Category: Berita

  • Grand Final Pemilihan Putra/ Putri Pariwisata Jayawijaya Tahun 2023

    Grand Final Pemilihan Putra/ Putri Pariwisata Jayawijaya Tahun 2023

    Wamena – Asisten I Sekda Jayawijaya Drs.Tinggal Wusono, MAP. Mewakili Bupati Jayawijaya membuka saat Grand final Pemilihan Putra/Putri Pariwisata Jayawijaya Tahun 2023 yang di selenggarakan di Gedung Gereja Elsaday, Jumat (27/10/2023)

    Para Peserta Grand Final Putra/Putri Pariwisata Jayawijaya 2023, Foto : Imanuel Sawaki

    Asisten I Sekda Jayawijaya saat membacakan sambutan bupati Jayawijaya, mengatakan bahwa “Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya Memberika Apresiasi kepada seluruh Grand Finalis pada ajang ini, yang telah berjuang keras hingga bisa sampai pada momen penting ini. saya percaya, usaha dan kerja keras anak-anak sekalian akan memberikan hasil yang maksimal dan memuaskan”

    Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh asisten I Sekda Jayawijaya mengharapkan agar Panitia tetap serius, dan selalu mengutamakan Komunikasi antar sesama Panitia maupun dengan Peserta, agar tidak terjadi salah paham, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

    “Pemilihan Putra-Putri Pariwisata merupakan agenda tahunan Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sebagai bentuk Promosi dan Pemasaran Pariwisata. sebuah Ajang Pencarian Putra Putri Berprestasi yang akan menjadi Duta Wisata dalam rangka memperkenalkan/mempromosikan Obyek Wisata Daerah serta produk Ekonomi Kreatif ke tingkat nasional hingga mancanegar “ Ungkap Bupati Jayawijaya Dalam Sambutannya yang dibacakan langsung oleh Asisten I Sekda

    Asisten I Setda Jayawijaya menambahkan “ Putra-Putri yang telah dinyatakan lolos seleksi akan dikarantina dan mendapat pembekalan, sehingga para peserta nantiinya dapat memperoleh banyak kesempatan, diantaranya untuk meningkatkan pengetahuannya di bidang pariwisata; serta meningkatkan kecintaan akan seni dan budaya sebagai warisan leluhur serta melestarikannya, dan berkesempatan untuk membantu Pemerintah dalam Mempromosikan Pariwisata; sebagai tempat pengujian mental untuk meningkatkan Nilai Nasionalisme; menyalurkan Bakat, Minat dan Kreatifitas, serta menciptakan kegiatan positif dan menyehatkan, agar terhindar dari pengaruh-pengaruh buruk seperti Pergaulan Bebas dan Narkoba.

    Asisten I Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wuson,M.AP Membacakan Sambutan Bupati Jayawijaya, Foto : Imanuel Sawaki

    Di akhir sambutannya, asisten I Sekda Menghimbau “ agar para finalis memanfaatkan ajang ini dengan sebaik-baiknya. hari, dan saat inilah waktunya bagi kalian untuk menunjukkan Bakat, Kreatifitas dan Prestasi yang kalian miliki, secara maksimal dan all out, saling berkompetisi secara positif, jujur dan sportif, dengan tidak menyinggung atau menjatuhkan peserta lain. (IS/AW)

  • Ibadah Bersama Biro Perkauan GKII Wilayah IV Papua

    Ibadah Bersama Biro Perkauan GKII Wilayah IV Papua

    Wamena – Asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya Lekius Jikwa, S.Pd, M.Si menghadiri ibadah bersama Biro Perkawan GKII Wilayah IV Papua di Kiwa, Distrik Asologaima Jumat (27/10/23).

    Lekius Jikwa memberikan apresiasi kepada panitia kegiatan, yang menyelenggarakan ibadah dalam rangka memupuk kebersamaan dan persatuan antara para perempuan GKII di wilayah IV Papua dan juga berterima kasih atas kerja keras panitia dalam mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga ibadah  dapat berjalan dengan hikmat dan lancar.

    Asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya Lekius Jikwa, S.Pd, M.Si saat memberikan Sambutan pada ibadah bersama Biro perkauan GKII . Foto : Erdy Protokoler

    Asisten II Sekda mengungkapkan bahwa ibadah merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan umat percaya, karena sebagai sarana untuk bertemu dengan Tuhan sang pencipta.

