Category: Berita

  • Demi Peningkatan Layanan Jasa Ojek, Pemda Jayawijaya Bagikan Seragam Pangkalan

    Demi Peningkatan Layanan Jasa Ojek, Pemda Jayawijaya Bagikan Seragam Pangkalan

    WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan bantuan kepada puluhan tukang ojek yang tersebar di 20 pangkalan yang ada di Wamena.

    Bantuan berupa rompi pangkalan dan alat kebersihan ini diserahkan langsung Bupati Jayawijaya Atenius Murip, didampingi Ketua TP-PKK Ny. Idawati Murip yang juga merupakan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

    Penyerahan bantuan dilakukan di halaman kantor bupati Jayawijaya, Jumat (1/5/2026).

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip yang di damping Plt. Kepala Dinas DLH Idawati Waromi Murip saat membagikan rompi pagi puluhan tukang ojek yang tersebar di 20 pangkalan di Kota Wamena, Jumat (1/5/2026). Bantuan ini untuk mendukung pelayanan jasa ojek di Wamena agar lebih rapi dan tertib.

    Foto : Vina Rumbewas

    Kepada wartawan, Bupati Atenius Murip mengatakan rompi yang dibagikan ini semuanya sama, hanya yang membedakan warna dan nama pangkalan.

    “Pembagian rompi bertuliskan nama pangkalan mereka, hanya warna yang membedakan berdasarkan pengkalan. Contoh di bandara warnanya biru, jibama warna merah, pikey hijau, kehutanan warna coklat. Ini kita bagi serentak,” ungkapnya.

    Selain pembagian rompi, pemerintah juga telah membangun beberapa pangkalan yang bertujuan untuk para penyedia jasa transportasi ini dapat melaksanakan pelayanan dengan baik.

    “Kami juga memberikan bantuan modal di pangkalan, senilai Rp 1 Juta, sebagai modal kebersihan atau kas mereka. Agar mereka ada rasa kesatuan dan kebersamaan, baik dalam pelayanan atau pun mengkomunikasikan kekurangan-kekurangan di pangkalan masing-masing, minimal jaga kebersihan,” jelasnya.

    Lanjutnya, seperangkat alat kebersihan yang telah diberikan juga oleh DLH diharapkan dapat digunakan untuk merawat pangkalan masing-masing yang telah di bangun pemerintah.

    “Hari ini kita berikan rompi, selanjutnya nanti kita pemerintah akan siapkan helm juga untuk tukang ojek ini, sehingga mereka gunakan helm dan rompi yang seragam untuk layani masyarakat,” tutur Bupati.

    Sementara bagi beberapa pangkalan seperti Pangkalan Misi dan Pangkalan Perempatan Panti Asuhan yang belum mendapatkan bantuan kata Bupati akan segera disalurkan. 

    Sementara itu dikesempatan yang sama, Plt. Kepada Dinas Lingkungan Hidup, Idawati Waromi Murip, mengungkapkan bahwa dengan peralatan kebersihan yang telah diberikan kepada 20 anggota pangkalan ojek di Wamena maka diharapkan mereka dapat ikut menjaga kebersihan kota.

    “kami menitipkan kebersihan kita kepada pangkalan-pangkalan ojek yang sudah dibantu tadi, sehingga selain mereka melaksanakan usaha mereka juga tidak lupa untuk menjaga kebersihan di lingkungan pangkalan mereka,” ungkap Plt DLH.

    Ia berharap kedepan para tukang ojek ini dapat menjadi mitra pemerintah untuk ikut mensosialisasikan kebersihan kepada kelompok terkecil yakni keluarga-keluarga atau masyarakat di lingkungannya.

    “Mungkin nanti mengantar jasa atau orang langsung ke rumah-rumah, kami akan titipkan edaran-edaran kebersihan kepada bapak-bapak pangkalan ojek ini. Sehingga mereka bisa memberikan informasi tentang menjaga kebersihan lingkungan mulai dari rumah,” pungkasnya.

