Category: Berita

  • Sekda Jayawijaya Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    Sekda Jayawijaya Ajak Warga Jaga Kamtibmas

    WAMENA – Terkait aksi saling serang oleh dua kelompok warga di Musaima Kabupaten Jayawijaya pada 1 Januari lalu, Sekda Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd., M.M menghimbau warganya untuk ikut bersama Menjaga Keamanan di wilayah masing-masing.

    Peristiwa yang terjadi juga sekiranya dapat dijadikan pelajaran kedepan agar dalam penyelesaian suatu masalah masyarakat dapat duduk bersama untuk berdiskusi menyelesaikan masalah yang terjadi.

    “Dengan kejadian ini kami atas nama Pemda menghimbau untuk kita semua bisa menjaga Keamanan di Kabupaten Jayawijaya, dengan begitu semua aktifitas kehidupan kita di Jayawijaya bisa berjalan normal,” ungkap Sekda, Kamis (04/01/2024).

    Sekda Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd., M.M

    Foto : Vina Rumbewas

    Menurut Sekda, gangguan keamanan tentu akan berdampak pada kehidupan masyarakat di Jayawijaya terutama akan sangat berdampak pada aktifitas perekonomian, sehingga dirinya berharap hal-hal seperti ini tidak terulang.

    “Dengan musibah yang terjadi di Musaima kita Pemda merasa prihatin karena kita baru saja merayakan Natal dan memasuki Tahun Baru dan terjadi musibah, ini kami sesalkan. Hanya karena satu/dua orang mengganggu kamtibmas di Jayawijaya,” tutur Beliau.

    Lanjut Sekda, atas nama Pemerintah dirinya bersyukur kepada Tuhan karena dengan kolaborasi Pemda baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten, serta pihak Keamanan Kodim 1702 Jayawijaya dan Polres Jayawijaya serta semua unsur masyarakat, Tokoh Adat, Agama, Pemuda dan Masyarakat boleh bekerja membangun komunikasi yang baik dengan kelompok masyarakat yang bertikai.

    “Ada solusi antar kedua kelompok untuk saling menahan diri sehingga tidak terjadi gangguan Kamtibmas yang lebih luas, dan ini yang kami apresiasi pengertian dari Masyarakat Jayawijaya,” ujarnya.

    Masih lanjut Sekda, pertikaian yang terjadi di Musaima Distrik Hubikiak yakni hanya antar segelintir warga dan bukan antar dua suku tertentu.

    “Banyak yang bilang ini pertikaian suku Lani dan Walak, sebenarnya kalau dilihat ini hanya segelintir orang saja tapi kebetulan asalnya dari kedua suku ini, tapi mereka semua adalah masyarakat Jayawijaya jadi bukan dari Kabupaten lain, ini masyarakat kita sendiri yang bertikai karena ada kesalah pahaman,” tutup Sekda. (VIN/AR)

  • Pj Gubernur Papua Pegunungan Lantik Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M Sebagai Pj Bupati Jayawijaya

    Pj Gubernur Papua Pegunungan Lantik Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M Sebagai Pj Bupati Jayawijaya

    WAMENA – Penjabat Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP., M.PA resmi melantik Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M sebagai Penjabat Bupati Jayawijaya.

    Pelantikan berlangsung di Hotel Grand Baliem Wamena Selasa (19/12/2023), dan dihadiri jajaran pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan maupun Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

    Penjabat Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP., M.PA resmi melantik Dr. Sumule Tumbo, S.E., M.M sebagai Penjabat Bupati Jayawijaya.

    Foto : Vina Rumbewas

    Dalam sambutannya, Pj. Gubernur menyampaikan selamat kepada Pj. Bupati yang baru dilantik, menurutnya hal ini menjadi bagian Konsolidasi Internal Pemerintahan baik tingkat Provinsi maupun di Kabupaten/Kota.

    Ia juga menitipkan pesan kepada Pj. Bupati yang baru dilantik untuk memperhatikan penataan kota Wamena yang di tahun 2023 ini telah memasuki usia 67 tahun.

    “Sebagai ibu kota banyak konsekuensi dalam menjalankan Sentra Pelayanan Pemerintahan sehingga membutuhkan Penataan Kota sebagaimana Ibu Kota Provinsi. Penataan Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya tentu menjadi kebutuhan yang mutlak dan Prioritas dari Penjabat Bupati Jayawijaya,” tuturnya.