    Menurutnya dalam ibadah kita dapat memuliakan nama Allah dengan tujuan bukan sekedar menerima berkat dari Allah, tetapi juga memberikan persembahan kepada Allah.

    Selain itu diungkapkannya tujuan lainnya dalam beribadah kepada Tuhan adalah kerinduan untuk mencari Tuhan, dimana orang percaya ketika dalam kesesakan atau ditengah-tengah pergumulan, solusinya adalah ada kerinduan untuk mencari Tuhan.

    Lekius Jikwa mengungkapkan bahwa perempuan mempunyai peranan yang sangat penting, baik di dalam keluarga, Gereja maupun masyarakat, karena perempuan diciptakan sebagai penolong yang sepadan bagi pria, berarti bahwa seorang perempuan sangat dibutuhkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat untuk menjadi penolong.

    Asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya Lekius Jikwa, S.Pd, M.Si menghadiri ibadah bersama Biro Perkauan GKII Wilayah IV Papua di Kiwa. Foto : Erdy Protokoler

    oleh karena itu, Lekius berharap agar para perempuan yang berbahagia saat ini, agar kiranya dapat benar-benar memanfaatkan fungsinya sebagai penolong, yang dimulai dari dalam keluarga.

    “Seorang penolong haruslah lebih kuat dari yang ditolongnya. kuat dalam hal ini bukan berarti secara fisik, tapi lebih secara psikis dan mental, dimana peran dan fungsi perempuan di samping laki-laki akan sangat menentukan keberhasilan laki-laki tersebut dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala dalam rumah tangga, maupun pemimpin dalam kehidupan masyarakat” ungkapnya dalam sambutan di ibadah bersama Biro perkawan GKII.

    Pada Kesempatan itu juga, Lekius Jikwa memberikan tips bagaimana caranya agar kita dapat mengerti dan menjadi kuat yaitu dengan terus mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ibadah-ibadah, karena dalam ibadah kita akan memperoleh banyak hal tentang kebenaran yang dapat membuka wawasan dan pikiran kita untuk dapat mengerti bagaimana menjadi seorang pribadi yang kuat di dalam Tuhan.

    “Jadi, sesibuk apapun kaum perempuan, baik sebagai ibu rumah tangga, pegawai, pedagang, atau profesi apapun yang kita miliki, janganlah kita melupakan waktu-waktu ibadah, karena sangat penting untuk membantu kita menjadi kuat dalam menjalani kehidupan ini” ungkap Asisten II Sekda Jayawijaya. (AgW/AW)

  • Tidak Hanya Perempuan Kawanua, PPK Hadir Untuk Ikut Membangun Semua Perempuan

    Tidak Hanya Perempuan Kawanua, PPK Hadir Untuk Ikut Membangun Semua Perempuan

    WAMENA – Pengurus Perkumpulan Perempuan Kawanua (PPK) Provinsi Papua Pegunungan resmi dilantik oleh Ketua PPK Provinsi Papua Drs. Agustina Ifonopoli, M.Si.

    Pelantikan yang berlangsung di salah satu hotel di kota Wamena pada Jumat (27/10/2023) dihadirinya perwakilan pemerintah daerah dan unsur Muspida serta perwakilan organisasi wanita yang ada di kabupaten Jayawijaya.

    Ketua PPK Provinsi Papua Drs. Agustina Ifonopoli, M.Si berharap pengurus yang baru dilantik agar dapat menjalankan organisasi ini dengan baik sesuai program-progran yang telah disusun.

    Pelantikan pengurus PPK Papua Pegunungan. Foto: Vina Rumbewas

    “Pada intinya bahwa porganisasi ini harus bermitra dengan pemerintah. Sehinga perkumpulan ini bisa berintegrasi dengan pemerintah dalam pembangunan,” katanya.

    Di seluruh Tanah Papua PPK baru dibentuk di empat kabupaten yakni, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Keerom, Kota Jayapura dan Provinsi Papua Pegunungan. Organisasi ini dibentuk berlandaskan SK Kementerian Hukum dan HAM.

    “Perkumpulan ini awalnya namanya Ikatan Perempuan Kawanua Papua namun seiring berjalannya waktu maka ada sebuah proses yang menuntut lewan perundang-undangan yang berlaku dalam Kementrian Hukum dan HAM terutama Pasal 4 Tahun 2019, bahwa semua perkumpulan itu yang adalah bagian dari organisasi masyarakat harus berbadan hukum. Sehingga nama Ikatan Perempuan Kawanua menjadi sejarah berdirinya Perkumpulan Perempuan Kawanua,” jelasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bupati Jayawijaya Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Agus Purwanto, S.IP saat membacakan sambutan bupati menyampaikan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru dilantik.

