Category: Berita

  • Tanggapan Pemerintah tentang Demo Damai Tolak MBG di Kota Wamena

    Tanggapan Pemerintah tentang Demo Damai Tolak MBG di Kota Wamena

    Wamena – Aksi demo tolak Makanan bergizi Gratis ditanggapi langsung oleh  Pj. Gubernur Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P.,M.P.A dengan menerima beberapa aspirasi yang yang disampaikan oleh pelajar se kota wamena di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Senin (17/02/25).

    Pj. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan didampingi oleh Pj. Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep, Pj. Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,MM, MRP, DPRK,  DPRD Jayawijaya, serta turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya.

    Pj. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan saat menerima Aspirasi yang sudah ditandatangani oleh perwakilan pelajar se-kota wamena

    Foto : Agris Wistrijaya

    Pj. Gubernur memberikan apresiasi kepada pelajar karena lebih dari setahun menjabat sebagai Pj. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan baru pertama kali ini menerima aspirasi langsung dari pelajar tentang masa depan tanah Papua Pegunungan.

    ‘”Ini merupakan aspirasi yang luar biasa terlepas dari apa yang disampaikan oleh anak-anaku semua tentang makanan bergizi gratis, hal ini bisa kita diskusi panjang mengenai hal positif, negative, kelebihan dan kekurangan bisa di bahas bersama dengan waktu khusus bersama.” Ungkapnya.

    “Kami sudah mendengar banyak aspirasi dari  pelajar tentang kekurangan dan kelebihan makanan gratis, tentang pentingnya pendidikan gratis, tentang kesehatan gratis, tentang honai besar yang penuh damai dan aman di tanah ini, hal ini tentunya menjadi pergumulan panjang bagi kita”ucapnya.

    “Kita menyadari bahwa memang tidak ada sesuatu yang mudah, banyak kita yang berasal dari anak petani termasuk saya dan beberapa bapak-bapak pejabat disini, kami meyadari pembanguan ini tidak mudah dan dalam 2 tahun Provinsi baru ini baru berdiri kita sama-sama bisa melihat pendidikan yang baik dan ada beberapa sekolah pendidikan yang sudah gratis, dan yang mana sekolah-sekolah swasta yang dikelola oleh gereja dan yayasan agar lebih murah lagi dan kalau bisa gratis, dan kalaupun sekolah gratis yang dikelola oleh pihak swasta kira-kira peran Pemerintah bagaimana melalui APBD Provinsi dan APBD Kabupaten, sehingga semuanya ini lebih murah yang dijangkau oleh orang tua-orang tua kita semua” jelasnya.

    “Karena kita juga ingin semuanya maju, tapi kita juga harus tau bahwa kita ingin ilmu pengetahuan  dan perubahan yang lebih baik yang bisa kita raih” ucapnya lagi.

    Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P., M.P.A mengungkapkan bahwa Pemerintah juga tidak tinggal diam, hampir 600 anak-anak beasiswa Papua Pegunungan yang di bantu, ada yang diluar negeri dan ada yang di dalam negeri, tetapi dari semuanya itu masih banyak yang membutuhkan biaya, sehingga Pemerintah berharap apa yang di lakukan ini bertahap, mana yang bisa gratis dikuliah, mana yang bisa gratis di SMA, SMK, SMP dan juga SD baik sekolah negeri maupun swasta, itu yang harus di perjuangakan bersama.

    Pj Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.I.P., M.P.A saat memberikan tanggapan aksi Demo tolak MBG

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam kesempatan itu, Pj. juga mengingatkan bahwa dalam beberapa hari kedepan akan ada pelantikan untuk Kepala Daerah di masing-masing Kabupaten yang mana mereka juga memiliki Visi dan Misi yang besar tentang Pendidikan, kesehatan yang gratis kita akan titipkan ini.

    “Sebelum kita bawa aspirasi ini ke Jakarta kita akan bahas dulu bagaimana aspirasi ini dibahas ditingkat Provinsi dibahas dengan para pejabat, dibahas dengan DPRP dan MRP dan tentunya dibahas dengan para Bupati-Bupati dan Gubernur yang baru yang nanti akan mengisi 5 tahun Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kedepan” ucapnya.