    Penyerahan bantuan ini bertepatan dengan Hari Buruh dan juga kegiatan Indonesia Asri yang merupakan program presiden yang dilaksanakan setiap hari selasa dan jumat, sehingga kegiatan ini melibatkan hampir semua petugas kebersihan dari DLH. Seperti mama-mama sapu jalan dan taman, serta petugas pembersih pasar. (Vina Rumbewas/Martina Matuan)

  • Wabup Jayawijaya hadiri Peresmian Gedung Kapela Katolik Yesus Ninoe Milagatnem

    Wabup Jayawijaya hadiri Peresmian Gedung Kapela Katolik Yesus Ninoe Milagatnem

    Wamena – Wabup Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP hadiri Peresmian Gedung Kapela Katolik Yesus Ninoe Milagatnem, Paroki Elagaima, Kamis 30 April 2026.

    Wakil Bupati Jayawijaya memberikan Apresiasi kepada seluruh panitia yang sudah menyelenggarakan peresmian Gedung Kapela ini.

    Dalam sambutannya, Wabup menyoroti fenomena banyaknya umat, terutama kaum muda, yang memilih untuk beraktivitas di kota. Hal ini dikhawatirkan akan membuat gereja-gereja di daerah asal kehilangan fungsinya sebagai pusat persekutuan umat.

    “Bapak, Ibu, para pemuda, dan seluruh jemaat sudah bersusah payah membangun gedung gereja ini dengan tetesan keringat dan pengorbanan. Jadi, jangan biarkan gereja ini kosong,” tegas Wabup di hadapan jemaat yang hadir.

    Wabup Jayawijaya Ronny Elopere saat memberikan sambutan di Peresmian Gedung Kapela Yesus Ninoe Milagatnem

    Foto : Agris

    Ia juga berpesan kepada Para Kepala Kampung agar Dana Kampung dapat dipakai untuk keperluan umum, salah satunya kebutuhan Gereja.

    “Saya tugaskan kepala kampung di sini tujuannya untuk melihat gereja ini. Sesuai kesepakatan umat,jika ada kekurangan dalam gereja bisa dilengkapi melalui dana kampung untuk membangun, kita pikir kepentingan bersama untuk gereja Jangan hanya pikirkan kepentingan pribadi, ” tegasnya.

    Wabup ingin agar jangan hanya masalah sepele dijadikan hambatan dalam pembangunan Gereja, karena hal tersebut hanya sebagai penghambat jalannya pembangunan.

    “Jika ada umat yang ingin membantu tolong dihargai, jangan hanya suka memprotes, jadinya gereja akan lama proses pembangunanya,”ungkap Ronny.

    Wabup Jayawijaya juga sangat menyayangkan masih banyak pemuda-pemuda yang mabuk-mabukan dan palang jalan.

    “Tadi kami dihalang oleh orang mabuk saat perjalanan ke sini, sangat disayangkan masih banyak pemuda-pemuda yang mabuk dan menghalangi jalan, tidak ada untungnya mabuk-mabukan, apalagi sekarang sudah ada lagi pemakai ganja, saya tegaskan stop tanam-tanam ganja, perilaku ini hanya merugikan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

    Ronny Elopere berharap agar pemuda-pemuda memikirkan masa depan mereka dengan lebih baik dan mulai meninggalkan kebiasaan buruk yang merugikan.

    Ia ingin para pemuda menjadi pilar utama dalam menjaga keamanan lingkungan, bukan justru menjadi penghambat aktivitas masyarakat melalui aksi mabuk-mabukan atau pemalangan jalan.

    Wabup menekankan bahwa energi dan kreativitas pemuda seharusnya dicurahkan untuk hal-hal produktif, seperti aktif dalam kegiatan gereja atau pembangunan kampung. Ia mengajak generasi muda di Paroki Elagaima untuk menjadi contoh teladan yang menjauhi narkoba dan miras, demi mewujudkan masyarakat Jayawijaya yang lebih maju, aman, dan diberkati.

    Dengan peresmian Gedung Kapela Katolik Yesus Ninoe Milagatnem ini, Ronny berharap pemuda menjadi garda terdepan yang meramaikan gereja dan menjaga fasilitas yang telah dibangun dengan susah payah oleh jemaat tersebut. (Agris/Martina)

  • Selama WFH, Plt. Sekda Minta OPD Jeli Agar Tidak Ganggu Layanan Publik

    Selama WFH, Plt. Sekda Minta OPD Jeli Agar Tidak Ganggu Layanan Publik

    WAMENA – Mulai 1 April lalu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari pemerintah pusat hingga daerah.

    Kebijakan ini bertujuan mentransformasi budaya kerja, efisiensi energy, dan meningkatkan kinerja melalui pelaporan digital.