    “Saya berharap agar Perkumpulan Perempuan Kawanua dapat terus eksis dalam mendukung program-program pemerintah daerah, baik di kabupaten maupun di Provinsi Papua Pegunungan,”ungkapnya.

    Ia juga menyampaikan, tujuan pergerakan organisasi perempuan di Indonesia adalah untuk memajukan status perempuan di bidang sosial, politik dan pendidikan, dengan begitu perempuan-perempuan Indonesia mampu memberikan kontribusi yang besar bagi perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia demi kesejahteraan bangsa.

    “Pengurus PPK Provinsi Papua Pegunungan harus merencanakan program-program yang efisien yang dapat memberikan kontribusi bagi daerah ini. PPK harus menjadi pendamping sekaligus penyeimbang laki-laki, PPK juga harus tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas yang akan memberikan dampak yang baik,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua PPK Papua Pegunungan, Elen Manarisit, yang baru dilantik menyatakan bahwa telah menyusun beberapa program yang memiliki tujuan membina dan mengembangkan organisasai perempuan dengan mewujudkan pembangunan, kesetaraan dan berkeadilan gender dan berperan dalam kegiatan sosial masyarakat di Papua Pegunungan  untuk menunjang program pemerintah.

    “Kami akan susun program terinci sehingga kami akan melakukan itu untuk kemajuan perempuan-perempuan Kawanua dan itu kami akan diterapkan di perempuan-perempuan Papua. Jadi kami tidak hanya terfokus untuk perempuan Kawanua saja tetapi perempuan lain disekitar kami,” jelasnya.

    Lanjutnya, PPK tentu akan menerapkan visi misi orang Sulawesi Utara yakni, Sitou Timou Tumou Tou atau Menghidupkan Orang Lain.

    “Selain menghidupkan perempuan-perempuan Kawanua yang ada di Papua, PPK akan ikut mengidupkan perempuan-perempuan yang ada di Papua juga, jadi dimana kami tinggal di situ kami akan membangun,”. (VIN/AW)

  • Perayaan HUT GKI ke-67 dan Peletakan Batu pertama Pembangunan Rumah Pastori Jemaat Lachai Roi Hom-Hom

    Perayaan HUT GKI ke-67 dan Peletakan Batu pertama Pembangunan Rumah Pastori Jemaat Lachai Roi Hom-Hom

    Wamena – Gereja Kristen Injili atau biasanya di singkat GKI di Tanah Papua pada hari kamis tanggal 26 Oktober merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-67, dimana semua Jemaat di Tanah Papua turut merayakannya, terutama di Kabupaten Jayawijaya diadakan ibadah HUT GKI di Jemaat Lachai Roi Hom-Hom dan sekaligus Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Pastori, Kamis (26/10/23).

    Dalam ibadah perayaan tersebut, turut hadir Sekertaris Daerah Kabupaten Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd, MM mewakili Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan sambutan.

    Sekda Jayawijaya menyampaikan Selamat Ulang Tahun kepada seluruh keluarga besar GKI di Tanah Papua, secara khusus yang berada di Klasis Baliem Yalimo.

    Sekertaris Daerah Kabupaten Jayawijaya Thoy M. Mayor, S.Pd, MM saat memberikan sambutan

    “Kiranya diusia yang baru ini, GKI tetap setia dalam mengerjakan tiga panggilan Gereja, yaitu bersekutu, bersaksi dan melayani, ungkapnya.

    pada kesempatan itu, Sekda Jayawijaya menyampaikan Apresiasi dan terima kasih kepada Panitia pelaksana kegiatan, yang telah bekerja keras untuk mensukseskan perayaan HUT dan semoga usaha serta kerja keras bapak/ibu sekalian tidak sia-sia, dan dikenan oleh Tuhan Yesus Kristus yang empunya pekerjaan ini.

    Gereja Kristen Injili hadir di Tanah Papua dan saat ini telah mencapai usia yang ke-67 (enam puluh tujuh) tahun. Hal ini merupakan berkat Tuhan yang luar biasa karena GKI dengan segala keterbatasan dan tantangan yang ada, namun telah menempatkan diri menjadi Gereja yang Mandiri dan tetap melayani pekerjaan Tuhan di tanah ini dan membuat masyarakat dapat mengenal tentang injil Yesus Kristus dan menjadi penerang hidup manusia.