    Pj. Gubernur juga mengungkapkan bahwa akan ada waktu khusus untuk berdiskusi tentang aspirasi-aspirasi yang ada, karena kalau sekarang waktunya tidak cukup, aspirasi ini harus di bedah satu persatu.

    Menurutnya untuk saat ini di Provinsi Papua Pegunungan belum ada program Makanan Bergizi gratis, dari seluruh 38 Provinsi di Indonesia baru 26 Provinsi yang  mendapatkan program ini.

    “Hari ini kami dengar Badan Gizi Nasional sedang datang kewamena untuk menjelaskan kira-kira kebijakan  makanan Gizi gratis ini bagaimana, Polanya, makannnya, masaknya siapa yang dapat, itu semua kitorang akan dengar, karena kami di Provinsi Papua Pegunungan belum mendapatkan program ini” Jelasnya.

    “Tetapi kami dari Provinsi Papua Pegunungan sempat uji coba satu sekolah di SD dikota wamena dan satu SD inpres dekat disini dan juga ada TK, kami coba menggunakan nasi ada yang pakai ubi dan keladi dan juga pakai sayur mama-mama dipasar, semua program ini ada kelebihan dan  juga pastinya ada kekurangan”ucapnya.

    Pj Gubernur juga menjelaskan jika program ini berjalan karena merupakan program pusat, mudah-mudahan bisa menjadikan kelebihan dimana jualan mama-mama seperti hipere, wortel, kentang, kol itu semua juga bisa laku, sehingga ada pendapatan untuk mama-mama dan menjadi perputaran Ekonomi di tanah papua ini. (AgW/MM)

  • Pemda Jayawijaya memberikan bantuan alat musik untuk Gereja GKII Jemaat Solafide Rayon II Witawaya

    Pemda Jayawijaya memberikan bantuan alat musik untuk Gereja GKII Jemaat Solafide Rayon II Witawaya

    Wamena – Pemda Jayawijaya melalui Penjabat Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd,MM mengadakan kunjungan ke Jemaat GKII Solafide Rayon II  Distrik Witawaya, Jumat (14/02/25).

    Dalam kunjungan tersebut, Pj. Bupati Jayawijaya memberikan bantuan alat musik secara simbolis kepada Jemaat GKII Solafide Rayon II Witawaya yang disaksikan oleh Hamba Tuhan dan jemaat serta Tokoh pemuda setempat.

    Pj. Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S. Pd, MM saat memberikan bantuan alat musik kepada Jemaat GKII Solafide Rayon II Witawaya

    Foto : Agris Wistrijaya

    Pada kesempatan itu, Pj. Bupati Jayawijaya meminta kepada Hamba Tuhan untuk turut mendoakan proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati yang baru pada tanggal 20 Februari di Jakarta.

    Dijelaskannya juga bahwa Pemerintah sudah melakukan pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dan  diharapkan masyarakat berkolaborasi untuk mendukung karena Bupati dan Wakil Bupati merupakan anak-anak Tuhan yang diberikan kepercayaan.

    “Jika kemarin masyarakat berbeda suara politik, namun saat ini harus bersatu untuk membangun daerah ini, karena proses pemilihan sudah selesai dengan baik itu semua tidak lepas dari peran dari Hamba-hamba Tuhan yang selalu mendoakan keamanan di Kabupaten Jayawijaya” ucap Thony M. Mayor,S.Pd,MM.

    Pj. Bupati mengungkapkan bahwa setelah pelantikan akan kembali ke jabatan semula yaitu Sekda Jayawijaya dan akan membantu Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

    “ Jabatan itu amanah karena kita bekerja sebagai abdi masyarakat, untuk itu siapapuan pemimpinnya kita harus Loyal mendukung agar semua program yang di arahkan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik” katanya.

