Category: Berita

  • DP3KB Jayawijaya Melakukan Kunjungan Kerja dalam Rangka Menjalankan Program Penguatan Ketahanan Keluarga Berbasis Kelompok

    DP3KB Jayawijaya Melakukan Kunjungan Kerja dalam Rangka Menjalankan Program Penguatan Ketahanan Keluarga Berbasis Kelompok

    Wamena – Kepala Dinas DP3KB jayawijaya Ramlia Salim,SE.,M.AP Bersama Staf berkunjung ke kampung Pobiatma, Distrik Asotipo pada hari Kamis, (18/01/2024).

    Kepala Dinas DP3KB Ramlia Salim,SE.,M.AP Beserta staf mendatangi Kampung Pobiatma Distrik Asotipo guna menjalankan Program Penguatan Ketahanan Keluarga Berbasis Kelompok Kegiatan  pada hari Kamis 18 Januari 2024.

    Kepala Dinas DP3KB Jayawijaya Ramlia Salim,SE.,M.AP dan Staf Saat Menjelaskan Tujuan Kedatangan DP3KB ke Kampung Pobiatma distrik Asotipo

    Foto : Imanuel Sawaki

    Dalam Penjelasannya Kepala DP3KB Jayawijaya menjelaskan bahwa apa saja kegiatan dari kelompok kegiatan yang berjalan harus di ketahui oleh DP3KB setiap bulannya  agar percepatan penurunan angka stunting di jayawijaya dapat tercapai.

    “Untuk angka stunting kabupaten Jayawijaya, saya akan cek apakah Distrik Asotipo ini Kampung Pobiatma termasuk di dalamnya atau tidak, karena berdasarkan data kemarin Kepala Dinas Kesehatan sudah presentase dan data kita sangat tinggi, 28% angka stunting  dengan jumlah anak sejumlah 400 lebih” tutur Kepala DP3KB.

    Ramlia Salim,SE.,M.AP juga menjelaskan bahwa Program Nasional yang pada tahun 2024 adalah tahun terakhir Presiden menargetkan Angka Stunting harus turun mencapai angka 14% Secara Nasional, sehingga apabila DP3KB bisa memiliki laporan capaian dari Pusat Pengembangan anak di Distrik maka diharapkan target Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bisa turun dari 28% menjadi 20­% atau 18%  Angka Stunting.

    “Kita harus bermimpi bahwa kedepannya generasi penerus kita khususnya anak anak di Distrik Asotipo tidak ada stunting, karena dampak stunting ini kelihatannyaya sepele tetapi untuk SDM kedepannya sangat berpengaruh” kata Ramlia Salim,SE.,M.AP.

    Kepala Dinas DP3KB Jayawijaya Ramlia Salim,SE.,M.AP dan Staf Saat Member ikan bantuan alat peraga dan alat bermain kepada Pusat Pengembangan anak “Dorkas” Hitigima

    Foto : Imanuel Sawaki

    Pada Kesempatan yang sama, Kepala DP3KB memberikan alat peraga berupa buku dan alat bermain untuk anak-anak kepada Pusat pengembangan anak “Dorkas Student Center”.

    Pada Kesempatan yang sama Kepala DP3KB juga menjelaskan bahwa tingkat kesadaran Masyarakat di Jayawijaya akan Imunisasi masih sangat rendah  sehingga penyakit campak bisa  muncul dan menjadi KLB (Kejadian Luar Biasa) tetapi bisa langsung di  atasi dengan pemberian imunisasi masal, tetapi berbeda halnya dengan stanting karena saat seseorang terpantau beresiko stanting maka akan diberikan solusi dalam 3 bulan  pemerintah akan memberikan bantuan agar gizi pasien tersebut bisa lebih baik. (IS/AR)

  • Puskesmas Muliama diresmikan oleh Pemda Jayawijaya

    Puskesmas Muliama diresmikan oleh Pemda Jayawijaya

    Wamena – Puskesmas Muliama diresmikan oleh Pemda Jayawijaya yang dalam hal ini diwakili oleh Assisten I Sekda Kabupaten Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono. M.AP. yang menghadiri ibadah syukuran Gedung Puskesmas Muliama bertempat di Puskesmas Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. (Senin, 22/01/24).