    Melalui momen perayaan hari ulang tahun GKI di Tanah Papua, Sekda mengajak keluarga besar GKI di Tanah Papua untuk tetap memandang dan berpegang pada kasih Kristus yang diajarkan kepada umat-Nya.

    Peletakan Batu Pertama pembangunan rumah Pastori Jemaat Lachai Roi Hom-Hom. Foto : Vina Rumbewas

    Pada momen tersebut dilaksanakan juga peletakan batu pertama pembangunan Pastori Jemaat Lachai roi hom-hom.

    Sekda mengatakan bahwa pastori yang akan dibangun selain sebagai tempat kediaman pelayan Jemaat, sekaligus juga menjadi tempat pelaksanaan kegiatan Pastoral maupun Konseling-konseling, dimana Anggota Jemaat akan dituntun dan dibimbing untuk mampu memahami Kasih Allah yang luar biasa sehingga iman mereka semakin bertumbuh.

    “Peletakan Batu Pertama tersebut manandakan kesiapan Panitia dan Jemaat Tuhan untuk bekerja serta berkorban bagi kelancaranan proses pembangunan” ungkap Sekda Jayawijaya.

    Selain itu, Sekda Thony M. Mayor, S.Pd., M.M berharap kepada seluruh keluarga besar Lachai Roi, agar dengan hati yang tulus dapat mendukung kelancaran proses pembangunan.

    “Jangan hanya berharap kepada bantuan dari para donatur, tetapi panitia pembangunan hendaknya dapat berkreasi serta berinovasi dalam mencari kebutuhan dana pembangunan” ungkapnya.

    Sekda juga berpesan kepada Jemaat untuk tetap bersandar kepada Tuhan yang empunya segalanya serta pekerjaan ini, sehingga berkat Tuhanlah yang mengalir melalui jemaat untuk kesuksesan pembangunan. (AgW/AW)

  • Peresmian Gedung Gereja Baru Kingmi Jemaat Negeb Miami

    Peresmian Gedung Gereja Baru Kingmi Jemaat Negeb Miami

    Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang diwakilkan oleh Kepala Distrik Itlay Hisage Frans Halitopo meresmikan Rumah ibadah Jemaat Negeb Miami Gereja Kemah Injil (kingmi) di Tanah Papua Klasis Pugima, Kamis (26/10/23).

    Kepala Distrik Frans Halitopo menyampaikan selamat kepada seluruh keluarga besar Gereja Kingmi Jemaat Negeb Miami, atas diresmikannya Gedung Gereja baru yang merupakan kerja keras dan pengorbanan Jemaat sudah terbayarkan dengan berdirinya Gedung Gereja yang bagus dan megah.

    Kepala Distrik Itlay Hisage Frans Halitopo saat memberikan sambutan pada peresmian Rumah ibadah Jemaat Negeb Miami Gereja Kemah Injil (kingmi) di Tanah Papua Klasis Pugima. Foto : Protokoler

    Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Kepala Distrik mengucapkan terimakasih kepada panitia pembangunan yang selama ini telah bekerja keras dalam melaksanakan pekerjaan Pembangunan, sejak peletakan batu pertama sampai dengan selesainya pembangunan dengan tetap berjuang tanpa lelah agar proses pembangunan segera diselesaikan.

    “Seluruh jerih lelah tersebut, pengorbanan serta kerja keras yang besar tersebut telah terbayarkan oleh Tuhan dengan selesainya proses pembangunan” ungkapnya.

    Frans Halitopo mengungkapkan bahwa pembangunan Gedung Gereja ini telah melewati suatu proses pergumulan panjang dari seluruh warga jemaat, dengan harapan bahwa digereja ini akan tumbuh dan berkembang, persekutuan yang indah dan utuh, dan menghasilkan Jemaat yang sanggup menjadi pengemban misi pelayanan Gerejawi sesuai amanat agung kristus sang Kepala Gereja.

    Untuk itu, Kepala Distrik menyampaikan beberapa hal bagi warga Jemaat Negeb Miami untuk membangun terus persaudaraan dan persekutuan, eratkanlah tali kekerabatan dan kekeluargaan, sebab kita semua tahu, tanpa kebersamaan, tanpa persekutuan, tanpa kerjasama maka usaha apapun akan sia-sia.

