Category: Berita

  • Bupati: Momen Harhubmas Harus Jadi Motivasi Peningkatan Pelayanan

    Bupati: Momen Harhubmas Harus Jadi Motivasi Peningkatan Pelayanan

    WAMENA – Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE., M.Si., berharap pada peringatan hari Perhubungan Nasional tahun ini dapat memberikan semangat baru kepada segenap insan Perhubungan untuk lebih meningkatkan pelayanan transportasi udara dan darat.

    Apalagi di Wamena satu-satunya transportasi keluar daerah hanya menggunakan pesawat udara. “Saya harap dengan momen ini perhubungan dapat lebih meningkatkan pelayanan yang baik di bandara apalagi sangat susah jika mendekati hari-hari besar keagamaan,” ungkap Bupati.

    Lanjutnya, dengan momen ini bagaimana peningkatan layanan transportasi darat maupun udara yang ada di wilayah Jayawijaya bisa terkoneksi antar kabupaten.

    Sementara itu Kepala Bandar Udara Wamena, Joko Harjani mengatakan peringatan hari perhubungan nasional ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan bersama beberapa bandara yang ada di wilayah Pegunungan Tengah seperti kegiatan donor darah dan anjang sana.

    “Dengan kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Vin/YP).

  • Bupati Banua Pastikan Mahasiswa Jayawijaya di Makasar Aman

    Bupati Banua Pastikan Mahasiswa Jayawijaya di Makasar Aman

    Wamena – Guna memastikan kondisi mahasiswa Jayawijaya yang berada di luar Papua, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE., M.Si., mendatangi langsung asrama mahasiswa di kota studi Makasar, Senin (09/09/2019).

    Sebagai Kepala Daerah, dirinya memiliki tanggung jawab penuh kepada anak-anak asli Jayawijaya yang sementara menempuh pendidikan di beberapa kota studi di Indonesia.

    “Saya ingin melihat langsung kondisi anak-anak kita yang ada di kota studi Makasar ini. Selain itu untuk memberikan pemahaman dan penguatan kepada anak-anak kita di sini untuk tetap semangat menyelesaikan pendidikan mereka,” ungkap Banua usai menggelar pertemuan bersama para mahasiswa Jayawijaya yang berstudi di kota Makasar.

    Saat berkunjung ke asrama mahasiswa Jayawijaya di Makasar, Bupati juga di dampingi Danramil dan Kapolsek, lurah serta RT/RW di wilayah setempat, guna memastikan dan memberikan jaminan keamanan bagi mahasiswa asal Jayawijaya oleh pemerintah dan juga masyarakat Makasar.

    Pada kesempatan itu dirinya juga menyoroti tempat yang dijadikan asrama mahasiswa Jayawijaya, dirinya berjanji hal ini akan menjadi catatan bagi pemda Jayawijaya.

    “Seperti di Makasar dan kota studi lainnya, ini sangat penting sekali kalau Bupati bisa langsung hadir di tengah-tengah mereka untuk memberikan motivasi bagi mereka” kata Banua.

    Diakui Bupati, Warga yang ada disekitar Asrama Mahasiswa Jayawijaya dan juga masyarakat Sulawesi pada umumnya menerima keberadaan Mahasiswa Asal Papua Jayawijaya.

    “Lurah serta aparat keamanan sudah menjamin Mahasiswa asal Jayawijaya aman dan bisa beraktifitas seperti biasa,” tutupnya. Selain kota studi Makasar, Bupati juga akan mengunjungi mahasiswa di kota studi Jakarta dan Surabaya. (Vin/YP).

  • Pengukuhan Pengurus LP3K Jayawijaya

    Pengukuhan Pengurus LP3K Jayawijaya

    WAMENA – Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani (LP3K) periode 2019-2024 kabupaten Jayawijaya, resmi dikukuhkan Bupati Jayawijaya yang diwakili Pelaksana tugas Sekda, Drs.Tinggal Wusono, M.AP., bertempat gedung Silimo Siloam Wamena, Rabu (04/09/2019).

    Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Plt.Sekda mengharapkan kepada pengurus LP3K Jayawijaya senantiasa dapat membina kerjasama yang baik, antara sesama pengurus maupun dengan umat Katolik yang berada di dekenat Kristus Jaya Wamena.

    “Kinerja lembaga ini antara lain akan terlihat dalam meningkatnya kehidupan beragama umat Katolik, karena didorong oleh inkulturasi seni budaya lokal dalam liturgi gereja Katolik,” ungkapnya.