    Lanjut Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP., M.PA, dinamika yang terjadi dalam konteks sosial, relasi masyarakat dan politik jadi hal penting.

    “Hal ini tentu tidak hanya menjadi tugas Pemerintah Provinsi tetapi juga menjadi tugas Penjabat Bupati Jayawijaya yang menjalankan peran strategis untuk menjalankan konsolidasi sosial, politik, kulturan di dalam masyarakat,” katanya.

    Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP., M.PA juga berpesan kepada Pj. Bupati yang baru dilantik untuk membangun dialog dan komunikasi dengan para tokoh agama dan masyarakat yang beragam menjadi hal yang sangat penting sebagai persyaratan dalam melaksanakan kebijakan dan lainnya.

    “Dalam konteks filosofi nuansa kualitas di Tanah Papua, Wamena-Kabupaten Jayawijaya juga menjadi jantung Papua sehingga menjadi hal penting menjaga kualitas nuansa kerohanian sehingga ada rasa damai, dan nyaman bagi saudara-saudara kita pemilik Tanah Jayawijaya. Kami berharap Bapak Pj Bupati Jayawijaya untuk terus melakukan konsolidasi sosial, birokrasi, politik dan konsolidasi kuntural untuk  menjadi dasar langkah kedepan,” (VIN/AW)

  • Jhon Richard Banua, S.E, M.Si meresmikan Kantor Bupati Jayawijaya yang baru pada moment Upacara HUT Kota Wamena ke-67

    Jhon Richard Banua, S.E, M.Si meresmikan Kantor Bupati Jayawijaya yang baru pada moment Upacara HUT Kota Wamena ke-67

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengadakan Upacara HUT Kota Wamena ke -67 sekaligus dengan peresmian Kantor Bupati Jayawijaya pada hari Selasa, 12 Desember 2023 sekaligus Ucapan Syukur berakhirnya masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati pada tanggal 18 Desember 2023. Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si memimpin Upacara tepat dimulai pada pukul 09.00 pagi hingga selesai dengan berbagai rangkaian acara, Selasa (12/12/23).

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, M. Si meresmikan Kantor Bupati Jayawijaya

    Foto : Imanuel Sawaki

    Upacara tersebut dihadiri oleh Pj Gubernur Papua Pegunungan DR. Velix Wanggai, S.IP., M.PA, Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, S.H., M.Hum., Ketua DPRD Kabupaten Jayawijaya Matias Tabuni, Sekda Kabupaten Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, M.M., Pimpinan OPD-OPD di Kabupaten Jayawijaya, Forkopimda Kabupaten Jayawijaya, Perwakilan untuk mengikuti Upacara dari OPD-OPD, beberapa Instansi, Mahasiswa, dan Pelajar di Kabupaten Jayawijaya.

    Dalam Sambutannya, Bupati Jayawijaya mengucap syukur atas bertambahnya usia kota Wamena ke-67 pada tanggal 10 Desember 2023.

    Bupati mengungkapkan bahwa banyak perubahan-perubahan yang telah terjadi dari waktu ke waktu yang menunjukkan akselarasi perekembangan Pembangunan mulai dari Sarana Prasarana, Infrastruktur Perumahan, sarana perekonomian, Kesehatan, Pendidikan, dan juga perubahan pada Pola pikir Masyarakat sehingga Masyarakat mampu menyesuaikan keberadaanya dengan kehidupan moderen.

    Selain itu, Bupati juga mengatakan bahwa Perubahan yang dimaksud tersebut menunjukkan terselenggaranya urusan Pemerintahan di Daerah melalui implementasi dari kebijakan yang telah direncanakan oleh Pemerintah dengan berbagai Program dan Kegiatan, baik Sektor maupun regional pembangunan Infrastruktur Perekonomian terus dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan dan pendekatan kepada Masyarakat termasuk sebagai salah satu kebijakan pembentukan Daerah Otonomi baru Provinsi Papua Pegunungan.

    Pada Kesempatan itu juga, Bupati memberikan Apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Para Pionir Pembangunan Kabupaten Jayawijaya dan kepada orang-orang tua dari luar Wamena yang Sejak Tahun 1950 an  sudah menginjakkan kaki di Lembah  Baliem.