    Di samping itu, Kabag Kesra Sekertariat Daerah Kabupaten Jayawijaya Sumianto B. Wopari mengatakan bahwa bantuan alat musik diberikan kepada 3 Gereja dan 4 Kelompok Pemuda di beberapa Distrik yang salah satunya di Distrik Witawaya.

    Foto bersama Hamba Tuhan dan Jemaat GKII Solafide Rayon II Witawaya

    Foto : Agris Wistrijaya

    Bantuan tersebut berupa satu set alat music mulai dari Gitar Rythem, Gitar Bass, Piano, Drum yang dilengkapi dengan mixer suara dan speaker.

    Kabag Kesra mengatakan bahwa bantuan ini merupakan Bantuan dari Dana Otsus 2024, dimana pemberian bantuan ini hanya sebagai simbolis dan yang lainnya akan diserahkan di Kantor Bupati Jayawijaya untuk 6 Kelompok lagi yang akan diberikan.

    Selain itu, Ketua Pemuda GKII Jemaat Solafide Rayon II Witawaya Ashor Alua mewakili para jemaat dan pemuda mengucapkan banyak terimakasih kepada Pj. Bupati Jayawijaya telah memberikan sejumlah alat musik yang akan digunakan untuk ibadah dan pembinaan kerohanian.

    “Terimakasih banyak untuk Pemerintah dan lebih khusus kepada Pj. Bupati Jayawijaya, kiranya Tuhan akan memberkati dalam tugas-tugas kedepan bisa diberkati, keinginan memiliki alat musik sudah menjadi pergumulan kami bertahun-tahun yang kami selalu bawa dalam Doa, akhinya sekarang kami bisa mendapatkan bantuan ini” tutupnya. (AgW/AW)

  • Akhirnya pelaksanaan Seleksi Calon Anggota DPRK Jayawijaya dilaksanakan

    Akhirnya pelaksanaan Seleksi Calon Anggota DPRK Jayawijaya dilaksanakan

    Wamena – Panitia Seleksi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jayawijaya mengadakan Tes tertulis dan Tes wawancara anggota DPRK periode 2024-2029 yang mulai dibuka pada hari senin tanggal 10 Februari 2025 oleh Pj Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, MM.

    Dalam sambutannya, Pj Bupati Jayawijaya memberikan Apresiasi terimakasih kepada Panitia Seleksi yang sudah berkerja keras mempersiapkan segala sesuatu sehingga seleksi Anggota DPRK Jayawijaya periode 2024-2029 dapat berjalan dengan baik.

    “Dengan adanya 5 wilayah adat yang terwakilkan dalam pemilihan anggota DPRK, diharapkan dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk pembangunan di Kabupaten Jayawijaya lebih maju” ungkap Thony M. Mayor, S.Pd, MM.

    Tes tertulis dan Tes wawancara anggota DPRK periode 2024-2029

    Foto : Agris Wsitrijaya

    “5 wilayah adat ini merupakan saran dari tua-tua adat, LMA,dan Majelis Rakyat Papua untuk masuk dalam Calon Anggota DPRK Jayawijaya dan di harapkan kepada tim juri untuk memberikan keputusan secara adil dan siapapun yan terpilih nantinya harus di hormati” tuturnya.

    Pelaksanaan seleksi akan berlangsung selama dua hari mulai dari tanggal 10-11 Februari 2025 di Aula Sasana Wio 1 Kantor Bupati Jayawijaya.

    Ketua Panitia Seleksi Lekius Jikwa mengatakan bahwa Proses seleksi ini merupakan tahapan penting dalam upaya mendapatkan wakil-wakil rakyat yang berkualitas, berintegritas, serta memiliki kompetensi yang baik.

    Sebagai Panitia Seleksi, Lekius Jikwa yang juga merupakan Asisten II Sekda Jayawijaya akan berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas dengan baik, bekerja secara transparan, akuntabel, dan Profesional untuk memastikan bahwa proses seleksi dengan jumlah calon DPRK paling terbanyak di Kabupaten Jayawijaya selain 7 Kabupaten.

