jika program ini berjalan karena merupakan program pusat, mudah-mudahan bisa menjadikan kelebihan dimana jualan mama-mama seperti hipere, wortel, kentang, kol itu semua juga bisa laku, sehingga ada pendapatan untuk mama-mama dan menjadi perputaran Ekonomi di tanah papua ini. (AgW/MM)