    Menurut Tinggal, lembaga pembinaan dan pengembangan pesta paduan suara gerejani Katolik merupakan wadah yang terbentuk untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan, di mana dalam konstitusi liturgi Sacrosantum Consilium (SC) Konsili Vatikan II disebutkan bahwa praktek dan penghayatan hidup beriman dirayakan dalam tata liturgi dalam bentuk-bentuk tindakan, sikap dan kegiatan-kegiatan liturgi.

    Pembinaan tata liturgi dan nyanyian-nyanyian liturgis secara khusus diwujudkan dalam bentuk kegiatan pesta paduan suara gerejani. Berdasarkan hal tersebut, dan dalam rangka melaksanakan amanah dari peraturan Menteri Agama RI 35 tahun 2016 tentang Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik, maka terbentuklah KP3K.

    “Lembaga pembinaan dan pengembangan pesta paduan suara gerejani katolik merupakan wadah yang terbentuk untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan,”kata Tinggal.

    Pada kesempatan yang sama, Pastor Ivan Simamora selaku ketua LP3K Jayawijaya usai dikukuhkan mengatakan bahwa pengurus telah mengagendakan rencana program jangka pendek, yaitu untuk persiapan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) tingkat Provinsi Papua yang akan dilaksanakan November 2019.

    Sebagai bagian dari masyarakat di Jayawijaya, umat Katolik akan berjuang dan berusaha membuat yang terbaik, demi mengharumkan nama daerah, kemuliaan Tuhan dan kebaikan jemaat.

    “Dalam menghadapi Pesparani provinsi nanti, perekrutan peserta yang akan ikut tampil tentu diusahakan seadil mungkin yakni bukan hanya melihat potensinya, tetapi juga melihat unsur pembinaannya, karena LP3K ini adalah menjadi sanggar atau forum dimana mereka dibina, dilatih dan dikembangkan,” jelasnya.

    Agenda penting lainnya adalah melakukan pertemuan untuk mempersiapkan hal-hal menyangkut dengan Pesparani tingkat Kabupaten Jayawijaya di tahun 2020. (Vin/YP).

  • Menuju Indonesia Satu Data, Kominfo Gelar Seminar PDIP, LPP dan ASPM

    Menuju Indonesia Satu Data, Kominfo Gelar Seminar PDIP, LPP dan ASPM

     WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik Jayawijaya melakukan seminar Penyusunan Data Informasi Pembangunan (PDIP), Laju Perkembangan Perekonomian (LPP), dan Analisa Situasi Pembangunan Manusia (ASPM) tahun 2019, bertempat di hotel Grand Sartika Wamena, Kamis (28/08/2019).

    Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM kabupaten Jayawijaya, Ir. Paulus Sarira, MM., saat membuka kegiatan tersebut berharap peserta dapat lebih aktif dalam memberikan data dari masing-masing OPD, bagian BUMN, dan instansi vertikal sehingga data tersebut menjadi data yang akurat dan mutakhir yang kelak menghasilkan data yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.

    “Apabila sistem informasi yang dibangun tepat, transparan, dan mutahir akan memberikan sesuatu gambaran kinerja organisasi yang akurat bagi penggunanya dalam mengambil keputusan,” ungkap Sarira.

    Menurutnya, saat ini perkembangan sistem informasi sangat pesat dan makin bernilai tinggi dalam setiap organisasi, yang memanfaatkan teknologi secara online (teknologi informasi) untuk memudahkan dalam proses mengakses data kapan dan di mana saja untuk membantu dalam setiap proses pengambilan keputusan.

    Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Jayawijaya, Drs. Isak Sawaki mengatakan ini merupakan salah satu kegiatan kominfo yang dilaksanakan untuk menuju Indonesia Satu Data.

    Menurutnya, dengan kegiatan pengumpulan dan penyusunan data daerah kabupaten Jayawijaya sesuai Permendagri 18 tahun 2014 tentang Sistem Informasi macam-macam daerah salah satunya untuk menjadikan satu data daerah yang akan menunjang satu data dari pusat hingga daerah.

    “Hal ini akan dikembangkan sampai seluruh sistem teknologi informasi dari pusat sampai ke daerah sudah terkonek, maka akan mendukung proses pengambilan keputusan di tiap tingkat, baik kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat sesuai kebutuhan” tuturnya Sawaki.