    Pelaksanaan WFH di lingkungan pemerintah kabupaten Jayawijaya sendiri telah dilakukan sesuai edaran kemendagri.

    Plt. Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono, mengatakan pelaksanaan WFH ini berkaitan dengan kelengkapan infrastruktur SPBE, sehingga semua OPD diharapkan dapat melihat ini secara baik.

    “Kami minta kepada semua OPD untuk melihat ini secara baik, terkait mana saja pegawai yang bisa WFH atau tidak. Sehingga tidak menggangu layanan kepada masyarakat, karena tidak semua OPD sudah terkoneksi internet secara baik” ungkapnya kepada wartawan di kantor bupati, Rabu (29/04/2026).

    Plt. Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono

    Foto : Vina Rumbewas

    Lanjut Tinggal Wusono, begitu juga dengan ASN di lingkungan pemda Jayawijaya sebagian besar belum memiliki sarana-prasarana kerja yang memadai.

    “Kami juga sudah menyampaikan terkait dengan pelaporan pelaksanaan WFH masing-masing OPD jadi kita akan lihat dalam setiap minggu itu capaian WFHnya seperti apa,” jelasnya.

    Tambah Plt. Sekda, pada prinsipnya pihaknya tetap mematuhi ketentuan surat edaran kemendagri, namun disesuaikan dengan kondisi daerah kabupaten Jayawijaya.

    Tambahnya, banyak OPD yang untuk memaksimalkan layanan khususnya layanan umum tidak melakukan WFH, dan hal tersebut telah dilakukan secara baik. Meski demikian tetap terpantau dalam pelaksanaannya kedepan.

    “Secara edaran, Bupati mengeluarlan edaran tetapi secara operasional masing-masing OPD mengatur ini, terkait dengan jumlah OPD yang ada, perlu dan tidaknya termasuk capaian output dari setiap layanan yang dilakukan,” pungkasnya. (Vina Rumbewas/ Martina Matuan)

  • Bupati Jayawijaya hadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerakan PKK Ke-54, HUT Dekranas Ke-46 dan Hari Kartini Tahun 2026

    Bupati Jayawijaya hadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerakan PKK Ke-54, HUT Dekranas Ke-46 dan Hari Kartini Tahun 2026

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H hadiri tiga momentum penting sekaligus yaitu Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, hari ulang tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46, dan Hari Kartini Tahun 2026.

    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, saya ingin mengucapkan selamat  ulang tahun kepada pengurus dan anggota PKK Kabupaten Jayawijaya, juga kepada pengurus dan anggota Dekranasda Kabupaten Jayawijaya, serta selamat kepada para Kartini-Kartini Jayawijaya, yang selalu memperjuangkan harkat dan martabat wanita di daerah ini,”ungkap Bupati Jayawijaya saat memberikan Sambuntannya.

    Bupati Jayawijaya saat Berfoto bersama seluruh para Tamu undangan kegiatan Peringatan Hari Kesatuan Gerakan  PKK Ke-54, HUT Dekranas Ke-46 dan Hari Kartini Tahun 2026

    Foto : Agris Wistrijaya

    Ia memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang menggabungkan tiga semangat sekaligus, yaitu pemberdayaan keluarga, pemberdayaan kreativitas ekonomi, serta pemberdayaan emansipasi wanita. dimana ketiganya memiliki satu benang merah, yaitu semangat pemberdayaan dan peran vital perempuan dalam membangun fondasi keluarga, serta ekonomi daerah.

    Dalam momentum tersebut ada beberapa pesan yang di sampaikan Bupati yakni pertama, ia ingin mengapresiasi seluruh kader PKK yang menjadi ujung tombak pembangunan  hingga  ke  tingkat  keluarga. 

    “Saya berharap agar PKK tidak hanya sekedar organisasi, melainkan senantiasa menjadi mitra strategis Pemerintah dalam menangani isu krusial, seperti penanganan stunting, penguatan ekonomi keluarga, dan pembinaan generasi muda yang berkualitas, mandiri, serta sejahtera, ucapnya.

    Kemudian kedua, ia juga mengajak kembali untuk terus mencintai dan membanggakan produk lokal karena dekranasda harus menjadi wadah inovasi bagi para perajin dan UMKM Daerah, agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

    “Saya mengajak kepada para perajin lokal, untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan daya saing bahan baku serta keterampilan. mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, melalui kreativitas tanpa batas,” ungkapnya.