    Pengguntingan Pita oleh Kepala Distrik Itlay Hisage Frans Halitopo sebagai tanda meresmikan Rumah ibadah Jemaat Negeb Miami Gereja Kemah Injil (kingmi) di Tanah Papua Klasis Pugima. Foto : Protokoler

    Selain itu menurutnya Gedung Gereja yang baru ini hendaknya membawa semangat, tekad, dan komitmen yang baru dari para pemimpin dan unsur-unsur gereja untuk terus membangun jemaat, sekaligus membangun masyarakat dan selalu berusaha menciptakan harmoni sosial dan pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas, serta pembentukan karakter iman dan moral jemaat yang tangguh.

    Pesannya lagi untuk Jemaat Negeb, selalu menjadi mitra pemerintah dalam membangun sinergisitas dan kolaborasi yang bermuara pada kesejahteraan.

    “Mari kita jaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekitar kita, terlebih khusus menjelang pelaksanaan Agenda Nasional, yaitu Pemilu, Pilpres dan Pilkada pada tahun 2024 mendatang” Ungkap Frans Halitopo.

    Selain itu, Kepala Distrik Itlay Hisage juga berharap agar gereja senantiasa turut mengambil bagian, dalam keberhasilan jalannya pemerintahan serta pembangunan daerah di wilayah ini. (AgW/AW)

  • Pembukaan MUSDA ke-XIV KNPI Kabupaten Jayawijaya Tahun 2023

    Pembukaan MUSDA ke-XIV KNPI Kabupaten Jayawijaya Tahun 2023

    Wamena – Pembukaan Musyawarah Daerah ke-XIV (empat belas) DPD-II KNPI Kabupaten Jayawijaya tahun 2023 dibuka oleh Asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya Lekius Jikwa, S.Pd, M.Si dengan tema mengokohkan fungsi KNPI sebagai Laboratorium Kepemimpinan Pemuda Kabupaten Jayawijaya, Rabu (25/10/23).

    Kegiatan MUSDA ini dihadiri oleh anggota Forkopimda Jayawijaya, Ketua DPD KNPI Provinsi Papua, Ketua MPIDPD KNPI Kabupaten Jayawijaya, dan seluruh anggota KNPI Kabupaten Jayawijaya.

    Asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya Lekius Jikwa, S.Pd, M.Si membuka musyawarah daerah ke-XIV (empat belas) DPD-II KNPI Kabupaten Jayawijaya tahun 2023. Foto : Erdy Protokoler

    Dalam kegiatan tersebut, Asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya menjelaskan bahwa Musyawarah Daerah merupakan suatu Forum Musyawarah Suatu Organisasi Di Tingkat Daerah/ Kabupaten untuk membahas masalah organisasi, kepemimpinan dan program kerja organisasi tersebut.

    Sebelum melaksanakan MUSDA, DPD KNPI Kabupaten Jayawijaya telah  melaksanakan RAPIMDA yang dilakukan beberapa hari yang lalu dalam rangka menetapkan pelaksanaan MUSDA.

    Pada kesempatan itu ada beberapa hal yang ditekankan oleh Lekius Jikwa, S.Pd., M.Si kepada pengurus serta peserta MUSDA yaitu KNPI harus mampu menjangkau anak-anak muda masa kini, agar lebih dalam lagi mengenal organisasi sebagai tempat pembelajaran tentang banyak hal, yang dapat membangun karakter, mau bekerjasama dan kreatif.

    Kemudian Pemuda adalah sosok pemegang tongkat estafet pembangunan, sekaligus kunci bagi kemajuan maupun kemunduran suatu daerah dimasa depan. para generasi muda yang dilahirkan dalam organisasi seperti ini diharapkan harus mampu merepresentasikan diri untuk mengambil bagian dalam pembangunan di daerah maupun sampai ke pusat.

    Asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya Lekius Jikwa, S.Pd, M.Si Foto bersama para petinggi KNPI dan anggota Forkopimda Kabupaten Jayawijaya. Foto: Erdy Protokoler

    Lanjutnya pula, jika nanti pengurus definitif terpilih, harus dapat bernegosiasi baik dengan siapapun, tetap bersikap kritis terhadap kebijakan Pemerintah, bisa menghasilkan kepemimpinan yang matang dan siap menjalani kepengurusan selanjutnya. kepemimpinan baru ini harus mampu memberikan pola-pola gerakan yang orientasinya lebih ke pengembangan potensi pemuda.