    Dalam Sambutan PJ Bupati Jayawijaya mengatakan bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh Masyarakat Distrik Muliama, mulai dari Pemerintah Distrik, Kampung hingga seluruh masyarakat atas keberadaan Puskesmas ini. Terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang sudah turut terlibat hingga Fasilitas Kesehatan ini dapat hadir di tengah-tengah Masyarakat Distrik Muliama, yang di harapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan Pelayanan Kesehatan dengan mudah dan cepat.

    Assisten I Sekda Kabupaten Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono. M.AP hadir dalam Ibadah Syukuran Puskesmas Muliama

    Foto : Brian Windesi

    Kesehatan masyarakat merupakan salah satu prioritas penting yang selalu di perhatikan oleh Pemerintah Daerah sebab tingkat Kesehatan Masyarakat tentu akan memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan yang sejahtera dimana masyarakat yang sehat dapat melakukan berbagai aktifitas dengan baik, sehingga ini menjadi salah satu faktor penunjang produktifitas masyarakat, untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah mendirikan Puskesmas sebagai layanan kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera, yang memberikan pelayanan Kesehatan Dasar menyeluruh, paripurna dan terpadu bagi seluruh warga yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas.

    Hari ini kita bersyukur bahwa masyarakat Distrik Muliama sudah tidak perlu lagi pergi ke Distrik lain hingga ke Kota Kabupaten dengan mengeluarkan banyak biaya serta membutuhkan waktu yang lama hanya untuk mendapatkan Pelayanan Kesehatan yang cepat dan terjangkau karena layanan Puskesmas kini telah hadir di tengah masyarakat kita. Oleh karena itu saya berharap kehadiran Puskesmas dapat benar-benar di manfaatkan oleh seluruh masyarakat muliama, akan tetapi bukan hanya di manfaatkan untuk mendapatkan layanan kesehatan, namun juga di harapkan agar seluruh warga dapat bersama-sama menjaga keberadaan fasilitas kesehatan ini, dengan menjaga setiap sarana prasarana yang ada pada Puskesmas, menjaga kebersihan lingkungan serta keamanan fasilitas dan juga tenaga kesehatan yang ada.

    Dengan demikian sarana serta tenaga  kesehatan sama-sama dapat memberikan pelayanan yang optimal dan maksimal kepada seluruh warga masyarakat yang dapat di nikmati dalam jangka waktu yang lama oleh kita sendiri, anak-anak kita, sampai generasi-generasi kita berikutnya. Selanjutnya kepada kepala serta seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas muliama, di harapkan dapat memberikan pelayanan yang tulus, iklas dan maksimal sehingga masyarakat dapat benar-benar merasakan dampak kehadiran layanan Puskesmas yang dapat mengurangi angka kesakitan, serta meningkatkan kesehatan masyarakat.

    Di harapkan juga agar Puskesmas Muliama dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Distrik hingga Kabupaten dalam memberikan pelayanan kesehatan dan harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya hidup sehat terutama bagi ibu dan anak, karena merekalah harapan dan masa depan Distrik Muliama bahkan Kabupaten Jayawijaya.

    Saya juga ingin mengingatkan kepada kita semua, bahwa dalam Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat tidak selalu berjalan dengan mulus, pasti saja ada kendala dan tantangan yang akan kita hadapi, tetapi saya yakin dan percaya dengan bekerja secara bersama-sama disertai dengan pelayanan yang tulus dan penuh kasih semua pasti akan berhasil sesuai dengan harapan kita bersama.