    Dan untuk ketiga, ia berpesan kepada kartini-kartini Jayawijaya untuk tetap pertahankan semangat kartini yang terus menyala di hati setiap perempuan, karena sosok kartini mengajarkan bahwa perempuan berhak memiliki cita-cita tinggi dan pendidikan yang layak, sehingga  diharapkan  agar kartini-kartini masa kini adalah mereka yang berani bertransformasi, tangguh, cerdas, berdaya saing dan mandiri, serta mudah menyesuaikan diri terhadap perkembangan teknologi, namun tetap menjunjung tinggi nilai gotong royong.

    Menutup sambutannya, ia mengajak kepada semua pihak untuk mendukung dan memperkuat kolaborasi antara program Pemerintah, PKK, dan Dekranasda dalam Pembangunan Daerah.

    “Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan penguat komitmen untuk terus bergerak bersama demi mewujudkan masyarakat jayawijaya yang sejahtera, mandiri dan bermartabat, akhirnya, sekali lagi saya ucapkan selamat memperingati hkg pkk ke-54, hut dekranasda ke-46, dan hari kartini tahun 2026 kepada seluruh perempuan hebat di Jayawijaya, sukses untuk kita sekalian, Tutupnya. (Agris Wistrijaya/Martina Matuan)

  • Ketua TP PKK Jayawijaya Dorong UMKM dan Perempuan Berkarya di Puncak Perayaan HKG PKK ke-54, HUT Dekranas ke-46, dan Hari Kartini 2026

    Ketua TP PKK Jayawijaya Dorong UMKM dan Perempuan Berkarya di Puncak Perayaan HKG PKK ke-54, HUT Dekranas ke-46, dan Hari Kartini 2026

    Wamena – Acara Puncak Perayaan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, hari Ulang tahun Dewan Kerajin Nasional (Dekranas) ke-46 serta Hari Kartini tahun 2026 di Kabupaten Jayawijaya dirayakan secara bersamaan pada Rabu 29 April 2026 di Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya.

    Dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ mengatakan bahwa sebelum puncak perayaan ada beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilakukan seperti kegiatan kebersihan lingkungan, pembagian sembako, kunjungan ke sekolah sekaligus pemberian bantuan alat peraga edukatif, serta pameran mini Dewan Kerajian nasional Daerah Kabupaten Jayawijaya di Depan Gedung Kantor Bupati.

    Pemotongan kue bersama di Perayaan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, hari Ulang tahun Dewan Kerajin Nasional (Dekranas) ke-46 serta Hari Kartini tahun 2026.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Ia menjelaskan bahwa Tema HKG PKK ke-54 tahun ini adalah “Kuatkan 10 Program Pokok PKK Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.” Yang mana PKK perlu kembali pada Jati dirinya sebagai gerakan Pemberdayaan keluarga dengan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat berbasis keluarga.

    “Peringatan Hari kesatuan Gerak PKK bukan sekadar seremoni tahunan, tetap menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam memberdayakan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat, karena keluarga yang sejahtera, sehat, cerdas, dan mandiri merupakan fondasi utama bagi kemajuan daerah dan bangsa,” ucap Ketua TP PKK Jayawijaya.

    Ia juga katakan bahwa Gerakan PKK telah terbukti menjadi mitra strategis Pemerintah dalam berbagai bidang Pembangunan, mulai dari pendidikan, keluarga, kesehatan, ketahanan pangan, peningkatan ekonomi keluarga, pelestarian lingkungan, hingga pembinaan karakter generasi muda. 

    “Oleh karena itu, saya mengajak seluruh kader PKK di Kabupaten Jayawijaya untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, kerja nyata, dan inovasi di tengah masyarakat, “bebernya.

    Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa Dekranasda memiliki peran strategis dalam membina, mengembangkan, mempromosikan dan memperluas akses pasar bagi produk kerajinan Daerah. Oleh sebab itu, ia tekankan agar terus mendorong inovasi, peningkatan kualitas produk, penguatan desain, serta pemanfaatan teknologi digital agar hasil karya para pengrajin mampu bersaing ditingkat nasional maupun Internasional.