    Lanjutnya, hal ini juga dilakukan dalam rangka penyusunan tingkat kebutuhan di daerah juga perkembangan ekonomi dan perkembangan IPM di tiap tingkatan yang menjadi acuan dalam menyusun sistem data di kabupaten Jayawijaya.

    “Tahun ini tahun ke dua kita laksanakan, jadi ini lanjutan dan ini merupakan penyempurnaan, jadi setelah ini akan kita evaluasi perubahan sampai di mana dibandingkan tahun lalu dan akan dibuat laporan sistem info data daerah,” pungkasnya.

    Ketua Panitia, Romuli Simaremare mengatakan tujuan yang ingin dicaoai salam kegiatan PDIP, LPP, dan ASPM kabupaten Jayawijaya yakni penyusunan dokumen informasi pembangunan yang tersistem sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

    “Pengembangan basis data informasi pembangunan guna mengimplementasikan konsep e-goverment yang baik,” ungkapnya.

    Selain itu juga untuk peningkatan kualitas SDM pemerintah daerah dalam penguasaan teknologi informasi dan peraturan perundang-undangan.

    Manfaat dari seminar ini, yakni kemudahan proses kendali manajemen dan pemasukan data-data informasi pembangunan deerah, efisiensi SDM dan waktu karena data bersifat reusable atau data yang bisa digunakan kembali. (Vin/YP).

  • TP PKK Diharapkan Dapat Menciptakan Keluarga Sejahtera

    TP PKK Diharapkan Dapat Menciptakan Keluarga Sejahtera

    WAMENA – Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal berharap kepada seluruh anggota Tim Pengerak PKK di kabupaten/kota di seluruh provinsi Papua untuk dapat berkarya guna mewujudkan keluarga sejahtera.

    “Mewujudkan keluarga sejahtera merupakan salah satu misi dari Tim Pengerak PKK sehingga sangat penting untuk dapat diwujudnyatakan,” ungkap Wagub disela-sela penutupan kegiatan Rapat Konsultasi (Rakon) Tim Pengerak PKK Provinsi Papua, di Gedung Aithousa GKI Betlehem Wamena, Kamis (28/08/2019).

    Diakuinya, visi pemerintah provinsi, yaitu Papua bangkit, mandiri sejahtera dan berkeadilan sehingga untuk mewujudkan hal tersebut, peran aktif dari Tim Penggerak PKK yang ada di provinsi dan kabupaten/kota juga dibutuhkan.

    PKK sendiri merupakan mitra pemerintah yang telah terbukti bekerja dalam upaya meningkatkan pemberdayaan kesejahteraan keluarga dengan mengimplementasikan 10 program pokok PKK secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kampung bahkan pada level yang lebih kecil, yakni kelompok dasawisma.

    “Saya sangat berkeyakinan bahwa seluruh anggota Tim Penggerak PKK yang telah berada di tempat ini selama 3 hari untuk berdiskusi program-program prioritas Tim Penggerak PKK yang akan dilakukan, bersentuhan secara Iangsung dengan masyarakat,” ungkap Klemen Tinal.

    Tambahnya, pemerintah mendukung sepenuhnya program-program prioritas yang sudah disepakati berdasarkan lima wilayah adat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah masing-masing.

    Program prioritas yang sudah disepakati tentunya akan Iebih mengarah kepada program yang inovatif yang dapat membawa pembaharuan dan perubahan baik di kalangan anggota Tim Penggerak PKK bahkan lapisan masyarakat yang ada di masing-masing daerah.

    Diakhir sambutannya, Wagub Klemen Tinal mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, yang sudah bekerja keras membatu pemerintah daerah dalam program pembangunan di segala bidang.

    Wagub berharap Tim Penggerak PKK tidak berjalan sendiri, namun bermitra secara sinergi dengan lembaga swadaya masyarakat, komponen masyarakat lainnya, dan pemda, serta menjalin kemitraan yang baik dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan di Papua.

    Pada kesempatan yang sama , Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua, Nyonya Yolanda Tinal mengapresiasi ketekunan dari para peserta Rakon karena begitu antusias mengikuti seluruh tahapan dan proses kegiatan.

    Dijelaskannya, perlu disadari bahwa implementasi 10 program pokok PKK yang telah dibagi dalam kelompok kerja, kelembagaan dan administrasi bukanlah hal yang mudah namun membutuhkan komitmen dan kerja keras dari semua Anggota Tim Penggerak PKK di semua jenjang.