    Lekius Jikwa, S.Pd., M.Si juga berharap kepada seluruh peserta MUSDA agar dapat mengikuti rangkaian MUSDA ini dengan baik, serta dapat menyumbangkan ide-ide kreatif dan inovatif untuk kepentingan perkembangan organisasi ke depan. mari kita hadapi bersama segala tantangan di depan, dan harus mampu menyelesaikan setiap permasalahan dengan bijak dalam bentuk Musyawarah untuk mencapai Mufakat. (AgW/AR)

  • Penyalaan listrik di 27 Kampung pada 7 Distrik  di Kabupaten Jayawijaya oleh PLN

    Penyalaan listrik di 27 Kampung pada 7 Distrik di Kabupaten Jayawijaya oleh PLN

    Wamena – Asisten I Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs Tinggal Wusono, M.AP hadir dalam kegiatan Launching Penyalaan Serentak Jaringan Listrik pada Tujuh Distrik di Kabupaten Jayawijaya dan Distrik Bugi sebagai perwakilan dari Tujuh Distrik yang memperoleh kesempatan mendapat penyalaan jaringan listrik yang dibangun oleh PLN UP2K Papua Pegunungan, Rabu ( 25/10/23).

    Pemda Kabupaten Jayawijaya yang diwakili oleh Asisten I Sekda memberikan Apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada PT. PLN Persero melalui unit pelaksana proyek kelistrikan Papua Pegunungan dan UP3 Wamena atas pelaksanaan program penyalaan jaringan listrik di Kabupaten Jayawijaya.

    “Semoga penyalaan listrik ini dapat memberikan manfaat dan membantu Masyarakat Kampung di Kabupaten Jayawijaya dalam kehidupan sehari-hari” ungkap Asisten I Sekda.

    Asisten I Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs Tinggal Wusono, M.AP hadir dalam kegiatan Launching Penyalaan Serentak Jaringan Listrik pada tujuh Distrik di Kabupaten Jayawijaya. Foto: Vina Rumbewas

    Drs. Tingga Wusono, M.AP mengatakan bahwa penyalaan listrik di 27 Kampung, pada 7 Distrik oleh PLN merupakan suatu terobosan yang luar biasa, selain sebagai penerang di malam hari, listrik dapat membantu masyarakat dalam beraktivitas setiap hari, serta secara tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, dimana saat sekarang ini seluruh bidang usaha banyak yang memanfaatkan listrik.

    Pada momen itu, Asisten I Sekda juga mengajak kepada masyarakat dari 27 Kampung dan 7 Distrik untuk dapat bersyukur karena dapat memperoleh kesempatan yang berharga ini.

    “Kita bersyukur bahwa apa yang selama ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat yaitu dapat menikmati listrik di rumah sendiri, akhirnya dapat tercapai pada moment yang sudah ditunggu-tunggu” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Asisten I Sekda juga berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya listrik yang sudah dibangun di kampung masing-masing dengan baik, sesuai dengan kebutuhan, dan dengan memperhatikan setiap instruksi atau cara-cara penggunaan listrik serta alat-alat yang mengandung listrik tersebut dengan hati-hati dan bijaksana.

    Penyalaan listrik di 27 kampung, pada 7 Distrik di Kabupaten Jayawijaya oleh PLN. Foto : Vina Rumbewas

    “saya juga menghimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan listrik ini, selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dapat juga digunakan untuk membantu meningkatkan usaha masyarakat” ungkap Asisten I Sekda.

    Selain itu, Drs. Tinggal Wusono, M.AP mengungkapakan dengan adanya listrik, masyarakat dapat berkreasi untuk meningkatkan bidang usahanya, dengan memanfaatkan produk-produk asli lokal Kabupaten Jayawijaya, sehingga kesejahteraan dan pendapatan ekonomi dapat  meningkat. (AgW/AR)

  • Asisten II Sekda Lekius Jikwa membuka Rapimda ke-XIV KNPI Kabupaten Jayawijaya

    Asisten II Sekda Lekius Jikwa membuka Rapimda ke-XIV KNPI Kabupaten Jayawijaya

    Wamena – Asisten II Setda Jayawijaya Lekius Yikwa S. Pd, M.Si membuka kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) ke –XIV KNPI Kabupaten Jayawijaya di hotel Grand Sartika, Jumat (20/10/23).