    “Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus Dekranasda, para pengrajin, pelaku UMKM dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan sektor kerajinan daerah,” katanya.

    dr. Idawati Waromi Murip juga berharap agar Semangat emansipasi yang diwariskan oleh R.A Kartini dapat mengajarkan kita untuk terus berjuang meraih kesetaraan karena Hari kartini bukan hanya mengenang sosok pahlawan Nasional raden Ajeng Kartini, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih pendidikan, kesetaraan, kemandirian, dan peran strategis dalam pembangunan bangsa.

    “Saya mengajak seluruh perempuan untuk terus belajar, meningkatkan ketrampilan, menjaga persatuan, serta berani bermimpi besar, jadilah perempuan yang berdaya, berkarya dan menginspirasi generasi mendatang,”ujarnya.

    Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh ibu-ibu,kader PKK, tokoh perempuan, guru, tenaga kesehatan, pelaku UMKM dan seluruh perempuan Indonesia yang telah memberikan dedikasi terbaik bagi keluarga dan masyarakat. (Agris/Martina)

  • Pemkab Jayawijaya laksanakan Upacara Hari Otonom ke-30

    Pemkab Jayawijaya laksanakan Upacara Hari Otonom ke-30

    Wamena – Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya melaksanakan Upacara memperingati Hari Otonom Daerah ke-30 di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Senin, 27 April 2026.

    Upacara Otonomi Daerah di pimpin oleh Plt. Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP dan di ikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Jayawijaya. Dalam upacara tersebut juga di bacakan Naskah Singkat Otonomi Daerah.

    Upacara Hari Otonomi Daerah Kabupaten Jayawijaya dipimpin oleh Plt. Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Hari otonomi Daerah ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”  mengandung Makna yang melambangkan kemandirian dan tanggungjawab Daerah dalam mengelola Potensi lokal untuk bersama-sama untuk mewujudkan asta cita yang mempresentasikan harapan bangsa indonesia dan besinergi yang kuat antar Pemerintah Daerah dan Pusat.

    Memimpin Upacara Otonomi Daerah, Drs. Tinggal Wusono, M.AP mengucapkan selamat Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 kepada seluruh Aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

    “Kami tentunya akan mempedomani apa yang menjadi arahan dari Menteri Dalam Negeri, namun yang perlu kita tingkatkan adalah bagaimana sinergi antara aparatur di Kabupaten ini, termasuk juga sinergi dalam pelaksanaan tugas antara Kabupaten, Provinsi dan Kementerian Dalam Negeri,” ungkap Plt. Sekda Jayawijaya.

    Selain itu menurut Plt. Sekda, Pemerintah Daerah tentunya akan memaksimalkan bagaimana sumber daya yang ada di Kabupaten Jayawijaya ini, baik itu sumber Daya Manusia maupun Sumber Daya alam dan Keuangan untuk lebih ditingkatkan dan lebih dimaksimalkan dalam pengelolaannya sehingga kemaslahatan atau pemanfaatannya betul-betul bisa dirasakan oleh Masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.

    Setelah Upacara Otonomi Daerah, ASN Kabupaten Jayawijaya diarahkan untuk mengikuti ibadah bersama di Sasana Wio untuk umat Nasrani dan di ruang Rapat Sekda bagi umat Muslim.  (Agris/Martina)

  • Bupati Jayawijaya Atenius Murip Melepas 42 Jamaah Haji Jayawijaya

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip Melepas 42 Jamaah Haji Jayawijaya

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H hadir dalam Acara Pelepasan Jamaah Haji Kabupaten Jayawijaya Tahun 1447 H/2026M yang akan menuju Mekkah (Arab Saudi) guna menunaikan rukun Islam yang Kelima yakni Menunaikan Ibadah Haji, Jumat 24 April 2026.

    Bupati Jayawijaya mengatakan bahwa Program Pemerintah Daerah menekankan pada pengembangan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, sebagai aset pembangunan manusia indonesia seutuhnya, yaitu membangun manusia indonesia yang utuh baik fisik maupun mentalnya. Dimana Salah satu upaya pembangunan moral indonesia yaitu melalui pelaksanaan ibadah haji, rukun islam yang ke-lima.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H Secara Simbolis melepas Para Jamaah Haji Kabupaten Jayawijaya.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Melalui ibadah Haji, para Jamaah Haji akan ditempa dan disempurnakan budipekertinya sebagai Hamba Tuhan, sehingga diharapkan dari pengalaman yang diperoleh selama beribadah di tanah suci dapat mendorong meningkatkan kualitas hidup, berbuat yang terbaik dan sekaligus sebagai panutan dalam kehidupan masyarakat di sekitarnya.