    Selain itu, ada penampilan atraksi dari Marcin Band IPDN yang juga turut mengambil bagian dalam Upacara HUT Kota Wamena.

    Usai Upacara HUT Kota Wamena dilakukan Penandatanganan Prasasti Peresmian kantor Bupati Jayawijaya, RSUD Wamena, Kantor Satpol PP dan Puskesmas yang tersebar di beberapa Distrik. Setelah itu dilakukan Pengguntingan Pita untuk kantor Bupati Jayawijaya, Kemudian Bupati Jayawijaya bersama PJ. Gubernur, Wakil Bupati dan Tamu undangan meninjau secara langsung kantor Bupati Baru yang diresmikan tersebut. (AgW/AW)

  • Raih Nilai Paripurna, Ini Pesan Bupati untuk RSUD Wamena

    Raih Nilai Paripurna, Ini Pesan Bupati untuk RSUD Wamena

    WAMENA –  Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E., M.Si berharap dengan nilai Akreditasi Paripurna yang diperoleh RSUD Wamena pada 20 November lalu, diharapkan pelayanan di rumah sakit milik Pemerintah Daerah itu dapat dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan lagi.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE.,M.Si. Foto : Vina Rumbewas

    “Kami bersyukur karena kami dapat Paripurna atau Nilai Tertinggi, hal ini berarti Sistem Pelayanan pun kami akan Control terus sampai Pelayanan makin baik, tidak boleh menurun,” ungkap Jhon Richard Banua, S.E., M.Si, Senin (27/11/2023).

    Dalam Penilaian Akreditasi Rumah Sakit ada Standar-Standar Pelayanan yang harus dipenuhi untuk mendukung penilaian dan hal tersebut telah dipenuhi RSUD Wamena. Standar Pelayanan diantaranya meningkatkan Mutu Pelayanan, meningkatkan keselamatan dan perlindungan pasien serta beberapa poin penilaian lainnya.

    Akreditasi merupakan Penilaian untuk Mengukur Pencapaian dan cara Penerapan Standar Pelayanan Rumah Sakit yang mana Akreditasi dilakukan oleh Lembaga Independen Penyelenggara Akreditasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

    “Hasil Akreditasi kemarin kami dapat hasil Paripurna, saya kira ini hasil yang baik untuk kami,” katanya.

    Dengan mendapatkan nilai Paripurna maka RSUD Wamena diharapkan meningkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit secara berkesinambungan. (VIN/AR)

     

  • Bupati Jayawijaya dalam Kick Off RPJPD : Membangun Wajah Kabupaten Jayawijaya menjadi lebih baik

    Bupati Jayawijaya dalam Kick Off RPJPD : Membangun Wajah Kabupaten Jayawijaya menjadi lebih baik

    Wamena – Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si  memberikan sambutannya dalam kegiatan kick off Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2045  yang merupakan Dokumen Perencanaan untuk Periode 20 tahun ke depan, Senin (27/11/23).

    Dalam kegiatan tersebut hadir Pj. Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP., M.PA, Ketua DPRD Jayawijaya, Kepala Baperinda Provinsi Papua Pegunungan, Anggota Forkopimda Kabupaten Jayawijaya.

    Dalam Sambutannya, Bupati Jayawijaya menyampaikan selamat datang di Kabupaten Jayawijaya kepada PJ. Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP., M.PA yang akan membahas Rencana Pembangunan untuk 20 tahun yang akan datang.

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E, M.Si  bersama PJ. Gubernur Papua Pegunungan Felix Wanggai dan anggota Forkompimda Kabupaten Jayawijaya. Foto: Imanuel Sawaki

    Bupati Jayawijaya berharap agar Pj. Gubernur berkenan memberikan arahan kepada Kabupaten Jayawijaya dalam rangka meningkatkan potensi Pembangunan Daerah, sesuai Peraturan yang berlaku di Kabupaten Jayawijaya.

    Bupati Jayawijaya mengatakan bahwa dengan akan berakhirnya RPJPD Kabupaten Jayawijaya Tahun 2005-2025 yang bertepatan dengan momen Pilkada 2024 secara serentak di seluruh Indonesia, maka perlu disusun RPJPD 2025-2045 yang akan menjadi pedoman penyusunan rancangan teknokrat RPJMD untuk pemilu dan Pilkada 2024.