    Saya kembali mengajak kepada seluruh masyarakat muliama agar dapat menjaga Fasilitas Kesehatan yang ada ini, yang di sediakan bagi kita serta anak cucu kita sehingga merupakan kewajiban dari seluruh warga masyarakat bersama-sama dengan Pemerintah Distrik untuk dapat menjaga serta melestarikannya. Dengan peduli terhadap lingkungan dan kesehatan berarti kita turut menciptakan masyarakat yang aman dan sejahtera. Akhirnya selamat dan sukses atas keberadaan Puskesmas di Distrik Muliama.

    Dalam beberapa permintaan dari ketua panitia berserta Kepala Distrik yang di sampaikan untuk pengadaan Tenaga Dokter, Tenaga Medis, Mobil Ambulance, serta memohon agar tenaga medis yang di berikan adalah anak asli dari Distrik Muliama. Semua hal itu sudah di catat dan perlu saya sampaikan bahwa semua itu nanti perlu di komunikasikan lintas OPD, jadi tidak berdiri sendiri di antara Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan saja, tetapi nanti juga akan di bahas dengan OPD lain khususnya dengan BAPPEDA selaku perencana, BPKAD selaku yang mengelola keuangan dan tentunya akan kita lihat kembali terkait dengan aturan-aturan yang terkait. Kami pahami bahwa memang dalam masa pertama ini pasti banyak sekali masalah-masalah untuk itu Ibu Kapus baru yang di tunjuk, selalu berkoordinasi dengan Kepala Distrik, dengan Dinas Kesehatan, sehingga hambatan-hambatan yang ada di dalam pelayanan secepatnya bisa kita tanggulangi dan maksimalkan. Untuk menjadi ideal itu perlu waktu, tetapi saya berharap telah di registrasi puskesmas ini nanti secara keuangan dan secara kelembagaan nanti bisa secepatnya untuk dilakukan pembenahan dan pemenuhan secara bertahap. Ucap Ass I Sekda. (BW/AR)

  • Pemda Jayawijaya Gelar Rapat Koordinasi Bersama 6 Kabupaten Mitra RSUD Wamena

    Pemda Jayawijaya Gelar Rapat Koordinasi Bersama 6 Kabupaten Mitra RSUD Wamena

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya gelar Rapat Koordinasi bersama 6 Kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan yang selama ini telah menjalin kerjasama pelayanan kesehatan masyarakatnya dengan RSUD Wamena.

    Dalam rapat tersebut didorong upaya penyelesaian tunggakan klaim dari masing-masing Kabupaten yang warganya selama ini telah mendapat layanan kesehatan di RSUD Wamena.

    “Hari ini kita lakukan Rakoor penyelesaian tunggakan klaim, dan ini sudah kita diskusikan bersama dan segera direalisasikan, memang rata-rata tim verifikasi dari masing-masing Kabupaten ini belum clearkan tagihan bulan Desember,” ungkap Pj. Bupati Jayawijaya Dr.Sumule Tumbo, SE.,MM usai memimpin rakoor yang berlangsung di Gedung Otonom, Senin (22/01/2024).

    Pemda Jayawijaya Rapat Koordinasi bersama 6 Kabupaten di Provinsi Papua terkait tindak lanjut MoU Bersama RSUD Wamena

    Foto : Vina Rumbewas

    Menurutnya, tagihan baru dipaparkan hingga bulan November Tahun 2023, sedang bulan Desember sementara dalam proses untuk mengclearkan dokumen administrasi. Diharapkan dalam ABPD Induk tahun 2024 dapat direalisasikan sehingga optimalisasi pelayanan di RSUD Wamena lebih lancar.

    “Ini kewajiban masing-masing Pemda sesuai MoU antar Bupati untuk warga siapapun yang sakit dilayani dan akan diklaim ke masing-masing Pemda,” katanya.

    Diharapkan MoU ini konsisten untuk merealisasikan sesuai jumlah yang diklaim berdasarkan pelayanan kepada masyarakat dari masing-masing Pemda ini.