    Menurutnya, dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan program PKK tentunya kita diperhadapkan dengan berbagai masalah dan berbagai kendala, baik yang datang dari dalam maupun yang datang dari luar. Oleh karena itu perlu mengidentiflkasi berbagai hambatan dan kendala yang kerapkali terjadi dalam pelaksanaan program PKK secara berjenjang.

    “Selama pelaksanaan kegiatan Rakon di tempat ini, saya sangat yakin bahwa seluruh Anggota Tim Penggerak PKK telah menentukan strategi pemecahan masalah sebagai rencana tindak lanjut yang akan diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing,” ungkap Nyonya Yolanda Tinal.

    Rencana tindak Ianjut yang akan disepakati tentunya memiliki peran dan tanggungjawab secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kampung.

    Dirinya berharap, masing-masing peran itu dapat dilaksanakan sehingga pelaksanaan sepuluh program pokok PKK dapat berjalan dengan baik. (Vin/YP).

  • Pengurangan Dana Otsus Tidak Pengaruhi Pekerjaan Fisik Dalam Kota

    WAMENA – Pengurangan dana Otsus sebesar 66 Miliar bagi Kabupaten Jayawijaya tidak pengaruhi pekerjaan fisik khususnya perbaikan jalan dalam kota.

    Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Ricahrd Banua SE.,M.Si,. saat di temui di Gedung Aithousa GKI Betlehem, Selasa (27/08/2019).

    “Untuk pekerjaan Fisik dalam kota tidak ada masalah, karena dana otsus itu kita tidak pakai untuk pekerjaan fisik,” ungkap Bupati Banua.

    Dikatakannya, dana Otsus akan digunakan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, pekerjaan jalan dalam kota bersumber dari DAK dan juga dana bantuan Provinsi Papua serta APBN.

    Masih lanjut Bupati pembangunan jalan dalam kota pemda juga berkordinasi dengan Balai Besar Jalan dan Jembatan untuk memperlancar pengerjaan. (Vin/RS)

     

  • Bupati Pastikan Jayawijaya Tetap Kondusif

    Bupati Pastikan Jayawijaya Tetap Kondusif

    WAMENA – Terkait situasi keamanan di Papua dan Papua Barat yang akhir-akhir ini memanas akibat kejadian persekusi dan penghinaan yang terjadi di asrama mahasiswa di Surabaya dan Malang, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE,.M.Si,. berharap dampak dari kejadian tersebut tidak merambah hingga ke Wamena.Bupati Pastikan Jayawijaya Tetap Kondusif

    Namun jika ada kelompok masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat maka pemda dan aparat mempersilahkan selagi masih dilakukan dalam tahap-tahap yang wajar. “Saya harap Jayawijaya tidak terpengaruh dengan kabupaten lain, silahkan sampaikan aspirasi tapi dengan damai,” ungkap Bupati Banua saat ditemui di halaman kantor bupati, Kamis (22/08/2019).

    Untuk mengantisipasi keamanan di Jayawijaya maka dilakukan apel gabungan bersama yang berlangsung di halaman kantor bupati, yang mana sebelumnya juga dilakukan apel gabungan pada selasa lalu. Usai apel gabungan juga dilakukan patroli ke beberapa titik-titik di pusat kota untuk memastikan keamanan di wilayah Jayawijaya.

    Sebelumnya Kapolres Jayawijaya AKBP Toni Ananda mengatakan sejauh ini belum ada kelompok masyarakat yang memasukan surat ijin untuk menyampaikan aspirasi, meski demikian pihaknya bersama TNI tetap melakukan langka pengamanan dengan siaga satu sesuai instruksi kapolri. (Vin/RS)

  • Wabup Pastikan Persekusi Mahasiswa di Surabaya Tidak Berdampak Hingga ke Wamena

    WAMENA – Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi SH., M.Hum memastikan kondisi keamanan di Wamena kondusif, pasca aksi demo yang berujung pembakaran di Manokwari, Sorong, dan Jayapura, yang berimbas dari kejadian persekusi dan penghinaan mahasiswa Papua yang ada di Surabaya dan Malang pada 15 Agustus lalu. Dirinya memastikan pemda bersama TNI/Polri melakukan patroli bersama dibeberapa titik di kota Wamena.

    “Pesan moralnya Jayawijaya sampai hari ini aman terkendali, untuk itu kami pesan kepada masyarakat Papua dan non Papua agar mari kita jaga hubungan baik yang sudah dibangun selama ini, agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Wabup saat ditemui di depan Kantotr Bupati, Selasa (20/08/2019).