    “perlu diketahui, bahwa proses penyusunan dokumen ini telah didahului dengan kegiatan evalusi RPJP tahun 2005-2025 pada tahun 2022 yang lalu. pada tahapan ini, dibutuhkan masukan dari berbagai pihak sebagai salah satu bahan penyusunan dokumen, sehingga diperoleh informasi tentang harapan masyarakat terhadap kemajuan Kabupaten Jayawijaya untuk 20 tahun yang akan datang” ungkap Bupati Jayawijaya.

    Bupati Jayawijaya menungkapkan bahwa Dokumen RPJPD adalah dokumen rakyat, sebagai bakal pemilik dokumen yang harus dilibatkan penuh dalam penyusunan. dengan demikian dokumen RPJPD menjadi dokumen hidup (life document) dan memberi energi penggerak (driven) dalam setiap tahapannya untuk selanjutnya dapat dipedomani Pemerintahan sesuai periodiknya.

    untuk itu, Bupati juga mengatakan bahwa dalam rangka menjaring Aspirasi Masyarakat Jayawijaya, telah dilakukan polling secara online yang berisi tentang Aspek Pendidikan, Kesehatan, Tenaga kerja, Ekonomi, Lingkungan hidup, serta Penyelenggaraan Pemerintahan.

    Lanjut, menurutnya melalui kick off yang akan dilakukan saat ini, diharapkan kepada para pemangku kepentingan untuk dapat memberikan masukan yang bersifat Konstruktif, sehingga bersama-sama dapat membangun wajah Kabupaten Jayawijaya menjadi lebih baik, sesuai dengan slogan RPJPD “Jayawijaya Hanomotok 2045”. (AgW/AR)

  • Simposium sehari bagi Dokter dan Perawat RSUD Wamena

    Simposium sehari bagi Dokter dan Perawat RSUD Wamena

    Wamena – Asisten I Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs Tinggal Wusono, M.AP hadir dan membuka Acara Bakti Sosial dan Simposium sehari oleh Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kabupaten Jayawijaya yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Siloam dan Universitas Pelita Harapan, Jumat (24/11/23).

    Asisten I Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs Tinggal Wusono, M.AP bersama Dokter dan Perawat dalam acara bakti sosial dan simposium sehari oleh Ikatan Dokter Indonesia cabang Kabupaten Jayawijaya yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Siloam dan Universitas Pelita Harapan. Foto : Imanuel Sawaki

    Dalam sambutan Bupati Jayawijaya, Asisten I Sekda Jayawijaya memberikan Apresiasi dan  ucapan selamat datang di Kabupaten Jayawijaya kepada Ketua Tim Bedah Saraf RS Siloam beserta rombongan atas kerjasamanya, karena hal ini merupakan suatu wujud perhatian yang besar bagi kesehatan Masyarakat Jayawijaya.

    “Kehadiran Tim dari RS Siloam di Kabupaten Jayawijaya diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi Pelayanan Kesehatan di daerah ini” ungkap Asisten I Sekda.

    Menurutnya ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan, seperti kita dapat mengetahui berbagai Penyakit-Penyakit Kronis, Dokter-Dokter juga akan mendapat wawasan serta menambah Ilmu Pendidikan mereka, hal ini merupakan kesempatan yang luar biasa yang harus dapat dimanfaatkan oleh para Dokter di Kabupaten Jayawijaya.

    “untuk itu, saya mengajak seluruh anggota IDI Cabang Kabupaten Jayawijaya, untuk dapat memanfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya” ungkapnya.

    pada kesempatan itu juga, Asisten I Sekda menyampaikan terima kasih kepada Universitas Pelita Harapan yang menyelenggarakan Program Beasiswa untuk Anak-Anak Asli Lembah Baliem, dimana anak-anak Lembah balim diberikan kesempatan untuk Belajar pada Fakultas Kedokteran di UPH.

    “suatu harapan yang sangat baik bagi Kabupaten Jayawijaya, sehingga diharapkan agar program ini dapat benar-benar terlaksana, dan kerjasama ini akan berlangsung secara kontinyu” katanya.