    “Jadi ini menjadi dasar hukum bersama untuk keberpihakan kepada masyarakat bahwa siapapun yang sakit dari daerah mana pun wajib dilayani setelah itu baru dilakukan perhitungan sesuai biayanya dan diklaim ke masing-masing Pemda,” jelasnya.

    Enam Pemda di Papua Pegunungan yang selama ini melakukan kerjasama dengan RSUD Wamena dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya yakni, Pemda Nduga, Lanny Jaya, Yahukimo, Tolikara, Mamberamo Tengah dan pemda Yalimo. (VIN/AR)

  • PJ. Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M mengingatkan kepada ASN Agar mempunyai komitmen dalam melayani Masyarakat

    PJ. Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M mengingatkan kepada ASN Agar mempunyai komitmen dalam melayani Masyarakat

    Wamena – Pejabat Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE., M.M mengingatkan kepada seluruh ASN di Kabupaten Jayawijaya agar mempunyai komitment dalam melayani masyarakat Kabupaten Jayawijaya. Hal ini dikatakannya pada Apel Pagi di Halaman Gedung Otonom, Kamis (18/1/24).

    Pada kesempatan itu, PJ. Bupati juga mengatakan telah melakukan Sidak pada hari selasa di OPD yang berada di Gedung otonom dan pada saat Sidak banyak ASN yang belum masuk kantor.

    “Kewajiban ASN harus masuk kantor tepat waktu dan mengikuti Apel pagi dan Setiap Kepala OPD harus bertanggung jawab melaksanakan pembinaan internal OPDnya” ungkap PJ. Bupati Jayawijaya.

    Pejabat Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE., M.M saat memimpin Apel pagi di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Apel pagi harus selalu diikuti oleh ASN dan Sporting staf/honorer, dibeberapa ruangan yang di Sidak justru yang banyak hadir honorer dibandingan ASN, ungkap Dr. Sumule Tumbo, SE., M.M.

    Selain itu PJ. Bupati Jayawijaya mengingatkan kepada Kepala-Kepala OPD masing-masing bertanggung jawab untuk mengabsen kehadiran baik di apel pagi maupun kehadiran sehari-hari yang akan menjadi dasar bahan evaluasi yang akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

    Menurutnya ASN diharapkan untuk memberikan contoh dan keteladanan di internal Pemerintah Daerah, di internal OPD dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat.

    “Dengan berlalunya waktu, maka  program kegiatan harus disinergikan dan membentuk suatu tim work Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan tidak ada yang boleh berkotak-kotak atau Ego sektoral” ungkap PJ. Bupati jayawijaya.

    Dikatakannya lagi bahwa Kabupaten Jayawijaya termasuk Kabupaten yang miskin extrim,  untuk itu dimohon untuk anggaran-angaran sebelum ditetapkan menjadi Perda APBD maka diarahkan ke sana, serta dipastikan betul datanya dimana masyarakat yang miskin extrim.

    “Kabupaten Jayawijaya juga masuk dalam kategori stunting, pastikan betul data stunting yang ada. Apakah benar kita sebagai ASN berpihak kepada kepentingan masyarakat, hal tersebut dibuktikan dengan dukungan alokasi anggaran” katanya.

    PJ. Bupati Jayawijaya menekankan bahwa APBD merupakan anggaran Pemerintah Daerah, bukan Anggaran Dinas tertentu, yang digunakan untuk pelayanan masyarakat, diutamakan Pelayanan Dasar. Yang masuk dalam pelayanan dasar antara lain : pendidikan, kesehatan, perumahan, infrastruktur, ketentraman, ketertiban, sosial, harus dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan minimal.

    Selain itu, PJ. Bupati Jayawijaya berkomitment untuk mendorong keterbukaan, melaksanakan Pengelolaan Keuangan Daerah secara efektif, efesien, transparan, dan bertanggung jawab.