    “Dalam suasana penuh kegembiraan ini, serta diliputi rasa haru dan rindu untuk memenuhi panggilan suci dari tuhan yang maha esa, guna menunaikan rukun islam yang ke-lima, saya ingin mengajak kepada kita sekalian, secara khusus kepada jama’ah haji yang akan pergi  menunaikan ibadahnya, untuk dapat merenungkan kembali akan hakikat ibadah haji yang akan bapak/ibu laksanakan,” kata Bupati.

    Ia juga berharap agar saat menunaikan ibadah haji, Para Jamaah Haji dapat tetap menjamin keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan, mengingat besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan kewajiban keagamaan tersebut, dimana hal ini juga merupakan salah satu bentuk ibadah.

    Dalam sambutannya, Bupati memberikan Empat pesan kepada para Jamaah yakni pertama, jagalah kesehatan, karena situasi dan kondisi di Arab Saudi sangat berbeda dengan negara ini, baik alamnya maupun masyarakatnya, sehingga diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya.

    Kemudian poin kedua diharapkan para Jamaah dapat menjaga kekompakan dan keutuhan rombongan dan regu yang telah di tetapkan dengan saling memperhatikan dan saling membantu bila ada masalah atau kesulitan yang dialami selama perjalanan, atau selama berada di tanah suci.

    Lanjut untuk pesan ketiga, Bupati Harap agar para Jamaah melaksaakan ibadah haji dengan khusu’, agar misi yang emban dapat tercapai, yaitu menjadi Haji yang Mabrur, dan janganlah mencampur-adukkan masalah ibadah dengan kegiatan-kegiatan lainnya dan diharapkan mampu menunjukkan pergaulan yang baik diantara sesama jamaah haji yang akan datang dari berbagai penjuru dunia;

    yang terakhir, tumbuhkanlah rasa kekeluargaan yang tinggi dengan sikap yang ramah, gembira, sopan dan ringan tangan dalam kebersamaan saling membantu sesama jamaah haji lainnya, yang berasal dari negara lain dari Indonesia, Papua dan terutama Jamaah Haji dari Kabupaten Jayawijaya,”ungkapnya.

    Di Samping itu, Kepala Kementrian Haji dan Umroh Kabupaten Jayawijaya ibu Nurhayati mengatakan bahwa untuk kesehatan para Jamaah Haji dalam keadaan sehat dan setelah pelepasan ini akan masuk dalam asrama haji pada tanggal 12 mei dan pada tanggal 13 mei akan diberangkatkan.

    “Untuk Para Jamaah haji dari Kabupaten Jayawijaya ada 2 kloter, yakni kloter 27 terdapat 1 orang Jamaah, dan kloter 31 terdapat 41 jamaah, dimana kloter 27 yang merupakan Jamaah asal Jayapura membatalkan keberangkatannya, maka disi kekosongan 1 orang dari Jayawijaya dengan persetujuan dari Jamaah tersebut,” tuturnya. (Agris Wistrijaya/Martina Matuan)

  • Tiga Hal Penting jadi Pesan Bupati Jayawijaya saat Peringati HUT PI Ke-72 di Lembah Baliem

    Tiga Hal Penting jadi Pesan Bupati Jayawijaya saat Peringati HUT PI Ke-72 di Lembah Baliem

    WAMENA – Peringati 72 Tahun masuknya injil di Lembah Baliem dilakukan dalam sebuah ibadah syukur yang dipusatkan di Stadion Pendidikan Itlay Ikian Wamena, Senin (20/4/2026).

    Ibadah syukur yang dihadiri ribuan umat kristen di Lambah Baliem ini dipimpin Pdt. Elisabeth Philip, dengan pembacaan firman yang terambil dalam Kitab Amsal 19:16.

    Ribuan umat Kristen dari berbagai denominasi gereja saat menghadiri ibadah syukur peringatan 72 Tahun masuknya Injil di Lembah Baliem, yang dipusatkan di Stadion Pendidikan Itlay Ikinia Wamena, Senin (20/04/2026)

    Foto : Istimewa

    Selain ibadah, rangkaian acara juga diisi dengan pujian-pujian yang ditampilkan secara bergantian oleh perwakilan umat Kristen dari 17 denominasi gereja yang ada di Jayawijaya.