    Asisten II Setda Lekius Yikwa S. Pd, M.Si memberikan apresiasi dan terima kasih kepada ketua dan badan pengurus karateker DPD KNPI Kabupaten Jayawijaya yang tetap eksis dalam mendukung program kerja Pemerintah Daerah di berbagai bidang, terutama dalam bidang kepemudaan di Kabupaten Jayawijaya.

    Asisten II Setda Jayawijaya Lekius Yikwa S. Pd, M.Si saat membuka kegiatan rapat pimpinan daerah ke –XIV KNPI Kabupaten Jayawijaya di Hotel Grand Sartika. Foto: Protokoler

     “KNPI Jayawijaya sebagai payung yang mempersatukan pemuda di Kabupaten Jayawijaya, diharapkan dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan pemuda dalam rangka memelihara persatuan dan kesatuan nasional demi tegaknya negara kesatuan RI” ungkapnya.

    Asisten II Setda Lekius Yikwa S. Pd, M.Si memberikan apresiasi juga kepada seluruh panitia pelaksana kegiatan yang telah bekerja keras, mempersiapkan segala sesuatu sehingga kegiatan pembukaan hari ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar, sehingga diharapkan agar komunikasi antar panitia, pengurus dan seluruh peserta dapat tetap dipertahankan, agar seluruh rangkaian kegiatan sampai pada berakhirnya dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar, serta menghasilkan keputusan-keputusan yang berguna bagi KNPI.

    “Sebagai wadah perjuangan pemuda dalam kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan, KNPI berfungsi sebagai forum komunikasi dan penyalur aspirasi organisasi kemasyarakatan pemuda dalam meningkatkan derajat, taraf hidup, status dan kesejahteraan sosial” ungkap Ass II Setda.

    Selain itu, Lekius Yikwa S. Pd, M.Si berharap KNPI Jayawijaya dapat menjadi forum pertemuan strategis bagi pemuda di seluruh Kabupaten Jayawijaya, baik yang ada di kota, distrik sampai ke kampung-kampung, demi mengembalikan citra KNPI sebagai wadah konsolidasi pemuda untuk bersatu dan mendukung pembangunan daerah.

    Pembukaan kegiatan Rapat Pimpinan Daerah ke – XIV KNPI Kabupaten Jayawijaya di Hotel Grand Sartika. Foto: Protokoler

    Pada Kesempatan itu juga, Asisten II Setda  menyampaikan kepada peserta rapat agar dapat menyumbangkan ide-ide kreatif dan inovatif untuk kepentingan perkembangan organisasi ke depan, khususnya dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan kegiatan musda knpi berikutnya.

    “Mari kita hadapi bersama segala tantangan di depan, dan mampu menyelesaikan setiap permasalahan dengan bijak dalam bentuk musyawarah untuk mencapai mufakat, membawa konsolidasi serta pemersatu bagi seluruh pemuda di Kabupaten Jayawijaya” kata Asisten II Setda. (AgW/AR)

  • Asisten I Sekda Drs. Tinggal Wusono, M.AP membuka kegiatan Program TEKAD

    Asisten I Sekda Drs. Tinggal Wusono, M.AP membuka kegiatan Program TEKAD

    Wamena – Asisten I Setda Drs. Tinggal Wusono, M.AP membuka kegiatan coaching clinic for head village, village cadre, head village economic institution program tekad tahun anggaran 2023 di Hotel Baliem Pilamo, Senin (23/10/23).

    Kegiatan coaching clinic for head village, village cadre, head village economic institution program transformasi ekonomi kampung terpadu tahun anggaran 2023 ini  diselenggarakan oleh Kementerian desa, Pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi RI, dengan Bappeda Provinsi Papua Pegunungan, Bappeda Kabupaten Jayawijaya dan DPMK Kabupaten Jayawijaya sebagai narasumber.

    Asisten I Setda Drs. Tinggal Wusono, M.AP membuka kegiatan coaching clinic for head village, village cadre, head village economic institution program tekad tahun anggaran 2023 di Hotel Baliem Pilamo. Foto: Rio Protokoler

    Asisten I Setda Drs. Tinggal Wusono, M.AP dalam membacakan Sambutan Bupati Jayawijaya menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat saat ini melaksanakan program-program yang menitikberatkan pembangunan ke wilayah indonesia timur, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat kampung dan yang menjadi salah satu program pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yaitu menyelenggarakan program transformasi ekonomi kampung terpadu (tekad) di wilayah timur indonesia, yang dilakukan untuk mempercepat pembangunan, khususnya di sektor pangan.