    “Janji pelayanan harus direalisasikan dan juga bagaimanan efektifitas penyelenggaran Pemerintahan didalam melayani masyarakat” ungkapnya. (AgW/AR)

  • Perdana Jalan santai dan senam sehat bersama PJ. Bupati Jayawijaya dan seluruh ASN Pemda Jayawijaya

    Perdana Jalan santai dan senam sehat bersama PJ. Bupati Jayawijaya dan seluruh ASN Pemda Jayawijaya

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melakukan kegiatan jalan santai dan senam sehat pada Jumat pagi 19/01/2024, yang di gelar di halaman Kantor Otonom Kabupaten Jayawijaya.

    Dalam Jalan santai dan Senam sehat tersebut hadir Penjabat Bupati Jayawijaya, Dr.Sumule Tumbo,SE.,MM  Para Asisten Setda Kab.Jayawijaya, Kepala-Kepala OPD serta ASN dan Non-ASN dilingkungan Pemerintahan Jayawijaya.

    Penjabat Bupati Jayawijaya, Dr.Sumule Tumbo,SE.,MM mengatakan kegiatan jalan santai hingga senam jumat pagi ini dalam rangka menyegarkan semangat. Ini adalah langka awal untuk memupuk silahturami bersama ASN dan bersyukur pagi ini dengan semangat ASN maupun tenaga kontrak ikut olahraga jalan santai dan senam bersama yang pertama di gelar awal tahun 2024.

    PJ. Bupati Jayawijaya Dr.Sumule Tumbo,SE.,MM bersama seluruh ASN Kabupaten Jayawijaya ikut dalam senam sehat yang perdana diselenggarakan di awal tahun 2024

    Foto : Imanuel Sawaki

    “Ada banyak hal yang dapat menumbuhkan rasa semangat di pagi hari, salah satunya dengan melakukan kegiatan Senam Jum’at Pagi. Agar pagi hari ini lebih bersemangat seluruh Pegawai Kabupaten Jayawijaya. Saya melihat pegawai tampak antusias mengikuti seluruh gerakan yang diperagakan oleh instruktur senam selama kurang lebih selama 1 jam berlangsung,”Ujar Beliau.

    Kegiatan ini penting dalam rangka upaya kebugaran dan sehat dalam menjalankan aktifitas kerja sehari-hari, senam juga bersifat refreshing bagi seluruh pegawai di tengah rutinitasnya menjalankan tugas tiap hari kerja.

    “Kita harapkan agar tingkatkan  senam jumat sehat setiap hari jumat. Dikatakan cara ini juga untuk mendorong super tim work yang ada di Pemerintah Daerah agar tetap semangat dalam melayani masyarakat,”.

    Senam sehat bersama seluruh ASN Pemda Jayawijaya

    Foto : Imanuel Sawaki

    Menurutnya manfaat lain dari olahraga adalah memberikan semangat jiwa yang sehat sehingga dapat bekerja secara optimal dan memiliki kesehatan yang fit baik jasmani maupun rohani. Pegawai yang memilki kesehatan yang baik pastinya akan memberikan kontribusi yang baik untuk kemajuan Bangsa dan Negara.

    “Dengan adanya senam pagi ini diharapakan pegawai dapat ditingkatkan lagi disiplin serta bersemangat dalam bekerja. Pada kesempatan yang sama Bapak PJ. Bupati menyampaikan agar melakukan pengadaan seragam olaraga sehingga betul-betul ada kebersamaan kedepan,” Ungkap Beliau.

    Beliau juga mengharapkan agar setiap senam jumat pagi agar mengadakan snack lokal dengan manfaatkan olahan dari ubi-ubi, jagung dan lainya.

    “saya sudah instruksikan agar secara bergilir nanti di siapkan oleh OPD masing-masing,agar setelah olaraga kita bisa menikmati bersama sebagai sarapan pagi,”Katanya. (VIN/AR)

  • Pemda Jayawijaya Serahkan Dana Hibah Pilkada Kepada Bawaslu Senilai 40 M

    Pemda Jayawijaya Serahkan Dana Hibah Pilkada Kepada Bawaslu Senilai 40 M

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyerahkan Dana Hibah Pelaksanaan Pemilihan Umum (PEMILU) 2024 kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum atau BAWASLU Kabupaten Jayawijaya.