    Lekius Jikwa berharap melalui proses seleksi ini dapat di temukan putera-putera  terbaik, karena Kabupaten Jayawijaya ini memiliki Visi dan Misi yang jelas serta memiliki komitmen yang kuat  untuk membangun daerah ini menjadi lebih baik.

    “Selama ini kami sebagai Pansel sudah memberikan pengumuman kepada seluruh peserta melalui kesbangpol, RRI, dan berbagai Media Sosial serta kami juga bekerja sama dengan Provinsi Papua Pegunungan dan Akademisi dalam persiapan soal-soal seleksi yang dimana hari ini merupakan tes tertulis dan besok merupakan tes wawancara” ungkap Lekius Jikwa.

    Untuk diketahui Peserta tes tertulis dan wawancara calon anggota DPRK berjumlah 108 peserta yang terdiri dari 52 Peserta dari wilayah Adat Wio, wilayah adat Omarikma 11 peserta, wilayah adat hubulama  sebanyak 19 peserta, wilayah adat  Mbalima sebanyak 9 orang, dan wilayah adat Huseloma 17 peserta. (AgW/AW)

  • UNIBA menjadi mitra Pemda Jayawijaya dalam pembuatan Aplikasi Bahasa Baliem

    UNIBA menjadi mitra Pemda Jayawijaya dalam pembuatan Aplikasi Bahasa Baliem

    Wamena – Pemda Jayawijaya bersama Uniba melakukan kerjasama dalam pembuatan Aplikasi Bahasa Baliem yang utamanya di tujukan untuk Pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Jayawijaya.

    Rektor Universitas Baliem Bapak Marthen Medlama,S.Pd.,M.Si.,MTESOL, mengatakan bahwa   untuk meningkatkan pembelajaran dalam Bahasa Daerah maka Pemda Jayawijaya dan Uniba bekerja sama membuat Aplikasi Bahasa Daerah, dimana Uniba menyediakan Aplikasi Bahasa Balim melalui perangkat offline dan juga online, yang mana dapat di download dalam play store  maupun app store.

    Rektor Universitas Baliem Bapak Marthen Medlama,S.Pd.,M.Si.,MTESOL

    Foto : Agris

    “Tujuan dibuat aplikasi ini adalah untuk memperkenalkan Bahasa baliem ke Indonesia dan tugas kami menyiapkan tenaga dalam pembuatan aplikasi, dan kami siapa bekerja sama dengan Pemda Jayawijaya terutama Bappeda dan Dinas Pendidikan jika ingin lebih dalam mengembangkan atau meningkatkan kajian dan konten-konten dalam aplikasi bisa di tindak lanjutkan bersama” ungkap Rektor Uniba.

    Bapak Marthen Medlama  juga menyampaikan bahwa aplikasi ini dibuat dalam rangka pembelajaran Bahasa daerah mulai dari basic sampai tingkat mahir atau level yang lebih tinggi, selain itu masyarakat umum juga dapat mengakses aplikasi ini untuk pembelajaran.

    “Kami mau untuk semua pemerhati Bahasa terlibat dalam proyek ini, supaya tulisan atau aplikasi yang dibuat ini merupakan hasil pemikiran bersama untuk di pakai anak-anak sekolah belajar” ungkapnya.

    “Aplikasi ini rencananya akan segera diluncurkan, setelah memperbaiki beberapa masukan-masukan dari pihak Pemda maupun Lembaga yang menangani Bahasa Daerah” ucapnya.

    “Rencananya kedepan akan ada juga Bahasa lanny yang akan dimasukkan kedalam aplikasi, karena beberapa daerah di pinggiran Kabupaten Jayawijaya ada yang menggunakan Bahasa lanny, tetapi diutamakan dahulu Bahasa baliem sebagai Bahasa utama Kabupaten Jayawijaya” tutupnya. (AgW/AW)

  • Jelang Putusan MK, Ini Himbauan Pj. Bupati Jayawijaya

    Jelang Putusan MK, Ini Himbauan Pj. Bupati Jayawijaya

    WAMENA – Penjabat Bupati Jayawijaya, Thony M. Mayor,S.Pd,M.M menghimbau seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya untuk bijak dalam menyaring setiap informasih yang beredar di media sosial.

