“Saat ini, Raskin dibiayai pemerintah sehingga masyarakat bisa menikmati dengan gratis namun apabila ada ketergantungan maka masyarakat yang akan rugi karena tidak dapat mengembangkan sektor pertanian dimana cepat atau lambat, Wamena akan berkembang dan banyak orang yang datang maka jangan sampai kita jadi penonton karena kalah bersaing,”tegasnya.
Dikatakan Bupati Wempi, kita tidak bisa melarang orang untuk datang ke Wamena karena Jayawijaya ini merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang terpenting datang dengan tujuan yang jelas bukan untuk membuat kekacauan.
“Masyarakat harus bisa mengembangkan diri dan tidak tergantung pada pemerintah saja dengan mulai mengembangkan sektor pertanian dengan bertani di kebun serta para intelektual harus bisa menjadi penyanggah bagi masyarakat dengan bekerja keras agar menjadi contoh bagi masyarakat,”ujarnya.
Bupati Wempi meminta agar masyarakat bekerja dengan baik agar bisa menghasilkan sesuatu yang baik juga. (day)
sumber : http://harianpagipapua.com