    Penyerahan ini ditandai dengan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang berlangsung di Gedung Otonom Pemda Jayawijaya, Kamis (04/01/2024).

    “Kita bersyukur kemarin kita bersama Bawaslu sudah menyepakati sejumlah usulan, dan nilai Rp 40 Miliar sudah ditanda tangani dan kita komitmen untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pemilihan serentak di tahun 2024 ini,” ungkap Penjabat Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M, Jumat (05/01/2024).

    Penandatanganan NPHD Pemda Jayawijaya bersama Bawaslu

    Foto : Vina Rumbewas

    Menurut Pj. Bupati, jika nantinya masih kurang sesuai dengan fakta real yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya maka dirinya meminta agar dapat disampaikan dan dikordinasikan dengan Pemerintah Daerah.

    “Bagaimana dan pada tahapan mana yang belum terpenuhi itu nanti disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten untuk kemudian kita lakukan Adendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah ini kemudian kita Realisasikan sesuai dengan kebutuhan baik KPU, Bawaslu maupun pengamanan TNI/Polri,” jelasnya.

    Lanjutnya, dilakukan Penandatanganan NPHD ini telah melewati proses panjang dalam membahas kebutuhan pelaksanaan pemilihan umum baik KPU, Bawaslu maupun pengamanan yakni TNI/Polri.

    “Mudah-mudahan semua ini bisa berjalan dengan baik, intinya seluruh program prioritas nasional harus kita dukung dan harus kita laksanakan dan ini komitmen kita Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya,” pungkas Beliau.

    Sementara itu, ditempat terpisah Ketua Bawaslu Jayawijaya, Kelion Wenda menuturkan bahwa dana besaran nilai yang diajukan sebelumnya adalah Rp 60 Milyar dan terealisasi sebesar Rp 40 Milyar.

    “Sebelumnya kami ajukan 62 milyar dan disetujui 50 milyar tapi tadi kita diskusi panjang karena dalam selang waktu desember ini ternyata ada pengurangan 10 milyar, dan hari ini kita tanda tangani 40 milyar untuk dua tahap,” tuturnya.

    Lanjutnya, dana senilai Rp 40 Milyar ini nantinya akan kita gunakan dalam Pengawasan Tahapan Pemilihan Umum dan nanti setelah dananya habis maka akan diajukan kembali sesuai dengan RAP yang telah dibuat.

    “Jadi jika nantinya tidak mencukupi maka kami akan ajukan kembali lagi untuk Addendum pencaiaran tahap ke dua,” tutupnya. (VIN/AR)

  • Jelang Pemilu, Pj.Bupati Jayawijaya Ingatkan ASN untuk Jaga Netralitas

    Jelang Pemilu, Pj.Bupati Jayawijaya Ingatkan ASN untuk Jaga Netralitas

    WAMENA – Pada tahapan menjelang Pemilihan Umum (PEMILU) pada 14 Februari 2024 mendatang, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya diminta untuk menjaga Netralitas dan tidak terlibat dalam Politik Praktis.

    Hal ini disampaikan Penjabat Bupati Jayawijaya, Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M, usai memimpin Apel Pagi di halaman gedung otonom, Jumat (05/01/2024).

    Penjabat Bupati Jayawijaya, Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M

    Foto : Vina Rumbewas

    “Pertama saya tegaskan Komitmen Netralitas setiap Personil ASN, siapapun orangnya yang kemudian berpolitik praktis akan kita terapkan atau kita laksanakan sanksi sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan,”ungkap Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M.

    Menurutnya, Netralitas ASN merupakan hal yang Wajib dan perlu dijaga dan diawasi sehingga Pemilihan Umum dapat terlaksana dengan Jujur.