    “Mari kita memberikan waktu, fokus dan kesungguhan kita untuk mengikuti kegiatan ini, sehingga tujuan Pemerintah Pusat, pemerintah daerah serta kita semua untuk mencapai masyarakat yang sehat, mandiri dan sejahtera dapat terwujud” ungkapnya.

    Drs. Tinggal Wusono, M.AP mengatakan bahwa agar pelaksanaan program ini dapat berhasil di masyarakat, diperlukan kolaborasi yang baik antara kader kampung dari program tekad dengan pendamping desa di lapangan, sehingga diharapkan setiap unsur yang mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat kampung, dapat bekerja bersama secara maksimal.

    foto bersama dengan peserta kegiatan coaching clinic for head village, village cadre, head village economic institution program tekad tahun anggaran 2023. Foto: Rio protokoler

    Pada Kesempatan itu juga, Assisten I Setda menyampaikan kepada pemerintah pusat dalam hal ini melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, bahwa ada beberapa kendala yang dialami oleh masyarakat Jayawijaya, khususnya di kampung-kampung, yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi masyarakat berjalan lambat, diantaranya akses transportasi, yang menyebabkan kelangkaan serta harga yang tinggi akan kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari, serta kebutuhan akan listrik, hingga akses internet yang dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan usaha masyarakat.

    Untuk itu Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap agar pemerintah pusat dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat kampung terkait hal-hal di atas, agar peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil, khususnya sektor pangan di Kabupaten Jayawijaya, dapat menunjukkan keberhasilan yang signifikan.

    Selain itu, Drs. Tinggal Wusono, M.AP juga menghimbau agar kepala kampung dan pendamping desa, agar dapat membantu kader program tekad dengan memberikan data dan informasi yang akurat terkait program-program yang telah dan akan dilaksanakan di Kampung, sehingga program ini dapat memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan, termasuk peningkatan ekonomi masyarakat kampung.

    “kita harus selalu fokus terhadap apapun program yang kita terima sehingga keberhasilan akan semakin besar, sehingga dapat di contoh oleh distrik-distrik yang belum mendapatkan kesempatan mendapatkan program tersebut” ungkapnya. (AgW/AR)

  • Baksos Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat Kabupaten Jayawijaya

    Baksos Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat Kabupaten Jayawijaya

    Wamena – Drs Tinggal Wusono, M.AP membuka Kegiatan Bakti Sosial Persatuan Purnawirawan TNI angkatan darat Kabupaten Jayawijaya yang merupakan Program TNI AD dan dilaksanakan di Depan Tugu salib, Selasa (24/10/23).

    Dalam kesempatan itu Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Asisten I Setda Drs Tinggal Wusono, M.AP memberikan Apresiasi kepada pihak-pihak yang telah bekerja sama dengan baik serta bekerja keras, sehingga seluruh rangkaian kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh PPAD di Kabupaten Jayawijaya dapat berlangsung dengan aman, lancar dan sukses.

    Kegiatan Bakti Sosial Persatuan Purnawirawan TNI angkatan darat Kabupaten Jayawijaya di depan Tugu Salib Kota Wamena. Foto: Brian Windesi

    “Tanpa kerjasama dan dedikasi dari setiap anggota panitia, acara ini tidak akan berjalan dengan baik, sehingga semoga apa yang telah dikerjakan kiranya dapat memberikan hasil yang maksimal” ungkapnya dalam Sambutannya.

    Drs Tinggal Wusono, M.AP mengungkapkan bahwa acara bakti sosial merupakan salah satu kegiatan sosial yang dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada yang membutuhkan, sehingga kegiatan bakti sosial hari ini diharapkan dapat membawa manfaat yang besar bagi masyarakat jayawijaya sebagai penerima bantuan.

    Untuk itu, Asisten I Setda mengajak semua hadirin untuk dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial ini dengan memberikan bantuan yang dapat meringankan beban mereka yang membutuhkan, dengan membantu mereka, kita memperlihatkan kepedulian dan kebaikan kita sebagai manusia.

    Selain itu, Drs Tinggal Wusono, M.AP berharap kegiatan sosial ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi semua yang hadir untuk lebih peduli dan berempati pada sesama, dan semoga kegiatan sosial ini dapat terus dilakukan serta dapat memberikan keberkahan dan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya. (AgW/AR)