    Dimomen HUT PI ini, saat memberi sambutan, Bupati Jayawijaya Atenius Murip menyampaikan tiga hal yang wajib dilakukan umat Kristen di Lambah Baliem, yakni Berefleksi, Introspeksi dan Komitmen.

    “Ada tiga harapan dalam perayaan yang sangat spesial dihari ini yaitu, berefleksi, introspeksi diri, dan membuat komitmen hidup baru. Kita wajib merefleksi perjungan misionaris dan orang tua kita dalam memberitakan kabar sukacita Injil Kristus, karena ditengah kondisi geografis yang sulit, masih terjadi perang antar suku, pengetahauan masyarakat yang terbatas, para misionaris ini pertaruhkan nyawa untuk tetap mengabarkan injil,” ungkap Bupati Jayawijaya saat beri sambutan.

    Yang kedua, mengintrospeksi diri. Dimana setiap dari umat Kristen sudah seharusnya mengintrospeksi diri apakah masing-masing dari kita sudah hidup seturut pesan Injil Kristus, sesuai dengan kapasitas profesi masing-masing.

    “Membuat komitmen, untuk hidup baru seturut dengan firman Tuhan. Kita sudah 72 tahuh menerima  Injil Kristus, ini waktu yang sangat lama. Maka kita harus bangkit untuk diri sendiri terlebih dahulu lalu membantu sesama,” ujarnya.

    Sehingga, kata bupati Jayawijaya, hal inilah yang menjadi dasar penentuan tema dan sub tema HUT PI Ke-72 yakni ‘Injil Membawa Keselamatan, dan Mempersatukan Kita’ (Efesus 2 : 13-17).

    Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati meminta oknum-oknum warga yang masih bergelut dalam dunia kejahatan, narkoba, miras, perjudian, prostitusi dan lain sebagainya untuk sadar dan bertobat, karena menurutnya generasi Papua saat ini mulai berkurang, sehingga ia mengajak seluruh umat Kristen di Jayawijaya untuk bersama-sama memelihara umat dan alam, hingga Tuhan berkenan.

    Sambutan Bupati Jayawijaya

    Foto : Agris Wistrijaya

    “Tuhan yang telah menuntun kita hingga 72 tahun ini, Tuhan juga yang akan terus menuntun kita kedepannya. Saya dan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya mengucapkan selamat hari raya Pekabaran Injil di Lembah Baliem Jayawijaya Papua Pegunungan. Yogotak Hano, Hubuluk Motok Hanorogo, Hari Esok Harus Lebih Baik Dari Pada Hari Ini,’ tutupnya.

    Ajaran Kristen pertama kali dibawa oleh misionaris Dr. Miron Bromley dan tim ke Lembah Baliem pada 20 April 1954, tepatnya di Kampung Minimo, dan menjadi tonggak perubahan peradaban di Papua Pegunungan.

    Tanggal 20 April sendiri telah resmi ditetapkan sebagai hari libur fakutlatif di Provinsi Papua Pegunungan sebagai Hari Pekabaran Injil di Lembah Baliem-Jayawijaya. (Vina Rumbewas/Martina Matuan)

  • Ibadah HUT PI Ke-72 di Lembah Baliem Dipusatkan di Stadion Pendidikan Itlay Ikinia

    Ibadah HUT PI Ke-72 di Lembah Baliem Dipusatkan di Stadion Pendidikan Itlay Ikinia

    WAMENA – Peringati Hari Pekabaran Injil di Lembah Baliem yang Ke-72 Tahun yang jatuh pada Senin 20 April nanti, Pemerintah Daerah Jayawijaya memastikan akan menggelar ibadah syukur yang dipusatkan di Stadion Pendidikan Itlay Ikian Wamena.

    Dalam persiapan ibadah akbar ini, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, yang didampingi para hamba Tuhan yang tergabung dalam panitia inti turun langsung untuk memastikan kesiapan acara, yang nantinya akan diikuti oleh seluruh umat di Lembah Baliem dan kabupaten-kabupaten tentangga di Papua Pegunungan.

    “Hari ini kami cek semua persiapan sudah 80 persen, masih ada waktu sampai sore ini nanti koordinator-koordinator perlengkapan akan lengkapi semuanya,” ungkap Bupati Jayawijaya Atenius Murip, di Stadion Pendidikan Itlay Ikian Wamena, Sabtu (18/4/2026).