    Netralitas ASN diatur dalam Pasal 5 Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 yaitu setiap ASN harus patuh pada Asas Netralitas dengan tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

    “Jadi kepada seluruh ASN tidak diperkenankan ke ruang-ruang Politik, namun kita jamin Komitmen Netralitas ASN di Kabupaten Jayawijaya,” pungkas Pj. Bupati. (VIN/AR)

  • Diskusi Pj. Bupati Jayawijaya dengan Pimpinan Media dan Wartawan

    Diskusi Pj. Bupati Jayawijaya dengan Pimpinan Media dan Wartawan

    Wamena – Pj. Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M menghadiri Diskusi bersama yang bertajuk Kopi santai bersama PJ Bupati Jayawijaya dengan pimpinan Media, OPD terkait dan beberapa Wartawan yang hadir di Hotel Grand Baliem Wamena, Minggu (7/1/2024).

    Dalam acara diskusi bersama media-media yang ada diKabupaten Jayawijaya, PJ Bupati menyampaikan beberapa hal yang sangat penting dalam peliputan berita di Tahun 2024, terutama mengenai Pemilihan Umum, Stunting, Kemiskinan Extrim, penanganan inflansi, penanganan dasar masyarakat, sanitasi dan Air bersih, dimana media mempunyai peran penting atau ujung tombak dalam memberikan informasi kepada Masyarakat.

    Diskusi bersama PJ Bupati Jayawijaya dengan pimpinan Media, OPD terkait dan para Wartawan di lingkungan Kabupaten Jayawijaya

    Foto : Imanuel Sawaki

    Untuk itu, Pj. Bupati Jayawijaya berharap agar seluruh media yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dapat saling bekerja sama mendorong transparasi pelayanan kepada masyarakat dan membantu memberikan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat terkhususnya Kabupaten Jayawijaya.

    Pj. Bupati mengatakan bahwa kerja sama dengan media-media diKabupaten Jayawijaya sudah bagus dan perlu ditingkatkan dalam melakukan suatu terobosan pelayanan yang betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat, maka akan ditindaklanjuti dengan MOU kerja sama Pemda Jayawijaya dan Media-media di Kabupaten Jayawijaya.

    “Seberat apapun beban yang di hadapi dalam tahun politik, apabila kita bergandengan tangan dan membentuk team work yang solid, dan upayakan mendorong super team Pemerintah Daerah, Media dan masyarakat, maka seberat apapun beban kita dengan dilandaskan kedalam Tangan Tuhan karena berdasarkan Firman Tuhan “Bersama Tuhan Tidak ada yang Mustahil” beban tersebut dapat dilalui bersama” ungkap Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M.

    Dalam diskusi tersebut, hadir Sekda Jayawijaya Thony Mayor, S.Pd, M.M, Staf ahli Bupati Agus Purwanto, S.IP, Kepala Dinas Kominfo Arklaus Windesi, S.Sos, M.Si, Pimpinan RRI Jaures Jean Ngilamele, Staf Protokoler Setda, Staf Kominfo dan Para Wartawan Kabupaten Jayawijaya. (AgW/AR)

  • Pj. Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M memimpin Apel Perdana di lingkup Pemda Jayawijaya

    Pj. Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M memimpin Apel Perdana di lingkup Pemda Jayawijaya

    Wamena – Pj. Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M memimpin Apel untuk pertama kali di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya semenjak di lantik pada tanggal 19 Desember 2023.

    Pada kesempatan itu, Pj. Bupati mengingatkan kepada ASN maupun Non ASN Kabupaten Jayawijaya untuk patuh dan taat pada aturan yang berlaku.