    Hal ini ditekankannya jelang Putusan Dismisal sengketa Pilkada Jayawijaya oleh Mahkama Konstitusi (MK) pada 4-5 Februari nanti.

    Masyarakat juga diajak untuk tetap menjaga keamanan, dan tidak mudah terprovokasi.

    “Atas nama pemerintah kami menghimbau masyarakat untuk bersama mendukung TNI/Polri dalam menjaga keamanan sehingga aktifitas di dalam Kota Wamena ini bisa tetap  berjalan baik, baik aktifitas ekonomi,  pendidikan, kesehatan serta keagaamaan, semua bisa berjalan baik,” ungkapnya, Jumat (31/01/2025).

    Pj.Bupati Jayawijaya, Thony M. Mayor, S.Pd,M.M

    Foto : Vina Rumbewas

    Lanjut Thony M. Mayor, S.Pd,M.M, jika dilihat situasi keamanan di  Jayawijaya mulai dari tahapan Pleno, penetapan hasil perhitungan suara sampai saat ini bisa berjalan dengan aman berkat kolaborasi kerjasama masyarakat Jayawijaya bersama Pemerintah dan TNI/Polri.

    “Saya harap untuk kita jaga Kabupaten Jayawijaya yang menjadi barometer untuk Provinsi Papua Pegunungan, kalau orang luar beranggapan kita disini biasanya membuat kekacauan, tapi kita harus buktikan sebagai umat beragama dan anak adat serta merasa memiliki negeri ini harus menjaga keamanan bersama,”kata Thony M. Mayor,S.Pd,M.M.

    Tambahnya, beda pilihan dalam pesta demokrasi adalah hal biasa karena negara ini adalah Negara Demokrasi dan Jayawijaya sudah berulangkali menggelar pesta demokrasi ini.

    “Pergantian pemimpin itu biasa, siapapun yang menjadi pemimpin kita akan tetap bekerja sesuai dengan profesi, karena siapapun pemimpinnya pasti akan membawa kesejahteraan dan keamanan bersama untuk tanah dan negeri ini,” tutupnya. (VIN/AW)

  • Pemalangan Jalan di Distrik Bolakme akhirnya dapat dibuka

    Pemalangan Jalan di Distrik Bolakme akhirnya dapat dibuka

    Wamena – Kecelakaan Lalu Lintas yang terjadi beberapa hari lalu di ruas Jalan Distrik Bolakme masih menyisahkan problematika antara keluarga Korban dan pelaku yang belum di ketahui, sehingga Masyarakat setempat melakukan pemalangan sejak hari selasa tanggal 28 Januari 2025 hingga hari sabtu (01/02/2025) dapat dibuka setelah adanya kunjungan dari Pj Bupati Jayawijaya Thony M.Mayor,S.Pd,MM.

    Pj Bupati Jayawijaya Thony M.Mayor,S.Pd,MM saat ditemui mengatakan bahwa usulan yang diberikan kepada Masyarakat Distrik Bolakme yang memalang jalan akibat adanya 3 Korban yang mengalami Kecelakaan Lalu Lintas dapat diterima oleh Masyarakat setempat dengan cara membuka sebagian Jalan, agar aktifitas di Distrik lain bahkan Kabupaten Lain dapat berjalan dengan baik.

    Pj Bupati Jayawijaya Thony M.Mayor,S.Pd,MM saat mengunjugi Masyarakat Distrik Bolakme di ruas Jalan Pemalangan

    Foto : Istimewa

    Menurutnya, karena Pelaku masih belum di ketahui dan belum ada yang bisa bertanggung jawab atas kecelakaan ini, serta dari pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, maka Pj Bupati Jayawijaya memberikan saran untuk membuka Jalan sebagian karena ruas jalan tersebut merupakan jalan umum yang dilintasi oleh 3 Kabupaten yakni Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kabupaten Tolikara.