    Selain itu, Drs Tinggal Wusono, M.AP  mengingatkan perlu diperhatikan untuk setiap  anak-anak yang berkesempatan untuk mendapat beasiswa pada sekolah kedokteran UPH agar melalui program kerjasama ini yang merupakan generasi-generasi yang dipersiapkan, diingatkan untuk kembali mengabdi di Kabupaten Jayawijaya, sehingga kebutuhan akan dokter di daerah ini dapat terpenuhi. (AgW/AW)

  • Resmikan Gereja Kingmi Jemaat Yerusalem Yalengga

    Resmikan Gereja Kingmi Jemaat Yerusalem Yalengga

    Wamena – Bupati Jayawjiaya Jhon R. Banua,S.E.,M.Si Meresmikan Gedung Gereja KINGMI Jemaat Yerusalem Klasis Walak, Sabtu (25/11/2023).

    Bupati Jayawijaya Saat Meresmikan Gedung Gereja Kingmi Jemaat Yerusalem Yalengga. Foto : Imanuel Sawaki

    Bupati Jayawijaya dalam Sambutannya saat meresmikan Gedung Gereja Menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh Keluarga Besar Gereja Kingmi Jemaat Yerusalem Yalengga atas selesainya Pembangunan Gedung Gereja yang baru dan dapat diresmikan, sehingga dapat digunakan untuk masyarakat.

    Bupati juga, Menitipkan pesan kepada Jemaat Kingmi Yerusalem agar dapat menjaga  Gedung yang baru diresmikan agar dapat digunakan oleh semua Jemaat untuk beribadah.

    “Saya harap kepada bapak ibu sekalian  saya ingin mengingatkan kembali bahwa kami Pemerintah Kabupaten Jayawiajaya tidak melihat satu Gereja tapi 14 denominasi Gereja  yang ada di Kabupaten Jayawijaya semua kami bantu, jadi saya harap kepada bapak ibu sekalian dengan Gereja yang sudah selesai  bagaimana upaya Jemaat juga untuk menyelesaikan yang kurang-kurang, karena kalau kami yang berikan bantuan untuk semua nanti yang lain tidak bisa kami berikan bantuan” Kata Bupati Jhon R. Banua,SE.,M.Si.

    Bupati Jayawijaya saat memberikan Sambuta. Foto : Imanuel Sawaki

    Mengakhiri sambutannya, Bupati Jayawijaya Mengucapkan terimakasih dan menyampaikan “Saya Disini sekaligus menyampaikan Pamit, saya dan saudara Wakil Bupati yang nanti berakhir di tanggal 18 Desember 2023 kemarin kami sudah sidang Paripurna mengingatkan bahwa Akhir Masa Jabatan di tanggal 18 Desember 2023 maka kami berdua menyampaikan Permohonan Maaf apabila selama 5 tahun kami berdua Memimpin Daerah ini ada Kekurangan”. (IS/AR)

  • Pemda Jayawijaya Harap Pemprov Papua Pegunungan Segera Sepakati Sistem Pinjam Pakai Aset

    Pemda Jayawijaya Harap Pemprov Papua Pegunungan Segera Sepakati Sistem Pinjam Pakai Aset

    WAMENA – Hingga memasuki tahun pertama jalannya Pemerintahan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan belum melakukan Penandatangan kesepakatan Sistem Pinjam Pakai Aset Milik Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya.

    Terkait hal itu, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E., M.Si dalam waktu dekat pihaknya akan mengagendakan Pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk membicarakan hal tersebut.

    “Kami minta ke Pemprov Papua Pegunungan untuk membuat Perjanjian atau Penandatanganan Sistem Pinjam Pakai Semua Aset Pemda Jayawijaya yakni Gedung-Gedung Kantor yang saat ini digunakan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,” ungkap Bupati, Kamis (23/11/2023).

    Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E., M.Si. Foto : Vina Rumbewas

    Menurutnya, sejak awal digunakan Aset-Aset Pemda Jayawijaya untuk dijadikan Gedung Perkantoran Pemprov Papua hingga saat ini belum ada Penandatanganan Dokumen Resmi terkait itu, dan ini menjadi Temuan dari Hasil Audit BPK beberapa waktu lalu di Lingkungan Pemda Jayawijaya.