    Tambahnya, permintaan maaf gubernur Jawa Timur dan walikota Surabaya, serta keterangan pers dari kapolri sudah jelas, dimana pemda siap memberikan jaminan keamanan bagi mahasiswa Papua yang ada di kota-kota study di Jawa Timur maupun di kota lainnya di Indonesia.

    Kapolres Jayawijaya AKBP Toni Ananda..? mengatakan untuk sebagau langkah antisipasi pihaknya telah melakukan patroli gabungan bersama TNI dan pemda dalam hal ini satpol pp dan memang telah diinstruksikan untuk dilakukan siaga satu.

    Kapolres juga mengatakan jika ada masyarakat yang murni ingin menyampaikan aspirasi maka pihaknya tetap akan melakukan pendekatan secara persuasif dan dampingi sepanjang tidak anarkis.

    “Silahkan itu (demo) terbuka karena merupakan penyampaian aspirasi dan kita hormari,” ucap Kapolres. Namun lanjutnya, sejauh ini belum ada pihak yang memasukan surat permohonan ijin untuk melakukan aksi. (Vin/RS)

  • Momen HUT Proklamasi, Pemda Komit Tingkatkan Kualitas SDM

    Momen HUT Proklamasi, Pemda Komit Tingkatkan Kualitas SDM

    WAMENA – Dimoment peringatan HUT Proklamasi ke 74 pada 17 Agustus 2019, pemda Jayawijaya berkomitmen untuk lebih fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Jayawijaya. Menurutnya tema kemerdekaan NKRI di tahun 2019 ini sesuai dengan visi dan misi pemerintah kabupaten Jayawijaya.

    “Ini tanggungjawab kami sesuai dengan visi misi dan tema kali ini memicu kami untuk mengembangkan SDM yang ada di Jayawijaya,” ungkap Bupati Jhon Banua usai menghadiri upacara 17 Agustus di Lapangan Pendidikan Wamena, Sabtu (17/08/2019). Perayaan HUT RI ke-74 tahun 2019 ini merupakan yang pertama kalinya sejak kepemimpinannya, sehingga pada kesempatan itu dirinya juga berharap dapat lebih meningkatkan nasionalisme pemuda/pemudi di Jayawijaya.

    Pada kesempatan itu Bupati juga mengajak seluruh ASN yang ada di Kabupaten Jayawijaya untuk bekerja lebih maksimal dalam melayani masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Peringatan HUT Proklamasi ke 74 di Jayawijaya dimeriahkan dengan berbagai atraksi, mulai penampilan tarian kolosal atraksi panjat pinang dan juga pesta rakyat bakar batu. (Vin/RS)

  • Telkomsel Minta 1GBPS Melalui Palapa Ring, Untuk Perbaikan Jaringan

    WAMENA – Menindak lanjuti buruknya jaringan telepon dan internet yang selama ini dikeluhkan masyarakat Jayawijaya, pemerintah daerah melakukan pertemuan dengan perwakil PT.Telkomsel cabang Wamena, yang merupakan satu-satunya provider yang selama memberikan pelayanan telekomunikasi di Jayawijaya dan pegunungan tengah Papua pada umumnya.

    Dari pertemuan yang berlangsung di ruang rapat bupati, Kamis (15/08/2019) disampaikan Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE,.M.Si,. bahwa pihak telkomsel meminta pemda untuk memfasilitasi penambahan 1GBPS pada palapa ring. “Mereka berharap dengan adanya rampungnya proyek palapa ring timur pada bulan September nanti mereka berharap sekali bahwa pemda bisa meminta kepada kementerian untuk mendapat satu giga untuk Jayawijaya,” ungkapnya.

    Tambahnya, PT.Telkomsel juga menjelaskan lemahnya jaringan di Jayawijaya dikarenakan pihaknya masih menggunakan sistem satelit, sehingga terbatas. “Kalau sudah mendapat kuota 1GBPS di Jayawijaya, mereka jamin kualitas jaringan akan lebih baik,” kata Bupati.

    Dari demonstrasi damai yang dilakukan masyarakat Jayawijaya ke Kantor Telkomsel Wamena, Jumat siang, pihak Telkomsel tidak bisa memastikan kapan jaringan internet di Wamena membaik. Pejabat telkomsel yang menerima demonstran mengharapkan warga Jayawijaya menunggu rampungnya palapa ring, yang menurut janji Menteri Komunikasi dan Informatika bisa dioperasikan 17 Agustus. (Vin/RS)