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, yang didampingi para hamba Tuhan yang tergabung dalam panitia inti turun langsung untuk memastikan kesiapan acara ibadah syukur HUT Pekabaran Injil di Lembah Baliem yang Ke-72 Tahun, di Stadion Pendidikan Itlay Ikinia Wamena, Sabtu (18/4/2026)

    Foto : Istimewa

    Bupati berharap, pada saat pelaksanaan ibadah perayaan nanti kiranya diberikan cuaca yang baik sehingga semua prosesi ibadah dapat berjalan dengan baik dan lancar.

    “Kami berharap dan minta Tuhan berikan cuaca terbaik pada hari H, dan juga kepada semua koordinator dan semua umat datang beribadah dan mengucap syukur, atas injil yang masuk ke Lembah Baliem, buat terang dan menjadi berhasil bagi umat di Lembah Baliem,” pungkasnya. (Vina Rumbewas/ Martina Matuan)

  • Bupati Jayawijaya berikan SK Pelaksana Tugas, harap Pelayanan Publik dapat ditingkatkan

    Bupati Jayawijaya berikan SK Pelaksana Tugas, harap Pelayanan Publik dapat ditingkatkan

    Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H di damping Plt. Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP memberikan SK Pelaksana Tugas Kepada Pejabat Eselon III dan IV di beberapa OPD termasuk OPD RSUD, Dinas Kesehatan, Perindag dan beberapa OPD lainnya di Ruang Kerja  Bupati Jayawijaya, Rabu 15 April 2026.

    Foto bersama Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H, Plt. Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP, Plt. Direktur RSUD dr Charles, Kepala BKDPSDM Pius Wetipo dan  Pejabat Eselon III dan IV yang baru di berikan SK Pelaksana Tugas.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Pemberian SK Pelaksana Tugas ini dimaksudkan sebagai pembaruan organisasi untuk meningkatkan Pelayanan Publik di Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya.

    “Rotasi dan Penempatan pejabat baru adalah hal biasa untuk meningkatkan pelayanan yang sudah berjalan, kami berterimakasih kepada pejabat lama dan berharap kepada pejabat baru dapat meningkatkan manajemen pelayanan di berbagai fasilitas kesehatan,”ucap Bupati.

    Ia juga menambahkan bahwa fokus utama dalam penyegaran jabatan ini meliputi peningkatan pelayanan Kesehatan di RSUD dan Puskesmas setempat, perbaikan menajemen internal, serta penaataan angkutan, hal ini dilakukan untuk merespon sorotan masyarakat demi pelayanan yang lebih profesional dan bermutu.

    “Pemerintah berupaya memperbaiki citra dan kinerja RSUD Wamena yang sebelumnya kurang baik, tetapi setelah dipimpin oleh Direktur baru saat ini sudah mulai membaik atau sudah mulai ada peningkatan signifikan walaupun belum maksimal, kami harap pelayanan bisa lebih baik lagi yang dimulai dari sistem manajamen yang perlu diperbaiki,”ungkapnya.

    Ia juga berharap agar pelayanan Kesehatan di RSUD Wamena, Puskesmas Wamena Kota, dan seluruh Pusekesmas yang ada di Kabupaten Jayawijaya semakin ditingkatkan.

    Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H, saat memberikan SK Pelaksana Tugas kepada Pejabat Eselon III dan IV yang baru.

    Foto : Agris Wistrijaya

    Selain itu, beberapa Pejabat yang ahli di bidangnya ditugaskan Kembali seperti Plt. Kepala Distrik Wamena Kota Rein Sadai Kembali dibidangnya di Dinas Perhubungan dalam menata ketertiban angkutan di Wamena dan posisi Plt. Kepala Distrik Wamena kota di gantikan oleh Nius Wenda yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Kepala Distrik Bolakme.

    Jumlah pemberian SK Pelaksana Tugas sebanyak 15 Pejabat yang terdiri dari Eselon III (Pejabat Administrator) dan Eselon IV (Pejabat Pengawas), Pemberian SK Plt. ini bertujuan agar Pelayanan Publik, Pelayanan Medis dan Ketertiban Umum di wilayah Kabupaten Jayawijaya semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan Masyarakat. (Agris Wistrijaya/ Martina Matuan)