    “Dari Hasil Audit BPK salah satu Temuan yakni Penyerahan Aset Pinjam Pakai Belum ada Kerjasama dengan Pemprov Papua Pegunungan, sehingga kami akan minta waktu untuk didiskusikan bersama, karena salah satu syarat Tertib Dokumen Administrasi dari BPK,” pungkasnya. (VIN/AR)

  • Meski Belum Disurati, Namun Pemda Jayawijaya Sambut Baik Rencana Renovasi Aset Pemda

    Meski Belum Disurati, Namun Pemda Jayawijaya Sambut Baik Rencana Renovasi Aset Pemda

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyambut baik Rencana Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang akan melakukan renovasi atau Pengembangan beberapa Fasilitas Umum yang merupakan Aset Pemda Jayawijaya, diantara Stadion Pendidikan dan Menara Salib.

    Hal ini disampaikan langsung Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, S.E., M.Si. Meski demikian Bupati mengungkapkan pihaknya belum mendapatkan Pemberitahuan Resmi terkait itu.

    “Kami Pemerintah Daerah belum tau kalau ada Rencana Pengembangan atau Renovasi beberapa Aset Milik kami Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya, kalau memang itu mau dilakukan oleh Pemerintah Provinsi maka kami Pemda menyampaikan terimakasih,” ungkapnya, Kamis (23/11/2023).

    Kondisi Menara Salib Wamena. Foto : Vina Rumbewas

    Menurutnya ini adalah hal yang baik, namun dirinya berharap hal tersebut dapat dibicarakan terlebih dahulu dengan Pemda Jayawijaya selaku Pemilik Aset.

    “Minimal berkoordinasi dengan kami agar Administrasinya kita bisa tindaklanjuti, karena sejauh ini belum ada Surat ke kita atau mungkin Rapat Koordinasi terkait itu,” tutupnya. (VIN/AR)

  • BKD-PSDM Jayawijaya Gelar uijian seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Perja ( PPPK) Jabatan Fungsional Tenaga Guru dan Tenaga Kesehatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2023

    BKD-PSDM Jayawijaya Gelar uijian seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Perja ( PPPK) Jabatan Fungsional Tenaga Guru dan Tenaga Kesehatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2023

    Wamena – Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM Kabupaten Jayawijaya menggelar Tes CAT bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional Tenaga Guru dan Tenaga Kesehatan di SMK Yapis Wamena Rabu, (22/11/2023).

    Kepala BKD-PSDM Kab. Jayawijaya Hironimus Huby, S.Sos dalam wawancara  mejelaskan bahwa  Peserta yang mengikuti Tes Cat  PPPK berjumlah 306 orang, dan terdiri dari Tenaga Kesehatan dan Tenaga Pendidikan Untuk Formasi Nakes berjumlah 173 dan Guru 100.

    Kepala BKD-PSDM Jayawijaya Bersama Kepala Dinas Kominfo Saat Memantau Persiapan Peserta Ujian PPPK. Foto : Imanuel Sawaki

    Kepala BKD-PSDM Kab. Jayawijaya Juga menjelaskan bahwa tes CAT ini akan diadakan selama 2 hari dan menggunakan sesi, karena ruangan yang tersedia ada 2 ruangan dan 1 ruangan dapat diisi 30 orang.

    Dalam Kesempatan Tersebut, Kepala BKD-PSDM juga menjelaskan bahwa BKD-PSDM Kab. Jayawijaya mengalami beberapa kendala dalam Persiapan Seleksi Kompetensi ini, yaitu Kendala Gedung untuk Melakukan tes Cat tersendiri, lalu Terkait Peralatan seperti Komputer yang belum memadai untuk melakukan Tes Cat, Juga dibutuhkan Koneksi internet yang baik untuk dapat menunjang Tes Cat  Karena dilakukan secara ONLINE.

    Peserta Ujian PPPK. Foto : Imanuel Sawaki

    Kepala BKD-PSDM Menambahkan “Kalau Kedepannya Ini dapat terpenuhi maka  kami tidak  akan sewa Gedung lagi, dan saya pikir sekarang untuk formasi apapun, sistemnya Online jadi kalau memang kedepannya ada formasi lagi pasti kita akan sewa terus. Kemudian kalau memang bisa kedepan kita Anggarkan supaya apa yang menjadi kendala dapat terjawab, dan kalau bisa kita pakai Gedung tes CAT standar nasional”. (IS/AR)