    “Kami mempercayai pihak Kepolisian serta masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan tidak mengambil tindakan yang lain terhadap Masyarakat lainnya, biarlah pihak berwajib yang melakukan penyelidikan, jika ada yang dicurigai dapat dilaporkan ke pihak Keamanan”, ungkapnya.

    Dengan adanya permintaan dari Masyarakat Distrik Bolakme untuk membangun Komunikasi antara pihak Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kabupaten Tolikara, Pj Bupati Jayawijaya mengungkapkan bahwa akan berupaya membangun Komunikasi, tetapi kejadian ini masih dalam wilayah Kabupaten Jayawijaya dan disarankan Masyarakat untuk dapat menyerahkan penyelidikan kepada Polres Jayawijaya.

    Dihari ke Lima Pemalangan ruas Jalan Distrik Bolakme, akhirnya Masyarakat dapat membuka sebagian akses Jalan setelah adanya Kunjungan dari Pj Bupati Jayawijaya Thony M.Mayor,S.Pd,MM, dan untuk di ketahui bahwa saat ini Korban Kecelakaan masih di Rawat di RSUD Wamena dengan 3 korban yang mengalami Luka Patah Tulang. (AgW/AW)

  • Hadiri Pelantikan 30 Anggota DPRD Pj. Bupati Bacakan Sambutan Menteri Dalam Negeri

    Hadiri Pelantikan 30 Anggota DPRD Pj. Bupati Bacakan Sambutan Menteri Dalam Negeri

    Wamena – 30 Anggota DPRK dilantik di Gedung DPR Jayawijaya dihadiri oleh Pj. Bupati Jayawijaya Beserta Pimpinan OPD dan Forkopimda, Kamis, (23/01/25).

    Dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/ Janji Anggota DPRD Kabupaten Jayawijaya yang berlangsung di gedung DPRD Jayawijaya Pj. Bupati dalam Sambutannya Membacakan Sambutan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

    Pj. Bupati Jayawijaya Thony Mayor,S.Pd.,MM saat membacakan Sambutan Menteri dalam Negeri

    Foto : Imanuel Sawaki

    Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Pj. Bupati Jayawijaya, Menyampaikan ucapan selamat Kepada Anggota DPRD Kabupaten Jayawijaya yang telah dilantik.

    Selanjutnya Dalam Sambutannya Menteri dalam Negeri menyampaikan rasa bangganya  karena Bangsa Indonesia telah membuktikan bahwa Masyarakat Indonesia memiliki nilai-nilai demokrasi yang tinggi sehingga dapat melaksanakan Pemilihan Umum yang secara relatif berjalan dengan tertib.

    Selain Itu dalam sambutannya Menteri dalam Negeri juga menekankan tentang 3 Fungsi DPRD menrut Undang-undang nomor 23 Tahun 2014 Yaitu Fungsi Pembentukan PERDA, Fungsi Penyusunan Anggaran, Fungsi Pengawasan.

    30 anggota DPRD Jayawijaya yang  sedang mengikuti prosesi pengambilan Sumpah/Janji

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selanjutnya 30 orang Anggota DPRD Kabupaten Jayawijaya Yang dilantik adalah Ketua sementara Lucky Wuka dari Partai Perindo dan perempuan berasal dari Dapil IV, Welemese Hilapok dari Partai Nasdem. Dengan rincian, Dapil I alokasi kursi sembilan yakni Robby Lokobal (PDIP), Yonatan Tabuni (Nasdem), Aplin Komba (PKN), Martinus Itlay (Partai Garuda), Charles Ricardo Hubby (PAN), Yomi Kogoya (Demokrat), Abner Asso (Perindo), Maximus Itlay (Perindo), Agus Elopere (Perindo). Dapil II, dengan lokasi kursi delapan yaitu Yusuf Huby (Gerindra), Yulius Huby (PDIP), Cornelius Kogoya (PDIP), Agustinus Mabel (Partai Garda), Gerson Wenda (Demokrat), Agus Logo (PSI), Tadius Mabel (Perindo), Yosia Ebe Lengka (Perindo). (IS/MM)

  • Penyerahan Kontingen Pesparawi Kabupaten Jayawijaya kepada LPPD Provinsi Papua Pegunungan

    Penyerahan Kontingen Pesparawi Kabupaten Jayawijaya kepada LPPD Provinsi Papua Pegunungan

    Wamena – Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah Kabupaten Jayawijaya mengadakan Ibadah Ucapan Syukur sekaligus Penyerahan Kontingen Pesparawi Kabupaten Jayawijaya Kepada LPPD Provinsi Papua Pegunungan, Senin (20/01/25).