    Selain itu Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M memberikan apresiasai kepada ASN dan Non ASN yang hadir dalam Apel bersama dan setiap OPD diharapkan untuk menghitung jumlah ASN dan Non ASN atau mendata ASN yang tidak hadir tanpa keterangan, Ijin, Cuti, dan yang sakit. Pj. Bupati meminta kepada bagian Kepegawaian untuk melaporkan jumlah data ketidakhadiran beserta nama-nama ASN dan Non ASN tersebut agar dilakukan Identifikasi Pembinaan, (Jumat, 5/01/2024).

    Pj. Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M memimpin Apel Perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya

    Foto : Agris Wistrijaya

    Pj. Bupati juga menegaskan untuk setiap ASN wajib taat dan patuh pada regulasi yang ada,  Untuk itu ASN di minta untuk menjadi pelayan masyarakat bukan ASN yang dilayani.

    Pj. Bupati juga mengatakan untuk potensi keuangan APBD Jayawijaya harus dikelola secara efektif, Efesien, transparan, dan bertanggungjawab.

    “untuk OPD-OPD pemangku Dana Otsus untuk memperhatikan Dana Otsus, saya tidak mau lagi mendengarkan keluhan masyarakat tentang Dana otsus menguap atau tidak tepat sasaran” ungkap Pj. Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M.

    Apel bersama Pj. Bupati Jayawijaya dihalaman Kantor Otonom Wenehulehuby 

    Foto : Agris Wistrijaya

    Diingatkannya lagi kepada seluruh OPD-OPD untuk membangun kerjasama yang baik dan sinergritas yang baik di internal OPD, antar OPD maupun antar Pemerintah Daerah untuk mewujudkan pelayanan masyarakat secara Optimal.

    Dalam amanatnya, PJ Bupati Jayawijaya meminta kepada seluruh Kepala-Kepala OPD untuk membuat Timeline Pelaksanaan Program kegiatan satu tahun kedepan dan setiap triwulan di Evaluasi oleh Pemerintah Pusat.

    Dr. Sumule Tumbo, SE.,M.M. sekali lagi menekankan untuk membangun kerja sama yan baik, saling melengkapi, membangun sinergritas dan Kolaborasi yang baik dari Internal OPD, antar OPD maupun antar Pemerintah Daerah didalam mengefektifkan Pelayanan Masyarakat. (AgW/AR)

  • Sebagai Bentuk Keprihatinan, Pemerintah Salurkan Bantuan Bagi Korban Pertikaian di Musaima

    Sebagai Bentuk Keprihatinan, Pemerintah Salurkan Bantuan Bagi Korban Pertikaian di Musaima

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyalurkan bantuan berupa bahan makanan bagi korban dari kedua kelompok yang bertikai di Musaima Distrik Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya.

    Bantuan ini berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, dan diantar langsung oleh Pj. Gubernur Papua Pegunungan yang didampingi Sekda Jayawijaya, Kapolres Jayawijaya dan Dandim 1702/Jayawijaya, pada Rabu 3 Januari 2024.

    “Bantuan ini sebagai bentuk perhatian kami dari Pemerintah baik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten, kita berkolaborasi dengan pihak keamanan yakni Kodim dan Polres. Kita bersama mengantar bantuan untuk para korban, jadi mereka semua korban karena ada sebab akibat,”   ungkap Sekda, Kamis (04/01/2024).

    Penyaluran bantuan oleh Pemprov Papua Pegunungan dan Pemda Jayawijaya kepada dua kelompok warga yang menjadi korban pertikaian di Musaima Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya.

    Foto : Vina Rumbewas

    Menurut Thony M. Mayor, S.Pd., M.M, saat ini kedua belah pihak yang terlibat pertikaian sedang diupayakan untuk melakukan perdamaian dan kedua belah pihak juga telah saling memberikan saran positif untuk perdamaian.

    “Jadi kami dari Pemda sangat mendukung itu (perdamaian), dan ini akan ada komunikasi kita dengan para tokoh-tokoh dari dua kelompok masyarakat ini untuk mencari soluasi perdamaian, kami hanya masih mencari waktu yang tepat untuk duduk bersama,” (VIN/AR)