    Acara ini dihadiri oleh Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wosuok Demianus Siep dan PJ Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,MM serta beberapa Pimpinan OPD, Pengurus PGGJ dan seluruh Peserta Pesparawi Kabupaten Jayawijaya Tahun 2024.

    Ketua LPPD Kabupaten Jayawijaya Christian Manuputty menyerahkan Tongkat Kontingen Pesparawi Kabupaten Jayawijaya kepada PJ. Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,MM

    Foto : Agris Wistrijaya

    Dalam laporan Ketua LPPD Kabupaten Jayawijaya Christian Manuputty mengatakan bahwa melalui hasil MUSDA Tahun 2023, Pesta Paduan Suara Gerejawi ke 14 2024 Provinsi Papua dilaksanakan di Kabupaten Keerom yang dilaksanakan mulai dari tanggal 2-8 Desember 2024.

    “Jumlah Kontingen Kabupaten Jayawijaya yang ikut berpartisipasi dalam Pesparawi di Kabupaten Keerom berjumlah 170 orang yang terdiri dari Official dan beberapa peserta yang terbagi dalam beberapa kategori Lomba seperti Solois anak dan remaja, CCA anak, Paduan Suara Anak, paduan Suara Etnik Anak, Paduan Suara Remaja dan Pemuda, Paduan Suara Wanita, Paduan Suara Dewasa Pria, Paduan Suara Dewasa Campuran, dan Musik Pop Gereja” ungkap Ketua LPPD Kabupaten Jayawijaya.

    Dalam Sambutannya, Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wosuok Demianus Siep mengatakan bahwa Kontingen Kabupaten Jayawijaya mampu meraih Juara Umum Se Provinsi Papua Pegunungan dengan mampu meraih mendali Emas hampir di seluruh kategori.

    Mewakili Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wosuok Demianus Siep memberikan penghargaan yang tulus kepada peserta Pesparawi yang telah memperjuangakan dengan gigih membawa nama baik Provinsi Papua Pegunungan.

    “Atas usaha dan jerih payah yang sudah diperjuangkan menjadi suatu kebanggaan dan akan diperjuangkan di tingkat Event Nasional yang akan dilaksanakan di Manokwari” ungkap Drs. Wosuok Demianus Siep.

    Ibadah Ucapan Syukur dan Penyerahan Kontingen Pesparawi Kabupaten Jayawijaya Kepada LPPD Provinsi Papua Pegunungan

    Foto : Agris Wistrijaya

    Selain itu, Sekda berharap kepada Kontingen Pesparawi yang akan mewakili Provinsi Papua Pegunungan di Kota Manokwari dapat memberikan hasil usaha yang sama seperti Pesparawi Ke- XIV di Kabupaten Keerom.

    Dalam Acara tersebut, PJ. Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,MM juga memberikan ucapan terimakasih kepada orangtua dan panitia yang sudah mengembangkan potensi anggota Pesparawi Kabupaten Jayawijaya.

    Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,MM juga menyampaikan ucapan terimakasih Kepada Seluruh Denominasi Gereja yang sudah mendukung dan mendoakan semua yang terlibat dalam Pesparawi Kabupaten Jayawijaya.

    “Kami Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengadakan Ucapan Syukur ini sekaligus juga penyerahan Kontingen Pesparawi Kabupaten Jayawijaya kepada LPPD Provinsi Papua Pegunungan untuk dibina dan mengikuti Pesparawi Nasional di Provinsi Papua Barat – Manokwari” ungkap PJ. Bupati Jayawijaya. (AgW/AW)

  • Raih Juara Umum tingkat Provinsi Papua Pegunungan Rombongan Pesparawi Jayawijaya Tiba di Wamena

    Raih Juara Umum tingkat Provinsi Papua Pegunungan Rombongan Pesparawi Jayawijaya Tiba di Wamena

    WAMENA – Penjabat Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor,S.Pd.,MM menerima kedatangan rombongan Pesparawi Kabupaten Jayawijaya di halaman Gereja GKI Betlehem Wamena, Senin (09/12/2024).

    Penjabat Bupati Jayawijaya saat menerima Piala Juara Umum yang diberikan oleh ketua Kontingan Pesparawi

    Foto : Imanuel Sawaki

    Bertempat di halaman Gedung Gereja GKI Betlehem Wamena, Pj. Bupati Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd.,MM menerima kedatangan rombongan Pesparawi Jayawijaya yang tiba dari Jayapura Provinsi Papua setelah mengikuti Pesparawi  ke XIV yang diadakan di kabupaten Keerom.

    Dalam wawancara Pj. Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Jayawijaya berterima kasih dan bangga atas capaian yang dicapai oleh Kontingen Pesparawi Jayawijaya yang telah mengangkat nama baik Kabupaten Jayawijaya.

    Lanjut Penjabat Bupati, Lewat Pesparawi ini Jayawijaya dapat lebih di perkenalkan khususnya lewat Seni dan Musik, Pemerintah sangat bangga  dengan hasil yang dicapai oleh rombongan kontingen Pesparawi Jayawijaya.

    “Kami sangat bangga, saya juga waktu pembukaan dan penutupan hadir bersama-sama, saya menyaksikan apa yang mereka sudah tampilkan  sudah sangat maksimal “.

    Selanjutnya Pj. Bupati juga mengatakan dirinya berterima kasih kepada semua tenaga Pelatih  yang telah bekerja dengan maksimal, terutapa LPPD Jayawijaya yang telah mendampingi Kontingen Pesparawi Selama mengikuti Pesparawi ke XIV di Kabupaten Keerom.

    Penjabat Bupati Jayawijaya Thonny M. Mayor,S.Pd.,MM saat Foto Bersama dengan Kontingen Pesparawi Jayawijaya

    Foto : Imanuel Sawaki

    Selanjutnya Pj. Bupati Juga berterima Kasih kepada Seluruh orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka selama mengikuti Pesparawi sehingga Kontingen Pesparawi Jayawijaya boleh mendapatkan hasil yang memuaskan. (IS/AW)

  • Jelang Natal Pemda Jayawijaya Gelar Pasar Murah Selama 4 Hari

    Jelang Natal Pemda Jayawijaya Gelar Pasar Murah Selama 4 Hari

    WAMENA – Pemerintah Jayawijaya melalui Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan menggelar Pasar Murah di halaman gedung otonom, Rabu (04/12/2024).

    Plt. Sekda Jayawijaya, Pilatus Lagowan, SE yang membuka langsung kegiatan tersebut menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah dalam  mengontrol harga bahan pokok dan memberikan  solusi nyata bagi masyarakat.

    Pembukaan Kegiatan Pasar Murah oleh Plt. Sekda Jayawijaya

    Foto : Vina Rumbewas

    “Pasar murah ini juga untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga menjelang Natal dan Tahun Baru, sehingga Pemerintah menggelar pasar murah ini,” ungkapnya.

    Plt. Sekda Jayawijaya juga mengatakan gelaran pasar murah yang selama ini digelar Pemda Jayawijaya selain untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat kecil juga sekaligus untuk menekan angka inflasi di Jayawijaya.

    “Pasar murah ini akan dilangsungkan hingga hari sabtu di halaman gedung otonom ini. Kalau boleh masyarakat diharapkan untuk datang ke sini mengantri untuk memenuhi kebutuhan, belanja dengan harga yang terjangkau,” katanya.

    Tambah Plt. Sekda, kegiatan pasar murah merupakan bagian  dari upaya Pemerintah untuk menekan harga barang sehingga masyarakat dapat terakses, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan jelang Hari Raya Natal. (VIN/AR)